AAJI Daily News - 9 Januari 2017


Tanggal terbit (09 / 01 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. Klaim Nambah, Asuransi Tak Resah
  2. 2017, Bisnis Asuransi Jiwa Tumbuh Pesat
  3. Holding Bisa Jadi Solusi
  4. BCA Life Targetkan Premi Tumbuh 100% Tahun Ini
  5. Kerja Sama “Bancassurance” BCA Syariah dan Prudential Indonesia
  6. Return Unitlink Tahun Ini Masih Moncer
  7. OJK Terima Pengunduran Diri 2 Statuter AJB Bumiputera
  8. Proses Restrukturisasi Bumiputera Kian Pelik
  9. Restrukturisasi AJB Bumiputera Dipertanyakan
  10. Peresmian Fasilitas VIP Lounge BNI Life
  11. (Berita Photo) VIP Lounge
  12. (Berita Photo) Peresmian VIP Lounge BNI Life
  13. (Berita Photo) Fasilitas VIP Lounge BNI Life
  14. (Berita Photo) BNI Life Resmikan VIP Lounge Nasabah
  15. (Berita Photo) Premi BCA Life
  16. Jokowi Tunjuk Pansel Pemilihan Komisioner OJK

MENGENAI AAJI

Klaim Nambah, Asuransi Tak Resah

Realisasi klaim di industri asuransi pada tahun lalu dinilai masih berada dalam kondisi normal meski terus meningkat jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya. Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi   Jiwa   Indonesia   (AAJI), menilai realisasi klaim dari tahun ke tahun di sektor asuransi tersebut memang terus bertumbuh. “Klaim biasanya setiap tahun meningkat. Jarang turun,” katanya. Namun, dia menilai peningkatan klaim tidak dilihat sebagai masalah di industri sejalan dengan peningkatan pendapatan premi. Realisasi klaim, ujarnya, seharusnya menjadi bukti komitmen dari pelaku industri dalam memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Menurutnya, sejumlah peristiwa bencana alam dan kecelakaan transportasi pada  tahun  ini  memang  akan  berdampak  pada  pertambahan  klaim  asuransi  jiwa.  Namun,  dia  menilai realisasinya tidak akan signifikan. Klaim asuransi kesehatan pada asuransi jiwa, ujarnya, juga tidak akan meningkat pesat. “Asuransi jiwa umumnya hanya mengcover pertanggungan di atas proteksi yang sudah diberikan BPJS Kesehatan sehingga naiknya tidak besar,” ujarnya.

Bisnis Indonesia – 09/01/2017, Hal. 22

Narasumber:

  • Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI

2017, Bisnis Asuransi Jiwa Tumbuh Pesat

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memprediksi bisnis industri asuransi jiwa tahun ini tumbuh pesat. Persaingan   bisnis  antar perusahaan   asuransi lama   dan  baru  pun  bakal makin  ketat. “Akibat  pasar  di Indonesia yang terlampau luas, perusahaan asuransi   yang   baru berdiri harus mampu bersaing dengan perusahaan asuransi lama. Mereka harus pintar mencari  peluang  agar dapat terus berkembang menyaingi perusahaan – perusahaan asuransi yang lebih senior,” kata Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim di Jakarta, pekan ini.

Investor Daily – 07-08/01/2017, Hal. 8

Narasumber:

  • Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Holding Bisa Jadi Solusi

Otoritas Jasa  Keuangan mempertimbangkan untuk mengakomodasi  skema holding dalam implementasi aturan kepemilikan tunggal yang diamanatkan Undang-Undang Perasuransian. Yusman, Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan, menyatakan sejumlah usulan sedang dimatangkan terkait dengan ketentuan kepemilikan tunggal (single presence policy). Salah satunya adalah skema model holding sebagai satu entitas. “Semangat utama adalah memperkuat pengawasan,” kata Yusman, pekan lalu. Aturan kepemilikan merupakan amanat Pasal 16 UndangUndang No.40/2014 tentang Perasuransian. Dalam beleid itu disebutkan satu pihak hanya dapat menjadi pemegang saham pengendali pada satu perusahaan asuransi jiwa, satu perusahaan asuransi umum, satu perusahaan reasuransi, satu perusahaan asuransi jiwa syariah, satu perusahaan asuransi umum syariah, dan satu perusahaan reasuransi syariah.

Bisnis Indonesia – 09/01/2017, Hal. 21

BCA Life Targetkan Premi Tumbuh 100% Tahun Ini

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) memasang target tinggi perolehan premi di tahun ini. Ekonomi yang membaik dengan penetrasi asuransi yang makin meluas diyakini akan mendorong pertumbuhan bisnis BCA Life. BCA Life mematok target pertumbuhan premi sebesar 100% dari target tahun lalu. Direktur Utama BCA Life Christine Setyabudhi mengatakan, pada tahun lalu perusahaannya memasang target premi sebesar Rp 250 miliar. "Tahun ini target premi kami mencapai Rp 500 miliar," terang Christine. Ia mengatakan, potensi pertumbuhan premi yang tinggi masih terbuka lebar. Sebab penetrasi pasar asuransi saat ini terbilang masih rendah. Apalagi, BCA Life tergolong pendatang baru di bisnis asuransi jiwa. Dus, perusahaan asuransi milik Bank Central Asia (BCA) ini gencar melakukan pengembangan yang dapat menggenjot kinerja. Adapun rencana yang disiapkan BCA Life untuk tahun 2017 antara lain memperbanyak produk untuk ditawarkan kepada nasabah. Ada selusin produk baru yang rencana akan dirilis pada tahun ini.

Harian Kontan – 09/01/2017, Hal. 24

Berita Serupa :

-            Kontan.co.id - 09/01/2017 BCA Life Targetkan Premi Tumbuh 100% Tahun Ini

http://keuangan.kontan.co.id/news/bca-life-targetkan-premi-tumbuh-100-tahun-ini

Kerja Sama “Bancassurance” BCA Syariah dan Prudential Indonesia

Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, produk maupun layanan yang berpedoman kepada hukum Islam memiliki nilai keunggulan tersendiri. Dunia perbankan pun sudah mengadaptasi hukum syariah Islam ke dalam produk maupun layanan perbankan. Salah satunya PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah). Sebagai bentuk komitmen menjadi bank syariah andalan dan pilihan masyarakat, BCA Syariah terus menghadirkan berbagai solusi perbankan bagi nasabah. Pada November 2016, BCA Syariah menandatangani perjanjian kerjasama  dengan  PT   Prudential   Life   Assurance   (Prudential   Indonesia)   terkait   pemasaran produk bancassurance. Perjanjian ini merupakan awal dari kerjasama BCA Syariah dengan Prudential Indonesia dalam hal pemasaran, distribusi, promosi, dan penjualan produk-produk bancassurance syariah di semua kantor cabang BCA Syariah. Diawali dengan produk PRUaman syariah. Produk asuransi jiwa pembiayaan syariah yang dirancang untuk kebutuhan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan nasabahnya dengan prosedur administrasi yang sederhana.

Kompas – 09/01/2017, Hal. 19

Return Unitlink Tahun Ini Masih Moncer

Kinerja unitlink berkibar tinggi sepanjang tahun lalu. Pergerakan unitlink konsisten di zona hijau dipimpin unitlink saham. Mengutip data PT Infovesta Utama, per 30 Desember 2016, kinerja rata-rata unitlink berbasis saham mencapai 11,34%. Menyusul unitlink berbasis campuran dengan rata-rata return 8,98%. Kinerja unitlink pendapatan juga menggoreskan return positif yakni rata-rata 7,62%. Praska Putrantyo, Senior Research Analyst PT Infovesta Utama mengatakan, positifnya kinerja unitlink didukung kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan indeks obligasi  yang positif. Dua  indeks itu masing-masing menorehkan kenaikan dua digit. Sepanjang 2016, IHSG naik 15,32%, sementara Infovesta Government Bond Index tercatat tumbuh 10,36%. Di luar itu, katalis positif datang dari program amnesti pajak dan arus masuk dana asing.

Harian Kontan – 09/01/2017, Hal. 24

OJK Terima Pengunduran Diri 2 Statuter AJB Bumiputera

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membenarkan ada dua anggota pengelola statuter Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB Bumiputera) yang mengundurkan diri. Dua anggota pengelola statuter AJB Bumiputera tersebut adalah Dirman Pardosi dan Supandi. Beredar isu, dua anggota pengelola statuter AJB Bumiputera bentukan OJK mengundurkan diri lantaran anggota pengelola statuter satu sama lain memiliki perbedaan pandangan terkait dengan skema penyelamatan AJB Bumiputera. Namun OJK sendiri belum mengetahui apa alasan dua orang tersebut mengundurkan diri. “Iya ada yang mundur 2 (dua) orang (anggota pengelola statuter AJB Bumiputera),” ujar Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Dumoly F Pardede, dalam pesan singkatnya kepada Infobank di Jakarta, Sabtu, 7 Januari 2017. Dia mengungkapkan, dengan adanya pengunduran diri 2 anggota pengelola statuter AJB Bumiputera, maka secara teknis tugas Dirman Pardosi dan Supandi sebagai pengelola statuter sudah selesai. Meski begitu, OJK menganggap kedua orang ini sudah banyak membantu dalam skema penyelamatan AJB Bumiputera.

Infobanknews.com - 07/01/2017

http://infobanknews.com/ojk-terima-pengunduran-diri-2-statuter-ajb-bumiputera/

Proses Restrukturisasi Bumiputera Kian Pelik

Proses restrukturisasi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) masih menyimpan banyak tanya. Proses yang tak transparan serta skema penyelamatan AJBB yang rumit memantik sengketa pendapat pengelola statuter AJBB. Dampaknya: dua pengelola statuter AJBB yakni Dirman Pardosi dan Supandi mundur per 2 Januari lalu. Mereka tak setuju dengan skema restrukturisasi AJBB. Dalam skema penyelamatan AJBB, PT Bumiputera 1912 (B1912), anak usaha yang baru dibentuk Juni 2016 akan jadi penyelamat defisit perusahaan AJBB. Tanpa memindah tanggungan polis AJBB Rp 20 triliun atas 6,7 juta pemegang polis, anak usaha ini: B1912 memiliki tiga unit usaha PT Bumiputera Investama Indonesia (BII), PT Bumiputera Properti Indonesia (BPI), dan PT Bumiputera Life Insurance (BLI). Dengan aset itu, B1912 berbisnis.

Kontan.co.id - 09/01/2017

http://keuangan.kontan.co.id/news/proses-restrukturisasi-bumiputera-kian-pelik

Restrukturisasi AJB Bumiputera Dipertanyakan

Restrukturisasi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) rupanya masih menyimpan misteri. Itu sebabnya, sejumlah pengurus kantor wilayah (kanwil) AJBB mempertanyakan legalitas pengurus statuter AJBB. Seorang pengurus Kanwil AJBB bercerita, sejak Rabu (4/1), pengelola statuter AJBB melakukan dialog dengan seluruh Kanwil AJBB. Hal ini merespon protes dari Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJBB ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penetapan tim statuter. Sebelumnya pada Oktober 2016, BPA mengirim surat ke OJK dan menyatakan tidak bertanggung jawab jika ada konsekuensi yang ditimbulkan dari kebijakan statuter. BPA tidak ada hubungan organisasi pengelola statuter. "Kami bertanya kepada pengelola statuter, apakah mereka legal? Tapi tim statuter tidak bisa menjelaskannya," ungkap salah satu pengurus Kanwil AJBB, kemarin.

Kontan.co.id - 06/01/2017

http://keuangan.kontan.co.id/news/restrukturisasi-ajb-bumiputera-dipertanyakan

Berita Serupa :

  • Wartaekonomi.co.id - 08/01/2017 Mundurnya Dua Pengelola Statuter Tunjukkan Ada Kepentingan Berbeda

http://wartaekonomi.co.id/read126660/mundurnya-dua-pengelola-statuter-tunjukkan-ada- kepentingan-berbeda.html

  • Wartaekonomi.co.id - 06/01/2017  Dua Pengelola Statuter Ajbb Mundur, Ojk: 5 Orang Sudah Sangat Memadai

http://wartaekonomi.co.id/read126524/dua         -pengelola-statuter-ajbb-mundur-ojk-5-orang- sudah-sangat-memadai.html

Peresmian Fasilitas VIP Lounge BNI Life

Fasilitas VIP Lounge BNI Life merupakan hasil kerja sama antara rumah sakit dan perusahaan asuransi pertama Indonesia serta sebagai wujud komitmen perseroan dalam meningkatkan service of excellence bagi nasabah, khususnya nasabah prioritas bni life yang saat ini berjumlah total 8.535. PT Bni Life Insurance (BNI Life) merupakan perusahaan asuransi yang menyediakan berbagai produk asuransi, seperti asuransi kehidupan (jiwa), kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan syariah. Dalam menyelenggarakan kegiatan usaha, BNI Life telah memperoleh izin usaha di bidang asuransi jiwa berdasarkan surat menteri keuangan nomor 305/KMK.017/1997.

Media Indonesia – 07/01/2017, Hal. 14

Antarafoto.com - 06/01/2017 (Berita Photo) Peresmian VIP Lounge BNI Life

http://www.antarafoto.com/bisnis/v1483707601/peresmian-vip-lounge-bni-life

(Berita Photo) VIP Lounge

Harian Kontan – 09/01/2017, Hal. 24

(Berita Photo) Fasilitas VIP Lounge BNI Life

Bisnis Indonesia – 09/01/2017, Hal. 21

(Berita Photo) BNI Life Resmikan VIP Lounge Nasabah

Investor Daily – 07-08/01/2017, Hal. 8

(Berita Photo) Premi BCA Life

Investor Daily – 09/01/2017, Hal. 23

EKONOMI MAKRO & REGULASI

Jokowi Tunjuk Pansel Pemilihan Komisioner OJK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pembentukan panitia seleksi (pansel) pemilihan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dewan Komisioner OJK yang baru sudah harus dilantik pada Juli mendatang, menyusul berakhirnya masa jabatan dewan komisioner OJK periode 2012-2017. Pansel yang beranggotakan sembilan orang dari unsur pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan masyarakat akan membuka pendaftaran dan menyeleksi para calon anggota Dewan Komisioner OJK. Pansel bakal merekomendasikan 21 calon kepada presiden. Dari jumlah itu, presiden akan memilih 14 orang, dua di antaranya sebagai calon ketua, untuk diserahkan kepada DPR.

Investor Daily – 09/01/2017, Hal. 1-2

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.383

IHSG

5.338,60

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor

DOWNLOAD PDF