AAJI Daily News - 8 Februari 2017
HEADLINE NEWS
FM-CC-AAJI-06-001- Dana Kelolaan Tembus Rp 30 Triliun
- Restrukturisasi Pantang Berhenti
- Evergreen Kucurkan Rp 1,1 T Ke AJB Bumiputera 1912
- DPR Bentuk Panja Restrukturisasi AJB Bumiputera
- Komisi XI DPR bentuk Panja Penyelamatan AJB Bumiputera
- Begini Cara AJB Bumiputera Bisa Dapat Modal Penyelamatan
- Ketua OJK Cerita Soal AJB Bumiputera yang Merugi Sejak 1998
- DPR Gelar Rapat dengan OJK, Bahas AJB Bumiputera
- Limit Proteksi Hingga Rp 10 M
- Bikin Tim Panja, Parlemen Kawal AJBB
- Komisi XI Bentuk Panja Penyelematan AJB Bumiputera
- Target Premi Jiwasraya
- Asuransi Menjajakan Produk Fixed Return
- Awal Tahun 2017, Astra Life Raih Dua Penghargaan Sekaligus
- Sri Mulyani: Pemerintah Jangan Sebabkan Ketidakpastian Ekonomi
- Sri Mulyani: UU Tak Melarang Politisi Jadi Dewan Komisioner OJK
INDUSTRI ASURANSI JIWA
Dana Kelolaan Tembus Rp 30 Triliun
Allianz Indonesia mencatatkan dana kelolaan Rp 30,8 triliun hingga akhir 2016, atau tumbuh 17% secara tahunan. Head of Investment Allianz Life Indonesia Ni Made Daryanti mengatakan, pada tahun lalu total dana kelolaan tercatat Rp 26,3 triliun. “Kalau kami lihat, komponen paling besar itu terdapat di fixed income dan equity. Equity naik 23,7%, fix income naik 27%. Kalau di lihat di sini mix costumernya, yang balance 4 % naik nya, mereka lebih condong pilih equity dan fixed income,” kata Made, Selasa (7/2). Menurutnya, Allianz mencatat hasil positif kendati pasar sempat mengalami koreksi pada kuartal IV/2016 akibat ‘Trump Effect’. Total dana kelola tersebut terdiri dari portofolio unit-linked 45%, life and health 32%, dan saving plan & pension fund 23%. “Dari total 56 fund yang dikelola Allianz Indonesia, hampir seluruh fund unggulan menunjukkan hasil yang positif,” katanya.
Bisnis Indonesia – 08/02/2017, Hal. 21
Restrukturisasi Pantang Berhenti
Otoritas Jasa Keuangan memastikan restrukturisasi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 tetap berjalan sebagaimana rancangan Pengelola Statuter kendati Komisi XI DPR menyepakati pembentukan panitia kerja untuk membahas hal tersebut. Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK, menjelaskan pembentukan panitia kerja (panja) oleh Komisi XI DPR tersebut dimaksudkan untuk mengawal proses penyelamatan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB Bumiputera). Menurutnya, pembentukan panja itu merupakan dukungan legislator dalam upaya penyehatan perusahaan asuransi yang pada 12 Februari 2017 genap ber usia 105 tahun tersebut. Dia menegaskan proses restrukturisasi yang dijalankan oleh pengelola statuter (PS) akan berjalan sesuai rencana. “Panja akan mengawal jangan sampai terjadi kegaduhan, intinya mensupport.
Bisnis Indonesia – 08/02/2017, Hal. 21
Evergreen Kucurkan Rp 1,1 T Ke AJB Bumiputera 1912
PT Evergreen Invesco Tbk (Gren) mengucurkan dana sebesar Rp 1,1 triliun kepada asuransi jiwa bersama (AJB) Bumiputera 1912 pada awal februari. Evergreen kini memiliki anak usaha AJB Bumiputera 1912, yaitu PT Bumiputera 1912, perusahaan yang menguasai 95% saham PT Bumiputera Investama Indonesia (BII). Yusman, Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang juga menjabat sebagai ex-officio pengelola statuter AJB Bumiputera 1912, membenarkan bahwa AJB Bumiputera 1912, membenarkan bahwa AJB Bumiputera 1912 baru saja meraih kucuran dana dari Evergreen. Dana tersebut terdiri atas hasil konversi aset dan sejumlah hal lainnya.
Investor Daily – 08/02/2017, Hal. 23
DPR Bentuk Panja Restrukturisasi AJB Bumiputera
Komisi XI DPR sepakat untuk membentuk panitia kerja (panja) yang akan melakukan pembahasan mendalam terkait penyelamatan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera. Langkah ini merupakan episode lanjutan dari upaya Otoritas Jasa Keuangan mencari jalan keluar untuk menjamin hak-hak pemilik polis AJB Bumiputera. Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng menyebutkan, salah satu yang akan didalami oleh panja nantinya adalah opsi untuk melakukan audit forensik terkait operasional AJB Bumiputera sebelumnya. Panja yang akan terdiri dari separuh anggota Komisi XI DPR ini akan mulai bekerja setelah dilakukan rapat internal komisi.
Investor Daily – 08/02/2017, Hal. 23
Komisi XI DPR bentuk Panja Penyelamatan AJB Bumiputera
Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, memutuskan untuk membentuk Panitia Kerja Penyelamatan AJB Bumiputera, meskipun upaya restrukturisasi perusahaan asuransi tertua itu telah berjalan sejak pertengahan 2016. "Kita ingin tahu kenapa bisa ada bolong (kerugian/defisit) besar. Jangan-jangan ada tangan jail yg menggunakan uang perusahaan asuransi ini dengan tidak bener," kata Ketua Komisi XI DPR Markus Melchias Mekeng di sela rapat kerja dengan Otoritas Jasa Keuangan, Jakarta, Selasa. Markus mempertanyakan pengelola statuter bentukan OJK telah melakukan restrukturisasi terhadap AJB Bumiputera (AJBB), namun belum sekalipun berkonsultasi dengan DPR.
Antaranews.com - 07/02/2017
http://www.antaranews.com/berita/611179/komisi-xi-dpr-bentuk-panja-penyelamatan-ajb-bumiputera
Berita serupa:
- Detik.com - 07/02/2017 Selamatkan AJB Bumiputera, DPR Sepakat Bentuk Panja
https://finance.detik.com/moneter/d-3416122/selamatkan-ajb-bumiputera-dpr-sepakat-bentuk- panja
- Detik.com - 07/02/2017 DPR Usul Bentuk Panja Selamatkan AJB Bumiputera
https://finance.detik.com/moneter/d-3416075/dpr-usul-bentuk-panja-selamatkan-ajb-bumiputera
Begini Cara AJB Bumiputera Bisa Dapat Modal Penyelamatan
Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera dalam kondisi keuangan tidak sehat. AJB Bumiputera di bawah pengelola statuter masih mencari investor untuk melakukan restrukturisasi utangnya. Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank II Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dumoly Pardede, menyebutkan ada beberapa pilihan untuk penyelamatan asuransi tertua di Indonesia ini. Salah satunya adalah komitmen suntikan modal dari konsorsium Erick Thohir sebesar Rp 2 triliun. Dari komitmen tersebut, uang yang sudah masuk mencapai Rp 1,1 triliun. "Jangan sebut Erick Thohir lah, bilang saja investor.
Detik.com - 07/02/2017
https://finance.detik.com/moneter/d-3416301/begini-cara-ajb-bumiputera-bisa-dapat-modal-penyelamatan
Ketua OJK Cerita Soal AJB Bumiputera yang Merugi Sejak 1998
Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera saat ini tengah berada dalam keadaan kurang sehat. Jumlah kewajiban yang dimiliki AJB Bumiputera lebih besar daripada jumlah aset yang dimiliki. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman Hadad, mengungkapkan kerugian yang dialami oleh AJB Bumiputera lantaran adanya kesalahan manajemen sejak krisis moneter 1998. Selain itu, adanya kesalahan investasi dari AJB Bumiputera yang juga menyumbang kerugian yang dirasakan saat ini. "Utang lebih besar dbanding aset, kenapa itu? Karena kerugian. Kenapa rugi? Karena miss management, dan itu terjadi sejak 1998. Itu sebabkan kerugian, investasi keliru," jelas Muliaman, saat rapat dengan Komisi XI DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/2/2017).
Detik.com - 07/02/2017
https://finance.detik.com/moneter/d-3416244/ketua-ojk-cerita-soal-ajb-bumiputera-yang-merugi-sejak-
DPR Gelar Rapat dengan OJK, Bahas AJB Bumiputera
Komisi XI DPR RI hari ini menggelar rapat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rapat kali ini membahas tentang Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera. Rapat kali ini dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon, serta Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti Soetiono. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi XI Melchias Markus Mekeng. Rapat dimulai pada pukul 13.45 WIB.
Detik.com - 07/02/2017
https://finance.detik.com/moneter/d-3415853/dpr-gelar-rapat-dengan-ojk-bahas-ajb-bumiputera
Bikin Tim Panja, Parlemen Kawal AJBB
Proses restrukturisasi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBB) memasuki babak baru. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kini ikut nimbrung. DPR membentuk tim panitia kerja (panja) untuk mengawal proses restrukturisasi perusahaan asuransi berbentuk mutual tersebut. Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng menyebut, DPR memutuskan membentuk tim panja untuk bisa lebih mendalami proses restrukturisasi AJBB yang tengah berjalan. Ia menilai, proses ini berpotensi punya dampak yang besar lantaran pemegang polis AJBB mencapai 6,7 juta orang. Walaupun pihak legislatif membentuk tim panja, namun Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani menyebut, proses restrukturisasi yang tengah berjalan saat ini tidak akan berubah. "Apa yang kami kerjakan jalan terus," kata dia, Selasa (7/2).
Harian Kontan – 08/02/2017, Hal. 24
Komisi XI Bentuk Panja Penyelematan AJB Bumiputera
Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa (7/2/2017), memutuskan untuk membentuk Panitia Kerja Penyelamatan AJB Bumiputera, meskipun upaya restrukturisasi perusahaan asuransi tertua itu telah berjalan sejak pertengahan 2016. "Kita ingin tahu kenapa bisa ada 'bolong' (kerugian/defisit) besar. Jangan-jangan ada tangan jail yg menggunakan uang perusahaan asuransi ini dengan tidak bener," kata Ketua Komisi XI DPR Markus Melchias Mekeng di sela rapat kerja dengan Otoritas Jasa Keuangan, Jakarta, Selasa (7/2/2017). Markus mempertanyakan pengelola statuter bentukan OJK telah melakukan restrukturisasi terhadap AJB Bumiputera (AJBB), namun belum sekalipun berkonsultasi dengan DPR. "Belum ada laporan. Maka itu nanti akan kami bahas di Panja.
Wartaekonomi.co.id - 08/02/2017
http://wartaekonomi.co.id/read129954/komisi-xi-bentuk-panja-penyelematan-ajb-bumiputera.html
Limit Proteksi Hingga Rp 10 M
Zurich Topas Life (ZTL) meluncurkan Zurich H&S Plus, rider asuransi jiwa yang menyediakan opsi tambahan limit tahunan dengan perlindungan kesehatan sampai dengan Rp 10 miliar. Rider ini juga memungkinkan nasabah mengakses proteksi kesehatan dengan cakupan di seluruh dunia dan fasilitas cashless di beberapa negara. “Berdasarkan riset terbaru kami, kami memahami bahwa nasabah membutuhkan proteksi kesehatan dengan cakupan yang lebih luas seiring meningkatnya biaya medis. Inilah yang menjadi alasan kami mengembangkan Zurich H&S Plus,” ucap Peter.
Wartakota – 08/02/2017, hal. 13
Target Premi Jiwasraya
PT Asuransi Jiwasraya menargetkan pertumbuhan premi 11,7% tahun 2017. Tahun ini Jiwasraya optimis premi dapat mencapai Rp 20 triliun. Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim mengatakan, tahun lalu pendapatan premi Jiwasraya mencapai Rp 18 triliun. Tahun ini, Jiwasraya menargetkan perolehan premi bisa menyentuh Rp 20 triliun. Untuk bisa memenuhi target tersebut, Hendrisman bilang, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah agenda agar bisa lebih memperkuat pasar. Misalnya dengan mempersiapkan sejumlah produk baru lagi untuk dirilis di pasaran. Penambahan produk baru tetap diperlukan perusahaan asuransi jiwa. Pasalnya kebutuhan asuransi di masyarakat masih sangat luas namun bervariasi sehingga diperlukan produk anyar yang bisa mengakses pasar yang lebih luas. Produk baru yang disiapkan berasal dari segmen asuransi tradisional maupun unitlink. "Namun fokus kami tetap lebih condong ke pasar tradisional," kata Hendrisman.
Harian Kontan – 08/02/2017, Hal. 24
Asuransi Menjajakan Produk Fixed Return
Persaingan bisnis mendorong perusahaan asuransi kreatif menjajakan produk. Seperti dengan memberi tawaran imbal hasil tetap alias fixed return. Salah satunya PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) menjual produk bernama Wal Invest memberi imbal hasil tetap 7,5%-9,75% per tahun tergantung tenor. Edwin, Marketing Wanaartha Life menjelaskan, produk Wal Invest sudah ada sejak 2008. Nasabah Wal Invest, ritel hingga dana pensiun. Ini merupakan satu-satunya produk fixed return Wanaartha Life. Skema investasinya perpaduan tabungan dan asuransi. Investasi tersebut dikelola empat manajer investasi yakni PT Schroder Investment Management, PT BNP Paribas Investment Partners, PT Mandiri Manajemen Investasi dan PT First State Investments Indonesia.
Kontan.co.id - 07/02/2017
http://keuangan.kontan.co.id/news/asuransi-menjajakan-produk-fixed-return
Awal Tahun 2017, Astra Life Raih Dua Penghargaan Sekaligus
PT Astra Aviva Life (Astra Life) meraih penghargaan di dua acara yang berbeda pada bulan Januari 2017 lalu. Penghargaan pertama adalah Special Mention as Potential Brand Award 2017 untuk kategori asuransi jiwa di ajang Indonesia Prestige Brand Award (IPBA) 2017 yang diadakan oleh Majalah Warta Ekonomi, yang memberikan penghargaan kepada brand-brand terbaik di Indonesia yang memiliki awareness tinggi melalui IPBA 2017. Pemilihan brand terbaik ini dilakukan berdasarkan riset & survey Warta Ekonomi bekerjasama dengan JAKPAT, penyedia layanan mobile survey online di bulan Desember 2016 kepada 3.000 responden yang tersebar di Jabodetabek & 5 kota besar di seluruh Indonesia.
Wartaekonomi.co.id - 07/02/2017
http://wartaekonomi.co.id/read129859/awal-tahun-2017-astra-life-raih-dua-penghargaan-sekaligus.html
EKONOMI MAKRO DAN REGULASI
Sri Mulyani: Pemerintah Jangan Sebabkan Ketidakpastian Ekonomi
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa stabilitas dan konsistensi kebijakan pemerintah menjadi hal yang tak boleh diabaikan pada tahun ini. Menurut dia, hal itu penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tahun ini. "Pemerintah tidak menjadi faktor yang menyebabkan ketidakpastian," kata wanita yang akrab disapa Ani itu, di Jakarta, Selasa (7/2/2017). Seperti diketahui, sepanjang 2016, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,02 persen. Meskipun tak mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P), namun laju perekonomian naik dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 4,79 persen.
Kompas.com - 07/02/2017 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/02/07/115141826/sri.mulyani.pemerintah.jangan.sebabkan. ketidakpastian.ekonomi
Sri Mulyani: UU Tak Melarang Politisi Jadi Dewan Komisioner OJK
Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai tidak masalah ada politisi yang ikut mendaftar sebagai calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Sebab, Undang-undang yang ada tidak melarang hal tersebut. "Kita kan menyaring sesuai yang ada di peraturan perundang-undangan. Undang-undang tidak melarang," kata Ketua Pansel Dewan Komisioner OJK Sri Mulyani, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/2/2017). Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mengatakan enggan mengomentari terkait kemungkinan konflik kepentingan. Hal yang terpenting setiap calon yang mendaftar bisa memenuhi berbagai syarat yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi, mulai dari tahap administrasi, kesehatan, psikologi, dan wawancara sebelum nantinya diajukan ke Presiden dan DPR.
Kompas.com - 06/02/2017 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/02/06/154500126/sri.mulyani.uu.tak.melarang.politisi.jadi.d ewan.komisioner.ojk
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.313 |
|
IHSG |
5.370,60 |
|
BI Rate (per 17 Maret 2016) |
6,75% |
Sumber Kontan.com , Bi Rate
Sumber Media:
Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.
