AAJI Daily News - 6 April 2017


Tanggal terbit (06 / 04 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. Asuransi Jiwa Makin Gereget Kejar Aset
  2. Hanwha Life Kejar Rp403 Miliar
  3. Hanwha Life Targetkan Premi Tumbuh 92%
  4. Hanwha Life Bidik Premi Tumbuh 93%
  5. OJK Minta Relife Perkuat Modal
  6. OJK Batasi Kegiatan Bisnis Relife
  7. Taspen Life Targetkan Aset Tumbuh 11%
  8. OJK Minta Asuransi Jiwa Recapital Tingkatkan Modalnya
  9. Empat Asuransi Jiwa Berencana Bentuk DPLK
  10. (SEREMONIA) Commonwealth Life Raih Kembali Digital Brand Of Year 2017
  11. (SEREMONIA) Bertabur Bintang di Panggung Commonwealth Life Starlight Awards Dinner 2017

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Asuransi Jiwa Makin Gereget Kejar Aset

Pelaku industri asuransi jiwa optimistis jumlah aset pada tahun ini dapat tumbuh signifikan seiring dengan berbagai pengembangan bisnis yang terus digeber. Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Maryoso Sumaryono mengatakan pada 2017, aset perusahaan ditargetkan bisa mencapai Rp3,3 triliun, atau tumbuh sekitar 11% jika dibandingkan dengan aset pada tahun lalu Rp2,97 triliun. “Pertumbuhan aset di tahun ini akan didorong oleh faktor pertumbuhan premi dan investasi,” kata Maryoso kepada Bisnis, Rabu (5/4). Dia menuturkan, sepanjang 2017 Taspen Life menargetkan pendapatan premi tumbuh 20% jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya Rp385 miliar. Pada tahun ini perseroan menargetkan imbal hasil investasi bisa mencapai kisaran 8% atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan imbal hasil invetasi pada tahun sebelumnya.

Bisnis Indonesia – 06/04/2017, Hal. 21

Hanwha Life Kejar Rp403 Miliar

PT Hanwha Life Insurance Indonesia menargetkan pendapatan premi Rp403 miliar pada tahun ini, atau tumbuh 93% jika dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya Rp209 miliar. Deputy Chief Agency Officer PT Hanwha Life Insurance Indonesia Marcello Twijsel mengatakan, kontribusi agensi dan grup diperkirakan masih mendominasi realisasi premi pada tahun ini. Menurutnya, kontribusi dari agensi dipatok Rp128 miliar, sedangkan dari group asuransi Rp250 miliar. “Kalau untuk bancassurance [target] Rp25 miliar, karena kami masih dalam proses penjajakan. Masih baru mulai masuk, jadi butuh waktu,” kata Marcello, Jakarta, Rabu (5/4). Guna mencapai target tersebut, pihaknya akan terus memacu perluasan dan juga penguatan jaringan salah satunya dengan menambah jumlah agen asuransi. Menurutnya, pertumbuhan kinerja keuangan tidak terlepas dari agen asuransi. Sampai saat ini Hanwha Life telah memiliki tenaga asuransi kurang lebih 3.100 orang. Adapun untuk menambah jaringan pemasaran, kata Marcello, perseroan menargetkan dapat meningkatkan jumlah agen menjadi 4.631 orang.

Bisnis Indonesia – 06/04/2017, Hal. 21

Hanwha Life Targetkan Premi Tumbuh 92%

Perusahaan Asuransi Jiwa Hanwha Life Insurance Indonesia memastikan proses rencana pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Indonesia tetap berjalan. Hanwha Life menargetkan rencana IPO ini dilaksanakan pada tahun 2020. Director Chief Bancassurance And Agency Officer Hanwha Life, Henry Januar menerangkan, saat ini sedang mengupayakan untuk dapat International Organization for Standardization (ISO) atau sertifikasi standar manajemen perusahaan. Selain itu, kata dia, Hanwha Life juga masih mengupayakan agar untuk profit atau untung. Karena, hal itu merupakan syarat dari perusahaan yang ingin melakukan IPO. Hingga saat ini, kata dia perusahaan masih merugi. "Sejauh ini planning kita masih berjalan. Dan tahun persyaratannya kan sampai 2019 itu bisa profit," ujar Henry di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Investor Daily – 06/04/2017, Hal. 23

Hanwha Life Bidik Premi Tumbuh 93%

Perusahaan asuransi jiwa yakin bisa membukukan pertumbuhan sepanjang tahun ini. PT Hanwha Life Insurance Indonesia, misalnya, merancang beberapa strategi untuk meraup premi Rp 403 miliar tahun ini atau naik 93% dari premi tahun lalu yang sebesar Rp 209 miliar. Pertama, Hanwha Life membuat program pelatihan Hanwa Financial Planner (HFP) bagi para tenaga pemasar. Kedua, Hanwha Life juga meluncurkan produk terbaru, yaitu Hanwha Health Protection (HHP). Produk ini menawarkan beragam manfaat yang unik bagi nasabah di dalam maupun luar negeri. Ketiga, Hanwha juga akan menambah jumlah agen. Saat ini, tenaga agensi Hanwha Life adalah sebanyak 3.300 agen. Tahun ini, target jumlah agen diharapkan mencapai 4.631. Peningkatan akan diimbangi dengan program pelatihan HFP.

Harian Kontan - 06/04/2017, Hal. 24

Berita Serupa :

http://keuangan.kontan.co.id/news/hanwha-life-bidik-premi-tumbuh-93-di-2017

  • Bisnis.com - 05/04/2017 Hanwha Life Indonesia Genjot Profit, Capai IPO 2020

http://finansial.bisnis.com/read/20170405/215/642956/hanwha-life-indonesia-genjot-profit-capai- ipo-2020

  • Bisnis.com - 05/04/ 2017 Hanwha Life Targetkan Jadi Top Ten Asuransi 2020

http://finansial.bisnis.com/read/20170405/215/642784/hanwha-life-targetkan-jadi-top-ten- asuransi-2020

  • Infobanknews.com - 05/04/2017 Genjot Agen, Hanwha Bidik Premi Rp403 Miliar

http://infobanknews.com/genjot-agen-hanwha-bidik-premi-rp403-miliar/2/

OJK Minta Relife Perkuat Modal

PT Asuransi Jiwa Recapital atau Relife mendapat perhatian khusus dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kesehatannya di bawah standar, terutama jika dilihat dari risk based capital (RBC) yang berada di bawah ketentuan 120%. Atas tingkat kesehatan yang rendah, OJK pun telah menyurati direksi dan komisaris Relife, di mana isi surat itu adalah sanksi pembatasan kegiatan usaha. Pembatasan kegiatan usaha tersebut terkait dengan upaya Relife yang tanpa hasil setelah OJK memberikan sanksi peringatan pertama dan terakhir. Bahkan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan final, diketahui bahwa rasio tingkat solvabilitas Relife minus 827,34% per 31 Desember 2015. Dikonfirmasi terkait permasalahan Relife, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad mengatakan, jika ada perusahaan asuransi dengan RBC di bawah standar, maka pihaknya akan melakukan pengawasan sesuai dengan yang berlaku.

Beritasatu.com - 05/04/2017

http://www.beritasatu.com/asuransi/423541-ojk-minta-relife-perkuat-modal.html

OJK Batasi Kegiatan Bisnis Relife

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah membatasi kegiatan bisnis salah satu usaha Recapital Grop, yakni PT Asuransi Jiwa Recapital (Relife) seiring rasio risk based capital atau rasio solvabilitas (RBC) yang dibawah ketentuan yakni di level 120%. Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Dumoli Pardede mengatakan, saat ini OJK masih memberikan waktu kepada Relife untuk meningkatkan permodalannya mencapai 120% seperti dalam peraturan OJK. "Kami berikan kesempatan untuk restrukturisasi permodalannya agar mencapai 120%," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas IKNB, Firdaus Djaelani mengatakan, OJK memberikan batas waktu tiga bulan kepada perusahaan tersebut bisa menguatkan permodalannya.

Beritasatu.com - 04/04/2017

http://www.beritasatu.com/asuransi/423210-ojk-batasi-kegiatan-bisnis-relife.html

Taspen Life Targetkan Aset Tumbuh 11%

Pelaku industri asuransi jiwa menargetkan pertumbuhan yang signifikan dari sisi aset seiring dengan adanya upaya pengembangan bisnis yang direalisasikan pada tahun ini. Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Maryoso Sumaryono mengatakan pada 2017, aset perusahaan ditargetkan bisa mencapai Rp3,3 triliun atau tumbuh sekitar 11% jika dibandingkan aset pada tahun lalu yaitu Rp2,97 triliun. “Pertumbuhan aset di tahun ini akan didorong oleh faktor pertumbuhan premi dan investasi,” kata Maryoso kepada Bisnis, Rabu (5/4/2017). Dikatakan, sepanjang 2017 Taspen Life menargetkan pendapatan premi bisa tumbuh 20% jika dibandingkan capaian tahun sebelumnya yaitu Rp385 miliar. Adapun, untuk hasil investasi, pada tahun ini perseroan menargetkan imbal hasil investasi bisa mencapai kisaran 8% atau lebih tinggi jika dibandingkan imbal hasil invetasi pada tahun sebelumnya. Pada 2016, jumlah investasi Taspen Life mencapai Rp2,7 triliun, imbal hasil investasi perusahaan berkisar Rp195 miliar atau sekitar 7%.

Bisnis.com - 06/04/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170406/215/643047/taspen-life-targetkan-aset-tumbuh-11

OJK Minta Asuransi Jiwa Recapital Tingkatkan Modalnya

PT Asuransi Jiwa Recapital (Relife) diminta regulator untuk segera meningkatkan permodalannya, mengingat risk based capital (RBC) yang dimilikinya di bawah ketentuan minimum 120 persen. Seiring tingkat kesehatan keuangan Relife yang rendah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melayangkan surat ke direksi dan komisaris perusahaan asuransi tersebut dengan sanksi pembatasan kegiatan usaha karena upaya tingkatkan modal belum berhasil. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, perusahaan asuransi dengan RBC di bawah standar maka OJK melakukan pengawasan yang berlaku dalam peraturan. "Ada SP (surat peringatan) satu, SP 2 dan lainnya, kalau tidak memenuhi aturan ada tahapan-tahapannya, mau mempailitkan pun ada aturannya," ujar Muliaman, Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Tribunnews.com - 06/04/2017

http://www.tribunnews.com/bisnis/2017/04/06/ojk-minta-asuransi-jiwa-recapital-tingkatkan-modalnya

Empat Asuransi Jiwa Berencana Bentuk DPLK

Empat perusahaan asuransi jiwa tengah menjajaki pembentukan Dana Pensiun Lembaga Keuangan. Wakil Ketua Perkumpulan - DPLK Nur Hasan Kurniawan menjelaskan empat perusahaan asuransi jiwa tersebut tengah mempersiapkan diri. Kendati begitu, dia belum bisa mengungkapkan nama perusahaan tersebut. Dua di antara asuransi itu, ujarnya, merupakan perusahaan patungan asing atau joint venture. “Sudah ada empat asuransi yang ingin bentuk [DPLK],” ungkapnya kepada Bisnis, Senin (3/4/2017). Nur Hasan menilai meningkatnya minat perusahaan asuransi jiwa untuk membentuk DPLK tidak terlepas dari besarnya potensi di salah satu sektor jasa keuangan non bank itu.

Bisnis.com - 04/04/2017

http://finansial.bisnis.com/read/20170404/215/642403/empat-asuransi-jiwa-berencana-bentuk-dplk

(SEREMONIA) Commonwealth Life Raih Kembali Digital Brand Of Year 2017

Commonwealth Life berhasil meraih infobank Digital Brand Of The Year 2017 dalam Digital Brand Institusi keuangan pada kategori unit link, Product Brand Investra Link. Penghargaan ini diterima Commonwealth life empat kali berturut-turut.

Kompas – 06/04/2016, Hal. 10

(SEREMONIA) Bertabur Bintang di Panggung Commonwealth Life Starlight Awards Dinner 2017

Vina Panduwinata, Andien, Afgan, dan meramaikan panggung Commonwealth Life Starlight Awards Dinner 2017 di Hotel Fairmont, Jakarta. Selasa. (4/4). Mengusung tema “The Colors of Indonesia”, perhelatan akbar tahunan ini didedikasikan kepada para agen berprestasi sekaligus menyambut 25 tahun Commonwealth Life hadir di tengah masyarakat Indonesia.

Kompas – 06/04/2016, Hal. 10

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.334

IHSG

5.648,31

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF