AAJI Daily News - 8 Maret 2017


Tanggal terbit (08 / 03 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. Asuransi Jiwa Genjot Investasi di SUN
  2. (Berita Photo) Pendapatan Asuransi Jiwa
  3. CAR Life Siapkan Produk Anyar
  4. Capital Life Tak Khawatirkan Kondisi Permodalan
  5. BRI Life Siapkan Produk Mikro
  6. BRI Life Bidik Aset Tumbuh 32,2% di 2017
  7. PRUprime Healthcare Diluncurkan

MENGENAI AAJI

Asuransi Jiwa Genjot Investasi di SUN

Industri asuransi jiwa memiliki pekerjaan rumah memenuhi kuota minimal penempatan investasi di surat utang negara (SUN). Secara rata-rata, porsi investasi asuransi jiwa di SUN masih jauh dari batas minimum. Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total dana investasi industri asuransi jiwa per akhir 2016 mencapai Rp 395,9 triliun, atau tumbuh 25,8%. Dari dana tersebut baru Rp 58 triliun atau setara 14,7% yang parkir di SUN. Padahal, OJK mewajibkan perusahaan asuransi jiwa menempatkan dana di SUN dengan porsi 20%. Ketua Bidang Regulasi dan Best Practices AAJI Maryoso Sumaryono bilang, porsi ini belum mencerminkan kemampuan seluruh perusahaan asuransi jiwa. Pasalnya, ada sejumlah perusahaan yang sudah memenuhi aturan. Meski begitu, Maryoso mengakui, masih ada beberapa pemain yang kesulitan. Terlebih bagi perusahaan yang portofolio bisnisnya didominasi produk asuransi tradisional.

Kontan.co.id - 07/03/2017

http://keuangan.kontan.co.id/news/asuransi-jiwa-genjot-investasi-di-sun

Narasumber :

-            Maryoso Sumaryono, Ketua Bidang Regulasi dan Best Practices AAJI

(Berita Photo) Pendapatan Asuransi Jiwa

Investor Daily – 08/03/2017, Hal. 23

INDUSTRI ASURANSI JIWA

CAR Life Siapkan Produk Anyar

PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya akan meluncurkan empat produk baru untuk mencapai target pertumbuhan premi 30% pada tahun ini. Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life) Antonius Probosanjoyo mengatakan keempat produk baru tersebut rencananya diterbitkan secara bertahap hingga menjelang akhir tahun ini. Menurutnya, keempat produk yang akan diluncurkan itu terdiri dari produk asuransi jiwa konvensional dan produk asuransi jiwa syariah. “Harapan kami sebenarnya di tahun ini bisa ada lebih dari empat produk baru yang diluncurkan, tetapi kami realistis mengingat peluncuran produk baru harus menunggu izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dan memenuhi segala persyaratan yang ditentukan,” kata Antonius, belum lama ini. Dia menuturkan, pada tahun ini fokus produk yang akan diluncurkan berbasis syariah. Hal itu dilakukan sesuai dengan dorongan dari OJK yang meminta pelaku industri asuransi untuk memperbesar pangsa pasar syariah.

Bisnis Indonesia – 08/03/2017, Hal. 21

Capital Life Tak Khawatirkan Kondisi Permodalan

PT Capital Life Indonesia optimistis mampu merealisasikan target pendapatan premi Rp3 triliun pada 2017 dengan kapasitas modal yang dimiliki perusahaan saat ini. Direktur Utama PT Capital Life Indonesia (Capital Life) Antony Japari mengatakan target pendapatan itu tumbuh sekitar 50% dibandingkan dengan realisasi sepanjang  2016  yang  mencapai  Rp2  triliun.  Menurutnya,  target  pada  tahun  ini  akan  dikejar  dengan meningkatkan pemasaran sejumlah produk asuransi anyar. Dia meyakini perusahaan mampu  merealisasikan rencana ekspansi tersebut di tengah      tingkat solvabilitas perusahaan atau risk based capital (RBC) yang mencapai 162,30%. “Masih bisa dengan kapasitas modal yang ada,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (6/3). Antony menjelaskan saat ini perusahaan gencar memasarkan salah satu produk baru, Capital Proteksi Link. Produk unit-linked pertama dari Capital Life itu dinilai prospektif. Kendati demikian, dia mengatakan upaya anak usaha dari PT Capital Financial Indonesia Tbk. (CASA) di sektor asuransi jiwa konvensional untuk meningkatkan pemasaran produk unit-linked tidak akan berpengaruh pada RBC. “Pemasaran unit-linked tidak pengaruh ke RBC. Beda kalau endowment sebab butuh modal besar.”

Bisnis Indonesia – 08/03/2017, Hal. 21

BRI Life Siapkan Produk Mikro

PT BRI Life akan mengembangkan produk asuransi mikro dengan memanfaatkan jaringan pemasaran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Direktur Utama BRI Life Rianto Ahmadi mengatakan, produk asuransi mikro memiliki potensi yang besar. Apalagi, induk usaha perusahaan, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), telah memiliki layanan keuangan mikro yang cukup banyak, baik melalui BRILink maupun Teras BRI. “BRI itu kan rajanya ekonomi mikro, mengapa tidak main di asuransi mikro,” kata Rianto seusai Banccassurance Award Night BRI Life 2017, Minggu (5/3). Dia mengatakan produk asuransi mikro tersebut nantinya akan dipasarkan seharga Rp50.000 dengan masa jaminan selama satu tahun. Proteksi yang ditawarkan antara lain jaminan kecelakaan dan jaminan ketika pemegang polis sakit.

Koran Sindo – 08/03/2017, Hal. 19

BRI Life Bidik Aset Tumbuh 32,2% di 2017

PT Asuransi BRI Life yakin bisa meningkatkan eksistensi di industri asuransi jiwa di tanah air. Meskipun anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) itu terbilang masih berkembang. Direktur Utama BRI Life Rianto Ahmadi mengungkapkan, saat ini total aset per Desember 2016 baru mencapai sekitar Rp6,1-6,2 triliun. Sementara untuk total aset pengelolaan atau Asset Under Management (AUM) sekitar Rp5,5 triliun. “Untuk tahun ini kami targetkan aset meningkat menjadi Rp8,2 triliun atau meningkat 32,2%. Sementara AUM proporsional mengikuti,” ujar dia dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa, 7 Maret 2017. Sementara untuk raihan premi untuk penjualan produk asuransi melalui bank atau in branch sales bancassurance hingga Desember 2016 sekitar Rp233 miliar. Namun raihan tersebut ternyata sudah meningkat 237% dari tahun sebelumnya. “Di tahun sebelumnya itu cuma Rp69 miliar, jadi kenaikannya lebih dari 3 kali lipat. Sementara untuk penjualan di agency premi kita masih di bawah Rp100 miliar. Ada juga portofolio yang besar itu asuransi jiwa kredit, tapi itu kan premi tunggal. Cara hitung ukuran volume bisnis barunya kali 10%. Premi kita tahun lalu antar Rp2-2,5 triliun kali 10% saja,” ucapnya. Perseroan berencana akan menambah jumlah tenaga pemasar yang akan di tempatkan di seluruh jaringan induk BRI.

Infobanknews.com - 07/03/2017

http://infobanknews.com/bri-life-bidik-aset-tumbuh-322-di-2017/

PRUprime Healthcare Diluncurkan

Prudential Indonesia meluncurkan PRUprime Healthcare, produk terbaru yang menawarkan manfaat perlindungan kesehatan secara komprehensif. Deputy Chief Operations Officer Prudential Indonesia dokter Dian Budiani mengatakan banyak masyarakat yang mungkin tidak menyadari betapa tinggi kenaikan biaya kesehatan. Di Indonesia, biaya kesehatan meningkat sekitar 79% selama periode 2010-2014. ‘’Kesiapan dana sangatlah penting untuk menghadapi kemungkinan rawat inap, sehingga setiap warga masyarakat perlu memiliki perlindungan global serta manfaat berkembang,’’ ungkap dia pada peluncuran PRUprime Healthcare di Kantor Prudential, Menara Suara Merdeka Semarang, akhir pekan lalu. PRUprime healthcare merupakan asuransi rawat inap komprehensif dan global dengan manfaat berkembang. Asuransi itu diklaim menjadi solusi atas kenaikan biaya kesehatan di Tanah Air yang selalu terjadi setiap tahun. Product Development Officer Prudential Indonesia Paradikma Subawa menambahkan produk asuransi itu menawarkan beberapa inovasi baru di pasar Indonesia. Misalnya PRUprime limit booster, sejumlah dana tambahan hingga Rp 35 miliar yang diberikan di awal yang dapat digunakan nasabah apabila seluruh batas manfaat tahunan telah terpakai.

Suara Merdeka – 08/03/2017, Hal. 5

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.327

IHSG

5.411,76

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.

DOWNLOAD PDF