AAJI Dukung Konsolidasi Asosiasi IKNB dengan Pasar Modal


Tanggal terbit (18 / 03 / 2016)

AAJI Dukung Konsolidasi Asosiasi IKNB dengan Pasar Modal

Jakarta, 14 Maret 2016Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memberikan dukungan penuh terhadap upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan jumlah investor di pasar modal. Salah satunya ditunjukkan melalui seremoni penandatangan memorandum of understanding (MOU) dengan Investment & Financial Learning Center yang diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum AAJI, Hendrisman Rahim dan beberapa tamu kehormatan lainnya seperti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida; Deputi Komisioner Pengawas IKNB II OJK, Dumoly F. Pardede; dan Direktur Utama PT BEI, Tito Sulistio serta Para Ketua Asosiasi dan Top Eksekutif, Pimpinan Perusahaan Perasuransian dan Pasar Modal.

Kesepakatan yang telah direncanakan sejak tahun lalu ini secara resmi direalisasikan dengan semangat tinggi untuk memperkuat kosolidasi diantara pelaku IKNB dan pasar modal. Saat ini, sekitar 70% dana kelolaan IKNB diinvestasikan di pasar modal. Oleh sebab itu, kinerja pasar modal akan sangat berpengaruh pada kinerja IKNB, hal ini ditegaskan oleh Dumoly F.Pardede dalam sambutannya.

Dumoly menyampaikan bahwa salah satu bentuk kerjasama yang dapat dilakukan adalah dengan mendorong dana pensiun untuk menjadi investor jangka panjang di pasar modal. Saat ini, OJK pun telah menyelesaikan revisi peraturan OJK (POJK) di dana pensiun yang terkait hal tersebut. Sementara itu, Nurhaida menjelaskan bahwa bentuk kerjasama lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan mempersiapkan agen asuransi untuk turut memasarkan produk pasar modal. Menanggapi hal ini, Hendrisman mengatakan siap untuk mendukung realisasi kerjasama ini. Apalagi, AAJI telah berhasil melewati target jumlah agen asuransi jiwa tahun 2015 dan saat ini jumlahnya telah menyentuh angka 570.000 agen di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Hendrisman Rahim, Ketua Umum AAJI, juga melakukan seremoni pemencetan bel sebagai tanda dimulainya perdagangan saham minggu ini.

DOWNLOAD PDF