Tingkatkan Kualitas Manajemen Keuangan, AAJI Gelar Chief Financial Officer Forum



Tingkatkan Kualitas Manajemen Keuangan, AAJI Gelar Chief Financial Officer Forum

Jakarta, 30 November 2022 – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar diskusi terbuka antar perusahaan anggota melalui Chief Financial Officer Forum (CFO). Acara ini merupakan kegiatan rutin yang selenggarakan oleh AAJI guna memberikan update dan membahas isu-isu penting di industri Asuransi Jiwa. CFO ini merupakan kali keduanya AAJI dan untuk pertama kalinya diadakan dengan bertatap muka secara langsung untuk membahas berbagai persoalan terkait manajemen keuangan.

CFO forum dihadiri oleh 110 Kepala Keuangan setiap perusahaan asuransi. Dalam forum ini AAJI mengundang narasumber dan seluruh perusahaan anggota AAJI untuk dapat bersama-sama membahas beragam isu. Acara ini merupakan kegiatan yang dijembatani oleh working group dari para kepala keuangan setiap perusahaan anggota AAJI.

Acara diawali dengan sambutan dari Simon Imanto selaku Ketua Bidang Keuangan, Permodalan, Pajak dan Investasi. “Mewakili Dewan Pengurus AAJI dan juga industri asuransi jiwa, saya berharap apa yang kita lakukan hari ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi Bapak dan Ibu, serta dapat lebih luas lagi memberikan dampak positif bagi kemajuan industri asuransi jiwa Indonesia.”

Pada sesi pertama diskusi mengangkat tema “Asset Liability Management”. Sesi ini mengundang Jeffry Junus dari BNP Paribas dengan materi pembahasan “Use of Derivative as Hedging Tool From ALM”. Dilanjutkan dengan pembahasan materi terkait “Derivative and Hedge Accounting” yang dibawakan oleh Sausanto dan Handrow Cahyadi dari KPMG. Gary Tejakusuma jadi moderator pada diskusi sesi pertama ini.

Mengingatkan kembali akan aturan penegakan hukum di pasar modal, sesi dilanjutkan dengan speed talk sharing yang dipimpin oleh Novi Imelda selaku ketua bidang investasi. Sharing ini mengangkat topik “Mencegah Fraud dan Tindak Pidana Pada Pengelolaan Investasi”, dengan membahas berbagai aturan hukum yang sudah ada mulai dari mekanisme penegakan hukum hingga ketentuan pidana dalam pasar modal.

Sesi pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Dionisius Damijanto dan Bernardus Andriyanto dari Deloitte dengan topik “Tax Update on Rearrangement of Fringe Benefits (Benefits and kind)”. Desy Natalia Widjaya menjadi moderator pada sesi ini.

Akhir acara ditandai dengan adanya pemaparan program kerja bidang keuangan, permodalan, pajak dan investasi dari masing–masing ketua working group. Simon Imanto mengatakan, “Pemahaman mengenai Asset Liability Management yang baik, dan memahami peranan Financial Derivative bagi ALM perusahaan asuransi serta memahami pencatatan accounting jadi hal yang penting bagi industri asuransi jiwa ke depannya.”

Dengan diselenggarakannya acara ini, seluruh CFO dan beserta seluruh perwakilan perusahaan di bidang Keuangan, Permodalan, Pajak dan Investasi untuk dapat berperan aktif untuk mendukung program-program kerja ini untuk mewujudkan industri asuransi jiwa yang semakin bertumbuh, sehat dan berkualitas serta dicintai masyarakat Indonesia.

Older Post Newer Post