AAJI Daily News - 3 Januari 2017


Tanggal terbit (03 / 01 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. Industri Asuransi Nasional Tumbuh Sepanjang 2016
  2. Industri Asuransi Indonesia Meningkat pada 2016
  3. Penyelamatan Bumiputera Belum Efektif
  4. Selamatkan Bumiputera, Evergreen Terbitkan Promisorry Note
  5. OJK Pastikan Penerbitan Saham Baru Evergreen Batal
  6. Nasional Re Bidik Rp 6 Triliun
  7. Premi Reasuransi, Nasional Re Incar Pertumbuhan 26%
  8. Porsi Premi Ditargetkan Tembus 25%
  9. (Berita Photo) Layanan Nasabah
  10. (Berita Photo) Perolehan Ekuitas Meningkat

MENGENAI AAJI

Industri Asuransi Nasional Tumbuh Sepanjang 2016

Industri asuransi nasional sepanjang 2016 mengalami pertumbuhan signifikan tercermin dari tingginya pendapatan asuransi jiwa, umum, maupun syariah yang mencapai Rp 158,65 triliun pada kuartal III 2016, meningkat 78,1 persen dibandingkan periode sama pada 2015. “Dari sisi investasi, industri asuransi mencapai Rp 386,18 triliun, meningkat 25,7 persen dari 2015 yang hanya mencapai Rp 307,29 triliun,” kata Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Hendrisman Rahim. Menurut Hendrisman, peningkatan pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya saluran distribusi bancassurance, produk asuransi yang di tawarkan melalui perbankan.

Republika – 02/01/2017, Hal. 14

Narasumber:

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI

Industri Asuransi Indonesia Meningkat pada 2016

Industri asuransi nasional sepanjang tahun 2016 mengalami pertumbuhan signifikan tercermin dari tingginya pendapatan asuransi jiwa, umum, maupun syariah yang mencapai Rp 158,65 triliun pada kuartal III-2016 atau meningkat 78,1 persen dibandingkan tahun 2015. "Dari sisi investasi, industri asuransi mencapai Rp 386,18 triliun meningkat 25,7 persen dari tahun 2015 yang hanya mencapai Rp 307,29 triliun," kata Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Hendrisman Rahim, di Jakarta, Sabtu. Menurut Hendrisman, peningkatan pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya saluran distribusi bancassurance, produk asuransi yang ditawarkan melalui layanan perbankan.

Beritasatu.com - 31/12/2016

http://www.beritasatu.com/asuransi/407269-industri-asuransi-indonesia-meningkat-pada-2016.html

Narasumber :

-            Hendrisman Rahim, Ketua Umum AAJI

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Penyelamatan Bumiputera Belum Efektif

Upaya penyelamatan PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera dengan melakukan restrukturisasi dinilai bukan langkah efektif. Penyebabnya, skema restrukturisasi yang sudah dibeberkan pengelola statuter AJB Bumiputera dianggap tidak transparan dan mengabaikan stake holders, atau dalam hal ini pemegang polis. Hal itu disampaikan pengamat asuransi Irvan Rahardjo saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (31/12). Menurut Irvan, yang dibutuhkan AJB Bumiputera sebenarnya regulasi yang jelas, relaksasi, direkasi yang paham karakter mutual, berintegritas, dan berkompetensi dalam mengelola perusahaan skala besar dengan kompleksitas masalah tinggi.

Media Indonesia – 02/01/2017, Hal. 18

Selamatkan Bumiputera, Evergreen Terbitkan Promisorry Note

PT Evergreen Invesco Tbk berencana menerbitkan promissory note senilai Rp 2-3 triliun pada Januari 2017. Surat sanggup bayar ini akan dibeli oleh pengusaha Erick Thohir yang berkomitmen akan menyelamatkan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani menjelaskan, pengelola statuter sebelumnya berencana menyelamatkan AJB Bumiputera 1912 menggunakan kendaraan Evergreen. Evergreen akan menerbitkan right issue dengan pembeli siaga (stand by buyer) adalah AJB Bumiputera 1912.

Investor Daily – 03/01/2017, Hal. 23

OJK Pastikan Penerbitan Saham Baru Evergreen Batal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan penerbitan saham baru alias rights issue PT Evergreen Invesco Tbk (GREN) untuk menyelamatkan PT AJB Bumiputera batal. Batalnya penerbitan saham baru Evergreen dikarenakan kelengkapan dokumen belum juga sampai ke OJK setelah 10 hari kerja. "Rights issue Evergreen sudah dianggap batal. Ketentuan POJK mengatakan bahwa apabila permintaan kelengkapan dokumen tidak disampaikan dalam 10 hari, maka pernyataan pendaftaran dinyatakan batal," jelas Kepala Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida di Gedung OJK, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016).

Detik.com - 30/12/2016

https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-3384515/ojk-pastikan-penerbitan-saham-baru-evergreen-batal

Berita Serupa:

  • Kontan.co.id - 31/12/2016 Erick Thohir Masuk Via Evergreen

http://keuangan.kontan.co.id/news/erick-thohir-masuk-via-evergreen?page=2

Nasional Re Bidik Rp 6 Triliun

PT Reasuransi Nasional Indonesia menargetkan bisa membukukan pendapatan premi Rp 6 triliun sepanjang 2017, atau tumbuh sekitar 26% jika dibandingkan dengan target 2016 sebesar Rp 4,75 triliun. Direktur Keuangan PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasional Re) Rusdianto mengatakan, untuk mencapai target pertumbuhan produksi perusahaan akan melakukan perluasan pangsa pasar guna menyerap lebih banyak potensi reasuransi di dalam negeri. “Selain itu, untuk meningkatkan produksi kami juga akan meningkatkan secondary services kepada mitra usaha baik bidang teknis maupun non teknis,” kata Rusdianto kepada Bisnis belum lama ini.

Bisnis Indonesia – 03/01/2017, Hal. 22

Premi Reasuransi, Nasional Re Incar Pertumbuhan 26%

PT Reasuransi Nasional Indonesia menargetkan bisa membukukan pendapatan premi Rp6 triliun sepanjang 2017 atau tumbuh sekitar 26% jika dibandingkan target premi pada 2016 yang mencapai Rp4,75 triliun. Direktur Keuangan PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasional Re) Rusdianto mengatakan untuk mengatakan untuk mencapai target pertumbuhan produksi pihaknya akan melakukan perluasan pangsa pasar untuk menyerap lebih banyak potensi reasuransi di dalam negeri.

Bisnis.com - 02/01/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170102/215/616007/premi-reasuransi-nasional-re-incar-pertumbuhan- 26

Porsi Premi Ditargetkan Tembus 25%

PT Sun Life Financial Indonesia menargetkan unit usaha syariah dapat mencatatkan premi atau kontribusi hingga 25% dari total produksi dari kanal distribusi keagenan pada 2017. Kepala Divisi Unit Bisnis Syariah PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) Srikandi Utami menjelaskan untuk merealisasikan hal itu pihaknya akan terus memperkuat kanal pemasaran tersebut. “Tahun 2017 rasio pencapaian syariah jadi 25% dari total produk yang dipasarkan distribusi keagenan,” ujarnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Bisnis Indonesia – 03/01/2017, Hal. 22

(Berita Photo) Layanan Nasabah

Media Indonesia – 02/01/2017, Hal. 18

(Berita Photo) Perolehan Ekuitas Meningkat

Bisnis Indonesia – 03/01/2017, Hal. 21

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.466

IHSG

5.257,65

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

 

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com,Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF