AAJI Daily News - 17 Januari 2017
HEADLINE NEWS
FM-CC-AAJI-06-001- AJB Bumiputera Minta 20% Saham
- Anak Usaha Bumiputera Beroperasi April
- AJB Bumiputera 1912 Kaji Miliki 20% Saham AJB
- AJS Bumiputera Targetkan Premi Rp 400 Miliar
- AJSB Pertimbangkan IPO
- AJSB Targetkan Premi Rp 400 M
- Sun Life Ekspansi Ke Kota Lapis Kedua
- Makin Agresif, Sun Life Garap Kota Lapis Kedua
- Sun Life Bidik Pasar Lapis Kedua pada 2017
- Capital Life Perbanyak Pilihan Produk
- Kerjasama PT Asuransi Indosurya Sukses Dengan PT Bank Mayapada Internasional, Tbk
- Tugu Re Raup Premi Rp 2,2 Triliun
- Hanwha Life Targetkan Premi Tumbuh 114,28%
- (Berita Photo) Peluncuran Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera
INDUSTRI ASURANSI JIWA
AJB Bumiputera Minta 20% Saham
Pengelola Statuter Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 menginginkan kepemilikan saham hingga 20% di PT Asuransi Jiwa Bumiputera yang merupakan cucu usaha. Didi Achdijat, Koordinator Pengelola Statuter Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB), menuturkan pihaknya tengah membahas hal tersebut dengan konsorsium Erick Thohir sebagai calon pembeli anak usaha AJBB. Dalam diskusi itu telah disepakati AJBB akan memiliki sebagian saham PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB). “Kami harapkan mungkin sampai 20%,” kata Didi di sela-sela penandatanganan kerja sama program satu juta polis dengan Yayasan Anugerah Kencana Buana, di Jakarta, Senin (16/1).
Bisnis Indonesia – 17/01/2017, Hal. 21
Anak Usaha Bumiputera Beroperasi April
Meski sudah mendapatkan izin operasional maupun susunan manajemen, namun PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) masih butuh waktu untuk mulai berbisnis. AJB baru akan beroperasi pada kuartal dua. Pasalnya perusahaan asuransi jiwa konvensional yang dibentuk dalam bagian restrukturisasi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) ini masih harus menyelesaikan sejumlah urusan. Koordinator Pengelola Statuter AJBB Didi Achdijat mengatakan sejumlah hal yang masih membutuhkan transisi, diantaranya jaringan kantor sampai urusan administrasi. Butuh waktu sekitar dua bulan ke depan untuk penyelesaiannya. "Paling lambat bulan April nanti kami harapkan AJB sudah bisa mulai berproduksi," terang Didi, Senin (16/1).
Harian Kontan – 17/01/2017, Hal. 24
AJB Bumiputera 1912 Kaji Miliki 20% Saham AJB
Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 memastikan tetap memiliki saham di PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB), yang merupakan cucu usaha dari PT Bumiputera 1912. AJB Bumiputera 1912 tengah mengkaji untuk memiliki saham sebesar 20% di Asuransi Jiwa Bumiputera. Koordinator Pengelola Statuter AJB Bumiputera 1912 Didi Achdijat mengatakan, sejauh ini pihaknya memang belum ada pembicaraan lebih lanjut terkait porsi kepemilikan saham di Asuransi Jiwa Bumiputera. Namun dia memastikan, AJB Bumiputera 1912 tidak akan melepas sepenuhnya saham di perusahaan asuransi jiwa itu kepada pihak lain.
Investor Daily – 17/01/2017, Hal. 22
AJS Bumiputera Targetkan Premi Rp 400 Miliar
Perusahaan hasil spin off Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJB Bumiputera) yakni PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera (AJSB) resmi beroperasi. AJSB merupakan bagian proses restrukturisasi perusahaan asuransi jiwa berbentuk mutual tersebut. Direktur Utama AJSB Hadry Harahap mengatakan, lewat langkah spin off ini diharapkan kini bisa lebih leluasa melakukan penetrasi bisnis. "Tahun ini kami targetkan premi sebesar Rp 400 miliar," kata dia, Senin (16/1). Optimisme ini menurut dia didukung dengan langkah tes pasar yang dilakukan sejak bulan Desember 2016 lalu. Dalam waktu sekitar satu bulan pihaknya bisa menjual sekira 4.900 polis. AJSB memiliki modal disetor sebesar Rp 100 miliar. Namun bila diperlukan untuk mengimbangi pengembangan bisnis, maka tambahan modal baru bisa saja dilakukan.
Kontan.co.id - 16/01/2017
http://keuangan.kontan.co.id/news/ajs-bumiputera-targetkan-premi-rp-400-miliar
AJSB Pertimbangkan IPO
PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera tengah mempertimbangkan penawaran umum saham perdana untuk meningkatkan permodalan perusahaan. Komisaris Utama PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera (AJSB) Suranto mengatakan, upaya mendapatkan permodalan melalui Initial Public Offering (IPO) dilakukan lantaran AJSB telah resmi berdiri sebagai perusahaan asuransi full syariah dari sebelumnya Unit Usaha Syariah (UUS) di bawah naungan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB Bumiputera). Kendati demikian masih ada opsi lain yang juga dipertimbangkan yakni menggandeng mitra strategis.
Bisnis Indonesia – 17/01/2017, Hal. 21
AJSB Targetkan Premi Rp 400 M
PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera atau AJSB telah resmi beroperasi. Perusahaan yang baru resmi beroperasi pada akhir September 2016 lalu ini menargetkan jumlah premi sebesar Rp 400 miliar pada 2017. Direktur Utama AJSB, Hadry Harahap menjelaskan, proses lahirnya AJSB dimulai dari upaya pemisahan UUS menjadi AJSB. "Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2014, setelah dipisahkan maka harus ada wadah. Kemudian didirikan PT AJSB dengan akta pendirian notaris 21 April 2016, dan disahkan di Kemenkumham pada 2 Mei 2016," tutur Hadry pada konferensi pers AJSB, di Jakarta, Senin (16/1). Republika – 17/01/2016,Hal. 16
Berita Serupa:
- Investor Daily – 17/01/2017, Hal. 23 Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Incar Premi Rp 400 Miliar
- Kompas.com - 16/01/2017 Beroperasi Sebulan, Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Dapat Rekor Muri http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/01/16/155227326/beroperasi.sebulan.asuransi.jiwa.s yariah.bumiputera.dapat.rekor.muri
- Kompas.com - 16/01/2017 Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Resmi Beroperasi, Target Premi Rp 400 Miliar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/01/16/141500226/asuransi.jiwa.syariah.bumiputera. resmi.beroperasi.target.premi.rp.400.miliar
- Bisnis.com - 17/01/2017 Sepanjang 2017, AJSB Bidik Premi Rp 400 Miliar http://finansial.bisnis.com/read/20170117/215/620039/sepanjang-2017-ajsb-bidik-premi-rp400- miliar
Sun Life Ekspansi Ke Kota Lapis Kedua
Perusahaan asuransi jiwa PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) akan mempergencar ekspansi bisnis ke kota lapis kedua dan ketiga di sejumlah pelosok Nusantara. Namun, fokus utama mereka ialah kota-kota di Kalimantan dan Sulawesi. “Ini menjadi salah satu strategi utama kami di 2017. Kalau kota-kota besar di provinsi, kami sudah memiliki kantor pemasaran. Tahun lalu kami fokus di kota-kota di Sumatra, sebelumnya di Pulau Jawa,” ujar Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia Elin Waty sebelum membuka acara Year Start 2017 Sun Life di Jakarta, akhir pekan lalu. Ia mengatakan ekspansi dengan membuka sejumlah kantor pemasaran itu karena melihat pertumbuhan kinerja Sun Life yang terus meningkat.
Media Indonesia – 17/01/2017, Hal. 19
Makin Agresif, Sun Life Garap Kota Lapis Kedua
PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) fokus mengembangkan kota-kota lapis kedua di Kalimantan dan Sulawesi selama tahun ini. Dalam tiga tahun terakhir, Sun Life telah menggelontorkan modal USD 50 miliar (sekitar Rp 665 miliar) untuk memperluas pasar di Jawa dan Sumatera. ’’Kami berupaya melakukan yang lebih baik di 2017 dengan berfokus pada sumber daya manusia, teknologi, dan brand,’’ kata Presiden Sun Life Asia Kevin Strain, Sabtu (14/1). Indonesia dinilai penting karena jumlah penduduknya sangat besar. Untuk meningkatkan pasar, Sun Life gencar merekrut agen. Hingga akhir 2016, jumlah agen Sun Life telah melebihi sepuluh ribu agen. Hingga kuartal kedua 2016, partnership distribution juga telah tumbuh 46 persen dibandingkan 2015.
Indopos – 17/01/2017, Hal. 5
Sun Life Bidik Pasar Lapis Kedua pada 2017
Perusahaan asuransi jiwa PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) pada tahun ini akan fokus mengepakkan sayap bisnisnya ke kota lapis kedua, utamanya yang ada di Kalimantan dan Sulawesi. Presiden Direktur Sun Life Elin Waty mengatakan, tahun lalu perusahaan sudah menggarap pasar Sumatera setelah Jawa. Menurut Elin, ekspansi ke kota lapis kedua dilakukan karena pertumbuhan ekonomi di kota-kota itu cukup tinggi. "Kota- kota lapis kedua banyak yang menjadi penunjang ekonomi. Kami melihat potensi besar. Masyarakat bukan tidak punya uang, hanya belum kenal produk asuransi," kata Elin sebelum membuka acara Year Start 2017 Sun Life di Jakarta Jumat (13/1/2017) di Jakarta. Selain itu, strategi pemasaran ini juga merupakan dukungan terhadap program literasi keuangan pemerintah, dengan literasi keuangan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Kompas.com - 13/01/2017
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/01/13/171536626/sun.life.bidik.pasar.lapis.kedua.pada.201 7
Capital Life Perbanyak Pilihan Produk
PT Capital Life Indonesia aktif mendiversifikasi produk dengan meluncurkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau unit-linked dan produk asuransi kesehatan pada awal 2017. Direktur Utama PT Capital Life Indonesia (Capital Life) Antony Japari menjelaskan, dalam waktu dekat perusahaan akan meluncurkan produk unit-linked, Capital Proteksi Link. Pihaknya sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan. “Kami akan launching Januari ini kalau semua sudah siap,” ujarnya kepada Bisnis, pekan lalu. Dia menjelaskan produk itu nanti ditawarkan dengan premi tunggal atau single premium mulai dari Rp 10 juta. Dana investasi atau fund yang ditawarkan pada produk itu adalah managed fund yang menawarkan pengelolaan investasi campuran pada saham dan obligasi.
Bisnis Indonesia – 17/01/2017, Hal. 21
Kerjasama PT Asuransi Indosurya Sukses Dengan PT Bank Mayapada Internasional, Tbk
Rabu, 11 Januari 2017 bertempat di gedung Mayapada Tower II Lt.9. pada saat ini PT Asuransi Jiwa Indosurya Sukses (selanjutnya disebut Indosurya Life) sedang melebarkan sayapnya dalam hal melakukan kerjasama. Untuk memasarkan produk-produk asuransi jiwa dengan bank-bank berskala nasional di Indonesia. PT Bank Mayapada Internasional, Tbk merupakan salah satu partner yang menjadi rekanan dengan Indosurya Life. Bisnis Indonesia – 17/01/2017, Hal. 24
Tugu Re Raup Premi Rp 2,2 Triliun
Sepanjang 2016, PT Tugu Reasuransi Indonesia mencatatkan premi bruto Rp 2,26 triliun, atau di atas target yang ditetapkan Rp 2,25 triliun. Direktur Keuangan PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugu Re) Dradjat Irwansyah mengatakan, faktor utama yang mendorong capaian target produksi ialah adanya ketentuan yang di terbitkan regulator melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan atau POJK No.14/2015 tentang Retensi Sendiri dan Dukungan Reasuransi Dalam Negeri. Dalam beleid itu disebutkan perusahaan asuransi dan perusahaan asuransi syariah wajib memperoleh dukungan reasuransi 100% dari resuradur dalam negeri untuk pertanggungan risiko sederhana. “Jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2015, maka pendapatan premi sepanjang 2016 bertumbuh sebesar 50% yaitu dari Rp 1,5 triliun menjadi Rp 2,26 triliun,” katanya kepada Bisnis, pekan lalu.
Bisnis Indonesia – 17/01/2017, Hal. 24
Hanwha Life Targetkan Premi Tumbuh 114,28%
PT Hanwha Life Insurance punya ambisi besar pada tahun ini. Hanwha Life menargetkan pertumbuhan premi baru mencapai lebih dari 100% dari pencapaian tahun kemarin. Chief of Agency and Bancassurance Officer Hanwha Life Henry Januar mengatakan, Hanwha Life mengincar premi baru Rp 450 miliar. Angka ini lebih tinggi 114,28% dari pencapaian tahun 2016 sebesar Rp 210 miliar. Untuk mendukung target tersebut, Henry menyatakan, segmen ritel maupun korporat akan dipacu. Di antaranya lewat perluasan kerjasama, penguatan jaringan, sampai dengan rencana peluncuran sejumlah produk baru.
Kontan.co.id - 16/01/2017
http://keuangan.kontan.co.id/news/hanwha-life-targetkan-premi-tumbuh-11428
(Berita Photo) Peluncuran Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera
Investor Daily – 17/01/2017, Hal. 16
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
13.360 |
|
IHSG |
5.270,01 |
|
BI Rate (per 17 Maret 2016) |
6,75% |
Sumber Kontan.com , Bi Rate
Sumber Media:
Kompas, Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Jakarta Post, Seputar Indonesia, Republika, Media Indonesia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, Indopos, Warta Kota, Jawa Pos (Jatim), Pikiran Rakyat (Jabar), Suara Merdeka (Jateng), Analisa (Medan), Tribun Timur (Sulsel), Detik.Com, Kompas.Com, Antara.Com, Antarafoto.Com, Tribunnews.Com, Okezone.Com, Beritasatu.Com, Vivanews.Co.Id, Media Asuransi, Warta Ekonomi, Majalah Infobank, Majalah Investor.
