AAJI Daily News - 25 Maret 2026


Rabu, 25 Maret 2026                                                                                                                             

FM-CC-AAJI-006-00          

OVERVIEW

Positive

Neutral

Negative

127

0

0

Online

Print

Electronic

117

3

7

ISSUES

  • Tentang AAJI: 44 Total News
  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 43 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 4 Total News
  • Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 6 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 2 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 28 Total News

TENTANG AAJI

Meningkat, Rata-Rata Nilai Klaim Kesehatan Perorangan di Asuransi Jiwa Rp 54,61 Juta (kontan.co.id, 21/03/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, rata-rata nilai pembayaran klaim kesehatan perorangan di industri asuransi jiwa meningkat pada 2025.Ketua Bidang Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Center of Excellence) AAJI Handojo Gunawan Kusuma mengatakan bahwa rata-rata pembayaran klaim kesehatan untuk perorangan pada 2025 sebesar Rp 54,61 juta."Nilainya meningkat cukup signifikan sebesar 51,9%, jika dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 35,95 juta," ungkapnya saat konferensi pers AAJI di Jakarta Pusat, beberapa saat lalu.Melihat tren tersebut, Handojo menerangkan industri asuransi jiwa akan terus memantau perkembangan itu secara berkala.

Asosiasi Asuransi Jiwa Dukung Program Penjaminan Polis Diluncurkan Mulai 2027 (kompas.com, 25/03/2026)

Asosisasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendukung peluncuran program penjaminan polis dapat dilaksanakan pada tahun depan. Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiryono Karsono mengatakan, penerapan program penjaminan polis oleh Lembaga Penjaminan Simpanan memang masih menghadapi berbagai tantangan. "Saya rasa kalau bersama-sama kita tetap bisa menanggulangi itu ya, target kita tetap 2027, ita bisa launch," kata dia usai konferensi pers Laporan Kinerja Industri  Asuransi Jiwa  2025, pertengahan Maret ini.  Ia menambahkan, usulan nilai uang pertanggungan senilai Rp 500-700 juga diharapkan mampu menjangkau banyak masyarakat. "Ya relatif lah ya, daripada tidak ada sama sekali yang penting kan kita inginnya  asuransi  itu memasyarakat," ucap dia.

Premi 2025 Turun 1,8%, Asuransi Jiwa Mulai Andalkan Hasil Investasi? (bisnis.com, 25/03/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan premi industri turun tipis 1,8% ( year on year /YoY) menjadi Rp181,27 triliun.Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menjelaskan bahwa kondisi tersebut lebih mencerminkan adanya perubahan preferensi masyarakat dalam memilih pola pembayaran premi.Dia menyebut, premi bisnis baru yang dibayarkan secara reguler justru meningkat sekitar 7,8%. Bagi AAJI, ini menunjukkan minat masyarakat terhadap perlindungan asuransi jiwa tetap terjaga."Hal ini juga didukung oleh meningkatnya total tertanggung industri asuransi jiwa yang naik 8,6% secara year on year menjadi 168,03 juta orang," tuturnya dalam konferensi pers, Jumat (13/3/2026).

OJK Siapkan New RBC, Ini Respons AAJI (kontan.co.id, 20/03/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai penerapan  Risk Based Capital  (RBC) versi baru atau  New RBC  akan membawa dampak positif bagi industri asuransi jiwa, terutama dalam meningkatkan transparansi dan ketahanan keuangan perusahaan. Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo mengatakan, skema RBC terbaru yang tengah disiapkan regulator akan lebih mencerminkan kondisi risiko perusahaan secara lebih akurat dibandingkan metode sebelumnya. "Dengan RBC yang baru, tujuannya adalah menampilkan kondisi keuangan yang lebih transparan dan lebih merefleksikan profil risiko masing-masing perusahaan," ujar Albertus dalam sesi tanya jawab konferensi pers AAJI, Jumat (13/3/2026).

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

Allianz Syariah Susun Proyeksi Bisnis 10 Tahun Mendatang Usai Spin-Off (mediaasuransinews.co.id, 19/03/2026)

Allianz Life Syariah Indonesia atau Allianz Syariah telah menyusun proyeksi bisnis dalam 10 tahun mendatang lantaran bisnis asuransi bukan bersifat mendatangkan profit dalam waktu dekat. Bisnisnya harus dibangun secara lengkap dan mempunyai karakter jangka panjang."10 tahun mendatang itu merupakan prospek bisnis yang kita lihat. Kenapa? Karena bisnis asuransi bukan FMCG ( Fast Moving Consumer Goods ), yang quick profit . It's a long-term business ," kata Direktur Allianz Life Syariah Indonesia Jazilah Firdaus, dikutip dari Youtube Media Asuransi , Kamis, 19 Maret 2026." It shouldn't be viewed as a short-term profit, tapi it should be viewed as a long-term business. So, that's why we did a 10 year business projection ," tambahnya.

Allianz Syariah: Asuransi Penyakit Kritis Bisa Disesuaikan dengan Kebutuhan (mediaasuransinews.co.id, 22/03/2026)

Head of Product Marketing & Development Allianz Life Syariah Indonesia Rina Triana tidak menampik premi asuransi penyakit kritis terbilang tinggi. Karenanya, ada beberapa nasabah yang lebih memilih produk asuransi kesehatan terkait proteksinya."Jadi menurut saya namanya asuransi penyakit kritis itu memang bisa dibilang preminya lumayan. Karena kita aware bahwa asuransi penyakit kritis itu bukan sesuatu yang istilahnya preminya affordable , jadi kita bikin dia sefleksibel mungkin," kata Rina, di Jakarta, beberapa waktu lalu.Lantaran premi yang dibayarkan tidak sedikit terkait asuransi penyakit kritis, lanjutnya, membuat Allianz Syariah menawarkan asuransi penyakit kritis dengan tiga keunggulan. Pertama, keunggulan fleksibilitas dari segi manfaat asuransinya dan sesuai kebutuhan.

Bos Allianz Syariah: Spin-Off Demi Bangun Bisnis Asuransi Syariah yang Berkelanjutan (mediaasuransinews.co.id, 20/03/2026)

Allianz Life Syariah Indonesia atau Allianz Syariah menegaskan alasan melakukan spin-off atau pemisahan dari induk usaha saat masih berbentuk Unit Usaha Syariah (UUS) adalah demi bisnis berkelanjutan. Hal itu sejalan dengan potensi bisnis asuransi syariah yang sangat besar di Indonesia.Sedangkan terkait adanya usulan shared service saat berdiri sendiri atau melakukan spin-off , Direktur Allianz Life Syariah Indonesia Jazilah Firdaus mengatakan, Allianz Syariah lebih menekankan bagaimana bisnis bisa terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Ciputra Life Catat Hasil Investasi Melesat 69% Sepanjang 2025 (bisnis.com, 24/03/2026)

PT Asuransi Ciputra Indonesia atau Ciputra Life mencatat hasil investasi sebesar Rp66,24 triliun sepanjang 2025.Direktur Utama Ciputra Life, Hengky Djojosantoso mengemukakan nilai hasil investasi tersebut tumbuh sebesar 69% (year on year/YoY).Porsi terbesar investasi perusahaan ada pada instrumen berpendapatan tetap, yaitu obligasi pemerintah dan diikuti oleh obligasi korporasi, ungkapnya kepada Bisnis, dikutip pada Senin (23/3/2026).Hengky meneruskan, umumnya perusahaan asuransi jiwa tertarik pada instrumen investasi yang memiliki profil liabilitas jangka panjang. Misalnya, obligasi pemerintah, obligasi korporasi, dan saham.Kendati demikian, imbuhnya, biasanya perusahaan asuransi akan melihat  profil liabilitas atau profil kewajiban masing-masing dalam menentukan instrumen investasi.

Industri Asuransi Perlu Perkuat Permodalan dan Tata Kelola (beritajejakfakta.id, 19/03/2026)

Sektor industri, khususnya asuransi, didorong untuk terus meningkatkan permodalan, tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta kualitas produk dan sistem distribusinya.Selain itu, pengelolaan investasi yang hati-hati juga menjadi kunci. Hal tersebut diungkapkan dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK pada Selasa (17/3/2026).Meskipun demikian, Ogi mengakui bahwa perusahaan asuransi perlu mewaspadai tantangan yang dapat memengaruhi pertumbuhan aset tahun ini. Tantangan tersebut termasuk dinamika pasar keuangan, tingkat klaim pada beberapa lini usaha, dan kebutuhan peningkatan efisiensi.

Ini 10 Unitlink Campuran yang Mencetak Return Tertinggi per Februari 2026 (kontan.co.id, 24/03/2026)

Data Infovesta secara  year to date  (ytd) mencatat, rata-rata return atau imbal hasil unitlink berbasis campuran sebesar 0,92%. Jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink campuran yang berhasil mencetak return tertinggi per Februari 2026. Pada posisi pertama diduduki oleh produk PRUlink US Dollar Multi Asset Income Fund milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia). Produk tersebut memberikan return sebesar 8,37% per Februari 2026. Chief Financial Officer  Prudential Indonesia Adit Trivedi menyebut unitlink berbasis campuran bisa menjadi salah satu pilihan nasabah di tengah volatilitas pasar modal Indonesia. "Dengan demikian, lebih sesuai bagi nasabah dengan profil risiko konservatif hingga moderat," katanya kepada Kontan.

Mandiri Inhealth Optimalkan Layanan Asuransi Kesehatan (jatimpedia.id, 21/03/2026)

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) memastikan kesiapan layanan asuransi kesehatan tetap optimal bagi seluruh tertanggung dalam menyambut periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 H.Hal tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas liburan bersama keluarga di berbagai wilayah.Plt. Direktur Utama Mandiri Inhealth, Marihot H. Tambunan, menyampaikan bahwa periode libur panjang merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk senantiasa hadir dan melayani sepenuh hati.

OJK Sebut Musim Mudik Angkat Prospek Asuransi Perjalanan (Jawa Pos, 25/03/2026)

Lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran 2026 diperkirakan menjadi katalis bagi industri asuransi. Produk asuransi perjalanan dan kecelakaan diri diproyeksikan mencatat peningkatan permintaan seiring meningkatnya aktivitas perjalanan.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono mengatakan, tren tersebut hampir selalu terjadi menjelang periode mudik. "Prospek asuransi perjalanan dan kecelakaan diri menjelang momen mudik Lebaran umumnya meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat," ujarnya.Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah pemudik pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143 juta orang.

OJK Sebut Kanal Bancassurance dan Keagenan Masih Dominasi Premi Asuransi Jiwa (kontan.co.id, 21/03/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kanal distribusi keagenan dan bancassurance masih menjadi kontributor utama terhadap premi industri asuransi jiwa hingga awal 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengungkapkan, berdasarkan data Januari 2026, porsi premi dari kanal keagenan mencapai sekitar 22,09%, sementara bancassurance sebesar 26,21% dari total premi asuransi jiwa melalui seluruh jalur distribusi. "Ke depan, kedua kanal tersebut diperkirakan tetap menjadi sumber utama pertumbuhan premi industri pada 2026," ujarnya dalam jawaban tertulis PPDP OJK, Selasa (17/3/2026).  Menurut Ogi, kanal bancassurance berpotensi mencatat pertumbuhan yang relatif stabil.

Sebanyak 304.950 Agen Asuransi Resmi Terdaftar di Sprint OJK (investortrust.id, 24/03/2026)

Per 31 Januari 2026, OJK mencatat sebanyak 304.950 agen asuransi telah terdaftar dalam sistem Sprint dan memiliki QR code sebagai identitas resmi.  Kebijakan ini berlaku untuk agen di industri asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi syariah sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola industri perasuransian nasional.  OJK menyebut tidak ada kendala signifikan dalam pelaksanaan sistem registrasi ini, dan bersama asosiasi industri terus melakukan evaluasi serta penyempurnaan agar proses pendaftaran dan verifikasi agen semakin efektif dan transparan.

Premi Asuransi Tertekan, Tugure Waspadai Daya Beli dan Properti Lesu di Tahun 2026 (kontan.co.id, 19/03/2026)

PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) membeberkan sejumlah tantangan yang bisa mempengaruhi pendapatan premi pada 2026. Direktur Keuangan Tugure Dradjat Irwansyah mengatakan memasuki 2025, industri asuransi nasional menghadapi tantangan yang cukup signifikan, terutama dipicu pertumbuhan yang masih rendah pada lini bisnis properti dan kendaraan bermotor. "Selain itu, penurunan daya beli, dinamika pasar otomotif, dan real estate telah memberikan tekanan langsung pada perolehan premi," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (18/3/2026).  Drajat menerangkan kondisi tersebut diperparah fenomena soft market. Artinya, menunjukkan kompetisi harga yang agresif di pasar sehingga menyebabkan penurunan tarif premi secara umum.

 

 

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

 

ID Humanity Dompet Dhuafa dan Chubb Life Indonesia Ajak Anak-Anak dan UMKM Meriahkan Ramadan (investor.id, 19/03/2026)

ID Humanity Dompet Dhuafa kembali berkolaborasi dengan Chubb Life Indonesia menggelar berbagai kegiatan sosial di bulan Ramadan. Salah satunya adalah dengan berbuka puasa bersama dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim dan anak-anak penyandang disabilitas dari Yayasan Mekarsari sebuah sekolah yang berlokasi di Cibinong, Kabupaten Bogor, yang didedikasikan untuk memberikan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Acara dilakukan di Kantor Pusat Chubb Life Indonesia di Chubb Square, Jakarta, pada Kamis (05/03). Kegiatan ini dimeriahkan dengan pentas tari saman dan bernyanyi oleh anak-anak. "Sebagai bagian dari rangkaian kerja sama ID Humanity Dompet Dhuafa dengan Chubb Life Indonesia, buka puasa bersama hari ini menghadirkan adik-adik binaan Dompet Dhuafa yaitu, adik-adik dari Yayasan Mekarsari untuk menampilkan tari saman dari adik-adik tunarungu, dan alunan lagu dari adik tunanetra," ujar Maya Nur Aini, Manajer Kemitraan ID Humanity Dompet Dhuafa.

 

 

ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK

 

Belajar dari Kasus Gagal Bayar, Asuransi Jiwa Lebih Hati-Hati Tempatkan Investasi (bisnis.com, 23/03/2026)

Sejarah kasus gagal bayar di industri asuransi jiwa yang sempat menggerus kepercayaan publik akibat buruknya pengelolaan investasi dinilai menjadi pelajaran penting bagi pelaku industri untuk berbenah.Hal tersebut disampaikan oleh Pengamat Asuransi dan Dosen Program MM- Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Kapler Marpaung kala menanggapi hasil investasi industri yang meningkat signifikan sebesar 103,1% ( year on year /YoY) sepanjang 2025."Ini menjadi pelajaran berharga, membuat teman-teman di asuransi jiwa semakin prudent dalam menempatkan investasinya. Ini memang luar biasa hasil investasi tahun 2025 meningkat 103,1% dibandingkan tahun 2024. Di sisi lain modal investasi hanya meningkat 9% lebih," ungkapnya kepada Bisnis , dikutip pada Senin (23/3/2026).

 

 

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

 

OJK: Dampak Implementasi POJK Asuransi Kesehatan Mulai Terlihat pada Kuartal II-2026 (kontan.co.id, 19/03/2026)

Tren rasio klaim asuransi kesehatan yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir menjadi tantangan bagi industri. Untuk memperbaiki ekosistem asuransi kesehatan, OJK akhirnya merilis Peraturan OJK (POJK) mengenai Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan dan berlaku 3 bulan usai diundangkan pada 22 Desember 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono memperkirakan dampak implementasi POJK tersebut terhadap rasio klaim asuransi kesehatan akan mulai terlihat secara bertahap mulai kuartal II-2026. "Dampaknya diperkirakan mulai terlihat secara bertahap mulai kuartal II-2026, seiring dengan penyesuaian proses bisnis di industri," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (17/3/2026). 

 

 

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

 

Allianz Indonesia Bagikan Tips Kelola THR untuk Dana Pendidikan Anak Sejak Dini (bisnis.com, 19/03/2026)

Momen Idulfitri kerap kali membawa berkah tersendiri bagi para karyawan. Hal ini seiring dengan cairnya Tunjangan Hari Raya ( THR ) dan bonus tahunan yang waktunya berdekatan.PT Asuransi Allianz Utama Indonesia mengingatkan dana segar itu jangan hanya untuk kebutuhan Lebaran, tetapi juga untuk rencana finansial masa depan. Salah satu rencana finansial yang penting, terutama bagi orang tua, adalah dana pendidikan anak yang biayanya selalu meningkat.Head of Corporate Communications Allianz Indonesia Wahyuni Murtiani mengatakan perencanaan pendidikan anak perlu dilihat secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi tabungan atau investasi, tetapi juga perlindungan.

 

 

 

Bangkit Sehat Pasca Lebaran, Strategi Jitu Jaga Kebugaran dan Finansial Keluarga ala Sun Life Syariah (qoo10.co.id, 20/03/2026)

Setelah merayakan Lebaran, banyak keluarga menghadapi tantangan untuk mengembalikan kebugaran tubuh dan menata kondisi keuangan. Tubuh yang sempat mengalami pola makan berlebih dan perjalanan jauh perlu pemulihan agar kembali prima menjalani aktivitas sehari-hari. Sementara itu, pengelolaan keuangan yang tepat pasca-Lebaran menjadi kunci agar tidak terjebak masalah finansial.Sun Life Syariah memberikan lima tips praktis untuk membantu masyarakat menjaga kebugaran dan kesehatan finansial setelah Lebaran. Langkah ini membantu memastikan kesehatan fisik tetap terjaga sekaligus mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih aman dan terencana.

 

 

Mudik Lebih Tenang dengan Asuransi Digital, Ini Cara Dapatnya (detik.com, 20/03/2026)

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mudik Lebaran menjadi tradisi sebagian besar masyarakat untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Sebagai tradisi tahunan, mudik menjadi salah satu pergerakan mobilitas terbesar di Indonesia sekaligus menghadirkan kesempatan berharga bagi banyak masyarakat untuk merayakan kebersamaan dan mempererat silaturahmi.Perjalanan mudik Lebaran bisa menjadi lebih tenang dengan perlindungan asuransi. BRI Life misalnya menghadirkan solusi perlindungan melalui produk asuransi MODI guna memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas perjalanan serta momen kebersamaan keluarga.

 

NPWP PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Prudential Indonesia, Manulife untuk Lapor SPT di Coretax (jogja.suaramerdeka.com, 24/03/2026)

Pelaporan SPT Tahunan kini mengalami perubahan besar seiring hadirnya sistem Coretax dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Oleh karena itu, banyak wajib pajak mulai mencari informasi akurat terkait NPWP perusahaan, termasuk dari sektor asuransi.Artikel ini membahas secara lengkap NPWP PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Prudential Indonesia, dan Manulife Indonesia untuk kebutuhan lapor SPT di Coretax 2026.Selain itu, penjelasan ini disusun dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh wajib pajak pemula maupun yang sudah berpengalaman.Pentingnya NPWP Perusahaan dalam Lapor SPT CoretaxDalam proses pelaporan SPT Tahunan, data NPWP pihak pemotong pajak memiliki peran krusial.

Ingin Mudik Lebih Tenang? Saatnya Pertimbangkan Perlindungan Syariah untuk Keluarga (radartuba.disway.id, 19/03/2026)

Di tengah berbagai potensi risiko selama perjalanan mudik, memiliki perlindungan jiwa berbasis syariah dapat menjadi langkah bijak untuk memastikan ketenangan, sehingga momen pulang kampung dapat dinikmati dengan rasa aman dan penuh makna bersama orang tercinta.Memahami pentingnya menghadirkan rasa tenang di tengah mobilitas yang meningkat selama ramadan dan Idulfitri, PT FWD Insurance Indonesia ("FWD Insurance"), perusahaan asuransi jiwa yang berfokus pada nasabah dengan dukungan teknologi, menghadirkan Asuransi Jiwa Syariah FWD Rencana Sejahtera ("FWD Rencana Sejahtera"), solusi perlindungan jiwa yang dirancang untuk membantu keluarga Indonesia menjalani momen penuh makna dengan lebih nyaman dan percaya diri untuk dapat merayakan kehidupannya.

Prudential Indonesia Berikan Literasi Keuangan di Yogyakarta (mediaasuransinews.co.id, 21/03/2026)

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bersama komunitas Supermom mengadakan sesi literasi keuangan bertajuk "Anti Boncos Club: Strategi Aman Finansial Menjelang Lebaran." Kegiatan yang diselenggarakan secara daring pada 10 Maret lalu ini diikuti 300 peserta dan menghadirkan diskusi interaktif bagi para ibu, khususnya di Yogyakarta, untuk membahas strategi finansial keluarga selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.| Dalam sesi tersebut, Priskilla Fachruddin, Certified Financial Planner Prudential Indonesia, membagikan langkah praktis dalam mengelola keuangan rumah tangga, termasuk menyusun anggaran Ramadan dan menetapkan prioritas pengeluaran.

Airport Lounge Jadi Tempat Asuransi Gaet Nasabah Premium (medcom.id, 19/03/2026)

Fasilitas airport lounge kini semakin menegaskan perubahan arah industri   , dari sekadar penyedia perlindungan menjadi penyedia pengalaman gaya hidup. Bagi segmen affluent dan high-net-worth individual (HNW), kebutuhan layanan telah berkembang jauh melampaui proteksi finansial. Aktivitas yang padat dan mobilitas tinggi, baik untuk urusan bisnis maupun perjalanan pribadi, menuntut kenyamanan ekstra di setiap titik perjalanan. Airport lounge pun menjadi solusi yang semakin relevan.  Segmen affluent dikenal memiliki mobilitas tinggi, sering bepergian baik di dalam negeri maupun internasional untuk keperluan liburan maupun bisnis, sehingga kebutuhan mereka tidak hanya terbatas pada perlindungan finansial, tetapi juga layanan yang mendukung gaya hidup.

Sinergi BUMN untuk Mudik Aman, Indonesia Re Hadirkan Dukungan Reasuransi (radarpalembang.bacakoran.co, 24/03/2026)

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re turut ambil bagian dalam mendukung Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 sebagai bentuk sinergi perusahaan pelat merah dalam menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terlindungi bagi masyarakat.Melalui perannya di sektor reasuransi, Indonesia Re memastikan adanya sistem mitigasi risiko yang kuat dalam setiap perjalanan mudik yang difasilitasi BUMN. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pemudik selama perjalanan menuju kampung halaman.TJSL & ESG Division Head Indonesia Re, Mardian Adhitya, mengatakan bahwa keterlibatan Indonesia Re dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung keselamatan masyarakat.

Khawatir THR Langsung Habis Usai Lebaran? Ini Trik Mencegahnya (liputan6.com, 21/03/2026)

Mengelola THR sebenarnya bukan soal berhemat atau menahan diri. (via: istimewa) Liputan6.com, Jakarta - Setiap menjelang Lebaran, suasana rasanya berbeda. Ada semangat baru, rumah mulai dibersihkan, daftar belanja disusun, grup keluarga makin ramai, dan tentu saja notifikasi Tunjangan Hari Raya ( THR ) yang ditunggu-tunggu.THR sering terasa seperti hadiah kecil setelah setahun bekerja keras. Wajar kalau rasanya ingin langsung merayakan dengan belanja berbagai keperluan. Tapi di tengah perayaan itu, ada satu hal yang sering terlupakan, di mana setelah Lebaran usai, hidup tetap berjalan seperti biasa.Mengelola THR sebenarnya bukan soal berhemat atau menahan diri. Ini lebih tentang menjaga keseimbangan.

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

16.911,00

IHSG

7.199,20

BI Rate

4.75 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

kontan.co.id, id.tradingview.com, Bisnis Indonesia, rm.id, iuwashtangguh.or.id, indonesiakini.id, beritajejakfakta.id, Pas FM, bisnis.com, qoo10.co.id, ayosemarang.com, koranpangkep.co.id, haloindonesia.co.id, mediaasuransinews.co.id, kompas.com, jakarta365.net, detik.com, liputan6.com, antaranews.com, investor.id, merdeka.com, harianbasis.co, asatunews.co.id, alifnews.id, kabarnusantara.id, jogja.suaramerdeka.com, lampung.antaranews.com, theiconomics.com, visi.news, Sinar Indonesia Baru, radartuba.disway.id, jatimpedia.id, Jawa Pos, Smart FM, wartaekonomi.co.id, investortrust.id, medcom.id, wmhg.org, one.news, radarpalembang.bacakoran.co, kulturnativ.com, dan         industry.co.id.

DOWNLOAD PDF