AAJI Daily News - 16 Februari 2026


Senin, 16 Februari 2025                                                                                                                        

FM-CC-AAJI-006-00          

OVERVIEW

Positive

Neutral

Negative

200

0

2

Online

Print

Electronic

189

13

0

ISSUES

  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 94 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 33 Total News
  • Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 3 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 4 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 68 Total News

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

OJK Proyeksi Aset Asuransi Tumbuh 5%-7% pada 2026, Ini Respons Allianz Life (kontan.co.id, 13/02/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri asuransi bisa tumbuh 5%-7% secara Year on Year (YoY) pada 2026. PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) optimistis dapat mewujudkan proyeksi pertumbuhan yang positif itu pada 2026.Director and Country Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia Gert de Rijke mengatakan rasa optimisme itu juga tercermin dari kinerja aset perusahaan yang tumbuh 3,24% secara Year on Year (YoY) menjadi Rp 37,27 triliun per akhir 2025."Hal itu memberikan dasar yang sehat untuk melanjutkan tren positif, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan perlindungan masyarakat," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (13/2/2026).

Perkuat Fundamental Binis, Perusahaan Asuransi Dituntut Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat (kompas.com, 14/02/2026)

PT Avrist Assurance (Avrist) menilai potensi pertumbuhan industri asuransi menjadi sinyal positif bagi pelaku industri sekaligus momentum bagi pelaku jasa keuangan untuk terus memperkuat fundamental bisnis.Direktur Keuangan PT Avrist Assurance Agus Setiawan mengatakan, pihaknya menempatkan sinergi finansial, operasional, dan digital sebagai fondasi utama dalam memperkuat daya saing Avrist Group."Dengan tata kelola yang kuat serta inovasi berkelanjutan, kami optimistis dapat terus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi nasabah, mitra bisnis, dan industri jasa keuangan nasional," kata dia dalam siaran pers, dikutip Sabtu (14/2/2026).

Bayarkan Klaim Rp 661 Miliar Selama 2025, Bhinneka Life Apresiasi Ujung Tombak Bisnis (viva.co.id, 13/02/2026)

PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) terus memberikan apresasi kepada mitra pemasar berpretasi. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang mengakselerasi bisnis perusahaan.Jakarta, VIVA  PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) terus memberikan apresasi kepada mitra pemasar berpretasi. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang mengakselerasi bisnis perusahaan.Melalui event bergengsi Bhinneka Life Star Award 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 04 Februari 2026 di Pracima Tuin Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah. Bhinneka Life memberikan apresiasi kepada seluruh agen pemasar berprestasi dari seluruh Indonesia atas pencapaian kinerja ditahun 2025.

BRI Life Cetak Laba Rp 954 M, Naik 25% (detik.com, 13/02/2026)

Laba BRI Life meningkat 25,4% dari Rp 760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp 954 miliar pada 2025. Pencapaian Annualized Premium Equivalent (APE) turut bertumbuh 1,4% pada 2025 sebesar Rp 3,32 triliun dibandingkan 2024 sebesar Rp 3,28 triliun.Menurut Direktur BRI Life Sutadi, capaian RBC tersebut menunjukkan posisi keuangan BRI Life yang sehat dan menjamin kemampuan Perusahaan dalam mengukur kecukupan modal terhadap risiko. Sementara, Risk Based Capital (RBC) di tahun 2025 tercatat sebesar 742%."Pertumbuhan bisnis 2025 ditopang oleh strategi yang tepat dalam melakukan penetrasi pada segmen nasabah, serta produk yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing segmen, disamping pemanfaatan teknologi digital yang mempermudah proses bisnis dan mitigasi risiko," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).

Ciputra Life Bidik Aset Tumbuh Double Digit di 2026, Ini Strateginya (bisnis.com, 13/02/2026)

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menargetkan pertumbuhan aset double digit pada 2026. Target ini berkaca pada pertumbuhan aset sampai akhir 2025 mencapai 33% year-on-year (YoY).Menilik laporan keuangannya, aset anak usaha dari PT Ciputra International dan PT Tunas Andalan Pratama ini pada Desember 2025 mencapai Rp1,32 triliun, tumbuh 33,2% YoY dari Rp997,3 miliar."Pada tahun 2026 ini, kami menargetkan pertumbuhan aset double digit . Selain pertumbuhan nilai aset, kami juga terus melakukan peningkatan kualitas aset," ucap Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso kepada Bisnis , Kamis (12/2/2026).Hengky melanjutkan, peningkatan kualitas aset, terutama aset investasi dilakukan perusahaan supaya bisa memberikan imbal hasil investasi yang optimal dan berkelanjutan.

Asuransi Diminta Tambah Investasi ke Saham 20%, Ciputra Life Soroti Risiko Likuiditas (Sinar Indonesia Baru, 13/02/2026)

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menilai rencana pemerintah mendorong porsi investasi asuransi dan dana pensiun (dapen) di pasar modal hingga 20% perlu di Imbangi dengan ketersediaan Instrumen investasi yang likuid serta sesuai dengan karakteristk kewajiban industi Direktur Utama Ciputra Lite Hengky Djojosantoso menyampaikan, secara umum tidak terdapat kendala mendasar dari sisi industri Namun, dalam pengetolaan portofolio Investasi Perusahaan harus menyesualkan karakteristik aset dengan kewajiban kepada nasabah, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang Dalam mengatur portololo, kami perlu menyesuaikan karakteristik antara aset investasi dengan pemenuhan kewajiban perusahaan terhadap nasabah.

Bayar Klaim Rp 1,3 Triliun di 2025, Generali Indonesia Buktikan Komitmen Lindungi Nasabah (kabarbaik.co, 14/02/2026)

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia), bagian dari Generali Group, menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan nyata kepada nasabah melalui pembayaran lebih dari 273.000 klaim dengan total nilai melampaui Rp 1,3 triliun sepanjang tahun 2025.Pembayaran klaim tersebut mencakup manfaat meninggal dunia, kesehatan, serta penyakit kritis. Secara tahunan, total nilai klaim meningkat 4,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan klaim kesehatan sebesar 8,7 persen (year on year/yoy) yang mendominasi hingga 83 persen dari total pembayaran klaim.

Employee Benefit Jadi Pilar Stabilitas Bisnis di Tengah Dinamika Global 2026 (mediaasuransinews.co.id, 14/02/2026)

Great Eastern Life Indonesia bersama OCBC kembali menyelenggarakan Employee Benefit Partnership Forum 2026 di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Forum ini dihadiri oleh 19 perusahaan dari sektor manufaktur dan industri dengan total 38 peserta yang terdiri dari HR, Finance, hingga level manajemen dan direksi.Melihat tahun 2026 yang diawali dengan berbagai dinamika geopolitik global dan ketidakpastian arah kebijakan ekonomi dunia, forum ini menghadirkan dua perspektif utama: stabilitas makroekonomi dan penguatan strategi perlindungan karyawan. Melalui pendekatan tersebut, Great Eastern Life Indonesia dan OCBC mendorong perusahaan agar tidak hanya siap menghadapi risiko eksternal, tetapi juga mampu menjaga keberlanjutan bisnis melalui pengelolaan employee benefit yang lebih strategis dan terukur.

Tahun 2025, Dua Asuransi BUMN Ini Bayar Klaim Hingga Rp 10,7 Triliun (tribunnews.com, 13/02/2026)

Dalam industri asuransi, kepercayaan bukan sekadar nilai, tetapi fondasi utama hubungan antara perusahaan asuransi dengan pesertanya. Kepercayaan ini dibangun melalui komitmen nyata dalam memenuhi janji perlindungan kepada peserta. Sepanjang 2025, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) telah membayar klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai Rp10,7 triliun kepada lebih dari 1,1 juta peserta. Angka ini mencerminkan komitmen nyata kedua perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.Sebagai bagian dari IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG Life dan Mandiri Inhealth memastikan para peserta mendapatkan klaim dan manfaat asuransi secara tepat waktu sesuai ketentuan yang diperjanjikan dalam polis, sehingga peserta dapat fokus pada keberlanjutan rencana masa depan dan pemulihan kesehatannya.

Dukung Kualitas Hidup yang Lebih Baik, Manulife Hadir sebagai Tenaga Pemasar Keluarga Indonesia (kompas.com, 13/02/2026)

Momen kumpul bersama keluarga saat perayaan Imlek kerap diwarnai dengan pembicaraan seputar pendidikan anak, kesehatan orangtua, hingga cara mengelola keuangan.Topik tersebut pun berkaitan erat dengan faktor kesehatan, dana darurat, serta stabilitas pendapatan yang menjadi prioritas utama sebagian besar keluarga.Di sisi lain, Asia Care Survey 2025 menunjukkan bahwa hanya 8 persen responden di Asia yang menjadikan "hidup selama mungkin" sebagai prioritas utama.Sebagian besar justru mengutamakan kualitas hidup, tidak ingin menjadi beban keluarga, dan berharap dapat menua dengan bermartabat.Di Indonesia, pergeseran itu bahkan lebih kuat dengan hanya 5,7 persen responden yang mengejar hidup panjang umur.

Minat Asuransi Meningkat, Generali Perkuat Unit Link (Jawa Pos, 14/02/2026)

Kesadaran finansial masyarakat terus menanjak. Di tengah tekanan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi, minat membeli produk asuransi tahun ini diproyeksikan semakin kuat. Produk asuransi jiwa unit link atau PAYDI kembali didorong sebagai motor penetrasi pasar.President Director and CEO PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia Rebecca Tan menilai kebutuhan finansial masyarakat selalu berubah di setiap fase kehidupan. Mulai dari persiapan berkeluarga, pendidikan anak, membangun usaha, hingga dana pensiun dan warisan. "Semakin dewasa, kebutuhan akan persiapan finansial makin tinggi. Perencanaan harus lebih matang," ujarnya kemarin (13/2).

Premi Asuransi Jiwa Diproyeksikan Tumbuh Stabil (Tribun Medan, 13/02/2026)

Prospek industri asuransi jwa pada 2026 diperkirakan mengarah pada pertumbuhan yang lebih stabil setelah kinerja premi mengalami tekanan sepanjang tahun lalu. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat prem! asuransi jiwa sebesar Rp 180.98 tiltun pada 2025 atau terkontraksi 3,81 persen secara tahunan (year on year/YOY), Pengamat asuransi Irvan RahardJo mentiai, tekanan prem pada 2025 menjadi fase penyesuatan bagi pelaku industri dalam merespons perubahan kebutuhan nasabah serta dinamika kondisi ekonomi.

Premi Sun Life Tumbuh 9,18% di 2025, Didorong Asuransi Dwiguna (kontan.co.id, 15/02/2026)

PT Sun Life Financial Indonesia menyebut produk asuransi dwiguna menjadi kontributor utama terhadap perolehan premi sepanjang 2025.Produk seperti Sun Prosperity Prime (SI SUPER) dan Asuransi X-Tra Proteksi Cermat dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan perlindungan sekaligus perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang.Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo mengatakan, produk dengan konsep mudah, fleksibel, dan aman semakin diminati seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan finansial."Produk Asuransi Dwiguna seperti Sun Prosperity Prime (SI SUPER) dan Asuransi X-Tra Proteksi Cermat menjadi kontributor utama kami di tahun 2025," kata Albertus kepada Kontan, Jumat (13/2/2026).

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

Indeks Literasi Keuangan Pelajar Masih Tertinggal (wmhg.org, 14/02/2026)

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan indeks literasi keuangan pelajar dan mahasiswa masih tertinggal di angka 56,42%. Di sisi lain, generasi muda kini tumbuh di tengah ekosistem keuangan digital yang semakin kompleks, dengan kemudahan akses layanan keuangan, termasuk dompet digital, yang berpotensi menimbulkan risiko jika tidak dibarengi pemahaman yang memadai.Berkaca dari hal tersebut, PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) menghadirkan JA SparktheDream tahun keempat dengan pendekatan yang menempatkan keluarga, sekolah, dan pelaku usaha jasa keuangan sebagai satu ekosistem pembelajaran keuangan yang saling terhubung.

Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia Hadirkan Manulife Ultima+, Solusi Perencanaan Warisan Multigenerasi (kompas.com, 15/02/2026)

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) bersama Bank DBS Indonesia meluncurkan Manulife Multigenerational Income Assurance+ (Manulife Ultima+), produk asuransi jiwa yang dirancang untuk menjawab kebutuhan perencanaan warisan lintas generasi.Produk tersebut menawarkan perlindungan berkelanjutan, pendapatan rutin, serta fleksibilitas dalam pengelolaan dan distribusi warisan keluarga.Seiring meningkatnya kesadaran keluarga Indonesia dalam mempersiapkan proses transfer kekayaan serta menghadapi harapan hidup yang lebih panjang, kebutuhan akan solusi perencanaan waris yang terstruktur semakin relevan.

Pentingnya Perencanaan Keuangan di Tengah Gejolak Kurs Dolar AS-Rupiah (liputan6.com, 15/02/2026)

Dalam beberapa tahun terakhir, perencanaan keuangan keluarga Indonesia semakin dipengaruhi oleh kebutuhan global, mulai dari pendidikan anak di luar negeri, investasi internasional, hingga perencanaan peninggalan lintas generasi.Liputan6.com, Jakarta - Dalam beberapa tahun terakhir, perencanaan keuangan keluarga Indonesia semakin dipengaruhi oleh kebutuhan global, mulai dari pendidikan anak di luar negeri, investasi internasional, hingga perencanaan peninggalan lintas generasi.Mobilitas global juga menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan risiko mata uang, kesinambungan aset, serta kesinambungan nilai kekayaan lintas generasi.

ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK

Perjuangan Melawan Penyakit Hati Kronis, Bintoro Terima Klaim Rp 5,8 Miliar dari Generali (medan.tribunnews.com, 15/02/2026)

Generali Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendampingi nasabah di masa-masa sulit melalui realisasi pembayaran klaim secara nyata.Salah satu kisah yang menjadi bukti adalah pengalaman Bapak Bintoro, nasabah yang didiagnosis penyakit hati kronis (chronic liver disease).Sejak 2019, Pak Bintoro harus menjalani serangkaian perawatan intensif demi mempertahankan fungsi organ hatinya.Kondisinya yang terus menurun membuat ia akhirnya harus menjalani transplantasi hati pada 2025 sebagai langkah penyelamatan terakhir.Proses pengobatan yang panjang, kompleks, dan berbiaya besar tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri, baik secara fisik, emosional, maupun finansial bagi dirinya dan keluarga.

PT Perkuat Vonis Eks Dirjen Kemenkeu (Prohaba, 13/02/2026)

Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperkuat vonis pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara terhadap mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Isa Rachmatarwata, terkait kasus dugaan korupsi oleh PT Asuransi Jiwasraya. Dilansir ANTARA, Kamis (12/2/2026), putusan tersebut sama dengan putusan pengadilan tingkat pertama, yakni Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang dimintakan banding oleh jaksa penuntut umum dan Isa.Menyatakan terdakwa Isa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana didakwakan dalam dakwaan subsider, ujar hakim ketua, Budi Susilo, dalam amar putusan yang dikonfirmasi. Tak hanya pidana badan, majelis hakim PT DKI Jakarta juga memperkuat hukuman denda yang telah dijatuhkan kepada Isa yaitu sebesar Rp 100 juta.

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

Avrist Assurance Masih Mengkaji Pembentukan Dewan Penasihat Medis (kontan.co.id, 13/02/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis Peraturan OJK (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 mengenai Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan dan berlaku 3 bulan usai diundangkan pada 22 Desember 2025. Dalam POJK tersebut, terdapat kewajiban perusahaan asuransi mesti memiliki Medical Advisory Board (MAB) atau Dewan Penasihat Medis (DPM).Mengenai hal itu, PT Avrist Assurance belum menentukan pembentukan DPM saat ini. Direktur Bisnis Avrist Assurance Aldi Rinaldi mengatakan pihaknya masih mempelajari pembentukan DPM yang memang cocok untuk perusahaan baik secara mandiri, gabungan, atau menggunakan pihak ketiga."Avrist sekarang sedang melakukan riset bahwa kami mau sendiri, bergabung dengan perusahaan lain, atau menggunakan jasa pihak ketiga," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).Aldi mengatakan kajian pembentukan DPM juga mesti melihat dari biaya yang dikeluarkan.

Ini Respons Avrist Soal Batas Alokasi Saham untuk Asuransi Direncanakan Naik Jadi 20% (kontan.co.id, 14/02/2026)

Pemerintah berencana menaikkan batas atas investasi dana pensiun (dapen) dan asuransi di pasar modal dari 8% menjadi 20%. Hal itu disebutkan sebagai strategi pemerintah untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.Mengenai hal itu, PT Avrist Assurance menyambut baik adanya kelonggaran yang diberikan pemerintah terkait investasi di saham. Meski ada pelonggaran, Penjabat Sementara (Pjs) Presiden Direktur Avrist Assurance, Agus Setiawan mengatakan pihaknya tidak berarti akan bereaksi langsung menempatkan investasi di saham.Selain mempertimbangkan volatilitas yang tinggi, pihaknya juga sekarang fokus di produk tradisional sehingga membutuhkan ketahanan dana untuk jangka panjang. Otomatis, instrumen pendapatan tetap menjadi hal yang difokuskan.

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

Allianz Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026 (mix.co.id, 13/02/2026)

Allianz Group Investors Indonesia baru saja menggelar kegiatan bertajuk "Igniting Opportunity: Partnership, Prosperity & The Fire Horse Year Ahead". Kegiatan itu ditujukan untuk pelanggan yang berasal dari sejumlah bank partners dan pimpinan mitra bisnis Allianz Life Indonesia. Christiaan Tuntono, Ekonom Senior Allianz Global Investors, serta Angelina Fang selaku Co-Founder Feng Shui Consulting Indonesia, hadir sebagai pembicara.Dari paparan kedua pembicara itu, Allianz merangkum tips investasi 2026 yang relevan untuk individu maupun pelaku bisnis. Pertama, Pilih yang "Siap Lari", Bukan yang Sekadar Ramai. Dalam ekonomi Asia, pertumbuhan 2026 diperkirakan selektif. Artinya, tidak semua sektor atau aset akan naik bersamaan.

Kendalikan Risiko: Astra Life Ajak Keluarga Indonesia Berani Melangkah di Tahun Kuda Api 2026 (topbusiness.id, 13/02/2026)

Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa (17/02/2026), tahun ini dikenal sebagai Tahun Kuda Api, simbol energi, keberanian, dan respons cepat dalam menangkap peluang. Namun di tengah ritme yang serba cepat, keberanian tetap perlu dibarengi kesiapan, yaitu perencanaan yang matang, pengelolaan risiko, dan disiplin finansial agar setiap mimpi keluarga bisa diwujudkan secara berkelanjutan.Kurniasari S. Pranoto CFP selaku Marketing, Corporate Communication, Literacy & Inclusion Department Head Astra Life mengatakan, Di Tahun Kuda Api yang identik dengan energi untuk mewujudkan mimpi, kami mengimbau keluarga Indonesia untuk tetap menjaga kesehatan finansial.

OJK Ungkap Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Lewat Literasi Asuransi Generasi Muda (investortrust.id, 13/02/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor perasuransian bagi generasi muda sebagai fondasi ketahanan keuangan masyarakat dan perekonomian nasional. Edukasi sejak dini dinilai penting agar generasi muda mampu mengelola keuangan secara bijak, memahami perlindungan risiko, serta mengambil keputusan keuangan yang sehat bagi masa depan.Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono, dalam kuliah umum PPDP bertajuk "Insights for the Future" yang diselenggarakan di Universitas Jember (UNEJ), Jember, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026).

Survei Sun Life: 90 Persen Pekerja Indonesia Terjebak Sandwich Generation (kompas.com, 15/02/2026)

Tekanan finansial untuk membiayai orang tua dan anak menjadi beban mayoritas pekerja Indonesia. Sebanyak 90 persen responden mengaku berada dalam posisi sandwich generation.Kondisi ini memengaruhi rencana pensiun. Sekitar 40 persen responden menurunkan ekspektasi gaya hidup saat pensiun. Sebanyak 23 persen menunda pensiun atau memperkirakan tetap bekerja setelah memasuki usia pensiun.Temuan tersebut muncul dalam survei Sun Life bertajuk "Membayangkan Kembali Pensiun: Kesenjangan Pensiun di Asia atau Retirement Reimagined: Asia's Retirement Divide". Survei mencatat 77 persen responden Indonesia memperkirakan tetap bekerja setelah usia pensiun.Perubahan demografi ikut memperberat situasi

Tokio Marine dan NU Care Ajak Gen Z Surabaya Ubah Hobi Ngopi jadi Investasi (jawapos.com, 14/02/2026)

Fenomena gaya hidup konsumtif dan jeratan pinjaman online (pinjol) di kalangan anak muda, menjadi perhatian banyak pihak. Kondisi ini bahkan berujung pada keretakan rumah tangga akibat beban utang.Berangkat dari keresahan tersebut, PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia berkolaborasi dengan NU CARE- LAZISNU menggelar program "NU Care Cerdas: Literasi Keuangan - Gen Z & Perempuan Muda Berdaya" pada Jumat(13/2).Kegiatan yang berlangsung di Surabaya ini bertujuan memperkuat fondasi ekonomi generasi muda. Peserta didorong tidak hanya mampu menghasilkan uang, tetapi juga cerdas mengelola keuangan demi masa depan berkelanjutan.

Tokio Marine: Asuransi Kesehatan Jadi Tren Masyarakat Usia 30-40 Tahun (bisnis.com, 14/02/2026)

PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia menyampaikan produk asuransi kesehatannya saat ini banyak dimiliki segmen usia produktif di akhir 30-an hingga 40 tahun ke atas.SVP Marketing & Corporate Planning Tokio Marine Life Alexander Mahendrawan menjelaskan kelompok tersebut umumnya memiliki kesadaran kesehatan yang lebih tinggi."Serta kondisi finansial yang relatif lebih mapan, sehingga lebih siap memiliki perlindungan kesehatan bagi diri sendiri dan keluarga," ungkapnya kepada Bisnis , dikutip pada Jumat (13/2/2026).Adapun, secara umum Alexander menyebut tren klaim asuransi kesehatan di perusahaan masih berada dalam batas wajar dan sejalan dengan pertumbuhan bisnis perusahaan, khususnya pada portofolio asuransi kesehatan kumpulan.

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

16.827,30

IHSG

8.212,27

BI Rate

4.75 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

parahyangan-post.com, krjogja.com, mmindustri.co.id, pikiran-rakyat.com, Radar Bekasi, Prohaba, analisadaily.com, infobanknews.com, mimbarumum.co.id, radarbandung.id, zonapriangan.pikiran-rakyat.com, kabarbisnis.com, bisnisjatim.id, kilasjatim.com, ekonomiaktual.com, theiconomics.com, beritasatu.com, bisnistoday.co.id, Jawa Pos, Haluan Padang, Tribun Medan, terkininews.com, pasardana.id, batamfm.com, iqplus.info, harianberkat.com, penakalteng.com, batamclick.com, batamramah.com, matrabisnis.id, inikalteng.com, stabilitas.id, beritayang.com, metapos.id, marketeers.com, Ekonomi Neraca, medcom.id, swa.co.id, liputan6.com, jabar.jpnn.com, konsepnews.com, jabar.idntimes.com, suarasurabaya.net, paradapos.com, jurnas.com, katakini.com, bantentoday.id, okezone.com, olenka.id, channelsatu.com, emitennews.com, kabarindo.com, Harian Surya, duta.co, cakrawarta.com, jatim.nu.or.id, surabaya.tribunnews.com, aulanews.id, dan qoo10.co.id.

DOWNLOAD PDF