AAJI Daily New - 24 Februari 2017


Tanggal terbit (24 / 02 / 2017)

HEADLINE NEWS

  1. OJK Siapkan Aturan Lanjutan Kepemilikan Saham Asuransi
  2. Industri Asuransi Jiwa Catatkan Pertumbuhan 57,4 Persen Pada 2016
  3. Hasil Investasi Naik 2.146%, Topang Pendapatan Asuransi Jiwa
  4. Pekerjaan Rumah Menanti
  5. Strategi Bisnis, PT Marein Perkuat Kerjasama
  6. Sinarmas MSIG Life Optimis Hasil Investasi 2017 Positif
  7. Lakukan PHK , OJK Beri Sanksi ke Manulife
  8. Reasuransi Indonesia Incar Obligasi Perusahaan Infrastruktur
  9. Prudential Indonesia Luncurkan PRUprime Healthcare di Medan
  10. (Berita Photo) Pengembangan Wirausaha Muda
  11. (Berita Photo) Kompetisi Pengembangan Wirausaha Muda
  12. (Berita Photo) Wirausaha Muda Manulife
  13. BI Tak Yakin Lampaui 5,05%
  14. Sri Mulyani Banggakan Industri Asuransi Indonesia di DPR

MENGENAI AAJI

OJK Siapkan Aturan Lanjutan Kepemilikan Saham Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana mengeluarkan peraturan lanjutan mengenai batasan kepemilikan asing di industri perasuransian. Peraturan lanjutan ini akan di keluarkan setelah pemerintah secara resmi merilis peraturan mengenai batasan kepemilikan saham asing di industri asuransi. Kepala Departemen Pengawas Industri Keuangan Nonbank OJK Yusman menjelaskan, meski menteri keuangan sudah mengatakan akan membatasi kepemilikan asing sebesar 80%, OJK tetap menunggu peraturan resmi tersebut. Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa (AAJI) Togar Pasaribu menjelaskan, pihaknya juga menunggu aturan resmi mengenai batasan kepemilikan asing tersebut. Namun, hal terpenting bagi industri asuransi adalah adanya mekanisme penyesuaian bertahap bagi perusahaan yang sudah berdiri. Investor Daily – 24/02/2017, Hal. 19

Narasumber :

  • Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif AAJI

Industri Asuransi Jiwa Catatkan Pertumbuhan 57,4 Persen Pada 2016

Industri asuransi jiwa mencatat kinerja yang kuat sepanjang 2016, dimana secara keseluruhan total pendapatan industri asuransi jiwa mengalami peningkatan diatas 50 persen, dibanding dengan periode yang sama tahun 2015. Dengan hasil perolehan ini, dapat digaris bawahi, industri asuransi jiwa nasional terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, didasari antara lain oleh tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi jiwa yang meningkat. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Hendrisman Rahim mengatakan, total pendapatan industri asuransi jiwa diakhir tahun 2016 mencatatkan pertumbuhan sangat baik sebesar 57,4 persen menjadi Rp208,92 triliun jika dibandingkan periode yang sama 2015. Mediaasuransinews.co.id - 22/02/2017 http://mediaasuransinews.co.id/2017/02/21/industri-asuransi-jiwa-catatkan-pertumbuhan-574-persen- pada-2016/

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum AAJI

Hasil Investasi Naik 2.146%, Topang Pendapatan Asuransi Jiwa

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia atau AAJI mencatat, sepanjang 2016, industri asuransi jiwa membukukan kenaikan hasil investasi sebesar 2.145,5 persen secara year on year. Ini mendorong pertumbuhan pendapatan sebesar 57,4 persen menjadi Rp208,92 triliun. "Porsi investasi di deposito mulai bergeser ke reksadana dan saham. Semakin baiknya pergerakan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) turut memengaruhi hasil investasi industri asuransi jiwa terkait pasar modal," kata Ketua Umum AAJI, Hendrisman Rahim di Jakarta, Kamis, 16 Februari 2017. Menurut dia, per akhir 2016 nilai hasil investasi asuransi jiwa mencapai Rp33,94 triliun atau bertumbuh 2.145,5 persen dibandingkan periode yang sama di 2015. Viva.co.id - 18/02/2017 http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/883825-hasil-investasi-naik-2-146-topang-pendapatan-asuransi- jiwa

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum AAJI

Pekerjaan Rumah Menanti

Proses seleksi anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan bakal memuncak pada pertengahan 2017. Sejumlah harapan dan tantangan pun jauh-jauh hari telah digantungkan kepada para kandidat pemegang wewenang pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan pada periode 2017-2022 tersebut. Para pelaku berharap sejumlah fondasi awal yang telah dibangun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap bisa dilanjutkan dengan sejumlah langkah inovatif untuk mendukung sektor tersebut. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengakui OJK hingga saat ini sudah menyiapkan sebuah tatanan yang signifikan bagi pengembangan sektor jasa keuangan. Namun, menurutnya, proses tersebut belum tuntas sebab industri terus berkembang dan membutuhkan langkah penyempurnaan regulasi dari waktu ke waktu. Hal itu dinilai menjadi pekerjaan rumah utama bagi anggota Dewan Komisioner (DK) OJK yang nantinya terpilih. “Jadi, tantangannya untuk membuat regulasi yang lebih baik, yang lebih sempurna,” ujarnya pekan lalu. Bisnis Indonesia – 24/02/2017, Hal. 21

Narasumber:

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Strategi Bisnis, PT Marein Perkuat Kerjasama

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. atau Marein akan memperkuat unit usaha syariah melalui jalinan kerjasama dengan berbagai pihak. Presiden Direktur PT Marein Robby Loho mengatakan pihaknya juga akan memperkuat sosialisasi mengenai bisnis syariah di Indonesia. Hingga saat ini, PT Marein mencatat kontribusi aset unit usaha syariah Marein mencapai 15% terhadap total bisnis reasuransi syariah di Indonesia. Dia mengakui angka tersebut masih kecil, oleh karena itu pihaknya berniat untuk melakukan peningkatan. "Potensinya sebenarnya besar. Kita dapat izin unit usaha syariah itu 2006. Memang kemarin tim kita di unit syariah tidak banyak. Tapi, sejak tahun kemarin kita mulai memperkuat," kata Robby, Kamis usai seminar, di Hotel Westin (23/2/2017). Bisnis.com - 24/02/2017 http://finansial.bisnis.com/read/20170224/215/631368/strategi-bisnis-pt-marein-perkuat-kerjasama

Sinarmas MSIG Life Optimis Hasil Investasi 2017 Positif

Sinarmas MSIG Life optimis kondisi ekonomi Indonesia tahun ini masih positif, ditengah perlambatan ekonomi global. Hal tersebut terlihat dari optimismenya dalam mematok hasil pertumbuhan investasi di 2017. President Director Sinarmas MSIG Life, Premraj Thuraisingam, mengatakan pihaknya mematok pertumbuhan hasil investasi di 2017 tidak jauh berbeda dari tahun lalu. “Tahun lalu MSIG berhasil membukukan hasil investasi Rp1,12 triliun atau tumbuh 30%,” kata Premraj di Jakarta, Rabu, 22 Februari 2017. Dalam mendorong target investasi sendiri, Premraj mengaku tidak akan mengubah komposisi portofolio investasi. Sinarmas MSIG Life mengaku optimis strateginya akan membuahkan hasil. Ia mengatakan, untuk saham porsinya masih sekitar dibawah 20% dan obligasi pemerintah 30% dan sisanya lain-lain. Infobanknews.com - 23/02/2017 http://infobanknews.com/sinarmas-msig-life-optimis/

Lakukan PHK , OJK Beri Sanksi ke Manulife

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku sudah melakukan audit kepada PT Asuransi Jiwa Manulife. Dari hasil audit OJK beri sanksi ke Manulife untuk mengganti manajemennya. Sanksi tersebut terkait dengan keputusan perseroan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) II OJK Dumoly Pardede mengatakan, audit yang dilakukan OJK bertujuan agar Manulife segera melakukan pembenahan terhadap manajemen yang telah melakukan pemecatan sepihak ke sejumlah karyawan. Langkah pemecatan yang dilakukan Manulife tersebut diketahui tidak termuat dalam rencana bisnis tahunan perseroan, sehingga menyalahi ketentuan dari regulator. “Audit sudah dilakukan. Kita sudah kirim ke Manulife untuk melakukan tindakan,” ujarnya kepada Infobank belum lama ini, di Jakarta. Infobanknews.com - 23/02/2017 http://infobanknews.com/lakukan-phk-ojk-beri-sanksi-ke-manulife/

Reasuransi Indonesia Incar Obligasi Perusahaan Infrastruktur

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re berencana menggiatkan investasi pada instrumen obligasi, yang diterbitkan oleh perusahaan infrastruktur tahun ini. Indonesia Re baru saja membeli obligasi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang dijual melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB) II Tahap III. Pembelian senilai RP 20 miliar dari rencana awal yang sebesar 50 miliar. Frans Sahusilawane, direktur utama Indonesia Re, mengatakan, berdasarkan rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) yang sudah disetujui oleh pemegang saham, perseroan diminta untuk dapat mencapai imbal hasil (yeild) atas investasi sebesar 8%. Investor Daily – 24/02/2017, Hal. 14

Prudential Indonesia Luncurkan PRUprime Healthcare di Medan

Seiring dengan tingginya  kenaikan biaya kesehatan, Prudential Indonesia meluncurkan produk asuransi tambahan PRUprime Healthcare, yaitu produk asuransi rawat inap yang komprehensif dan global. "Kesiapan dana sangatlah penting untuk menghadapi kemungkinan kita harus dirawat inap. PRUprime Healthcare merupakan sebuah inovasi yang menunjukkan komitmen Prudential Indonesia terhadap kebutuhan konsumen Indonesia akan solusi rawat inap yang komprehensif dan global dengan manfaat yang berkembang," kata Country CEO Prudential Indonesia Rinaldi Mudahar di Medan, Selasa kemarin (22/2/2017). Menurut laporan 2014 Tower Watson Global Medical Trend Survey Report, biaya kesehatan di Indonesia meningkat hingga 79 persen per tahun selama 2010-2014. Wartaekonomi.co.id - 23/02/2017 http://wartaekonomi.co.id/read131733/prudential-indonesia-luncurkan-pruprime-healthcare-di-medan.html

(Berita Photo) Pengembangan Wirausaha Muda

Harian Kontan – 24/02/2017. Hal. 24

(Berita Photo) Kompetisi Pengembangan Wirausaha Muda

Investor Daily – 24/02/2017, Hal. 19

(Berita Photo) Wirausaha Muda Manulife

Bisnis Indonesia – 24/02/2017, Hal. 21

EKONOMI MAKRO DAN REGULASI

BI Tak Yakin Lampaui 5,05%

Bank Indonesia memprediksikan pertumbuhan ekonomi kuartal I/2017 akan lebih rendah dari proyeksi awal, menyusul seretnya belanja pemerintah akibat konsolidasi anggaran. Sebelumnya, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,05% pada kuartal I/2017. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan revisi ini dipengaruhi oleh konsolidasi pengeluaran pemerintah yang dilakukan sejak semester akhir tahun lalu. “Di kuartal pertama mungkin ada koreksi pertumbuhan ekonomi, ada di bawah 5,05%,” ujarnya di Jakarta, Kamis (23/2). Bisnis Indonesia – 24/02/2017, Hal.4

Berita Terkait:

  • Investor Daily – 24/02/2017, Hal. 5 Bi Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2017

Sri Mulyani Banggakan Industri Asuransi Indonesia di DPR

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan mengenai perkembangan industri asuransi dalam lima tahun terakhir. Dihadapan Komisi XI DPR RI Sri Mulyani menyebut industri asuransi Indonesia telah tumbuh signifikan. “Asuransi sudah naik lima kali lipat dalam lima tahun. Asetnya lebih besar dari industri jasa keuangan lain, dana pensiun, dan penjaminan,” ucap Sri Mulyani di DPR, Rabu (22/2/2017). Pada akhir 2015, total aset asuransi nasional secara keseluruhan telah mencapai Rp853,4 triliun. Posisi ini meningkat dibanding 2010 yang hanya tercatat Rp105,2 triliun. Peningkatan ini terjadi karena perhatian dan pemahaman masyarakat terhadap asuransi meningkat. Okezone.com - 22/02/2017 http://economy.okezone.com/read/2017/02/22/320/1625176/sri-mulyani-banggakan-industri-asuransi-indonesia-di-dpr

 

USD/IDR

13.356

IHSG

5.378,92

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF