AAJI Daily News - 15 Maret 2017


Tanggal terbit (15 / 03 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. Financial Reinsurance Jadi Pilihan
  2. Januari, Investasi Asuransi Di SBN Meningkat 37%
  3. Asuransi Reliance Targetkan Premi Rp800 Miliar Tahun Ini
  4. Asuransi Reliance Incar Moda Transportasi Online
  5. Asuransi tebar strategi kerek premi unitlink
  6. Asuransi Reliance Indonesia Bidik Pertumbuhan Dua Kali Lipat
  7. OJK Dorong Asuransi Investasikan Dana ke SBN
  8. OJK Rilis Aturan Baru Soal Fintech Bulan Depan
  9. Dua Mantan Dirut Bank BUMN Bersaing Pimpin OJK

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Financial Reinsurance Jadi Pilihan

Otoritas Jasa Keuangan menyiapkan mekanisme financial reinsurance sebagai alternatif bagi perusahaan asuransi yang ingin memperluas usaha, tetapi terkendala permodalan. Hal tersebut mengacu pada POJK No.71/2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Reasuransi yang diterbitkan pada Desember 2016. Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani mengatakan melalui mekanisme itu nantinya sebagian kewajiban perusahaan atau premi asuransi dipindahkan kepada perusahaan reasuransi. “Jadi nanti solvabilitas dia akan naik. Namun, ini sifatnya hanya untuk sementara, katakanlah misalnya ada proyek besar yang harus mereka tutup, atau ada pengembangan produk sementara mereka butuh waktu untuk penambahan modal,” kata Firdaus, Selasa (14/3).

Bisnis Indonesia – 15/03/2017, Hal. 21

Januari, Investasi Asuransi Di SBN Meningkat 37%

Komitmen perusahaan asuransi terhadap sektor infrastruktur diwujudkan dalam bentuk penempatan investasi di surat berharga negara (SBN). Hingga Januari 2017, total investasi asuransi di SBN mencapai Rp 223,41 triliun, meningkat 37,4% dibandingkan Januari 2016 yang sebesar Rp 162,59 triliun. Berdasarkan data statistik asuransi yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), asuransi sosial paling banyak menempatkan investasi di SBN sebesar Rp 131,78 triliun atau meningkat 55,4% dibandingkan periode Januari 2016 yang mencapai Rp 84,8 triliun.

Investor Daily – 15/03/2017, Hal. 23

Asuransi Reliance Targetkan Premi Rp800 Miliar Tahun Ini

PT Asuransi Reliance Indonesia menargetkan pada tahun ini dapat mencatat premi sebesar Rp800 miliar. Direktur PT Asuransi Reliance Indonesia, Wibisono Julianto menyebutkan bahwa untuk mencapai target tersebut pihaknya telah mengandeng beberapa lembaga pembiayaan kakap dan distributor kendaraan bermotor. "Kami sudah mengandeng Maybank Finance, Niaga Finance dab 50 persen dealer Honda," ujarnya, di Jakarta, Selasa (14/3/2017). Ia mengaku, bahwa untuk saat ini penyumbang premi terbesar atau sekitar 60% dari total premi akhir tahun 2016 sebesar Rp410 miliar berasal dari lini usaha asuransi kendaraan bermotor. "Tahun lalu 60 persen dari total premi berasal asuransi kendaraan bermotor dan tahun ini tetap berada pada kisaran 50-60 persen," jelasnya.

Wartaekonomi.co.id - 14/03/2017

http://wartaekonomi.co.id/read133938/asuransi-reliance-targetkan-premi-rp800-miliar-tahun-ini.html

Asuransi Reliance Incar Moda Transportasi Online

PT Asuransi Reliance Indonesia mengaku bahwa pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan PT Go-Jek Jakarta. Rencananya, dengan menjalin kerja sama tersebut, maka pengemudi dan pengguna Go-Jek diharapkan dapat menjadi peserta asuransi di perusahaan. Direktur PT Asuransi Reliance Indonesia, Wibisono Julianto menyampaikan, keikutsertaan pengemudi dan penumpang Go-Jek dalam asuransi peseroan diharapkan dapat direalisasikan dalam waktu dekat. "Kerja sama dengan Go-Jek dalam waktu dekat," kata dia di Jakarta, Rabu (14/3/2017). Wibisono mengaku, bahwa sebelumnya perusahaan juga telah menjalin kerja sama dengan Grab Indonesia. Kerja sama tersebut sudah berjalan sejak bulan September 2016 lalu. Artinya, ada sekitar 8.000 pengemudi Grab Indonesia telah menggunakan jasa perseroan untuk klaim asuransi kesehatan.

Wartaekonomi.co.id - 14/03/2017

http://wartaekonomi.co.id/read133929/asuransi-reliance-incar-moda-transportasi-online.html

Asuransi tebar strategi kerek premi unitlink

Sejumlah pemain asuransi jiwa kian getol memasarkan unitlink. Premi dari produk ini diyakini tumbuh positif sepanjang 2017. Salah satu perusahaan yang berniat menggenjot penjualan unitlink adalah PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera (BRI Life). Direktur Utama BRI Life Rianto Ahmadi menyebut, sejak pergantian pemegang saham dari Dapen BRI ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) di akhir 2015, pihaknya lebih fokus berjualan unitlink. "Karena kalau dilihat, pasar memang menginginkan produk unitlink," kata dia. Alhasil sejak 2016,  porsi unitlink melebihi  separuh  dari  total  premi  bisnis   baru BRI   Life.   Demi   mengerek penjualan unitlink, BRI Life akan mengandalkan jalur pemasaran bancassurance.

Kontan.co.id - 14/03/2017

http://keuangan.kontan.co.id/news/asuransi-tebar-strategi-kerek-premi-unitlink

Asuransi Reliance Indonesia Bidik Pertumbuhan Dua Kali Lipat

PT Asuransi Reliance Indonesia memproyeksikan pertumbuhan premi bisa mendekati dua kali lipat atau menjadi Rp800 miliar pada 2017. Direktur PT Asuransi Reliance Indonesia Wibisono Julianto mengungkapkan pada tahun lalu total premi yang dibukukan mencapai Rp410 miliar. Dia menyebutkan produk asuransi kendaraan bermotor paling dominan pada 2016 yakni mencapai Rp123,66 miliar. "Untuk mencapai target tahun ini, kami juga akan kerja sama dengan leasing motor," ungkapnya di Jakarta, Selasa (14/3/2017). Wibisono mengungkapkan pihaknya berencana untuk bekerja sama dengan leasing milik Bank CIMB Niaga, Maybank dan dealer Honda. Pada tahun lalu, pihaknya juga berhasil bekerja sama dengan jasa peng- angkutan berbasis online yakni Grab.

Bisnis.com - 14/03/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170314/215/636933/asuransi-reliance-indonesia-bidik-pertumbuhan- dua-kali-lipat

EKONOMI MAKRO & REGULASI

OJK Dorong Asuransi Investasikan Dana ke SBN

Implementasikan POJK Nomor 1/POJK.05/2016, Otoritas Jasa Keuangan mendorong asuransi jiwa dan asuransi umum untuk mengalokasikan dana kelolaannya di Surat Berharga Negara (SBN). “Kita terus dorong mereka agar dapat berpartisipasi dengan kita wajibkan mereka memiliki SBN pemerintah,” ujar Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK di Jakarta, Sealsa, 14 Maret 2017. Dari POJK tersebut telah diatur tentang investasi lembaga jasa keuangan nonbank dalam SBN. Lembaga jasa keuangan nonbank yang dimaksud, antara lain asuransi jiwa, lembaga penjaminan, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Firdaus menjelaskan, bahwa asuransi jiwa diwajibkan untuk menginvestasikan 30 persen dari seluruh jumlah investasi perusahaan di SBN. Dan untuk asuransi umum serta perusahaan reasuransi, lanjutnya, diwajibkan menginvestasikan paling rendah 20 persen dari seluruh jumlah investasi perusahaan di SBN.

Infobanknews.com - 15/03/2017

http://infobanknews.com/ojk-dorong-asuransi-investasikan-dana-ke-sbn/2/

OJK Rilis Aturan Baru Soal Fintech Bulan Depan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan merilis peraturan OJK (POJK) baru terkait perusahaan pinjam-meminjam berbasis teknologi informasi, alias financial technology (fintech). POJK terkait fintech yang akan diterbitkan nantinya akan fokus mengatur mengenai perusahaan fintech yang bisa menyalurkan pendanaan ke masyarakat dari kas internalnya sendiri atau on balance sheet. Sedangkan, POJK Nomor 77/POJK.01/2016 Tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi yang diterbitkan akhir 2016 lalu khusus mengatur fintech berbasis peer to peer lending alias usaha fintech yang melakukan penyaluran modal dari pemilik modal ke penerima dana. POJK mengenai fintech on balance sheet ditargetkan rampung pada April 2017 mendatang.

Detik.com - 14/03/2017

https://finance.detik.com/moneter/d-3446845/ojk-rilis-aturan-baru-soal-fintech-bulan-depan

Dua Mantan Dirut Bank BUMN Bersaing Pimpin OJK

Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan 21 nama yang lolos seleksi tahap keempat atau wawancara. Dua puluh satu nama itu bakal mengisi tujuh jabatan di Dewan Komisioner OJK, di mana ada tiga calon untuk masing-masing jabatan. Ketua Pansel yang juga Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, telah menyerahkan 21 nama tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Senin (13/3). Nantinya, Presiden menyeleksinya menjadi 14 nama dengan komposisi dua nama untuk satu pos, dan menyerahkannya kepada DPR untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Tujuh nama yang dipilih DPR bakal menjadi anggota Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022.

Beritasatu.com - 13/03/2017

http://www.beritasatu.com/ekonomi/419088-dua-mantan-dirut-bank-bumn-bersaing-pimpin-ojk.html

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.360

IHSG

5.443,14

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF