AAJI Daily News - 18 Mei 2017


Tanggal terbit (18 / 05 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. Manulife Fokus Tambah Produk
  2. Premi Bisnis Baru Manulife Naik 29%
  3. Pasar Bisnis Baru Manulife Naik Jadi 4,7%
  4. Literasi Asuransi Masyarakat Indonesia Masih Rendah
  5. Spin off Asuransi Bumiputera Syariah
  6. AXA Mandiri Pede Target Unit Usaha Syariah Naik 15%
  7. AXA Mandiri Targetkan Unit Syariah
  8. Zurich Topas Life Luncurkan Digital Credit Protection
  9. Taspen Life Hadir di Bali
  10. FWD Life Luncurkan Click To Meet
  11. Sun Life Resmikan Agency Recruitment and Development Center di Yogyakarta
  12. Commonwealth Life Resmikan Kantor Pemasaran Baru
  13. Commonwealth Life Resmikan Kantor Pemasaran Ke-26 di Indonesia
  14. (SEREMONIA) BNI Life Selenggarakan Agency Awards Night 2017
  15. (Berita Photo) Hanwa Life Perkenalkan Hanwa Financial dan Hanwa Health Protection
  16. (Berita Photo) Peresmian Layanan Taspen Life di Bali
  17. (Berita Photo) Edukasi Pengetahuan Industri Asuransi Umum

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Manulife Fokus Tambah Produk

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia bakal berfokus menambah portofolio produk guna merealisasikan pertumbuhan kinerja sepanjang 2017. Direktur & Chief Financial Officer PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Colin Startup mengatakan pihaknya optimistis dapat merealisasikan kinerja positif pada tahun ini. Kendati belum bisa memproyeksikan kinerja perusahaan hingga akhir tahun ini, dia mengatakan pihaknya berharap pada tahun ini kinerja lebih baik ketimbang tahun lalu. Pasalnya, kondisi ekonomi nasional pada tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan. Untuk memaksimalkan potensi itu, jelasnya, pihaknya antara lain akan menambah layanan produk. “Fokus tahun  ini salah satunya dengan menyediakan lebih banyak produk beragam dan menjangkau lebih banyak nasabah melalui kemitraan distribusi,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (17/5).

Bisnis Indonesia – 18/05/2017, Hal. 22

Premi Bisnis Baru Manulife Naik 29%

Manulife Indonesia mampu mencetak rapor kinerja kinclong di sepanjang tahun lalu. Dus, ini menjadi bekal bagi Manulife untuk percaya diri menggapai kinerja lebih tinggi di tahun ini. Colin Startup, Direktur &Chief Financial Officer Manulife Indonesia menjelaskan, sepanjang 2016, Manulife Indonesia mencatatkan pertumbuhan bisnis positif. Pertumbuhan terjadi secara konsolidasi, asuransi jiwa (termasuk syariah), pensiun, dan aset manajemen. Total premi bisnis baru Manulife pada 2016 tercatat Rp 3,7 triliun. Pencapaian ini tumbuh 29% dibandingkan dengan pencapaian tahun 2015 sebesar Rp 2,9 triliun. Total premi bisnis tersebut ditopang oleh penjualan produk investasi sebesar Rp 1,9 triliun dan sisanya produk asuransi sebesar Rp 1,8 triliun. Pada tahun 2015, penjualan produk investasi Manulife sebesar Rp 1,6 triliun dan penjualan produk asuransi sebesar Rp 1,3 triliun.

Suara Pembaruan – 18/05/2017, Hal. 10

Pasar Bisnis Baru Manulife Naik Jadi 4,7%

Asuransi jiwa Manulife Indonesia melaporkan perolehan premi sebesar Rp 3,7 triliun sepanjang tahun 2016. Angka ini tumbuh 29 persen dibandingkan Rp 2,9 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.Direktur & Chief Financial Officer Manulife Indonesia Colin Startup mengatakan, posisi keuangan perusahaan yang solid pada penghujung tahun menunjukkan kekuatan kunci dari kemampuan jalur distribusi yang beragam. "Hal itu didukung oleh tim Agency yang berkualitas tinggi, kemitraan distribusi yang mapan serta bisnis dana pensiun dan manajemen aset kami yang kuat," kata dia melalui pernyataan resmi, Selasa (16/5/2017).Dari premi bisnis baru itu, porsi terbesar diperoleh dari penjualan produk investasi yang naik 20 persen dari Rp 1,6 triliun pada 2015 menjadi Rp 1,9 triliun pada 2016. Penjualan produk asuransi tumbuh 39 persen dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,8 triliun pada 2016.

Suara Merdeka – 18/05/2017, Hal. 5

-    Mediaasuransinews.co.id - 17/05/2017 Premi Bisnis Baru Manulife Indonesia Tumbuh 29 persen

http://mediaasuransinews.co.id/2017/05/17/premi-bisnis-baru-manulife-indonesia-tumbuh-29- persen/

Literasi Asuransi Masyarakat Indonesia Masih Rendah

Presiden Director PT Zurich Insurance Indonesia (Zurich) Philippe Danielski mengungkapkan, masyarakat Indonesia masih banyak yang belum merasakan manfaat asuransi. Hal ini disebabkan oleh minimnya pemahaman masyarakat tentang asuransi. “Dari jumlah 250 juta penduduk Indonesia yang merasakan manfaat asuransi hanya sekitar 18 persen,” jelasnya pada acara Diskusi Media di Menara Indofood, Jakarta, Rabu, 17 Mei 2017. Ia mengungkapkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi angka sedikitnya masyarakat Indonesia yang belum menggunakan asuransi. Salah satunya ialah pemahaman masyarakat mengenai asuransi. Riset Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016, menunjukkan bahwa tingkat utilitas asuransi di Indonesia baru mencapai 11,81 persen. Artinya, dari 100 penduduk Indonesia, baru 11 orang yang mempunyai polis asuransi.

Infobanknews.com - 17/05/2017

http://infobanknews.com/literasi-asuransi-masyarakat-indonesia-masih-rendah/

Spin off Asuransi Bumiputera Syariah

Tahun  2017 perkembangan  asuransi  syariah penulis perkirakan akan  makin  membaik. Kontribusi  bruto asuransi syariah diperkirakan akan lebih membaik dari periode tahun sebelumnya yang berada pada angka 15 %. Salah satu faktor pendorong lahirnya optimisme tersebut adalah didorong oleh makin banyaknya pemain asuransi yang beroperasi menjadi full syariah. Hal ini merupakan kado yang menggembirakan bagi kita semua menyambut akan datangnya bulan suci Ramadan di akhir Mei 2017. Sampai dengan awal tahun 2017, data memperlihatkan bahwa dari 57 pemain di industri asuransi syariah, 10 perusahaan sudah beroperasi resmi syariah dan sisanya masih beroperasi dalam bentuk unit usaha syariah (UUS). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pembuat regulasi masih memberikan waktu beroperasi secara unit usaha syariah sampai dengan tahun 2024. Salah satu asuransi yang telah menetapkan langkah spin off menjadi asuransi full syariah adalah Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera.

Harian Kontan – 18/05/2017, Hal. 23

AXA Mandiri Pede Target Unit Usaha Syariah Naik 15%

PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) optimis pertumbuhan unit usaha syariah (UUS) lebih dari 15% dengan kembali menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI). President Director AXA Mandiri, Jean Philippe Vandenschrick menjelaskan industri asuransi syariah masih dapat berkembang lebih tinggi setelah pada tahun lalu pertumbuhan unit asuransi syariah AXA Mandiri sebesar 16% secara tahunan atau year on year (yoy). Raihan ini melonjak dari Rp 34 miliar menjadi Rp 42 miliar. "Kami akan melanjutkan level pertumbuhan yang sama. Tahun ini kami targetkan tumbuh lebih dari 15 persen," kata Jean seperti dikutip dari siaran persnya Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016, indeks literasi asuransi syariah baru sebesar 2,51%, yang berarti hanya 2-3 orang dari 100 orang Indonesia yang di survei mengenal asuransi syariah. Sementara pemahaman indeks literasi perasuransian lebih tinggi yaitu 15,76 persen, yang artinya dari 100 orang Indonesia 15 -16 orang mengenal asuransi. 

Rakyat Merdeka – 18/05/2017, Hal. 18

AXA Mandiri Targetkan Unit Syariah

PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) optimis pertumbuhan unit usaha syariah (UUS) lebih dari 15% dengan meningkatkan literasi melalui pendekatan yang tepat sasaran salah satunya dengan kembali menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI). President Director AXA Mandiri, Jean Philippe Vandenschrick menjelaskan industri asuransi syariah masih dapat berkembang lebih tinggi setelah pada tahun lalu pertumbuhan unit asuransi syariah AXA Mandiri sebesar 16% secara tahunan atau year on year (yoy). Raihan ini melonjak dari Rp 34 miliar menjadi Rp 42 miliar. "Kami akan melanjutkan level pertumbuhan yang sama. Tahun ini kami targetkan tumbuh lebih dari 15 persen," kata Jean kepada wartawan, di Jakarta pada pekan lalu. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016, indeks literasi asuransi syariah baru sebesar 2,51% yang berarti hanya 2-3 orang dari 100 orang Indonesia yang di survei mengenal asuransi syariah.

Kontan.co.id - 17/05/2017

http://keuangan.kontan.co.id/news/axa-mandiri-targetkan-unit-syariah-tumbuh-15

Zurich Topas Life Luncurkan Digital Credit Protection

Zurich Topas Life (ZTL) bekerjasama dengan salah satu perusahaan teknologi keuangan (fintech) Investree, meluncurkan Digital Credit Protection, program asuransi jiwa kredit yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan keamanan pengusaha kecil dan profesional. Kolaborasi ini memungkinkan para debitur Investree, dalam hal ini Borrower, untuk mendapatkan proteksi dari risiko tidak terduga sekaligus memberikan keamanan bagi investasi kreditur selama periode angsuran pinjaman mereka. Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber mengatakan bahwa Digital Credit Protection dirancang khusus bagi pengusaha mikro dan profesional, untuk menjaga masa depan finansial serta membantu mereka untuk fokus pada pertumbuhan bisnis dan menjalani aktivitas professional mereka dengan pikiran yang tenang. “Ini merupakan kolaborasi pertama di Indonesia yang dilakukan antara penyedia asuransi jiwa dan perusahaan fintech P2P lending,” kata Peter dalam keterangan resmi, 6 April 2017.

Media Asuransi – Edisi Mei 2017, Hal. 49

Taspen Life Hadir di Bali

PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) kembali berekspansi di tahun ini dengan membuka kantor pemasaran baru di Bali. Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono mengatakan bahwa pembukaan kantor pemasaran di Denpasar ini merupakan bentuk keseriusan perusahaannya untuk menjawab tingginya peminat asuransi bagi masyarakat di Bali. “Peserta kita terus bertambah, termasuk di Bali. Kesadaran masyarakat Bali ini dalam berasuransi sangat tinggi,” katanya dalam keterangan tertulis, 16 April 2017. Untuk berekspansi ke Bali ini, Taspen Life dibantu oleh induk usahanya, yakni PT Taspen (Persero). Diantaranya dengan menggunakan fasilitas yang ada di kantor cabang Denpasar milik PT Taspen. Kepala Cabang Taspen Bali I Gde Agus Adi Sucipto mengungkapkan bahwa kantor Taspen dan Taspen Life yang berada dalam satu atap akan memudahkan kedua pihak untuk meningkatkan sinergi.

Media Asuransi – Edisi Mei 2017, Hal. 50

FWD Life Luncurkan Click To Meet

PT FWD Life Indonesia (FWD Life), meluncurkan Click To Meet, inovasi baru di industri asuransi jiwa di Indonesia. Sebuah inovasi yang hadir secara online melalui website www.fwd.co.id. Inovasi ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam memilih agen FWD Life yang sesuai dengan preferensi passion, kepribadian,maupun profilnya. “Selain dapat memilih langsung agen, nasabah juga dapat memilih lokasi dan waktu pertemuan dengan agen secara leluasa kapan saja di mana saja,” kata Presiden Direktur FWD Life Rudi Kamdani, di Jakarta, 20 April 2017. Menurut dia, pihaknya sangat memahami persepsi yang berkembang di masyarakat Indonesia mengenai agen asuransi. Berbekal pemahaman tersebut, FWD Life memperkenalkan cara baru yang lebih baik dalam berinteraksi dengan agen FWD Life bagi nasabah. “Kami senang dapat memperkenalkan inovasi Click To Meet sebagai salah satu bentuk nyata dari komitmen perusahaan untuk memberikan kesempatan bagi nasabah untuk memegang kendali dalam memilih agen asuransi yang sesuai dengan preferensinya sekaligus mengatur waktu dan tempat pertemuan sesuai dengan keinginan mereka,” katanya.

Media Asuransi – Edisi Mei 2017, Hal. 51

Sun Life Resmikan Agency Recruitment and Development Center di Yogyakarta

PT Sun Life Financial Indonesia meresmikan kantor Agency Recruitment and Development Center (ARDC) di Yogyakarta. Kantor baru yang terletak di Jalan Ring Road Utara Pugeran Nomor 9, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Sleman, Yogyakarta, ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang berfungsi untuk mengoptimalkan layanan dan pengembangan agen Sun Life di Kota Pelajar tersebut. Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia Elin Waty mengatakan kantor ARDC yang baru tersebut dilengkapi dengan pusat layanan nasabah, ruang ujian Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), ruang pelatihan, dan ruang pertemuan. Kantor ARDC ini akan melayani agen Sun Life dan lebih dari 48.000 nasabah yang berada di Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah. "Yogyakarta adalah pasar penting bagi Sun Life di Indonesia sehubungan dengan keberadaannya sebagai salah satu motor penggerak bisnis kami di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wartaekonomi.co.id - 17/05/2017

http://wartaekonomi.co.id/read141365/sun-life-resmikan-agency-recruitment-and-development-center-di-

yogyakarta.html

Commonwealth Life Resmikan Kantor Pemasaran Baru

Commonwealth Life meresmikan kantor pemasaran baru di Jakarta yang merupakan kantor pemasaran ke-26 di Indonesia, yang berada di Menara Ravindo, Jalan Kebon Sirih No. 75, Menteng, Jakarta. Presiden Direktur Commonwealth Life Elvis Liongosari saat peresmian kantor pemasaran, 17 Mei 2017, mengatakan bahwa perseroan akan terus mengembangkan bisnis dengan mengamati situasi dan kondisi yang berbeda di setiap kota di Indonesia. “Potensi besar yang dimiliki area Jakarta dan sekitarnya mendukung Commonwealth Life untuk terus memperkuat posisinya melalui penyediaan akses asuransi jiwa yang lebih menyeluruh di setiap lapisan masyarakat,” katanya. Sebagai salah satu kontributor terbesar dalam pertumbuhan bisnis Commonwealth Life, area Jabotabek memiliki potensi besar dengan menyumbang lebih dari 30 persen pada total pendapatan premi nasional di tahun 2016. Hal ini tak lepas dari dukungan sekitar 1.180 tenaga pemasar handal yang menangani lebih dari 32.000 nasabah di area Jabotabek.

Mediaasuransinews.co.id - 18/05/2017

http://mediaasuransinews.co.id/2017/05/18/commonwealth-life-resmikan-kantor-pemasaran-baru/

Commonwealth Life Resmikan Kantor Pemasaran Ke-26 di Indonesia

Commonwealth Life meresmikan kantor pemasaran baru di Menara Ravindo, Jalan Kebon Sirih No. 75, Menteng, Jakarta, yang merupakan kantor pemasaran ke-26 di Indonesia. Presiden Direktur Commonwealth Life Elvis Liongosari mengatakan kantor pemasaran baru ini menunjukkan komitmen Commonwealth Life dalam memberikan pengalaman berasuransi yang berkualitas tanpa terkecuali, termasuk kepada para agen dan nasabah. Ia mengatakan fasilitas terbaru ini menjadi salah satu strategi untuk terus mendorong kinerja bisnis perusahaan. "Kami akan terus mengembangkan bisnis dengan mengamati situasi dan kondisi yang berbeda di setiap kota di Indonesia. Potensi besar yang dimiliki area Jakarta dan sekitarnya mendukung Commonwealth Life untuk terus memperkuat posisinya melalui penyediaan akses asuransi jiwa yang lebih menyeluruh di setiap lapisan masyarakat," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Wartaekonomi.co.id – 17/05/2017

http://wartaekonomi.co.id/read141412/commonwealth-life-resmikan-kantor-pemasaran-ke26-di- indonesia.html

(SEREMONIA) BNI Life Selenggarakan Agency Awards Night 2017

BNI Life menyelenggarakan malam apresiasi bagi tenaga pemasar terbaik dari saluran distribusi keagenan atas dukungan dalam pencapaian kinerja BNI Life di tahun 2016, Senin (15/5) di Jakarta. “Penghargaan ini merupakan langkah awal dari terus majunya divisi agensi BNI Life sebagai perusahaan asuransi terpercaya dengan layanan prima kepada nasabahnya,” kata Wakil Direktur Utama BNI Life Geger Maulana di Jakarta. Adapun Agent Of The Year BNI Life ini diraih oleh Steven Djunaidi dan Leader of the year BNI Life diperoleh Kevin Djunaidi.

Kompas – 18/05/2017, Hal. 21

(Berita Photo) Hanwa Life Perkenalkan Hanwa Financial dan Hanwa Health Protection

Media Asuransi – Edisi Mei 2017, Hal. 48

(Berita Photo) Peresmian Layanan Taspen Life di Bali

Media Asuransi – Edisi Mei 2017, Hal. 50

(Berita Photo) Edukasi Pengetahuan Industri Asuransi Umum

Bisnis Indonesia – 18/05/2017, Hal. 22

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.335

IHSG

5.628,74

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

 

DOWNLOAD PDF