AAJI Daily News - 17 Juli 2017


Tanggal terbit (17 / 07 / 2017)

HEADLINE NEWS

 

FM-CC-AAJI-06-001

  1. Asuransi Syariah Siap Disapih
  2. Amanah Githa Berharap Pada Asuransi Haji
  3. AXA Financial Luncurkan Produk Asuransi Seumur Hidup
  4. Premi Asuransi Jiwa Masih Tumbuh Tinggi

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Asuransi Syariah Siapkan Disapih

Perusahaan asuransi masih mengkaji apakah akan melepas anak usahanya di bidang syariah menjadi entitas sendiri. Pasalnya, masih banyak kendala dalam memenuhi aturan dari regulator ini. Sekedar mengingatkan, dalam aturan yang tertuang dalam Undang-Undang No 40/2014 tentang Perasuransian, OJK meminta perusahaan asuransi yang memiliki unit usaha syariah (UUS) dengan nilai tabarru dan dana investasi paling sedikit 50% dari dana yang dimiliki oleh perusahaan induk, wajib melepaskan diri (spin off) paling lambat akhir 2024.

Kontan, 15/07/2017, Hal. 11

Amanah Githa Berharap pada Asuransi Haji

PT Asuransi Jiwa Syariah Amanhjiwa Giri Artha atau Amanah Githa berhasil mencatatkan pertumbuhan kontribusi atau premi sebesar 66,67% pada semester pertama tahun ini. Direktur Utama Amanah Githa Salim Al Bakry mengungkapkan hingga semester I/2017 realisasi kontribusi perusahaan telah mencapai Rp 10 miliar. Perolehan kontribusi pada paruh pertama tahun ini mengalami pertumbuhan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Bisnis Indonesia, 17/07/2017, Hal. 22

AXA Financial Luncurkan Produk Asuransi Seumur Hidup

Perusahaan asuransi jiwa AXA Financial Indonesia meluncurkan produk asuransi seumur hidup dengan nama Maestro Infinite Protection (MIP), yang memberikan perlindungan jiwa hingga nasabah berusian 100 tahun. Direktur AXA Financial Indonesia Nina Ong mengatakan, peluncuran produk baru tersebut berangkat dari kesadaran akan risiko kehidupan dan peningkatan kebutuhan pengelolaan risiko oleh masyarakat modern.

Investor Daily, 17/07/2017, Hal. 23

Premi Asuransi Jiwa Masih Tumbuh Tinggi

Premi asuransi jiwa di semester I 2017 diperkirakan tumbuh di atas target Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) yakni sebesar 30%. Sejumlah perusahaan asuransi bahkan mendulang pertumbuhan premi diatas rata-rata industri. PT BNI Life Insurance (BNI Life), misalnya, mencatatkan pertumbuhan premi 41% menjadi Rp 2,7 triliuan per Juni 2017. Wakil Direktur Utama BNI Life Insurance Geger N Maulana optimistis sampai akhir sampai akhir tahun premi bisa tumbuh 30%-40% dari tahun lalu Rp 4,7 triliun.

Kontan, 17/07/2017, Hal. 24

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.385

IHSG (per 12 Juli 2017)

5.819,13

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%


Sumber Kontan.com , Bi Rate

 

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan

DOWNLOAD PDF