AAJI Daily News - 23 Juni 2017


Tanggal terbit (23 / 06 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001

  1. BNI Life Incar Kenaikan 80%
  2. IKNB Butuh Instrumen Khusus

INDUSTRI ASURANSI JIWA

BNI Life Incar Kenaikan 80%

PT BNI Life Insurance manargetkan kontribusi bruto atau pendapatan premi dari unit syariah sepanjang 2017 bisa tumbuh sekitar 80% menjadi Rp 300 miliar pada tahun ini. Wakil Direktur Utama BNI Life Geger N Maulana mengatakan bahwa pertumbuhan kontribusi yang signifikan dari unit syariah diyakini dapat dicapai dengan upaya peningkatan kemitraan dengan perbankan untuk memasarkan produk asuransi jiwa syariah. “Kami optimistis bisnis kami tumbuh signifika yang didorong oleh peningkatan penjualan asuransi kesehatan, dan asuransi jiwa pembiayaan merabahah melalui kerja sama dengan BNI Syariah dan bank syariah lainnya,” kata Geger.

Bisnis Indonesia, 23/06/2017, Hal. 14

EKONOMI MAKRO DAN REGULASI

IKNB Butuh Instrumen Khusus

Otoritas Jasa Keuangan mendorong ketersediaan instrumen surat berharga negara yang dikhususkan bagi industri Keuangan nonbank untuk mendukung pemenuhan ketentuan batas minimum yang akan berakhir pada akhir 2017. Kepala Eksekutif Pengawas Industri Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (IKNB OJK) Firdaus Djaelani mengatakan telah menyampaikan usulan ketersediaan instrumen SBN khusus bagi IKNB kepada pemerintah, dalam hal ini ialah Kementerian Keuangan. Dia menilai adanya instrument khusus bagi IKNB diperlukan lantaran hingga saat ini masih ada beberapa perusahaan, khususnya perusahaan skala kecil, dengan porsi investasi SBN yang masih jauh di bawah batas minimum yang ditetapkan.

Bisnis Indonesia23/06/2017, Hal. 14

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.324

IHSG (per 20 Juni 2017)

5.829,71

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%


Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan

DOWNLOAD PDF