AAJI Daily News - 14 Maret 2017


Tanggal terbit (14 / 03 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-006-01
  1. Cari Peluang di Surat Utang
  2. Di Balik Pemecatan 214 Karyawan Manulife
  3. Impact Pemberian Award
  4. Sukses Jadi Trending Topic
  5. Tebar Strategi Asuransi Kerek Premi Unitlink
  6. Bersaing Sehat dengan Pesaing
  7. Zurich Topas Life Luncurkan Rider Zurich H&S Plus
  8. AXA Financial Luncurkan Program Baru
  9. Kinerja Fund Allianz Indonesia Tunjukan Hasil Positif
  10. (Berita Photo) Panin Dai-Ichi Life Edukasi Asuransi Melalui Media Sosial
  11. (Berita Photo) Target Pertumbuhan Premi

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Cari Peluang di Surat Utang

Kelonggaran yang diberikan memang bukan tanpa syarat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mensyaratkan obligasi korporasi yang dapat disetarakan dengan investasi surat berharga negara (SBN) hanya surat utang yang diterbitkan oleh BUMN di bidang infrastruktur. Ketentuan itu termuat dalam Peraturan OJK atau POJK No.36/2016 tentang Perubahan Atas POJK No.1/2016 tentang Investasi Surat Berharga Negara Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non Bank. Pasal 4A beleid itu menjelaskan, bahwa lembaga jasa keuangan nonbank dapat memenuhi ketentuan batas minimum penempatan investasi SBN pada obligasi maupun sukuk yang diterbitkan BUMN, badan usaha milik daerah (BUMD) dan anak perusahaan dari BUMN yang penggunaannya untuk pembiayaan infrastruktur. Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life) Antonius Probosanjoyo menilai kelonggaran tersebut bisa menjadi angin segar bagi perusahaan asuransi yang ingin memenuhi ketentuan regulator. Selain itu, investasi pada obligasi korporasi juga lebih menarik karena imbal hasil yang lebih tinggi ketimbang SBN dan risikonya juga relatif rendah.

Bisnis Indonesia – 14/03/2017, Hal. 22

Di Balik Pemecatan 214 Karyawan Manulife

Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife) membuka lembaran baru 2017 dengan catatan tak sedap. Perusahaan asuransi yang berdiri pada 1985 dan merupakan bagian dari Manulife Financial Corporation yang berbasis di Kanada itu dikabarkan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 214 karyawannya tanpa melalui prosedur yang berlaku. Kabar yang mencuat setelah sejumlah karyawan Manulife mengadu ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu cukup mengejutkan Industri Asuransi Nasional. Pasalnya, sampai dengan semester pertama 2016, kinerja Manulife Fine-fine saja. Bahkan, Indren S. Naidoo yang saat itu masih menjabat Presiden Direktur Sekaligus CEO Manulife memastikan kinerja perusahaan positif.

Majalah Infobank – Edisi Maret, Hal. 84

Impact Pemberian Award

Asuransi Takaful Keluarga menjadi perusahaan Asuransi Jiwa Syariah yang paling hits di ranah digital. Dalam survei “Digital Brand Of The Year 2017” untuk kategori perusahaan asuransi jiwa syariah, perusahaan yang dipimpin Ronny Ahmad Iskandar sebagai Direktur Utama ini berada di peringkat teratas dengan total indeks 106. Berdasarkan data survei, berkilaunya brand Asuransi Takaful Keluarga di jagat online lantaran lebih banyaknya mention mengenai perusahaan asuransi jiwa syariah ini ketimbang perusahaan asuransi jiwa syariah lainnya, pada periode Januari hingga Desember 2016. Perusahaan asuransi yang mulai beroperasi pada 1994 ini mendapatkan komentar netter (buzz) sebanyak 108.

Majalah Infobank – Edisi Maret, Hal. 25

Sukses Jadi Trending Topic

Banyaknya percakapan tentang produk unit link Prulink Assurance Account membuat unit link ini menjadi trending topic di dunia maya. Unit link milik Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) ini menjadi produk teratas dalam survei “Digital Brand Of The Year 2017” dengan total indeks 223 poin. Prulink Assurance Account menjadi yang paling populer karena beberapa faktor. Satu, investasi jenis unit link saat ini menjadi asuransi jiwa paling prospektif. Tak aneh jika Prudential sebagai pelaku utama bisnis ini jadi incaran melalui berbagai medium, salah satunya internet. Dua, kabar terbaru menyebutkan bahwa layanan produk ini selalu dicari. Tiga, Prudential Indonesia memiliki kantor pemasaran di beberapa kota dengan lebih dari 240.000 tenaga pemasaran yang jadi sumber informasi, termasuk di dunia maya.

Majalah Infobank – Edisi Maret, Hal. 39

Tebar Strategi Asuransi Kerek Premi Unitlink

Sejumlah pemain asuransi jiwa kian getol memasarkan unitlink. Premi dari produk ini diyakini tumbuh positif sepanjang 2017. Salah satu perusahaan yang berniat menggenjot penjualan unitlink adalah PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera (BRI Life). Direktur Utama BRI Life Rianto Ahmadi menyebut, sejak pergantian pemegang saham dari Dapen BRI ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) di akhir 2015, pihaknya lebih fokus berjualan unitlink. "Karena kalau dilihat, pasar memang menginginkan produk unitlink," kata dia. Alhasil sejak 2016, porsi unitlink melebihi separuh dari total premi bisnis baru BRI Life. Demi mengerek penjualan unitlink, BRI Life akan mengandalkan jalur pemasaran bancassurance. BRI Life juga mendorong para agen memasarkan produk unitlink dengan meningkatkan kualitas para agen.

Harian Kontan – 14/03/2017, Hal. 24

Bersaing Sehat dengan Pesaing

Tidak mudah memimpin perusahaan yang hampir bangkrut menjadi korporasi maju. Namun, Hendrisman Rahim, Direktur Utama (Dirut) PT Asuransi Jiwasraya, mampu membuktikannya. Sempat terlilit utang Rp 6,7 triliun, BUMN tersebut kini menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar. Berikut petikan wawancara Hendrisman dengan wartawan Jawa Pos Shabrina Paramacitra.

Apa tantangan yang dialami industri asuransi jiwa saat ini?

Sekarang perusahaan asing, yang joint venture itu, banyak  main di produk modern yang menjual saving seperti unit link. Tantangannya, mereka dan perusahaan lokal seperti kami ini bermain di industri yang sama dengan regulasi yang sama. Artinya, kita harus bisa bersaing secara sehat. Tapi sekaligus bersama- sama bertujuan memajukan industri ini. Kami di perusahaan lokal lebih banyak bertahan di produk tradisional. Dan nyatanya ini punya pasar sendiri-sendiri.

Jawapos – 14/03/2017, Hal. 6

Zurich Topas Life Luncurkan Rider Zurich H&S Plus

Zurich Topas Life meluncurkan Zurich H&S Plus di Jakarta, Kamis, 2 Februari 2017. Kedua produk ini merupakan rider asuransi jiwa yang menyediakan opsi tambahan limit tahunan dengan perlindungan kesehatan sampai dengan Rp10 miliar. Selain itu, rider ini juga memungkinkan nasabah mengakses proteksi kesehatan dengan cakupan di seluruh dunia dan fasilitas cashless di beberapa negara. Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber dalam keterangan resminya mengatakan bahwa meskipun pertumbuhan asuransi kesehatan di Indonesia masih berada dalam tahap dini, masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya asuransi  untuk  perlindungan  diri  sendiri  maupun  keluarga.  Hal  ini  ditandai   dengan   peningkatan minat terhadap produk asuransi, termasuk asuransi kesehatan.

Media Asuransi – Edisi Maret, Hal. 50

AXA Financial Luncurkan Program Baru

AXA Financial Indonesia meluncurkan program “#rencanakanlebih” untuk memberikan tawaran solusi perencanaan keuangan masa depan bagi masyarakat modern dan dinamis di Indonesia, khususnya perempuan. Direktur AXA Financial Indonesia Nina Ong saat peluncuran program ini di Jakarta, 6 Februari 2017 mengatakan bahwa AXA Financial Indonesia berkomitmen untuk memberikan solusi perlindungan kepada masyarakat modern yang risiko kehidupannya semakin tinggi. “Kami ingin sekali mendorong peningkatan kesadaran masyarakat Indonesia terutama kaum perempuan untuk dapat melindungi diri dan keluarganya serta merencanakan keuangannya dengan lebih cerdas dan bijak. Untuk itu kami persembahkan solusi produk untuk menjawab kebutuhan ini,” kata Nina. Ditambahkan bahwa AXA melengkapinya dengan tools digital yaitu teropong masa depan yang dapat diakses di www.axa.co.id/rencanakanlebih.

Media Asuransi – Edisi Maret, Hal. 50

Kinerja Fund Allianz Indonesia Tunjukan Hasil Positif

Allianz Indonesia di tahun 2016 berhasil mencatatkan hasil yang positif atas pengelolaan dana investasi (fund) polis unitlink para nasabahnya. Keberhasilan ini turut dipengaruhi oleh kinerja pasar yang optimistis sepanjang tahun 2016. Kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2016 antara lain banyak dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat pada  pemerintah,  khususnya  terkait  kebijakan  yang dikeluarkan oleh  pemerintah program tax amnesty yangmemberikan sentimen positif bagi pasar  modal  Indonesia.  Head  of Investment Allianz Indonesia Made Daryanti mengatakan bahwa bagaimanapun juga, produk asuransi jiwa unitlink harus mengedepankan sisi perlindungan finansial bagi nasabah, karena hal ini yang merupakan manfaat utama dari produk asuransi.

Media Asuransi – Edisi Maret, Hal. 50

(Berita Photo) Panin Dai-Ichi Life Edukasi Asuransi Melalui Media Sosial

Media Asuransi – Edisi Maret, Hal. 50

(Berita Photo) Target Pertumbuhan Premi

Bisnis Indonesia – 14/03/2017, Hal. 21

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.360

IHSG

5.443,14

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF