AAJI Daily News - 6 Januari 2017


Tanggal terbit (06 / 01 / 2017)

HEADLINE NEWS

 

FM-CC-AAJI-06-001

  1. Juni, Asuransi Wajib Sampaikan Rencana Single Presence Policy
  2. Tampung Dana Amnesti Pajak, BCA Life Luncurkan 12 Produk
  3. Kerja Sama Bancassurance BCA Syariah Dan PT Prudential Indonesia
  4. BCA Syariah Tingkatkan Pemasaran Bancassurance
  5. Cucu Usaha Beroperasi Februari
  6. Restrukturisasi Dipertanyakan
  7. Program Pesangon Diandalkan

MENGENAI AAJI

Juni, Asuransi Wajib Sampaikan Rencana Single Presence Policy

Direksi perusahaan asuransi dengan Pemegang Saham Pengendalian (PSP) yang terkena ketentuan Single Presence Police (SPP), diberikan batas waktu hingga Juni 2017 untuk menyampaikan rencana penyelesaian kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam peraturan OJK nomor 67, OJK menegaskan direksi wajib menyampaikan rencana tersebut paling lama enam bulan sejak peraturan itu diundangkan pada 28 Desember 2016. Secara terpisah Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengakui, hingga kini terdapat sejumlah anggota AAJI yang memiliki PSP yang belum menyelesaikan ketentuan SPP. Perusahaan tersebut antara lain asuransi AXA, Sinarmas, Dan Sequis Life.

Investor Daily – 06/01/2017, Hal. 23

Narasumber:

  • Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Tampung Dana Amnesti Pajak, BCA Life Luncurkan 12 Produk

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) menargetkan peluncuran 12 produk baru pada tahun ini. Perseroan siap mengejar nasabah program amnesti pajak yang menggunakan BCA sebagai bank presepsi. Direktur Penjualan BCA Life Honggo Djojo mengatakan, hingga 2016 pihaknya telah memiliki 11 produk asuransi. Untuk melengkapi itu, akan ada 12 produk baru yang akan di luncurkan guna memanjakan nasabah. Salah satu produk yang disiapkan adalah produk unitlink yang memberikan return selain proteksi. Produk ini rencananya diluncurkan pada April 2017 dan kini dalam proses perizinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Koran Sindo – 06/01/2016, Hal. 19

Kerja Sama Bancassurance BCA Syariah Dan PT Prudential Indonesia

Sebagai bentuk komitmen untuk menjadi bank syariah andalan dan pilihan masyarakat yang menghadirkan berbagai solusi perbankan bagi nasabah, PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menandatangani perjanjian kerjasama  dengan  PT   Prudential   Life   Assurance   (Prudential   Indonesia)   terkait   pemasaran produk bancassurance. Bertempat di Kantor Pusat BCA, Jakarta, Senin (28/11), penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut dilakukan oleh kedua belah pihak dimana pihak BCA Syariah diwakili oleh John Kosasih, Presiden Direktur BCA Syariah, dan pihak Prudential Indonesia diwakili oleh Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia. Turut hadir dan menyaksikan, Suwignyo Budiman, Direktur BCA.

Bisnis Indonesia – 06/01/2017, Hal. 7

BCA Syariah Tingkatkan Pemasaran Bancassurance

Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, produk maupun layanan yang berpedoman kepada hukum Islam memiliki nilai keunggulan tersendiri. Dunia perbankan pun sudah mengadaptasi hukum syariah Islam ke dalam produk maupun layanan perbankan. Salah satunya PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah). Sebagai bentuk komitmen menjadi bank syariah andalan dan pilihan masyarakat, BCA Syariah terus menghadirkan berbagai solusi perbankan bagi nasabah. Pada November 2016, BCA Syariah menandatangani perjanjian kerjasama  dengan  PT   Prudential   Life   Assurance   (Prudential   Indonesia)   terkait   pemasaran produk bancassurance. Perjanjian ini merupakan awal dari kerjasama BCA Syariah dengan Prudential Indonesia dalam hal pemasaran, distribusi, promosi, dan penjualan produk-produk bancassurance syariah di semua kantor cabang BCA Syariah. Diawali dengan produk PRUaman syariah. Produk asuransi jiwa pembiayaan syariah yang dirancang untuk kebutuhan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan nasabahnya dengan prosedur administrasi yang sederhana.

Kompas.com – 05/01/2016

http://biz.kompas.com/read/2017/01/05/220125228/bca.syariah.tingkatkan.pemasaran.bancassurance

Berita serupa:

  • Investor  Daily   06/01/2017Hal. 2 Komitmen  Bancassurance  BCA  Syariah  Dan  PT  Prudential Indonesia
  • Media indonesia – 06/01/2017, Hal. 3 Komitmen Bancassurance BCA Syariah Dan PT Prudential Indonesia

Cucu Usaha Beroperasi Februari

Pengelola Statuter Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) 1912 memperkirakan cucu usaha yang akan mengambil alih bisnis perusahaan yakni PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) akan mulai efektif menjalankan bisnisnya pada Februari 2017. Adhie Massardi, Pengelola Statuter bidang SDM, Umum, dan Komunikasi AJBB, menuturkan rencana operasional itu masih dalam rentang yang ditargetkan perusahaan. Dia mengatakan saat ini tengah berlangsung migrasi karyawan dari AJBB 1912 ke AJB. “Ini sedang migrasi, untuk kantor pusat sudah 120 fungsi dipindahkan, artinya sudah bisa running,” kata Adhie, Kamis (5/1). Dia mengatakan dari 3.200 karyawan AJBB, akan dipindahkan 1.200 karyawan ke AJB. Adapun seluruh agen berlisensi sebanyak 28.000 orang yang dimiliki perusahaan akan sepenuhnya berada di AJB mengingat AJBB tidak lagi menerbitkan polis.

Bisnis Indonesia – 06/01/2017, Hal. 21

Restrukturisasi Dipertanyakan

Restrukturisasi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) rupanya masih menyimpan misteri. Itu sebabnya, sejumlah pengurus kantor wilayah (kanwil) AJBB mempertanyakan legalitas pengurus statuter AJBB. Seorang pengurus Kanwil AJBB bercerita, sejak Rabu (4/1), pengelola statuter AJBB melakukan dialog dengan seluruh Kanwil AJBB. Hal ini merespon protes dari Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJBB ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penetapan tim statuter. Sebelumnya pada Oktober 2016, BPA mengirim surat ke OJK dan menyatakan tidak bertanggung jawab jika ada konsekuensi yang ditimbulkan dari kebijakan statuter. BPA tidak ada hubungan organisasi pengelola statuter. "Kami bertanya kepada pengelola statuter, apakah mereka legal? Tapi tim statuter tidak bisa menjelaskannya," ungkap salah satu pengurus Kanwil AJBB, kemarin. Bukan itu saja, sejumlah Kanwil AJBB juga mempertanyakan proses restrukturisasi yang sedang berjalan. Diantaranya skema masuknya pengusaha Erick Thohir dalam rencana restrukturisasi dan keraguan soal perjanjian- perjanjian yang tertuang dalam proses tersebut.

Harian Kontan – 06/01/2016, Hal. 24 Program Pesangon Diandalkan

Kalangan pengelola dana pensiun menilai progam kompensasi pesangon akan menjadi penopang pertumbuhan industri dana pensiun lembaga keuangan dalam tiga tahun ke depan. Kuntoro Andri P. VP Employee Benefit Business PT Asuransi Jiwa Sequis Financial, menuturkan program pensiun masih memerlukan upaya lebih untuk memperluas pasar. Dia mengatakan dalam tiga tahun ke depan Program Pensiun untuk Kompensasi Pesangon (PPUKP) akan menjadi idola bagi pelaku dana pensiun untuk dikembangkan. Hal ini mengingat PPUKP lebih mudah diterima oleh pengelola perusahaan karena memberi manfaat balik berupa efi siensi liabilitas. “PPUKP lebih (mudah diterima dan dijalankan perusahaan) karena berupa accounting vehicle. Sebagai tools efisiensiliability perusahaan,” katanya, Kamis (5/1).

Bisnis Indonesia – 06/01/2017, Hal. 21

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.337

IHSG

5.326, 28

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah

DOWNLOAD PDF