Bahas Business Plan 2026, CFO Forum Gandeng Tim Manajemen Risiko dan Aktuaris Perusahaan



Bahas Business Plan 2026, CFO Forum Gandeng Tim Manajemen Risiko dan Aktuaris Perusahaan

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali menggelar Chief Financial Officer (CFO) Forum untuk yang ketiga di tahun 2025 pada Senin, 25 Agustus 2025 bertempat di Hotel Manhattan Jakarta. Berbeda dengan pelaksanaan CFO Forum sebelumnya, pada pelaksanaan acara kali ini tidak hanya dari bagian keuangan, pajak atau investasi saja, melainkan turut mengundang tim Manajemen Risiko dan juga Aktuaris Perusahaan.

Dalam sambutannya Simon Imanto selaku Ketua Bidang Keuangan, Permodalan, Investasi dan Pajak AAJI, menyampaikan bahwa topik yang dibahas pada acara CFO Forum tersebut sangat baik untuk dibahas dan disimak tidak hanya untuk bagian CFO tetapi juga untuk tim manajemen risiko dan aktuaris.

“Selain rekan-rekan CFO, pada pelaksanaan CFO Forum ini turut hadir tim Manajemen Risiko dan Aktuaris Perusahaan, karena sebagaimana diketahui bahwa acara ini baiknya disimak dan didiskusikan bersama hal-hal yang penting untuk bisa kita selesaikan baik tentang PSAK 117 maupun (PSAK) 109 di asetnya, kemudian bagaimana mengatur aset secara ALM, termasuk beberapa hal yang baru khususnya bagaimana secara strategis dalam persiapan pembuatan rencana bisnis serta isu perpajakan yakni rencana PMK 81 akan diubah untuk menyesuaikan perpajakan yang berdasarkan PSAK 117,” ujar Simon

Paparan untuk topik yang pertama adalah mengenai Asset Liability Management (ALM) pada sisi investasi bagi perusahaan asuransi jiwa oleh Ibnu Hasyim selaku perwakilan dari Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) dan Tito Husein Batubara selaku Head FI Sales, Financial Markets, Standard Chartered Bank Indonesia. Sesi tersebut dipimpin oleh moderator Gerry Tejakusuma dari Working Group Investasi CFO Forum AAJI.

Kemudian paparan selanjutnya mengenai mengenai How to prepare and do Business Plan Tahun 2026 yang akan disampaikan oleh Simon Imanto dan Perwakilan PT Avrist Assurance.

Sesi paparan ketiga dibawakan oleh Dionisius Damijanto, Alexander Tansil dan Bernadus Andriyanto dari Delloite Indonesia mengenai ND1257 - Pemeriksaan pada perusahaan asuransi dan RPMK Perpajakan terkait PSAK 11.