AAJI Daily News - 27 November 2017


Tanggal terbit (27 / 11 / 2017)

 

FM-CC-AAJI-06-001

 

HEADLINE NEWS

 

  1. Efisiensi Dulu, Pacu Pemasaran Kemudian
  2. Unitlink Tetap Jadi Tumpuan Bisnis Asuransi
  3. Berita Foto : Gaya Hidup Sehat
  4. BNI Life Fokuskan Unit-Linked
  5. Berita Foto : Lomba Lari Astra Life
  6. Oktober, BNI Life Bukukan Premi Rp 4,7 Triliun
  7. Merger Nasre dan Indonesia Re Molor
  8. Berita Foto : Promosi Gaya Hidup Sehat

 

INDUSTRI ASURANSI JIWA

 

Efisiensi Dulu, Pacu Pemasaran Kemudian

Namun, sebuah pertanyaan besar langsung dihadapkan pada proses transformasi ini: apakah digitalisasi mampu meningkatkan penetrasi lebih cepat dari sebelumnya? IDC, dalam publikasi bertajuk Futurescapes: Dawn of The DX Economy, Indonesia in 2020: Version 2.0 or 1.5? memperkirakan belanja di sektor information and communication technology (ICT) dapat menembus angka Rp 293 triliun. Realisasi belanja di bidang tersebut akan terus meningkat hingga diproyeksikan mencapai Rp 394 triliun pada 2020.

Bisnis Indonesia –25/11/2017 , Hal. 4

 

Unitlink Tetap Jadi Tumpuan Bisnis Asuransi

Perusahaan asuransi jiwa kian gesit mengembangkan produk unitlink di tahun depan. Prospek yang semakin cerah menjadi salah satu alasannya. Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indonesia Shierly Ge mengatakan, pihaknya optimistis produk asuransi berbalut investasi miliknya bisa semakin digemari oleh nasabah. Sampai kuartal ketiga 2017 misalnya, dari total premi Sun Life Rp 2,17 triliun, produk unitlink mendominasi dengan kontribusi 80%. Sisanya berasal dari produk asuransi tradisional 20%.

Kontan –25/11/2017 , Hal. 11

 

Berita Foto : Gaya Hidup Sehat

Bisnis Indonesia –25/11/2017 , Hal. 21

 

 

BNI Life Fokuskan Unit-Linked

PT BNI Life Insurance akan memfokuskan pengembangan jenis produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked dalam rencana bisnisnya tahun depan. Plt. Direktur Utama BNI Life Geger N. Maulana mengatakan, pengembangan produk unit-linked tahun depan diutamakan lebih mengarah ke produk yang bersifat reguler premium.

Bisnis Indonesia – 27/11/2017 , Hal. 21

 

Berita Foto : Lomba Lari Astra Life

Bisnis Indonesia –27/11/2017 , Hal. 22

 

Oktober, BNI Life Bukukan Premi Rp 4,7 Triliun

PT BNI Life Insurance (BNI Life) membukukan pendapatan premi mencapai Rp 4,7 triliun sampai Oktober 2017. Hingga akhir tahun ini, perseroan memperkirakan pendapatan premi mencapai 90% dari target yang ditetapkan. Pelaksana Tugas Direktur Utama BNI Life Geger Maulana menjelaskan, kebutuhan nasabah terhadap produk-produk asuransi jiwa umumnya akan meningkat menjelang akhir tahun. Dengan demikian, penghimpunan premi yang juga akan meningkat.Tahun ini, perseroan memproyeksikan pendapatan premi tumbuh 40-50% dan tahun depan sekitar 35-40%.

Investor Daily – 27/11/2017 , Hal. 23

 

Merger Nasre dan Indonesia Re Molor

Proses penggabungan usaha alias merger dua perusahaan reasuransi yakni PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) dengan PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasre) terus berlangsung. Namun, rencana merger tersebut tak bisa tuntas tahun ini. Direktur Utama Indonesia Re Frans Sahusilawane menyebut, berdasarkan roadmap, Nasre mestinya bergabung ke Indonesia Re pada tahun ini. Dia mengakui, ada kendala yang masih dihadapi dalam rencan merger itu.

Kontan – 27/11/2017 , Hal. 24

 

Berita Foto : Promosi Gaya Hidup Sehat

Kontan –27/11/2017 , Hal. 24

 

INFORMASI KEUANGAN

 

USD/IDR

13.504

IHSG (per 24 November 2017)

6.067,14

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

 

 

Sumber Kotan.com

 

Sumber Media:

Kontan, Bisnis Indonesia, Investor Daily

DOWNLOAD PDF