AAJI Daily News - 4 Januari 2017
HEADLINE NEWS
FM-CC-AAJI-06-001- Saatnya Utak-atik Portofolio
- Industri asuransi nasional meningkat sepanjang 2016
- Kuartal III-2016, Industri Asuransi Tumbuh 78,1%
- Aturan Kesehatan Keuangan Makin Ketat
- Capital Life Targetkan Pertumbuhan Laba
- (Berita Photo) Produk Asuransi
MENGENAI AAJI
Saatnya Utak-atik Portofolio
Memasuki 2017, para pelaku industri keuangan non bank mulai menata ulang portofolio investasi demi mendapatkan imbal hasil yang optimal. Upaya pergeseran investasi untuk mendapatkan imbal hasil yang optimal juga dilakukan oleh PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life). Direktur Utama BCA Life Christine Setyabudhi mengatakan, sebelumnya hampir seluruh investasi ditempatkan pada instrumen deposito lantaran perusahaan masih dalam proses pengembangan operasional. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan sepanjang 2017, hasil investasi industri asuransi jiwa diperkirakan bisa tumbuh sebesar 20% jika dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Menurutnya, pergerakan investasi juga akan marak terjadi di sepanjang tahun ini.
Bisnis indonesia – 04/01/2017, hal. 22
Narasumber:
- Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI
Industri asuransi nasional meningkat sepanjang 2016
Industri asuransi nasional sepanjang tahun 2016 mengalami pertumbuhan signifikan tercermin dari tingginya pendapatan asuransi jiwa, umum, maupun syariah yang mencapai Rp158,65 triliun pada kuartal III-2016 meningkat 78,1 persen dibandingkan periode sama pada 2015. "Dari sisi investasi, industri asuransi mencapai Rp 386,18 triliun meningkat 25,7 persen dari tahun 2015 yang hanya mencapai Rp 307,29 triliun," kata Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Hendrisman Rahim, di Jakarta, Sabtu. Menurut Hendrisman, peningkatan pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya saluran distribusi bancassurance, produk asuransi yang ditawarkan melalui layanan perbankan. Pemasaran melalui bancassurance dinilai relatif lebih mudah dilakukan karena pasar yang dibidik adalah nasabah perbankan yang lebih memahami beragam jenis jasa keuangan. Apalagi, kini sejumlah bank BUMN yang menggaet mitra strategis telah menunjukkan kinerja terbaik.
Antaranews.com - 31/12/2016
http://www.antaranews.com/berita/604335/industri-asuransi-nasional-meningkat-sepanjang-2016
Narasumber:
- Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI
Kuartal III-2016, Industri Asuransi Tumbuh 78,1%
Pertumbuhan Industri Asuransi sepanjang 2016 meningkat, terlihat dari tingginya total pendapatan asuransi, baik asuransi jiwa, umum, maupun syariah. Menurut Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Hendrisman Rahim, total pendapatan industri asuransi jiwa di kuartal III-2016 meningkat sebesar Rp 158,65 triliun atau naik 78,1% dibandingkan periode yang sama pada 2015. Dan, dari jumlah investasi, mencapai Rp 386,18 triliun meningkat 25,7% dari tahun 2015 yang hanya mencapai Rp 307,29 triliun. Dikatakan Hendrisman, peningkatan pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya saluran distribusi bancassurance, produk asuransi yang ditawarkan melalui layanan perbankan. "Pemasaran melalui bancassurance dinilai relatif lebih mudah dilakukan karena pasar yang dibidik adalah nasabah perbankan yang lebih memahami beragam jenis jasa keuangan. Apalagi, kini sejumlah bank BUMN yang menggaet mitra strategis telah menunjukkan kinerja terbaik," kata dia dalam keterangannya, Selasa (3/1/2017).
Detik.com - 03/01/2017
https://finance.detik.com/moneter/d-3386839/kuartal-iii-2016-industri-asuransi-tumbuh-781
Narasumber:
- Hendrisman Rahim, Ketua Umum, AAJI
Aturan Kesehatan Keuangan Makin Ketat
Otoritas Jasa Keuangan menetapkan batas maksimal penempatan aset investasi yang diizinkan untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan asuransi reasuransi. Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 71/2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi yang diundangkan 28 Desember 2016, otoritas membatasi penempatan investasi di dalam 18 instrumen yang diizinkan. Kebijakan itu merupakan penyempurnaan aturan sebelumnya yakni Peraturan Menteri Keuangan No. 53/2012 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi yang sebelumnya digunakan sebagai dasar penempatan investasi. Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), menuturkan aturan ini akan disikapi dengan hati-hati oleh industri. Selain mem- membuka peluang baru, aturan ini juga menjadi celah bagi pelaku melakukan perluasan penempatan investasi. Dia mengatakan kebijakan suku bunga rendah yang dijalankan pemerintah membuat industri harus lebih kreatif dalam mengelola investasinya.
Bisnis indonesia – 04/01/2017, hal. 21
Narasumber:
- Togar Pasaribu, Direktur Eksekutif, AAJI
INDUSTRI ASURANSI JIWA
Capital Life Targetkan Pertumbuhan Laba
Bisnis asuransi jiwa tetap menggiurkan pada tahun ini. Karena itu, PT Capital Life Indonesia yakin target laba di 2017 tetap tumbuh. Antony Japari, Presiden Direktur PT Capital Life Indonesia (Capital Life) mengatakan, pihaknya merupakan pemain baru dalam industri asuransi jiwa. Capital Life beroperasi pada Agustus 2015. "Tahun 2015 kami masih mencatatkan rugi operasional sebesar Rp 900 juta. Namun kalau berdasarkan laba komprehensif tahun 2015, kami untung Rp 3 miliar," ujar dia, pekan lalu. Perusahaan asuransi jiwa ini mengelompokkan laba menjadi dua yaitu laba operasional dan laba komprehensif. Hingga kuartal III-2016, Capital Life mencatatkan laba operasional Rp 1 miliar. Hingga tutup tahun 2016, Capital Life memproyeksikan dapat menggenggam laba operasional Rp 5 miliar-Rp 10 miliar. Sementara pada tahun ini, Direktur Keuangan PT Capital Life Indonesia, Kasturi Yanu menargetkan laba operasional sebesar Rp 5 miliar. Target laba dalam rancangan anggaran 2017 yang dilaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut merupakan target pesimistis.
Harian Kontan – 02/01/2016, Hal. 24
(Berita Photo) Produk Asuransi
Investor Daily – 04/01/2017, Hal. 23
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.466 |
|
IHSG |
5.257,65 |
|
BI Rate (per 17 Maret 2016) |
6,75% |
Sumber Kontan.com , Bi Rate
Sumber Media:
Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.
