AAJI Daily News - 06 Februari 2018


Tanggal terbit (06 / 02 / 2018)

 

FM-CC-AAJI-06-001

 

HEADLINE NEWS

 

  1. Merger dengan AFI, OJK Cabut Izin Usaha ALI
  2. BCA Life Andalkan Asuransi Tradisional
  3. Hak dan Kewajiban Pada Nasabah Dijamin
  4. Klarifikasi AXA
  5. BNI Life Sumbang 600 Vaksin Difteri di Asmat
  6. Merger Tidak Pengaruhi Proses Bisnis AXA
  7. Return Obligasi Daerah Mesti Kompetif

 

 

 

INDUSTRI ASURANSI JIWA

 

 

Merger dengan AFI, OJK Cabut IZin Usaha ALI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin kegiatan usaha PT AXA Life Indonesia (ALI) setelah aksi penggabungan (merger) antara ALI dengan PT AXA Financial Indonesia (AFI). Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) Asuransi Nomor 40 Tahun 2014 terkait Pengendalian atau Kepemilikan Tunggal, serta Peraturan OJK (POJK) Nomor 67/POJK.05/2016.

Investor Daily – 06/02/2018 , Hal. 23             

 

 

BCA Life Andalkan Asuransi Tradisional

PT Asuransi Jiwa BCA Life atau BCA Life masih fokus memasarkan produk asuransi tradisional guna mengejar pertumbuhan premi 30% atau mencapai Rp 612,7 miliar pada 2018. Presiden Direktur & CEO BCA Life Rio Winardi mengatakan, segmen pasar tradisional masih cukup besar. Produk asuransi tradisional masih menarik minat masyrakat karena nilai premi yang relative rendah, masa bayar, dan hasil pasti.

Bisnis Indonesia – 06/02/2018 , Hal. 3           

 

 

Hak dan Kewajiban pada Nasabah Dijamin

PT AXA Financial Indonesia (AFI) menegaskan komitmennya untuk memenuhi seluruh kewajiban kepada nasabah dan pihak ketiga lainnya dari PT AXA Life Indonesia (ALI) pascapenggabungan atau merger. Budi Tampubolon, Presiden Direktur AFI, menjelaskan merger dua entitas di bawah AXA Indonesia itu efektif berlaku pada 1 November 2017 guna memenuhi ketentuan pemegang saham pengendali (PSP) atau single presency policy sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 40/2014 tentang Perasuransian. Dalam skema itu, ALI akan dileburkan kepada AFI.

Bisnis Indonesia – 06/02/2018 , Hal. 21

 

 

Klarifikasi AXA       

PT AXA Life Indonesia (ALI) memberikan klarifikasi perihal berita seputar pencabutan izin usaha oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurut manajemen AXA pencabutan izin tersebut terkait single presence policy. Imbasnya, perusahaan ini melakukan peleburan bisnis antara PT AXA Live Indonesia (ALI) dan PT AXA Financial Indonesia (AFI) menjadi PT AXA Financial Indonesia atau AFI. Efeknya, OJK langsung mencabut izin usaha dari AXA Life Indonesia yang sudah melebur ke AFI. Seluruh produk dan karyawan ALI pun bergabung dengan AFI.

Kontan – 06/02/2018 , Hal. 23

 

 

BNI Life Sumbang 600 Vaksin Difteri di Asmat

Manajemen PT BNI Life Insurance (BNI Life) bekerja sama dengan B’Care Medical Center –Timika, melakukan vaksinasi campak kepada anak-anak dan vaksinasi difteri kepada warga Asmat, Papua, pada 4 Februari 2018. “Kami juga memberikan bantuan sumbangan panganan bagi warga Asmat untuk perbaikan gizi,” kata Pelaksana Tugas Direktur Utama BNI Life Geger N Maulana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (5/2).

Investor Daily– 06/02/2018 , Hal. 23

 

 

Merger Tidak Pengaruhi Proses Bisnis AXA

Pencabutan izin PT AXA Life Indonesia (ALI) oleh OJK diklaim tak berdampak negative bagi entitas AXA lainnya di Indonesia. Pada 1 November 2017, dua entitas bisnis lokal dari perusahaan Asuransi global asal Perancis, PT AXA Financial Indonesia (AFI) dan ALI resmi melakukan penggabungan usaha (merger). Kini, perusahaan beroperasi dengan nama AXA Financial Indonesia, sehingga semua asset dan liabilitas ALI dialihkan ke AFI.

Kontan – 06/02/2018 , Hal. 24

 

 

Return Obligasi Daerah Mesti Kompetif

Pelaku Asuransi jiwa berharap imbal hasil atau return obligasi daerah lebih menarik sehingga dapat diserap sebagai instrumen alternatif. Rio C Winardi, Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), menilai rencana otoritas untuk mendorong adanya pendanaan infrastruktur melalui obligasi daerah juga bisa menarik minat Asuransi jiwa. Kendati begitu, dia berharap imbal hasil yang ditawarkan oleh instrument tersebut bisa lebih kompetitif.

Bisnis Indonesia – 06/02/2018 , Hal. 22

 

                                                                          

INFORMASI KEUANGAN

 

USD/IDR

13.520

IHSG (per 05 Februari 2018)

6.6589, 68

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

 

 

Sumber Kontan.com

 

Sumber Media:

Kontan, Bisnis Indonesia, Investor Daily

 

DOWNLOAD PDF