AAJI Daily News - 17 Februari 2017


Tanggal terbit (17 / 02 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001

  1. Kanal Bancassurance Salip Keagenan
  2. Saham & SBN Tumbuh Signifikan
  3. AAJI: Lembaga Penjamin Polis Perlu Dibentuk
  4. Hasil Investasi Asuransi Jiwa Rp 33,94 Triliun
  5. Premi Asuransi Bisa Tumbuh 30%
  6. Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik 57,4 Persen pada 2016
  7. Investasi Asuransi di SBN Naik 46%
  8. (Berita Photo) Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik
  9. Mandiri Inhealth Terapkan CoB
  10. OJK Proses Izin Perusahaan Asuransi Baru

MENGENAI AAJI

Kanal Bancassurance Salip Keagenan

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) tentang kinerja industri hingga akhir kuartal IV/2016 menunjukkan pendapatan premi dari bancassurance bertumbuh sebesar 74,1% (year on year/yoy). Kanal pemasaran yang merupakan kerja sama antara asuransi dengan perbankan itu berkontribusi 43,3% dari total pendapatan premi industri asuransi jiwa. Ketua AAJI Hendrisman Rahim mengungkapkan realisasi kinerja kanal bancassurance bertumbuh pesat pada tahun lalu sehingga mendukung kenaikan pendapatan premi industri asuransi jiwa. Ketua Bidang Regulasi dan Best Practice AAJI Maryoso Sumaryono menjelaskan kondisi itu kemungkinan menunjukkan adanya peningkatan permintaan produk asuransi jiwa dari nasabah perbankan. Di sisi lain, sepanjang 2016 terjadi peningkatan jumlah kerja sama bancassurance. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu menjelaskan tenaga pemasar masih memainkan peranan kunci dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan. Peningkatan jumlah agen profesional berlisensi pun menjadi salah satu syarat untuk menjangkau masyarakat di pelosok negeri.

Bisnis Indonesia – 17/02/2017, Hal. 1

Narasumber:

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI
  • Maryoso Sumaryono, Ketua Bidang Regulasi dan Best Practice, AAJI
  • Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI

Saham & SBN Tumbuh Signifikan

Data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan hasil investasi industri tersebut tercatat senilai Rp33,94 triliun pada tahun lalu. Pada periode yang sama 2015, hasil investasi tercatat minus Rp1,66 triliun. Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim menjelaskan pada tahun lalu pergerakan IHSG turut memengaruhi hasil investasi industri asuransi jiwa. Pasalnya, pada periode itu peningkatan alokasi investasi asuransi jiwa pada instrumen pasar modal, terutama saham, dan reksa dana signifikan. Di samping itu, peningkatan hasil investasi sepanjang 2016 sedikit banyak memberikan gambaran akan semakin membaiknya iklim investasi di Indonesia. Dia optimistis pertumbuhan hasil investasi masih akan berlanjut pada 2017 sejalan dengan peningkatan alokasi pada instrumen pasar modal dan surat berharga negara (SBN). “Saham dan reksadana masih (pertumbuhan porsi investasi), SBN untuk penuhi regulasi, sehingga harapannya investasi bisa bertumbuh,” ujarnya, Kamis (16/2).

Bisnis Indonesia – 17/02/2017, Hal. 21

Narasumber:

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI

AAJI: Lembaga Penjamin Polis Perlu Dibentuk

Lembaga penjaminan di sektor asuransi seperti Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) perlu segera dibentuk. Adanya kasus seperti penyelamatan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bukan tak mungkin nasabah asuransi dirugikan. “Memang wacana Lembaga Penjamin Polis (LPP) yang persis seperti LPS di sektor perbankan sudah sering dibahas dari zaman Bapepam-LK dulu, cuma belum kunjung terealisasi,” ujar Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Hendrisman Rahim, di Jakarta, Kamis, 16 Februari 2017. Menurutnya, pembicaraan terkait pembentukan Lembaga Penjamin Polis hingga saat ini masih terus berlanjut di Kementerian Keuangan, OJK, LPS, dan DPR. Lembaga ini dianggap cukup positif untuk mendongkrak kepercayaan publik terhadap industri asuransi.

Infobanknews.com - 16/02/2017

http://infobanknews.com/aaji-lembaga-penjamin-polis-perlu-dibentuk/2/

Narasumber:

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI

Hasil Investasi Asuransi Jiwa Rp 33,94 Triliun

Industri asuransi jiwa masih menikmati legitnya premi dari bisnis di tahun lalu. Sejalan dengan hal tersebut, jumlah tertanggung di industri ini juga terus menggemuk. Per akhir tahun kemarin, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total tertanggung naik 4,1% dibanding akhir 2015. Jumlahnya sendiri mencapai 57,23 juta orang. Dari sisi volume, Ketua AAJI Hendrisman Rahim bilang tertanggung dari segmen kumpulan masih jadi yang dominan yakni mencapai 39,53 juta orang. "Sedangkan tertanggung individu jumlahnya mencapai 17,69 juta orang," kata dia, Kamis (16/2). Tapi dari sisi pertumbuhan, jumlah tertanggung individu naik lebih tinggi yakni sebesar 8,8%. Sedangkan kenaikan jumlah tertanggung di segmen kumpulan hanya setinggi 2,1% dibanding realisasi pada akir 2015.

Investor Daily – 17/02/2017, Hal. 23

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Katua Umum AAJI

Premi Asuransi Bisa Tumuh 30%

Industri asuransi jiwa optimistis bisnis akan makin bertumbuh di tahun ini. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) yakin, premi masih dalam tren positif. Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim menyebut beberapa tahun ke belakang pertumbuhan premi asuransi jiwa di kisaran 20%-30% per tahun. Kecuali tahun 2008 saat krisis ekonomi global menerjang. Tahun ini, AAJI optimistis pertumbuhan premi asuransi jiwa mencapai 30% dari 2016. Salah satunya didukung proyeksi pertumbuhan ekonomi makro yang lebih baik ketimbang tahun lalu. Selain itu, sejumlah jalur distribusi menunjukan kinerja menawan di tahun lalu seperti bancassurance.

Harian Kontan – 17/92/2017, Hal. 24

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Katua Umum AAJI

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik 57,4 Persen pada 2016

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan total pendapatan industri asuransi jiwa melonjak 57,4 persen secara tahunan pada tahun 2016. Dengan demikian, pendapatan industri asuransi jiwa mencapai Rp 208,92 triliun pada tahun 2016, dibandingkan Rp 132,74 triliun pada tahun 2015. Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim menjelasan, pertumbuhan pendapatan industri asuransi jiwa pada tahun 2016 tersebut menunjukkan kinerja yang mampu bertahan di tengah perlambatan ekonomi global maupun domestik. "Di tahun 2016 industri yang pertumbuhannya paling tinggi adalah industri finansial dan asuransi," ungkap Hendrisman di Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Kompas.com - 16/02/2017

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/02/16/140000926/pendapatan.industri.asuransi.jiwa.naik.57.4.persen.pada.2016

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Katua Umum AAJI

Berita Serupa :

  • Kompas.com - 16/02/2017 Sepanjang 2016, Industri Asuransi Jiwa Bayarkan Klaim Rp 96,05 Triliun

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/02/16/141433226/sepanjang.2016.industri.asuransi.jiwa.bayarkan.klaim.rp.96.05.triliun

  • Kamis, 16 Februari 2017 | 14:14 WIB
  • Kontan.co.id - 16/02/207 57,2 Juta WNI Sudah Punya Asuransi Jiwa

http://keuangan.kontan.co.id/news/572-juta-wni-sudah-punya-asuransi-jiwa

  • Kontan.co.id - 16/02/2017 Premi Asuransi Jiwa 2016 Capai Rp 167 Triliun

http://keuangan.kontan.co.id/news/premi-asuransi-jiwa-2016-capai-rp-167-triliun

  • Koran sindo – 17/02/2017, hal. 19 Pendapatan Asuransi Jiwa Tumbuh 57,4%
  • Infobanknews.com - 16/02/2017 Total Klaim Asuransi Jiwa Naik Jadi Rp96,05 Triliun

http://infobanknews.com/total-klaim-asuransi-jiwa-naik-jadi-rp9605-triliun/2/

  • Infobanknews.com - 16/02/2017 Tahun Lalu, Pendapatan Asuransi Jiwa Tumbuh 57,4%

http://infobanknews.com/pendapatan-asuransi-jiwa-tumbuh-574/2/

  • Wartaekonomi.co.id - 16/02/2017 Sepanjang 2016, Pendapatan Asuransi Jiwa Tumbuh 57,4 Persen

http://wartaekonomi.co.id/read130908/sepanjang-2016-pendapatan-asuransi-jiwa-tumbuh-574-persen.html

  • Wartaekonomi.co.id - 16/02/2017 Kinerja Moncer IHSG Lambungkan Hasil Investasi Asuransi Jiwa

http://wartaekonomi.co.id/read130925/kinerja-moncer-ihsg-lambungkan-hasil-investasi-asuransi-jiwa.html

  • Wartaekonomi.co.id - AAJI Catat Klaim Asuransi Jiwa Capai Rp96,05 Triliun 2016

http://wartaekonomi.co.id/read130933/aaji-catat-klaim-asuransi-jiwa-capai-rp9605-triliun-2016.html

  • Wartaekonomi.co.id - 16/02/2017 Industri Asuransi Berharap Lembaga Penjamin Polis Segera Dibentuk

http://wartaekonomi.co.id/read130951/industri-asuransi-berharap-lembaga-penjamin-polis-segera-dibentuk.html

  • Wartaekonomi.co.id - 16/02/2017 Klaim Surrender Dominasi Klaim Industri Asuransi Jiwa di 2016

http://wartaekonomi.co.id/read130955/klaim-surrender-dominasi-klaim-industri-asuransi-jiwa-di-2016.html

  • Wartaekonomi.co.id - 16/02/2017 AAJI Harapkan Pembentukan Lembaga Penjamin Polis Terealisasi

http://wartaekonomi.co.id/read130956/aaji-harapkan-pembentukan-lembaga-penjamin-polis-terealisasi.html

  • Wartaekonomi.co.id - 16/02/2017 AAJI Bidik Pertumbuhan Pendapatan Premi 30% di 2017

http://wartaekonomi.co.id/read130943/aaji-bidik-pertumbuhan-pendapatan-premi-30-di-2017.html

Investasi Asuransi di SBN Naik 46%

Penempatan investasi asuransi di Surat Berharga Negara (SBN) hingga Desember 2016 mencapai Rp 220,66 triliun, naik 45,95% dibandingkan periode Desember 2015 yang sebesar Rp 151,18 triliun. Berdasarkan data statistik perasuransian yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), asuransi sosial menempatkan investasi paling banyak di SBN sebesar Rp 131,26 triliun, naik 57,15% dibandingkan tahun 2015. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosisasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menjelaskan, tingginya penempatan asuransi jiwa di SBN berasal dari pengalihan investasi di deposito. Pengalihan ini, akan terus terjadi sampai perusahaan asuransi jiwa bisa memenuhi alokasi investasi sebesar 30% dari total investasi. 

Suara Pembaruan – 16/02/2017, Hal. 10

Narasumber:  

  • Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif AAJI

(Berita Photo) Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik

Bisnis Indonesia – 17/02/2017, Hal. 21

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Mandiri Inhealth Terapkan CoB

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan Mandiri Inhealth siapkan sejumlah jurus untuk mendongkrak kinerja di tahun ayam api. Perusahaan yang mengandalkan lini asuransi kesehatan ini mematok target pertumbuhan premi yang lebih tinggi ketimbang realisasi tahun 2016 lalu. Direktur Mandiri Inhealth Armendra menyebut sepanjang tahun kemarin berhasil mencatatkan perolehan premi sebesar Rp 1,62 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi sekitar 14,2% dari realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,43 triliun. Nah untuk tahun 2017 ini, Mandiri Inhealth menargetkan bisa menggondol premi sebesar Rp 1,92 triliun. "Mudah-mudahan tahun ini bisa mencapai pertumbuhan 20%," kata Armendra. Strategi lain adalah dengan lebih memaksimalkan konsolidasi dengan grup usaha Bank Mandiri. Misalnya dengan mengincar pasar asuransi kesehatan dari nasabah Bank Mandiri.

Suara Merdeka – 16/02/2017, Hal. 5

MAKRO EKONOMI DAN REGULASI

OJK Proses Izin Perusahaan Asuransi Baru

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memproses perizinan pendirian sejumlah perusahaan asuransi. Namun, OJK masih menunggu terbitnya peraturan pemerintah (PP) terkait batas kepemilikan saham perusahaan asuransi patungan (Joint Venture). Direktur Eksekutif Bidang Pengawasan Industri Keuangan Nonbank (IKNB) I Edy Setiadi mengatakan, pihaknya tengah memproses perizinan pendirian 3-4 perusahaan asuransi yang terdiri atas asuransi umum dan jiwa.

Investor Daily – 17/02/2017, Hal. 23

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.328

IHSG

5.375,08

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%


Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF