Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Menjadi Bagian dari Global Federation of Insurance Associations



Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Menjadi Bagian dari Global Federation of Insurance Associations

Akhir tahun 2021 menjadi momentum bersejarah bagi dunia perasuransian Indonesia. Bergabungnya Indonesia dengan The Global Federation of Insurance Associations (GFIA) sebagai suatu langkah strategis untuk terus mengembangkan diri dan melayani masyarakat Indonesia dalam bidang Asuransi Jiwa. Dengan bergabungnya menjadi anggota, maka Indonesia akan berkontribusi pada dialog internasional tentang isu-isu kepentingan bersama.

Apa itu GFIA?

GFIA merupakan asosiasi yang didirikan untuk mewakili asosiasi asuransi nasional dan regional untuk melayani kepentingan umum perusahaan asuransi jiwa, kesehatan, dan reasuransi serta untuk mewakili pemerintah nasional, regulator internasional, dan pihak lain untuk mengembangkan industri perasuransian di seluruh dunia.

Latar belakang didirikannya GFIA untuk meningkatkan efektivitas industri dalam memberikan masukan kepada badan pengatur internasional dan untuk berkontribusi lebih efektif pada dialog internasional tentang isu-isu yang menjadi kepentingan bersama. GFIA didirikan pada pertemuan Asosiasi Asuransi di Washington pada tanggal 9 Oktober 2012, dan Sekretariat GFIA berada di Brussel.

Pembentukan GFIA didahului oleh jaringan informal yaitu International Network of Insurance Associations (INIA), yang telah aktif sejak tahun 2008. Melalui 40 asosiasi anggota dan 1 asosiasi pengamat, GFIA sebagai wadah yang mewakili kepentingan perusahaan asuransi dan reasuransi di 67 negara. Perusahaan-perusahaan ini menyumbang sekitar 89% dari total premi asuransi di seluruh dunia.

Dialog internasional dikemas dalam general assembly yang rutin dilakukan setiap tahunnya oleh GFIA. Pada November 2021 AAJI hadir dalam General Assembly yang dilaksanakan secara virtual oleh GFIA. Dalam general assembly GFIA mengangkat berbagai topik, termasuk mengelola risiko dunia maya, mempromosikan adaptasi iklim, mengatasi hambatan perdagangan internasional, serta mengahadapi tantangan industri post pandemic Corona Virus 19. Kedepannya pertemuan General Assembly terdekat akan dilaksanakan secara fisik pada Juni 2022 di Czech Republic.