AAJI Daily News - 10 Februari 2017
HEADLINE NEWS
FMI-CC-AAJI-06-001- Produk Asuransi Unitlinked Masih Populer
- BNI Life Targetkan Produk Unitlinked Kuasai 65% Porsi Asuransi
- Allianz Indonesia Bukukan Dana Kelolaan Rp 30,8 Triliun Sepanjang 2016
- Target Premi Taspen Life Tumbuh 20%
- Taspen Life Kantongi Premi Rp 388 Miliar di 2016
- Unitlink Saham Tergelincir Kinerja IHSG
MENGENAI AAJI
Produk Asuransi Unitlinked Masih Populer
Produk asuransi unitlinked dinilai masih lebih populer dibandingkan produk asuransi tradisional. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan, pertumbuhan produk asuransi tradisional belum dapat menyangi kontribusi produk unit-linked. “Unit-linked masih populer, prospeknya masih lebih besar, meski begitu tradisional juga masih memiliki potensi yang bagus,” katanya, Kamis (9/2/2017). Dia mengatakan perbandingan antara produk unit-linked dan juga produk tradisional sebesar 52% banding 48%. Togar menjelaskan pertumbuhan premi dari produk unit-linked juga akan semakin potensial karena tingkat suku bunga perbankan. Oleh karena itu, kondisi tersebut memperbesar potensi unit-linked sebagai instrumen investasi pilihan masyarakat.
Bisnis.com - 09/02/2017
http://finansial.bisnis.com/read/20170209/215/627504/produk-asuransi-unitlinked-masih-populer
Narasumber:
- Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI
INDUSTRI ASURANSI JIWA
BNI Life Targetkan Produk Unitlinked Kuasai 65% Porsi Asuransi
BNI Life menargetkan komposisi untuk produk unit-linked berkisar antara 55% hingga 65%. Wakil Direktur PT BNI Life Geger Maulana mengatakan unit-linked dapat memberikan alternatif pilihan untuk berinvestasi dalam kondisi tren penurunan suku bunga perbankan di pasar uang. “Memang masyarakat ini masih memilih produk asuransi yang ada bagian investasinya dibandingkan dengan proteksi seperti kesehatan, kematian, kecelakaan, dan juga perlindungan warisan seperti itu,” katanya kepada Bisnis, Kamis (9/2/2017). Dia optimistis peminat asurani unit-linked dapat meningkat, pasalnya tawaran investasi berbalut perlindungan akan menarik nasabah. Apalagi, menurutnya, masyarakat Indonesia khususnya golongan menengah ke atas sudah melek asuransi.
Bisnis.com - 09/02/2017
http://finansial.bisnis.com/read/20170209/215/627500/bni-life-targetkan-produk-unitlinked-kuasai-65- porsi-asuransi
Allianz Indonesia Bukukan Dana Kelolaan Rp 30,8 Triliun Sepanjang 2016
Allianz Indonesia menorehkan pencapaian yang menggembirakan di tahun 2016 dengan membukukan dana kelolaan sebesar Rp30,8 triliun, meningkat 17% dari capaian tahun sebelumnya. Kesuksesan itu diraih oleh Allianz Indonesia berkat kinerja pasar yang positif di sepanjang tahun 2016. Head of Investment Allianz Indonesia, Made Daryanti mengemukakan pihaknya sangat happy karena berhasil mencatatkan hasil yang positif atas pengelolaan dana investasi (fund) polis unit link para nasabah. Kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2016 antara lain banyak dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat pada pemerintah, khususnya terkait kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.
Bisnis.com - 10/02/2017
http://finansial.bisnis.com/read/20170210/215/627592/allianz-indonesia-bukukan-dana-kelolaan-rp308- triliun-sepanjang-2016
Target Premi Taspen Life Tumbuh 20%
PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) optimistis bisa menjaga tren pertumbuhan bisnis yang positif di Tahun Ayam Api ini. Sejumlah agenda disiapkan untuk mendukung hal tersebut. Berkaca dari tahun lalu, Taspen Life yakin kinerja tahun ini akan bertumbuh. Maryoso Sumaryono Direktur Utama Taspen Life mengatakan, pihaknya mampu mengantongi premi Rp 388 miliar pada tahun lalu. Jumlah itu jauh di atas target. Sebab awalnya, Taspen Life menargetkan hanya mengantongi premi sebesar Rp 180 miliar. Artinya, realisasi premi yang didapat di 2016 menembus 215% dari target awal. Menurut Maryoso, kencangnya perolehan premi lantaran produk asuransi kumpulan yang dijajakan laku keras.
Harian Kontan – 10/02/2017, Hal. 24
Taspen Life Kantongi Premi Rp 388 Miliar di 2016
PT Asuransi Jiwa Taspen alias Taspen Life mencatatkaan kinerja yang ciamik pada tahun lalu. Perolehan premi yang didapat jauh di atas target awal yang dicanangkan. Maryoso Sumaryono Direktur Utama Taspen Life mengatakan, tahun 2016, perusahaan berhasil mengantongi premi Rp 388 miliar. Padahal, Taspen Life sebenarnya hanya menargetkan perolehan premi sebesar Rp 180 miliar. Artinya realisasi premi yang didapat perseroan pada 2016 berhasil menembus 215% dari target awal. Menurut Maryoso, kencangnya perolehan premi yang didapat ditopang laku kerasnya produk asuransi kumpulan yang dijajakan. Minat pasar terutama dari kalangan aparatur sipil negara terhadap perluasan manfaat dari PT Taspen yang merupakan induk usaha Taspen Life ternyata sangat besar.
Kontan.co.id - 09/02/2017
http://keuangan.kontan.co.id/news/taspen-life-kantongi-premi-rp-388-miliar-di-2016
Unitlink Saham Tergelincir Kinerja IHSG
Imbal hasil sejumlah unitlink masih merekah di awal tahun ini. Merujuk data PT Infovesta Utama, rata-rata imbal hasil unitlink masih bergerak positif sepanjang bulan Januari 2017 kecuali unitlink saham. Unitlink yang mampu membukukan imbal hasil positif yakni, unitlink campuran dan unitlink pendapatan tetap. Unitlink campuran membukukan imbal hasil rata-rata sebesar 0,11%. Sedangkan unitlink pendapatan tetap membukukan return rata-rata 0,75%. Prospek positif juga diungkapkan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim. Dus, Jiwasraya akan menyiapkan produk baru unitlink untuk memenuhi permintaan pasar asuransi berbalut investasi ini. Meski saat ini, porsi premi unitlink masih minoritas, namun Jiwasraya tak mau kehilangan pasar potensial. Selama ini, Jiwasraya lebih banyak ditopang produk tradisional. Hendrisman menyebut, 90% dari total premi didapat dari asuransi tradisional. Sementara sisanya dari unitlink.
Kontan.co.id - 09/02/2017
http://keuangan.kontan.co.id/news/unitlink-saham-tergelincir-kinerja-ihsg
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.298 |
|
IHSG |
5.388,53 |
|
BI Rate (per 17 Maret 2016) |
6,75% |
Sumber Kontan.com , Bi Rate
Sumber Media:
Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.
