AAJI Daily News - 24 Juli 2017


Tanggal terbit (24 / 07 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001

  1. Capital Life Revisi Target
  2. Realisasi Baru Setengah
  3. Asuransi Jiwa Joint Venture Mendominasi
  4. Berita Foto : Allianz Ecoprak

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Capital Life Revisi Target

PT Capital Life Indonesia atau Capital Life berpeluang merevisi target pendapatan premi dari Rp 3 triliun menjadi Rp 5 triliun sepanjang 2017 setelah pada paruh waktu tahun ini mampu meraup Rp 2,4 triliun. “Kalau progres pertumbuhannya masih terus konsisten seperti saat ini sampai dengan akhir tahun, kemungkinan bisa kami kejar di angka Rp 5 triliun,” kata Presiden Direktur PT Capital Life Antony Japari. Antony menjelaskan, realisasi itu tidak terlepas dari upaya pemasaran produk anyar yang berbasis investasi atau unit-linked, Capital Proteksi Link. Produk unit-linked pertama perseroan yang diluncurkan pada Februari 2017 itu telah berkontribusi Rp 1,29 triliun pada pendapatan premi.

Bisnis Indonesia, 24/07/2017, Hal. 21

Wanaartha Life Raup Premi Rp 4,7 Triliun

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) meraup pendapatan premi Rp 4,7 triliun hingga semester pertama tahun ini. Presiden Direktr Wanaartha Life Yanes Y Matulatuwa mengatakan perolehan premi perseroan hingga juni 2017 meningkat 70% jika dibandingkan dengan capaian pada Juni 2016. “Peningkatan premi didorong oleh pertumbuhan jumlah agen dan produktivitas,” kata Yanes. Dia menuturkan, saluran Keagenan merupakan contributor utama terhadap pertumbuhan premi perseroan. Dari total perolehan premi, saluran Keagenan berkontribusi sekitar 90%, sedagkan sekitar 10% sisanya berasal dari saluran employee benefit bancassurance, dan saluran distribusi alternatif lainnya.

Bisnis Indonesia, 21/07/2017, Hal. 21

Realisasi Baru Setengah

Hingga pertengahan 2017, realisasi pemenuhan batas minimum investasi pada instrument surat berharga Negara (SBN) pada industri asuransi jiwa baru setengah dari ketentuan yang ditetapkan yaitu 30%. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan, penempatan investasi pada instrument SBN oleh asuransi jiwa hingga kuartal II/2017 mencapai 15%. Menurutnya, realisasi tersebut hanya naik tipis jika dibandingkan dengan capaian pada kuartal I/2017 yang telah mencapai 14,6%. “Memang hanya naik sedikit, tetapi para anggota terus berupaya memenuhi ketentuan yang ditetapkan,” kata Hendrisman.

Bisnis Indonesia, 24/07/2017, Hal. 21

Asuransi Jiwa Joint Venture Mendominasi

Perusahaan asuransi jiwa patungan masih merajai aset perasuransian di Indonesia. Dari 10 perusahaan asuransi jiwa dengna aset terbesar, enam diantaranya pemain asuransi patungan. Sejauh ini PT Prudential Life Assurane menjadi perusahaan asuransi jiwa dengan aset terbesar di Indonesia. Tahun 2016, aset perusahaan ini mencapai Rp 64,16 triliun, tumbuh 14,7% dibandingkan dengan tahun 2015. “Tahun 2016 menjadi tahun kuat bagi Prudential seiiring kepercayaan nasabah,” kata Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential akhir pekan lalu. Posisi kedua ditempat PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia dengan nilai aset Rp 39,71 triliun. Menyusul PT Asuransi Jiwasraya dengan nilai aset Rp 38,63 triliun.

Kontan, 24/07/2017, Hal. 24

Berita Foto : Allianz Ecopark

Bisnis Indonesia, 24/07/2017, Hal. 8

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.351

IHSG (per 21 Juli 2017)

5.765,42

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%


Sumber Kontan.com , Bi Rate

 

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan

DOWNLOAD PDF