AAJI Daily News - 28 Agustus 2018


Tanggal terbit (28 / 08 / 2018)

FM-CC-AAJI-06-001

Selasa, 28 Agustus 2018

HEADLINE NEWS

  1. Bisnis Asuransi Jiwa Menyusut
  2. Pendapatan Asuransi Jiwa Rp 89,73 Triliun
  3. Awal Tahun Investasi Kurang Bergairah
  4. Industri Asuransi Optimistis
  5. Total Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik 5,5%
  6. Manulife Luncurkan Aplikasi MiFathiya
  7. Asuransi Jiwa Bukukan Premi Rp 93,58 Triliun
  8. Investasi Asuransi Jiwa Lesu
  9. Berita Foto: Bisnis Indonesia Financial Award 2018 “Mereka yang Terbaik”
  10. Berita Foto: Pendapatan Industri Asuransi Jiwa

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Bisnis Asuransi Jiwa Menyusut

Industri asuransi jiwa didalam Negeri menghadapi tantangan beruntun seiirng dengan tren penyusutan jumlah nasabah tertanggung dan merosotnya kinerja. Data kinerja semester I/2018 yang dirilis Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia pada tanggal 27 Agustus 2018 menunjukkan, jumlah nasabah tertanggung turun hingga 9% secara year on year  (yoy), dari 58,51 juta jiwa pada semester I/2017 menjadi 53,27 juta jiwa pada semester I/2018.

Bisnis Indonesia – 28/08/2018, Hal. 1

Pendapatan Asuransi Jiwa Rp 89,73 Triliun

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan total pendapat industri asuransi jiwa nasional pada kuartal II 2018 sebesar Rp.89,73 triliun. Capaian tersebut turun 22,9 persen bila dibandingkan dengan pendapatan  kuartal II 2017 yakni RP 116,35 triliun.

Haluan Padanng – 28/08/2018, Hal. 1

Awal Tahun Investasi Kurang Bergairah

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan, sejak awal tahun kondisi investasi memang kurang bergairah, tercermin dari Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) yang selalu berfluktuatif cenderung turun. Dari kondisi tersebut membawa dampak pada industri asuransi jiwa dengan catatan total pendapatan (income) menurun hanya Rp 89,73 triliun di kuartal II-2018, dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 116,36 triliun, atau mengalami penurunan sebesar 22,9%, menurut Hendrisman saat jumpa pers.

Waspada Sumut – 28/08/2018, Hal. B4

Industri Asuransi Optimistis

Kondisi pasar modal yang melambat sejak awal tahun ini berdampak terhadap imbal hasil investasi industri asuransi jiwa. Adapun di industri asuransi umum, lini bisnis asuransi kendaraan bermotor dan harta benda tetap dominan. Pelaku industri asuransi jiwa dan asuransi umum optimistis akan tumbuh positif hingga akhir tahun. Premi industri asuransi jiwa tumbuh 5,5 persen, sedangkan industri asuransi umum tumbuh 11 persen dalam setahun.

Kompas – 28/08/2018 , Hal. 16

Total Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik 5,5%

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada kuartal II/2018 mencatat total pendapatan premi industri mencapai RP 93,58 triliun atau naik 5,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 88,66 triliun. Pertumbuhan total pendapatan premi didorong oleh meningkatknya pendapatan premi dari saluran distribusi bancassurance yang meningkat sebesar Rp 9,5% dan berkontribusi sebesar 44,9%.

Seputar Indonesia – 28/08/2018, Hal. 19

Manulife Luncurkan Aplikasi MiFathiya

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia meluncurkan aplikasi MiFathiya yang ditujukan kepada tenaga pemasar atau sahabat Fatayat, untuk mendukung kegiatan produktivitas mereka dalam menyediakan layanan asuransi mikro digital syariah. Peluncuran ini merupakan wujud komitmen yang berkelanjutan dari kemitraan dengan Fatayat NU yang telah merilis asuransi Fathiya Mikro Sejahtera pada April lalu.

Investor Daily – 28/08/2018 , Hal. 23

Asuransi Jiwa Bukukan Premi Rp 93,58 Triliun

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan premi industri asuransi jiwa pada semester pertama tahun ini mencapai Rp 93,58 triliun, tumbuh 5,5% secara tahunan (year on year/yoy). Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim mengatakan, total pendapatan premi tersebut disumbang oleh pertumbuhan premi bisnis bary yang meningkat 7,4% (yoy) menjadi Rp 59,85 triliun. Kemudian, premi lanjutan yang diperoleh sebesar Rp 33,73 triliun, atau tumbuh 2,4% (yoy).

Investor Daily – 28/08/2018, Hal. 23

Investasi Asuransi Jiwa Lesu

Total pendapatan industri asuransi jiwa mengalami penurunan sepanjang kuartal II 2018. Anjloknya hasil investasi perusahaan menjadi biang keladi penurunan pendapatan asuransi jiwa di awal tahun ini. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), sampai dengan Juni 2018, industri asuransi jiwa mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 89,73 triliun turun 22,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 116,35 triliun.

Kontan – 28/08/2018, Hal. 24

Berita Foto: Bisnis Indonesia Financial Award 2018 “Mereka yang Terbaik”

Bisnis Indonesia – 28/08/2018, Hal. 19

Berita Foto: Pendapatan Industri Asuransi Jiwa

Bisnis Indonesia – 28/08/2018, Hal. 23

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14,655

IHSG (per 28 Agustus 2018)

6.072

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

 

 

 

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Kontan, Bisnis Indonesia, Investor Daily

 

                                          

DOWNLOAD PDF