AAJI Daily News - 21 Februari 2017


Tanggal terbit (21 / 02 / 2017)

HEADLINE NEWS

  1. Industri Asuransi Ngarep Ada Lembaga Penjamin Polis
  2. Pemasar Asuransi Jiwa Mencapai 543.192 Orang
  3. Modern Syariah Insurance Expert
  4. BNI Life Targetkan Dana Kelola Capai Rp18 Triliun
  5. FWD Perluas Jangkauan Bisnis di Kepulauan Riau
  6. Asuransi Jiwa Perbesar Porsi Dan di Saham
  7. Produk Asuransi Kesehatan Prudential Teranyar
  8. Prudential Luncurkan PRUprime Healthcare
  9. Baru Terbentuk, AJB Yakin Premi Bisnis Baru Tumbuh 25%
  10. PT AJB Targetkan Pertumbuhan Premi 25 Persen pada 2017
  11. (Berita Photo) Pembukaan Kantor Pemasaran
  12. (Berita Photo) Peluncuran Asuransi Jiwa Bumiputera
  13. OJK Siap Perkuat Peran Lembaga Jasa Keuangan Khusus

 

MENGENAI AAJI

Industri Asuransi Ngarep Ada Lembaga Penjamin Polis

Lembaga penjaminan di sektor asuransi seperti Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dianggap perlu dibentuk. Pasalnya, dengan adanya kasus seperti penyelamatan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maka bukan tak  mungkin nasabah asuransi dirugikan.”Memang wacana Lembaga Penjamin Polis (LPP) yang persis seperti LPS di sektor perbankan sudah sering dibahas dari zaman Bapepam - LK dulu, cuma belum kunjung terealisasi,” ujar Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim, beberapa waktu lalu. Ia juga mengatakan, bahkan sampai sekarang pembicaraan itu masih berlanjut antara Kementerian Keuangan, OJK, LPS, dan DPR. Menurut dia, lembaga ini penting karena cukup positif untuk mendongkrak kepercayaan publik terhadap industri asuransi.”Jadi harapan kami, industri ini harus punya LPP karena jika ada LPP kepercayaan masyarakat terhadap industri ini akan tinggi,” harap Hendrisman.

Rakyat Merdeka – 21/02/2017, Hal. 18

Narasumber :

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum AAJI

Pemasar Asuransi Jiwa Mencapai 543.192 Orang

Industri asuransi jiwa masih berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif di 2016. Makin banyaknya tenaga pemasar yang bekerja di sektor ini menjadi salah satu faktor pendorongnya. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menyebut, hingga tutup tahun kemarin, jumlah tenaga pekerja pemasar di sektor industri ini mencapai 543.192 orang. "Naik 6% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 512.657 orang," kata Togar belum lama ini. Jalur keagenan masih jadi yang paling besar menyumbang tenaga pemasar di industri asuransi jiwa yang mencapai 493.264 orang. Total jumlah agen sepanjang tahun lalu mengalami kenaikan sebesar 4,8% dibanding posisi akhir 2015.

Wartakota – 21/02/2017, Hal. 10

Narasumber:

  • Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Modern Syariah Insurance Expert

Sistem asuransi berbasis syariah berkembang pesat di Indonesia. Asosiasi asuransi syariah mampu tumbuh 15%-20% pada 2017. Produk-produk asuransi syariah pun mengalami pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Sun Life Financial Indonesia (Sun Life), salah satu perusahaan yang sangat menjanjikan. Sun Life Financial Indonesia (Sun Life), salah satu perusahaan asuransi yang berbasis di kanada, menawarkan konsep syariah dengan positioning yang berbeda. Mengusung Modern Syariah Insurance Expert, Sun Life menawarkan model bisnis dengan kaidah syariah yang menguntungkan melalui tujuh keistimewaan dengan sistem jalur keagenan yang adil, transparan, dan universal yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Koran Sindo – 21/02/2017, Hal. 5

BNI Life Targetkan Dana Kelola Capai Rp18 Triliun

PT BNI Life menargetkan dapat mencapai dana kelola mencapai Rp 18 triliun pada 2017. Geger N. Maulana, Wakil Direktur PT BNI Life mengatakan total dana kelola  tersebut  dari  porfolio  untuk  produk unit- linked sekitar Rp 7 triliun- Rp 8 triliun, tradisional senilai Rp 4 trliun-Rp 5 triliun, dan sisanya dari modal mandiri Rp 5 triliun. Dia menargetkan dapat melakukan return investasi di atas benchmarking, secara umum untuk investasi saham sebesar 3%-5% di atas indeks IHSG dan untuk investasi bond sebesar Rp 1%-2% di atas IBPA. “Sebagian besar instrumen investasi ditempatkan pada pada bond dan mutual fund bisa saham, campuran, atau money market,” kata Geger kepada Bisnis

Bisnis.com - 20/02/2017 http://finansial.bisnis.com/read/20170220/215/630237/bni-life-targetkan-dana-kelola-capai-rp18-triliu

FWD Perluas Jangkauan Bisnis di Kepulauan Riau

PT FWD  Life Indonesia,  asuransi  jiwa  berbasis  digital,  resmi   membuka   kantor   pemasaran   ke-8   di kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Langkah ini merupakan komitmen FWD Life dalam memperluas jangkauan pasar asuransi di wilayah Indonesia Bagian Barat setelah sebelumnya FWD Life telah hadir di Medan, Sumatera Utara dan Palembang.  Batam  merupakan  kawasan  strategis  untuk  mendukung FWD Life dalam menjaring semakin banyak masyarakat sehingga dapat menopang bisnis perusahaan terutama penetrasi akan produk dan layanan serta meningkatkan jumlah agen FWD Life. Presiden Direktur FWD Life, Rudi Kamdani dalam rilisnya mengatakan, FWD Life telah mencatat pertumbuhan bisnis yang positif sejak pertama berdiri pada tahun 2014 sehingga memicu kebutuhan perusahaan untuk terus melakukan ekspansi di beberapa kota besar, salah satunya Batam.

Tribunnews.com - 19/02/2017 http://www.tribunnews.com/bisnis/2017/02/19/fwd-perluas-jangkauan-bisnis-di-kepulauan-riau

Asuransi Jiwa Perbesar Porsi Dana di Saham

Pasar modal bergairah, sejumlah perusahaan asuransi jiwa akan menambah porsi investasi di instrumen saham. Peningkatan investasi akan dilakukan secara konservatif. Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo mengatakan, tahun ini industri asuransi jiwa dihadapkan sejumlah tantangan. Seperti kewajiban investasi di surat utang negara (SUN) dengan porsi minimal 30% dari total investasi. Padahal, harga obligasi pemerintah saat ini ma hal. Akibatnya, imbal hasil investasi bakal tergerus. Selain kewajiban investasi di SUN, perusahaan asuransi juga terimbas tren bunga rendah. Akibatnya jika banyak menempatkan dana di deposito kinerja investasi bakal tertekan. Karena itu investasi di saham akan jadi pilihan. "Termasuk berinvestasi di reksadana underlying saham," kata dia. Saat ini porsi investasi Jiwasraya di saham mencapai 11%.

Harian Kontan – 21/02/2017, Hal. 24

Produk Asuransi Kesehatan Prudential Teranyar

PT Prudential Life Assurance melengkapi produk baru di awal 2017 dengan produk PRUprime healthcare. Produk ini untuk memperkuat amunisi dalam berbisnis asuransi kesehatan. Presiden Direktur Prudential Jens Reisch mengatakan produk anyar ini memiliki sejumlah inovasi yang belum ada sebelumnya. Diantaranya ? tur PRUprime limit booster yang menawarkan sejumlah dana tambahan hingga Rp 35 miliar bila batas manfaat tahunan telah habis terpakai. Selain itu, ada juga ? tur no claim bonus berupa penambahan 10% dari batas manfaat tahunan jika tak ada klaim yang dilakukan selama satu tahun polis berjalan. Jens melanjutkan, produk ini mengakomodir kebutuhan nasabah menjalani perawatan di berbagai belahan dunia, kecuali Amerika Serikat. "Sementara pengobatan di Indonesia, Malaysia, dan Singapura juga menggunakan sistem cashless untuk kemudahan bertransaksi," kata dia.

Harian Kontan – 21/02/2017, Hal. 24

Prudential Luncurkan PRUprime Healthcare

PT Prudential Life Assurance melengkapi jajaran produk pada awal 2017. Perusahaan asuransi jiwa ini merilis produk PRUprime healthcare untuk memperkuat amunisi dalam bisnis asuransi kesehatan. Presiden Direktur Prudential Jens Reisch mengatakan, produk anyar ini memiliki sejumlah inovasi yang belum ada sebelumnya. Di antaranya fitur PRUprime limit booster yang menawarkan sejumlah dana tambahan hingga Rp 35 miliar, jika seluruh batas manfaat tahunan telah habis terpakai. Selain itu, ada juga fitur no claim bonus berupa penambahan 10% dari batas manfaat tahunan, jika tak ada klaim yang dilakukan selama satu tahun polis berjalan. Menurut Jens, produk ini juga bisa mengakomodir kebutuhan nasabah untuk menjalani perawatan di berbagai belahan dunia, kecuali Amerika Serikat.

Kontan.co.id - 20/02/2017 http://keuangan.kontan.co.id/news/prudential-luncurkan-pruprime-healthcare

Baru Terbentuk, AJB Yakin Premi Bisnis Baru Tumbuh 25%

Manajemen PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) menargetkan pertumbuhan premi bisnis baru sebesar 20-25% dari perolehan pada 2016 sebesar Rp1,2 triliun, saat masih di bawah bendera Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB). Hal itu melihat potensi yang ada di Bumiputera dan strategi yang ditetapkan manajemen. “Prioritas utama kami meningkatkan etos kerja dan kompetensi karyawan. Kami juga memperkuat proses bisnis dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan agen serta memastikan 25.000 agen Bumiputera tetap produktif,” ujar Direktur Utama PT AJB WiroyoKarsono dalam keterangan tertulisnya kemarin. Wiroyo optimistis, dalam waktu 2-3 tahun ke depan, Bumiputera bisa kembali masuk 10 besar perusahaan asuransi di Indonesia. Dia menjelaskan, strategi jangka pendek untuk merealisasikan target masuk 10 besar itu adalah dengan meluncurkan produk baru dan cross sell kepada 6,5 juta pemegang polis AJBB.

Suara Pembaruan – 20/02/2017, Hal. 10

PT AJB Targetkan Pertumbuhan Premi 25 Persen pada 2017

Manajemen PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) optimistis kinerja perseroan dapat tumbuh pesat meskipun baru terbentuk. Bahkan, pada 2017, PT AJB menargetkan pertumbuhan premi bisnis baru sebesar 20 – 25 persen dari perolehan 2016 yang sebesar Rp 1,2 triliun, saat masih di bawah bendera Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB). Optimisme tersebut didasarkan pada besarnya potensi perseroan dan strategi yang akan diterapkan manajemen. “Prioritas utama kami meningkatkan etos kerja dan kompetensi karyawan. Kami juga memperkuat proses bisnis dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan agen, serta memastikan 25.000 agen Bumiputera tetap produktif,” tutur Direktur Utama PT AJB Wiroyo Karsono dalam keterangan resmi di Jakarta. PT AJB resmi diluncurkan di Jakarta pada 12 Februari 2017 bertepatan dengan peringatan 105 tahun AJBB.

Kompas.com - 20/02/2017  http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/02/20/124519026/pt.ajb.targetkan.pertumbuhan.premi.25. persen.pada.2017

(Berita Photo) Pembukaan Kantor Pemasaran

Antarafoto.com - 19/02/2017 http://www.antarafoto.com/bisnis/v1487481301/pembukaan-kantor-pemasaran

(Berita Photo) Peluncuran Asuransi Jiwa Bumiputera 

Antarafoto.com - 18/02/2017 http://www.antarafoto.com/bisnis/v1487380201/peluncuran-asuransi-jiwa-bumiputera

 

EKONOMI MAKRO & REGULASI

OJK Siap Perkuat Peran Lembaga Jasa Keuangan Khusus

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal merilis tujuh aturan terkait dengan Lembaga Jasa Keuangan Khusus (LJKK). Hal ini diharapkan bisa mendorong perkembangan Industri Keuangan Non bank (IKNB) untuk memperbesar perannya di dalam industri keuangan secara keseluruhan. OJK menyiapkan tujuh aturan untuk melengkapi aturan yang sudah ada. Pada tahun 2016, OJK telah menerbitkan 19 POJK dari total 44 aturan yang dirilis. “Ini sebagai upaya menjaga stabilitas sistem keuangan,” ucap Kepala Eksekutif Pengawasan IKNB OJK, Firdaus Djaelani di Jakarta, Kamis, 16 Februari 2017. Penerbitan beberapa peraturan ini memiliki tiga fungsi yakni, pertama pengembangan dan penguatan Industri BPJS dan LJKK, kedua pemenuhan amanat undang-undang BPJS dan penjaminan, dan yang terakhir pemenuhan level of playing field terhadap industri lain.

Infobanknews.com - 16/02/2017

http://infobanknews.com/ojk-siap-perkuat-peran-lembaga-jasa-keuangan-khusus/2/

 

USD/IDR

13.347

IHSG

5.367,20

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF