AAJI Sepakati Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Hukum Universitas Airlangga



AAJI Sepakati Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Hukum Universitas Airlangga

Jum’at, 22 April 2022. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melakukan Penandatanganan PKS dengan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya. Bentuk kerja sama yang akan dijalankan antara lain joint research, webinar, kuliah umum dan pengabdian masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan produk berupa kajian akademik, artikel ilmiah, video pembelajaran, desain kurikulum terkait hukum asuransi di lingkungan kampus dan/atau laboratorium hukum asuransi.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon dan Dekan Fakultas Hukum UNAIR, Iman Prihandono, S.H., M.H., LL.M., Ph.D dilanjutkan dengan serimonial penandatanganan PKS. Kegiatan berlanjut dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema Asuransi Unit-link: Dalam Membangun Kekuatan Finansial Pemegang Polis, Mungkinkah?" Narasumber yang memberikan pemaparan dalam sesi ini antara lain; Ketua Departemen R&D dan Pelaporan, Paul Setio Kartono; Konsultan Hukum, Ricardo Simanjuntak; dan Dosen Fakultas Huku,, Dr. Zahry Vandawati Chumaida, S.H., M.H. Selain diikuti akademisi UNAIR, FGD ini juga dihadiri perwakilan dari Kepolisian, Hakim, BPSK, dan Advokat.

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukan bahwa dalam empat tahun terakhir (2018-2021) jika diakumulasikan total pendapatan premi dari produk unit link mencapai RP. 475.01 Triliun. Walaupun terjadi perlambatan pertumbuhan, pendapatan premi produk unit link tidak pernah mengalami penurunan setiap tahunnya. Di sisi lain jika dilihat dari aspek kontribusi pendapatan premi produk unit link terlihat semakin dominan dalam pembentukan total pendapatan premi industry asuransi jiwa. Pada tahun 2021, 62,93% total pendapatan premi bersumber dari produk unit link sedangkan 37,03% lainnya berasal dari produk tradisional seperti produk asuransi jiwa, kecelakaan, Kesehatan dan anuitas.

Berdasarkan bisnis, pendapatan premi bisnis baru dari produk unit link juga mendominasi. Di tahun 2021, pendapatan premi yang berasal dari produk unit link mampu menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang berkaitan dengan fungsi proteksi yang kepemilikannya akan semakin penting ketika terjadinya pandemi.

Acara ini menjadi pembuka untuk kegiatan lain yang akan dilaksanakan AAJI bersama dengan UNAIR ke depannya. Hal ini diharapkan dapat memberi pemahaman dari segi hukum terkait asuransi jiwa, khususnya produk Unit link dalam sisi teori dan praktik di Indonesia.