AAJI Daily News 5 Juni 2017


Tanggal terbit (06 / 06 / 2017)

HEADLINE NEWS

FM-CC-AAJI-06-001
  1. Asuransi Hanwha Life Resmikan Kantor Pemasaran di Medan
  2. Calon Ketua DK OJK: Wimboh Santoso: OJK Perlu Dukung Pembangunan Ekonomi
  3. Ramai-Ramai Menunggu Status dari OJK

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Asuransi Hanwha Life Resmikan Kantor Pemasaran di Medan

Hanwha Life Insurance Indonesia (HLI), semakin mengukuhkan komitmennya untuk menjadi perusahaan asuransi 10 Terbaik pada tahun 2020. Hal tersebut dibuktikan perusahaan asuransi jiwa yang berasal dari Korea Selatan di bawah naungan Hanwha Group tersebut dengan memperluas jaringan pemasarannya, yaitu dengan meresmikan Kantor Pemasaran Medan 02. “Pembukaan Kantor Pemasaran Medan kali ini merupakan Kantor Pemasaran yang kedua, setelah kantor pemasaran pertama yang berada di Jalan Diponegoro No 36 di bagian Medan Polonia”, ujar CEO Hanwha Life Insurance Indonesia, Cho Kook Whan.

http://medan.tribunnews.com/2017/06/01/asuransi-hanwha-life-resmikan-kantor-pemasaran-di-medan

Tribun-Medan.Com – 01/06/2017

 EKONOMI MAKRO & REGULASI

Calon Ketua DK OJK : Wimboh Santoso: OJK Perlu Dukung Pembangunan Ekonomi

Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Wimboh Santoso yang menjadi salah satu calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) menyatakan, visi OJK bukan hanya untuk menjaga stabilitas Keuangan. Menurut dia, OJK juga perlu memberikan rangsangan dan dorongan agar pembangunan ekonomi dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat kecil bisa menikmati pembangunan tersebut. “Stabil itu mudah, tapi harusnya bagaimana memberi rangsangan dan dorongan kepada rakyat yang memerlukan, seperti rakyat yang berada di daerah kecil supaya dapat menikmati dan memanfaatkan pembangunan, tidak hanya stabil saka,” kata Wimboh. Wimboh juga mengatakan, strateginya tergantung dari konteks sektor finansial, seperti proses pembiayaan dan pemahaman tentang produk jasa keuangan, jika punya beberapa program, perlu adanya edukasi kepada masyarakat agar mengerti. Untuk perbankan, lanjut dia, perlu disesuaikan dengan kemampuannya, terlebih dalam memberikan kredit harus terukut, dengan bunga yang juga diperhitungkan.

Investor Daily, 05/06/2017, hal 8

 

Ramai-Ramai Menunggu Status dari OJK

Perusahaan layanan Keuangan berbasis teknologi atau fintech yang telah melakukan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan sedang menunggu status sebagai landasan legalitas usaha. Salah satu perusahaan fintech yang telah mendaftar ke otoritas adalah PT Digital Alpha Indonesia, dengan brand Uang Teman. Head of PUblik and Governmen Relation Uang Teman Rimba Laut Manihuruk mengatakan, seiring diterbitkannya POJK No 77/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, setiap fintech khususnya model peer to peer lending memiliki waktu 6 bulan sejak aturan tersebut diajukan.

Bisnis Indonesia – 05/06/2017 hal. 21

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.362

IHSG (per 2 Juni 2017)

5.742,45

BI Rate (per 17 Maret 2016)

6,75%

Sumber Kontan.com , Bi Rate

Sumber Media:

Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan

DOWNLOAD PDF