AAJI Daily News - 13 Januari 2017


Tanggal terbit (13 / 01 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. OJK Tunggu Komitmen Asuransi JV Sesuaikan Kepemilikan Saham
  2. Porsi Asing Dikurangi Bertahap
  3. Hanwha Life Siapkan Penawaran Saham
  4. Hanwha Life Berencana IPO Di 2019
  5. Ekspansi Usaha, Hanwha Life Siapkan Belanja Modal Rp100 Miliar
  6. Neraca Pulih Dalam 2 Tahun
  7. Operasional Asuransi Jiwa Bumiputera Ditarget Februari 2017
  8. Bumiputera Tak Boleh Kalah dari Asuransi Asing
  9. Sepanjang 2016, Premi Mandiri Inhealth Capai Rp 1,6 Triliun
  10. Reliance Group Targetkan Laba Kotor Rp 200 Miliar pada 2017
  11. (Berita Photo) Penawaran Publik Hanwa Life

MENGENAI AAJI

OJK Tunggu Komitmen Asuransi JV Sesuaikan Kepemilikan Saham

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menunggu komitmen perusahaan asuransi Joint Venture (JV) untuk menyesuaikan kepemilikan saham asing. Pasalnya, sesuai Undang-Undang (UU) Perasuransian Nomor 40 Tahun 2014, perusahaan wajib menyesuaikan kepemilikan sahamnya dengan mengalihkan kepada investor lokal atau melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO) sebelum tahun 2019. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengungkapkan, preferensi perusahaan asuransi akan makin jelas setelah uu perasuransian Nomor 40 Tahun 2014 dijelaskan dalam peraturan pemerintah yang baru.

Investor Daily – 13/01/2017, Hal. 23

Narasumber:

-             Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Porsi Asing Dikurangi Bertahap

Persiapan pelepasan kepemilikan saham asing pada perusahaan asuransi mulai dilakukan untuk memenuhi ketentuan batas minimum sebesar 80%. Direktur Pengawas Asuransi Otoritas Jasa Keuangan Ahmad Nasrullah mengatakan, beberapa perusahaan asuransi yang kepemilikan saham asingnya berada di atas ketentuan 80% telah melakukan persiapan untuk melepas saham asing yang dimiliki melalui initial public offering (IPO) ataupun mencari mitra strategis lokal. “Sudah ada beberapa perusahaan yang ancang-ancang untuk melepas saham asing, tetapi belum semuanya berani terbuka,” kata Nasrullah, Kamis (12/1).

Hanwha Life Siapkan Penawaran Saham

PT Hanwha Life Indonesia sudah menentukan pilihan mendivestasi saham asing di tubuh perusahaan itu. Menjadi perusahaan publik atau initial public offering (IPO) dipilih Hanwha Life untuk memenuhi Peraturan Pemerintah No 73/1992 tentang Penyelenggara Perusahaan Perasuransian. Chief of Operation Hanwha Life Har?ansyah menyatakan,  alasan pemilihan IPO adalah untuk membuka kesempatan bagi investor yang ingin menjadi  pemegang  saham.  Selain  itu  meningkatkan  transparansi  dan  pengawasan  terintegrasi  dengan melibatkan  publik.  Hal  ini  diyakini  akan  berdampak  pada  pertumbuhan  bisnis  yang  lebih  sehat.  "Kami targetkan rencana IPO bisa terealisasi pada 2019 nanti," kata dia, Kamis (12/1).

Harian Kontan – 13/01/2017, Hal. 24

Hanwha Life Berencana IPO Di 2019

PT Hanwha Life Indonesia memutuskan untuk melakukan penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) untuk memenuhi Peraturan Pemerintah No 73 tahun 1992 tentang penyelenggara perusahaan perasuransian. Chief of Operation Hanwha Life, Harfiansyah bilang, alasan pemilihan IPOadalah untuk membuka kesempatan bagi investor yang ingin menjadi pemegang saham PT Hanwha Life. Selain itu juga untuk meningkatkan transparansi dan mekanisme pengawasan terintegrasi dengan melibatan publik. Hal ini diyakini akan berdampak pada pertumbuhan yang lebih sehat.

Kontan.co.id - 12/01/2017

http://keuangan.kontan.co.id/news/hanwha-life-berencana-ipo-di-2019

Ekspansi Usaha, Hanwha Life Siapkan Belanja Modal Rp100 Miliar

Hanwha Life Insurance Indonesia (Hanwha Life) terus melakukan ekspansi bisnisnya di Indonesia. Perusahaan asuransi jiwa asal Korea yang berdiri sejak tiga tahun lalu ini bakal menyiapkan belanja modal sebesar Rp50- 100 miliar di tahun ini. Finance Accounting Head Hanwha Life Robertus Deddy Gunawan mengatakan dana utamanya digunakan untuk pembukaan beberapa kantor pemasaran di beberapa kota dan penerimaan agen asuransi. Di lokasi yang sama, Chief of Bancassurance and Agency Officer Hanwha Life Henry Januar mengakui pihaknya tengah melakukan restrukturisasi permodalan demi mengembangkan bisnis Hanwha Life lebih besar lagi di Indonesia.

Wartaekonomi.co.id - 12/01/2017

http://wartaekonomi.co.id/read127222/ekspansi-usaha-hanwha-life-siapkan-belanja-modal-rp100- miliar.html

Berita Serupa :

-    Wartaekonomi.co.id - 12/01/2017 Komitmen Lakukan IPO, Hanwha Life Siap Lepas 20% Persen Saham

http://wartaekonomi.co.id/read127219/komitmen-lakukan-ipo-hanwha-life-siap-lepas-20-persen- saham.html

Neraca Pulih Dalam 2 Tahun

AJB Bumiputera optimistis neraca keuangan perusahaan pada dua tahun mendatang berangsur stabil seiring dukungan dari dua usaha baru yakni PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera (AJSB) dan PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB). Pengelola Statuter Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Bumiputera Adhie M Massardi mengatakan, pemerintah sekarang tidak perlu khawatir kondisi Bumiputera yang memiliki lebih dari 6 juta pemegang polis, berpotensi mengguncang stabilitas sistem keuangan nasional. “Dengan lahirnya dua usaha baru (AJSB dan AJB) dalam tempo dua tahun ke depan neraca keuangan AJB Bumiputera sudah mulai stabil.”

Operasional Asuransi Jiwa Bumiputera Ditarget Februari 2017

Pengelola Statuter Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) 1912 memperkirakan cucu usaha yang akan mengambil alih bisnis perusahaan yakni PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) akan mulai efektif menjalankan bisnisnya pada Februari 2017 mendatang. Adhie Massardi, Pengelola Statuter bidang SDM, Umum dan Komunikasi menuturkan rencana operasional ini masih dalam rentang yang ditargetkan perusahaan. Dia mengatakan saat ini tengah berlangsung migrasi karyawan dari AJBB 1912 ke AJB. “Ini sedang migrasi, untuk kantor pusat sudah 120 fungsi [dipindahkan] artinya sudah bisa running,” kata Adhie di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Bisnis.com - 12/01/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170112/215/618948/operasional-asuransi-jiwa-bumiputera-ditarget- februari-2017

Bumiputera Tak Boleh Kalah dari Asuransi Asing

Pengelola Statuter Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Adhie M. Massardi mengatakan asuransi tersebut dan tidak boleh kalah dari perusahaan asuransi asing yang kini banyak beroperasi di Indonesia. Pasalnya, AJB Bumiputera yang didirikan pada 1912 ini, bukan saja merupakan cikal bakal industri asuransi nasional, tapi juga simbol gerakan ekonomi masyarakat kecil di Indonesia. Hal itu diungkapkannya ketika melakukan kunjungan ke Purwokerto, Jawa Tengah, pada Kamis (12/1/2017). Dalam rilis yang diterima Bisnis, dikatakan bahwa Adhie berada di Purwokerto dalam rangka sosialisasi skema penguatan perusahaan. Adhie melakukan kegiatan yang sama di Yogyakarta pada Jumat (13/1/2017).

Bisnis.com - 12/01/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170112/215/619006/bumiputera-tak-boleh-kalah-dari-asuransi-asing

Sepanjang 2016, Premi Mandiri Inhealth Capai Rp 1,6 Triliun

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia membukukan pendapatan premi Rp1,62 triliun sepanjang 2016 atau tumbuh 13,2% jika dibandingkan capaian pada tahun sebelumnya. Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) Iwan Pasila mengatakan pertumbuhan premi di tahun ini lebih baik jika dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Sepanjang 2015, perseroan mencatatkan pendapatan premi Rp1,43 triliun atau hanya bertumbuh sebesar 2,21% jika dibandingkan premi bruto pada 2014 yaitu Rp1,4 triliun. Menurutnya, pertumbuhan premi sepanjang 2016 ditopang oleh pemasaran produk asuransi kesehatan dengan sistem  layanan managed care  atau rujukan berjenjang yang menyertakan  layanan  Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui skema koordinasi manfaat atau coordination of benefit (CoB).

Bisnis.com - 13/01/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170113/215/619024/sepanjang-2016-premi-mandiri-inhealth-capai- rp16-triliun

Reliance Group Targetkan Laba Kotor Rp 200 Miliar pada 2017

Direktur Keuangan PT Reliance Capital Management (Reliance Group) Iman Pribadi mengatakan, pada tahun ini perseroan menargetkan laba sebelum pajak di atas Rp 200 miliar atau dua kali lipat dibandingkan 2016. Iman mengatakan, laba sebelum pajak tahun 2016 mencapai Rp 100 miliar, atau tumbuh tiga kali lipat dibandingkan tahun 2015 yang sekitar Rp 33 miliar. "Tahun 2016 bisa tumbuh tiga kali lipat karena kita melakukan refocusing business model," kata Iman di Jakarta, Kamis (12/1/2017). Contohnya, kata Iman, di bisnis asuransi, Reliance sebelumnya menyasar segmen besar seperti asuransi untuk properti atau hi-rest building. Pada segmen ini, penjualan preminya memang besar, namun klaimnya juga tinggi. Mulai 2016, Reliance lebih mengarah ke segmentasi middle-low. Sehingga rasio klaim turun jauh. Demikian juga di asuransi kesehatan, pada 2016 lalu Reliance lebih menyasar segmen pekerja pabrik.

Kompas.com - 12/01/2017

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/01/12/192600226/reliance.group.targetkan.laba.kotor.rp.20 0.miliar.pada.2017

(Berita Photo) Penawaran Publik Hanwa Life

Bisnis Indonesia – 13/01/2017, Hal. 21

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.298

IHSG

5.291,35

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF