AAJI Daily News - 3 Februari 2017


Tanggal terbit (03 / 02 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. Zurich Topas Rillis Proteksi Kesehatan
  2. Zurich Hadirkan Rider dengan Limit Tahunan Rp 10 Miliar
  3. Zurich Topas Life Luncurkan Rider Proteksi Kesehatan
  4. Target 2016 Tercapai
  5. Premi Indonesia Re Meningkat 50%
  6. Jiwasraya Targetkan Laba Rp 1,5T
  7. PT Jiwasraya Incar Pendapatan Premi 2017 Tembus Rp20 Triliun
  8. Sequis Life Bukukan Premi Rp 3,17 Triliun
  9. AXA Life Hadirkan Klik Proteksi
  10. Adhie Massardi Cs Ancam Somasi Eks Komisaris Bumiputera
  11. (Berita Photo) Incar Kenaikan Premi di 2017 Sebesar Rp 20 Triliun
  12. (Berita Photo) Peluncuran Reksa Dana Berbasis SBN

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Zurich Topas Rillis Proteksi Kesehatan

PT Zurich Topas Life meluncurkan produk asuransi tambahan berupa perlindungan kesehatan yaitu Zurich H&S Plus untuk memenuhi peningkatan permintaan nasabah terhadap proteksi kesehatan. Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber mengatakan asuransi tambahan atau rider Zurich H&S plus dipasarkan bersama dengan produk asuransi jiwa berbalut investasi (unit-linked) yaitu Mahacita Protection dan Prestigio. “Meskipun pertumbuhan asuransi kesehatan di Indonesia masih berada dalam tahap dini, masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya asuransi untuk perlindungan diri sendiri maupun keluarga. Hal ini ditandai dengan peningkatan minat terhadap produk asuransi, termasuk asuransi kesehatan,” kata Peter.

Bisnis Indonesia – 03/02/2017, Hal. 21

Zurich Hadirkan Rider dengan Limit Tahunan Rp 10 Miliar

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama 10 tahun terakhir rata-rata biaya kesehatan di Indonesia meningkat sebesar 36% per tahun, dimana angka ini lebih tinggi daripada tingkat inflasi negara secara umum. Hal  ini  didorong  oleh  kesadaran  masyarakat  Indonesia  akan  proteksi  kesehatan  yang  dinilai  semakin meningkat. Sementara berdasarkan survei nasabah Zurich Topas Life tahun 2015-2016, terdapat peningkatan permintaan nasabah akan pilihan proteksi kesehatan yang lebih luas. “Meskipun pertumbuhan asuransi kesehatan di Indonesia masih berada dalam tahap dini, masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya asuransi  untuk  perlindungan  diri  sendiri  maupun  keluarga.  Hal  ini  ditandai  dengan  peningkatan  minat terhadap produk asuransi, termasuk asuransi kesehatan,” ucap Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber  di  Jakarta, Kamis  (2/2/2017). Menurutnya,  berdasarkan   riset  terbaru  perusahaan,  didapatkan   bahwa nasabah membutuhkan proteksi kesehatan dengan cakupan yang lebih luas seiring meningkatnya biaya medis. Hal ini sejalan dengan data yang diungkapkan WHO diatas.

Investor Daily – 03/02/2017, Hal. 23

Zurich Topas Life Luncurkan Rider Proteksi Kesehatan

PT Zurich Topas Life meluncurkan produk asuransi tambahan berupa perlindungan kesehatan yaitu Zurich H&S Plus untuk memenuhi peningkatan permintaan nasabah terhadap proteksi kesehatan. Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber mengatakan asuransi tambahan atau rider Zurich H&S plus dipasarkan bersama dengan produk asuransi jiwa berbalut investasi (unit-linked) yaitu Mahacita Protection dan Prestigio. “Meskipun pertumbuhan asuransi kesehatan di Indonesia masih berada dalam tahap dini, masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya asuransi untuk perlindungan diri sendiri maupun keluarga. Hal ini ditandai dengan peningkatan minat terhadap produk asuransi, termasuk asuransi kesehatan,” kata Peter, Kamis (2/2). Dia mengungkapkan, peluncuran asuransi tambahan yang memberikan proteksi kesehatan dilakukan lantaran survei yang dilakukan Zurich Topas Life kepada nasabah selama periode 2015-2016 menunjukkan peningkatan permintaan nasabah akan pilihan proteksi kesehatan yang lebih luas.

Bisnis.com - 02/02/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170202/215/625365/zurich-topas-life-luncurkan-rider-proteksi- kesehatan

Berita Serupa :

-            Wartaekonomi.co.id - 02/02/2017 ZTL: Nasabah Asuransi Butuh Proteksi Lebih Luas

http://wartaekonomi.co.id/read129381/ztl-nasabah-asuransi-butuh-proteksi-lebih-luas.html

Target 2016 Tercapai

PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) merupakan salah satu perusahaan asuransi yang pendapatan preminya melesat sepanjang tahun lalu. Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono mengatakan perusahaan membukukan pendapatan premi Rp385 miliar, atau melampaui target yang awal yang ditetapkan sebesar Rp180 miliar. Dia menuturkan, pertumbuhan premi yang signifikan didorong oleh meningkatnya minat pasar terhadap produk asuransi jiwa kumpulan yang dipasarkan Taspen Life. Menurutnya, segmen kumpulan masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total pendapatan premi, sedangkan kontribusi premi dari segmen individu masih cenderung rendah. “Dari total premi Rp385 miliar, kontribusi dari segmen ritel atau individu baru sekitar Rp500 juta, sedangkan sisanya masih dikuasai oleh segmen kumpulan,” kata Maryoso kepada Bisnis, Kamis (2/2).

Bisnis Indonesia – 03/02/2017, Hal. 21

Premi Indonesia Re Meningkat 50%

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re mencatatkan pertumbuhan premi reasuransi pada tahun lalu hingga 50% secara tahunan. Direktur Utama Indonesia Re Frans Y. Sahusilawane menjelaskan pada tahun lalu pihaknya berhasil merealisasikan pendapatan premi reasuransi senilai Rp4,7 triliun. Realisasi tersebut, jelasnya, tumbuh hingga 50% dibandingkan dengan pencapaian perusahaan pelat merah yang ditugaskan sebagai giant reinsurer nasional ini sepanjang 2015. “Pencapaian ini melanjutkan tren pertumbuhan tinggi perseroan dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2015 preminya tumbuh 56% dan 2014 tumbuh 26%,” ungkapnya saat ditemui Bisnis, Kamis (2/2). Frans mengungkapkan premi konsolidasi Indonesia Re, artinya meliputi pendapatan anak usaha, yakni PT Reasuransi Syariah Indonesia (ReIndo Syariah) dan PT Asuransi Asei Indonesia, pada 2016 tercatat sebesar Rp5,2 triliun. Realisasi itu pun tumbuh sebesar 34,64% secara tahunan.

Bisnis Indonesia – 03/02/2017, Hal. 21

Jiwasraya Targetkan Laba Rp 1,5T

PT Asurasnsi Jiwasraya (Persero) menargetkan membukukan laba bersih tahun ini mencapai Rp 1,5 triliun, tumbuh 15,38% dibandingkan tahun 2016 yang sekitar Rp 1,3 triliun (unaudited). Pertumbuhan laba tersebut didorong perolehan premi perseroan yang di targetkan naik dari Rp 17-18 triliun pada akhir tahun lalu menjadi Rp 20 triliun tahun ini. Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, menjelaskan, tahun lalu pihaknya membukukan perolehan premi Rp 17-18 triliun (unaudited), meningkat signifikan dibandingkan tahun 2015 sebesar 10,1 triliun. Laba bersih meningkat pada akhir tahun lalu juga meningkat dari Rp 1,07 triliun pada 2015 menjadi Rp 1,2-1,3 triliun.

Investor Daily – 03/02/2017, Hal. 23

PT Jiwasraya Incar Pendapatan Premi 2017 Tembus Rp20 Triliun

PT Asuransi Jiwasraya menargetkan untuk meningkatkan pendapatan premi sebesar Rp20 triliun. Direktur Utama PT Jiwasraya Hendrisman Rahim mengatakan hingga akhir tahun 2016, perusahaanya telah mencapai premi sebesar Rp 18 triliun, apabila dibandingkan di 2015 tercatat 10 triliun. Dia mengatakan pertumbuhan pendapatan premi tersebut akan ditopang melalui pemasaran dan juga produk asuransi jiwa yang dipasarkan melalui kerja sama dengan bank mitra. "Kita premi masih didominasi konvensional. Namun untuk profit belum diaudit belum bisa bilang tapi tampaknya lebih bagus. Tahun 2015 lalu kami punya laba Rp1,05 triliun, semoga tahun lalu bisa lebih bagus" ujar Hendrisman, Kamis (2/2/2017).

Bisnis.com - 02/02/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170202/215/625307/pt-jiwasraya-imcar-pendapatan-premi-2017- tembus-rp20-triliun

Sequis Life Bukukan Premi Rp 3,17 Triliun

PT Asuransi Jiwa Sequis Life mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif di 2016. Berdasarkan data kinerja year to date (unadited), Sequis Life mencatat total pendapatan premi bruto sebesar Rp 3,17 triliun, meningkat 10% dibanding tahun 2015. Total aset perseroan juga meningkat 9% sebesar Rp 16,79 triliun. Peningkatan juga terjadi pada profit sebesar 15% senilai Rp 82,75 miliar.

Investor Daily – 03/02/2017, Hal. 23

AXA Life Hadirkan Klik Proteksi

PT AXA Life Indonesia meluncurkan Klik Proteksi, yang merupakan layanan berbasis digital yang memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk mengatur sendiri manfaat perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.Yanti Parapat, Sales and Business Development Director AXA Life Indonesia mengatakan seiring meningkatnya arus informasi, masyarakat semakin sadar akan perlunya perlindungan asuransi yang saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Menurutnya, masyarakat sudah lebih mandiri dalam mencari informasi termasuk perlindungan yang tepat. Oleh karena itu, Klik Proteksi dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan perlindungan yang mudah dan tepat di era millenial. “Inovasi ini kami kembangkan untuk masyarakat Indonesia yang semakin terbiasa menggunakan teknologi dengan segala kelebihan dan kemudahannya,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (31/1/2017).

Rakyat Merdeka – 03/02/2017, Hal. 18

Adhie Massardi Cs Ancam Somasi Eks Komisaris Bumiputera

Pengelola Statuter (PS) Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) berencana melakukan somasi kepada sejumlah pihak yang kerap 'merecoki' upaya penyelamatan pemegang polis. "PS sudah menyiapkan tim hukum untuk mensomasi," kata PS AJBB Bidang SDM, Umum dan Komunikasi, Adhie Massardi, Rabu (1/2/2017). Adhie menjelaskan, somasi akan dilayangkan untuk mengingatkan bahwa pernyataan yang disampaikan pihak-pihak tersebut di media berdampak pidana bila terus dilanjutkan. Sementara, upaya PS yang ditunjuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menunaikan kewajiban AJBB terhadap 6,5 juta pemegang polis sudah berhasil dilakukan sehingga hak-hak para pemegang polis tersebut bisa terjamin. "Semua sudah sesuai aturan, sudah diuji, dan sudah diaplikasi. Untuk memulusukan penyelamatan pemegang polis harus berjalan tanpa gangguan," kata Adhie.

Rakyat Merdeka – 03/02/2017, Hal. 18

(Berita Photo) Incar Kenaikan Premi di 2017 Sebesar Rp 20 Triliun

Bisnis Indonesia – 03/02/2017, Hal. 21

(Berita Photo) Peluncuran Reksa Dana Berbasis SBN

Bisnis Indonesia – 03/02/2017, Hal. 13

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.351

IHSG

5.361,20

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF