AAJI Daily News - 13 April 2026
Senin, 13 April 2026
FM-CC-AAJI-006-00
OVERVIEW
|
Positive |
Neutral |
Negative |
|
163 |
7 |
0 |
|
Online |
|
Electronic |
|
160 |
8 |
2 |
ISSUES
- Tentang AAJI: 5 Total News
- Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 78 Total News
- Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 61 Total News
- Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 4 Total News
- Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 7 Total News
- Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 15 Total News
TENTANG AAJI
Sepanjang tahun 2025, industri asuransi RI mencatatkan total tertanggung industri asuransi jiwa naik 8,6% menjadi 168,03 juta orang, klaim dan manfaat yang dibayarkan asuransi jiwa turun 7,8% hingga nilai klaim surrender (penebusan polis) asuransi jiwa turun 19% menjadi Rp 62,72 Triliun Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Emira E. Oepangat mengatakan penurunan nilai klaim surrender mencerminkan kesadaran masyarakat bahwa asuransi jiwa dan kesehatan sebagai proteksi jangka panjang sehingga h ini sangat menggembirakan industri.
Sepanjang tahun 2025, industri asuransi RI mencatatkan total tertanggung industri asuransi jiwa naik 8,6% menjadi 168,03 juta orang, klaim dan manfaat yang dibayarkan asuransi jiwa turun 7,8% hingga nilai klaim surrender (penebusan polis) asuransi jiwa turun 19% menjadi Rp 62,72 Triliun Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Emira E. Oepangat mengatakan penurunan nilai klaim surrender mencerminkan kesadaran masyarakat bahwa asuransi jiwa dan kesehatan sebagai proteksi jangka panjang sehingga h ini sangat menggembirakan industri.Sementara terkait rasio klaim asuransi kesehatan yang masih terus naik disebabkan kenaikan harga obat, alkes maupun meningkatnya benefit asuransi kesehatan.
Asuransi Jiwa Joint Venture Dominasi Aset Terbesar, Ini Kata OJK dan AAJI (kontan.co.id, 13/04/2026)
Perusahaan asuransi jiwa berbasis joint venture masih mendominasi industri jika dilihat dari sisi aset.Dari 10 perusahaan dengan aset terbesar per Desember 2025, sebanyak delapan merupakan perusahaan patungan antara lokal dan asing, sementara hanya dua yang dimiliki domestik.Berdasarkan riset laporan keuangan (unaudited) masing-masing perusahaan, dominasi ini dinilai tidak terlepas dari sejumlah keunggulan yang dimiliki perusahaan joint venture.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai perusahaan joint venture unggul dari sisi permodalan, keahlian teknis, hingga dukungan jaringan global.Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan Ogi Prastomiyono mengatakan, hal tersebut menjadi faktor utama dominasi di kelompok aset terbesar.Mencerminkan keunggulan pada aspek permodalan, keahlian teknis, dan dukungan jaringan global, ujarnya dalam jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (9/4/2026).Ke depan, OJK memperkirakan persaingan industri asuransi jiwa akan semakin bertumpu pada inovasi, efisiensi, serta kualitas layanan.Senada, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut, perusahaan joint venture memiliki keunggulan dalam kapasitas modal, pengalaman global, serta praktik manajemen risiko berstandar internasional.Direktur Eksekutif AAJI Emira Oepangat mengatakan, faktor tersebut mendorong percepatan inovasi produk dan penguatan tata kelola perusahaan.Hal tersebut turut mendorong pengembangan produk, inovasi layanan, serta penguatan tata kelola perusahaan, ujarnya.
KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA
Asuransi Jiwa Joint Venture Kuasai Industri, OJK Soroti Permodalan (beritajejakfakta.id, 13/04/2026)
Delapan dari sepuluh perusahaan asuransi jiwa dengan aset terbesar per Desember 2025 merupakan entitas joint venture, mengukuhkan dominasi perusahaan patungan antara investor lokal dan asing di industri ini. Hanya dua perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh domestik.Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menyoroti keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan joint venture, terutama dalam aspek permodalan, keahlian teknis, dan dukungan jaringan global. Hal ini menjadi faktor utama dominasi mereka dalam kelompok aset terbesar.Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, menjelaskan bahwa dominasi tersebut mencerminkan keunggulan dalam permodalan, keahlian teknis, serta jaringan global. Pernyataan ini disampaikan dalam jawaban tertulis RDK OJK pada Kamis (9/4/2026).Menurut laporan keuangan yang belum diaudit, kuatnya posisi perusahaan joint venture ini tidak terlepas dari sejumlah keunggulan yang mereka miliki. Ke depan, OJK memperkirakan persaingan dalam industri asuransi jiwa akan semakin berpusat pada inovasi, efisiensi, dan kualitas layanan.Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) juga sependapat dengan penilaian tersebut. Direktur Eksekutif AAJI Emira Oepangat mengemukakan bahwa perusahaan joint venture memiliki keunggulan kapasitas modal, pengalaman global, serta praktik manajemen risiko berstandar internasional.
Ciputra Life Sebut Tertekannya IHSG dan SBN Turut Pengaruhi Investasi (kontan.co.id, 12/04/2026)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Surat Berharga Negara (SBN) yang terus tertekan turut memberikan pengaruh terhadap investasi di industri asuransi. Salah satunya dirasakan perusahaan asuransi jiwa, PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life). "Secara umum, tentunya aset investasi perusahaan juga mengalami tekanan yang sama seiring dengan tekanan terhadap IHSG dan SBN," ujar Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto kepada Kontan, Minggu (12/4/2026). Namun, Listianawati menyampaikan kondisi tersebut juga memberikan opportunity kepada perusahaan untuk masuk secara selektif, terutama ke pasar SBN dan mendapatkan yield yang lebih menarik. "Khususnya, untuk SBN dengan tenor pendek di bawah 5 tahun," ucapnya.
Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo meyakini jalur distribusi keagenan dan bancassurance masih menjadi tulang punggung pendapatan premi industri asuransi di Indonesia pada tahun ini. Hal itu sejalan dengan proyeksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).OJK mengatakan kanal distribusi keagenan dan bancassurance masih menjadi kontributor utama premi asuransi dengan porsi masing-masing sekitar 22,09 persen untuk keagenan dan 26,21 persen untuk bancassurance dari total premi asuransi jiwa melalui seluruh jalur distribusi.
Momentum Hari Kartini 2026, dua direksi perempuan masuk dalam daftar 500 Most Outstanding Women 2026 yang diterbitkan oleh Infobank. Dua perempuan tersebut pemimpin di Great Eastern Life Indonesia. Mereka adalah Nina Ong, Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia, dan Hana, Direktur Keuangan Great Eastern Life Indonesia.
Inilah 10 Unitlink Saham yang Mencetak Return Tertinggi per Maret 2026 (kontan.co.id, 10/04/2026)
Kinerja unitlink berbasis saham menjadi yang tertinggi per Februari 2026, dengan rata-rata return atau imbal hasil sebesar 3,06%.Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd), rata-rata return unitlink berbasis saham berbanding terbalik menjadi yang terkontraksi paling dalam sebesar 7,11% per Maret 2026.Meski terkontraksi paling dalam, jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink saham yang berhasil mencetak return tertinggi per Maret 2026. Pada posisi pertama diduduki oleh produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 14,12% per Maret 2026.Selanjutnya, posisi kedua ditempati produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Adapun produk tersebut membukukan return sebesar 12,84% per Maret 2026.
Inflasi medis menjadi salah satu tantangan krusial bagi industri asuransi kesehatan di Indonesia. Fenomena kenaikan biaya pengobatan ini, yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, diperkirakan akan tetap menjadi perhatian utama sepanjang tahun 2026, demikian estimasi Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ).Prudential Indonesia, sebagai salah satu pemain utama di sektor ini, turut merasakan dampak langsung dari inflasi medis yang berujung pada peningkatan angka klaim kesehatan. Chief Health Officer Prudential Indonesia, Yosie William Iroth, mengungkapkan bahwa perusahaannya mencatat peningkatan klaim kesehatan setiap tahun dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, seperti dikutip dari Keuangan pada Sabtu (11/4/2026).Untuk mengantisipasi lonjakan biaya ini, Prudential Indonesia telah mengimplementasikan sejumlah strategi. Yosie menjelaskan, perusahaan secara aktif menganalisis data klaim dari seluruh rumah sakit rekanan. Hal ini bertujuan untuk menilai rata-rata harga yang ditetapkan rumah sakit."Dengan demikian, kami dapat mengontrol agar harga yang dibebankan ke nasabah kami adalah harga yang wajar dan sesuai clinical pathway ," tutur Yosie. Pengendalian biaya medis ini sangat penting agar Prudential dapat menjaga keseimbangan rasio klaim kesehatan di tengah laju inflasi yang terus meningkat.
OJK: Hasil investasi asuransi melonjak berkat perbaikan pasar keuangan (antaranews.com, 10/04/2026)
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menuturkan hasil investasi asuransi meningkat hingga ratusan persen per Februari 2026 berkat kondisi pasar keuangan yang semakin membaik.Ia menuturkan hasil investasi asuransi jiwa melonjak 245,44 persen secara tahunan ( year-on-year /yoy), sementara hasil investasi asuransi umum naik 18,47 persen yoy pada Februari 2026."Hasil investasi menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan asuransi jiwa mencapai Rp9,37 triliun dan asuransi umum Rp1,40 triliun, seiring membaiknya kondisi pasar keuangan," ucap Ogi, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.Meskipun demikian, ia mengimbau industri perasuransian harus mengutamakan keseimbangan antara pendapatan premi, underwriting , dan hasil investasi, sehingga tidak bergantung secara berlebihan pada kinerja investasi.
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) optimistis bisnis lini asuransi kesehatan masih berpotensi tumbuh tahun ini. Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth mengatakan optimisme itu muncul karena melihat masih banyaknya peluang yang bisa dimanfaatkan. Yosie menerangkan pascapandemi Covid-19, kesadaran masyarakat terhadap asuransi kesehatan meningkat yang diakibatkan oleh pengalaman selama pandemi, sehingga akhirnya mendorong masyarakat mencari perlindungan finansial dan akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, dia melihat adanya peluang untuk meningkatkan penetrasi pasar dan memberikan solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya perlindungan kesehatan. "Kondisi itu yang menumbuhkan optimisme kami bahwa asuransi kesehatan masih berpeluang untuk tumbuh," katanya kepada Kontan, Sabtu (11/4). Untuk menghadapi 2026, Yosie mengatakan pihaknya berkomitmen untuk tetap melanjutkan strategi-strategi perusahaan menjadi mitra dan pelindung tepercaya bagi generasi saat ini dan generasi mendatang. Dia bilang upaya itu dilakukan melalui solusi keuangan dan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau, serta berorientasi pada nasabah. Berdasarkan laporan keuangan, Prudential mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 3,68 triliun per Februari 2026.
Kolaborasi antara industri perbankan dengan industri asuransi dinilai strategis guna memaksimalkan laju bisnis, termasuk memperluas jangkauan. Bahkan, langkah tersebut bisa berdampak positif terhadap penetrasi asuransi yang harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.| | Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Ancilla Lily membenarkan kolaborasi antara industri asuransi dan perbankan diperlukan. Karenanya, dirinya menyambut positif kerja sama yang terjalin antara Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) bersama Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia).| | "Kolaborasi dengan Maybank Indonesia merupakan langkah strategis dalam memperkuat distribusi berbasis kemitraan yang berkelanjutan. Sinergi ini menjadi pilar penting dalam memperluas penetrasi produk syariah melalui kanal bancassurance," katanya, dikutip dari keterangan resminya, Minggu, 12 April 2026.| Ia menilai dengan sinergi yang terjalin maka keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan dapat memberikan efek positif kepada masyarakat. Hal itu terutama dalam menghadirkan solusi perlindungan yang kuat dan relevan."Dengan menggabungkan keunggulan kedua institusi, kami menghadirkan solusi perlindungan yang kuat, relevan, dan didukung struktur manfaat yang sesuai dengan kebutuhan nasabah di berbagai segmen," ucapnya.
INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN
Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) bersama Bank Maybank Indonesia meluncurkan MyProtection Amanah, sebuah produk asuransi jiwa berbasis syariah yang menggabungkan perlindungan hingga usia 100 tahun, potensi pertumbuhan investasi, serta fitur wakaf dan sedekah dalam satu solusi perencanaan keuangan jangka panjang.Produk MyProtection Amanah dirancang sebagai solusi komprehensif yang menawarkan perlindungan jiwa dasar hingga usia 100 tahun. Selain itu, nasabah dapat menyesuaikan manfaat melalui hingga 10 pilihan manfaat tambahan sesuai kebutuhan. Produk ini juga menyediakan bonus loyalitas yang diberikan secara berkala mulai akhir Tahun Polis ke-6 hingga ke-25 bagi peserta yang membayarkan kontribusi tepat waktu, serta santunan pemakaman sebesar Rp30 juta untuk mendukung kebutuhan finansial keluarga.
BRI Life Gandeng RS Awal Bros Group Hadirkan Layanan Rawat Inap Premium (kompas.com, 10/04/2026)
PT Asuransi BRI Life (BRI Life) menjalin kerja sama dengan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium, The Private Suites.Fasilitas ini diluncurkan secara serentak di sepuluh RS Awal Bros Group yang tersebar di wilayah Kepulauan Riau dan Riau, sebagai integrasi antara standar klinis internasional dengan inovasi layanan pendampingan pasien yang humanis.Grand Launching peresmian dilaksanakan pada 8 April 2026 secara bersamaan di dua lokasi yakni RS Awal Bros Batam (Kepulauan Riau).Direktur BRI Life Sutadi mengatakan, kolaborasi di dalam The Private Suites menghadirkan sinergi keunggulan medis RS Awal Bros yang telah tersertifikasi JCI dan KARS, dengan kemudahan akses perlindungan dari BRI Life.Melalui fasilitas ini, nasabah mendapatkan akses prioritas ke berbagai Pusat Unggulan (Center of Excellence) RSAB, mulai dari Cardiac & Vascular Center, Oncology Center, hingga Neurology Center dan lainnya."Di dalam The Private Suites, nasabah kami tidak hanya mendapatkan akses ke tenaga medis ahli dari jaringan RS Awal Bros yang merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, tetapi juga merasakan kehadiran BRI Life secara langsung," kata dia dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026)."Sinergi ini memastikan nasabah mendapatkan perawatan komprehensif, termasuk akses ke layanan minimal invasif dan penanganan trauma di Trauma Center," imbuh Sutadi.
Chubb Life Rilis Asuransi Penyakit Kritis, Premi Mulai Rp 100.000-an (kompas.com, 10/04/2026)
PT Chubb Life Insurance Indonesia (Chubb Life Indonesia) meluncurkan produk asuransi My Critical Illness Protection. Produk ini sebuah solusi asuransi dasar dengan harga terjangkau yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap risiko penyakit kritis dan kejadian tak terduga lainnya. Presiden Direktur Chubb Life Indonesia Naresh Krishnan mengatakan, My Critical Illness Protection adalah produk asuransi yang memberikan manfaat komprehensif bagi tertanggung. FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi asuransi kesehatan. Ia menjelaskan, manfaat tersebut meliputi 50 persen dari uang pertanggungan jika didiagnosis mengalami penyakit kritis tahap awal, 100 persen dari uang pertanggungan jika didiagnosis mengalami penyakit kritis tahap lanjut (sesuai yang tertera dalam polis), dikurangi jumlah klaim tahap awal (jika ada), dan 100 persen dari uang pertanggungan jika terjadi meninggal dunia karena sebab apa pun, dikurangi jumlah klaim tahap awal (jika ada), serta tambahan 100 persen dari uang pertanggungan jika meninggal dunia karena akibat kecelakaan.
HOTEL Ciputra Jakarta terus berinovasi dalam meningkatkan standar pelayanan bagi para tamunya. Kali ini, hotel yang dikelola oleh Swiss-Belhotel International tersebut resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Sun Life untuk menghadirkan fasilitas Spa dan Gym dengan konsep baru yang lebih modern, segar, dan nyaman.Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen hotel untuk memberikan pengalaman menginap yang menyeluruh ( holistic experience ). Area gym kini telah bertransformasi dengan penambahan berbagai peralatan olahraga yang lebih lengkap dan variatif, dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup sehat para tamu selama berada di Jakarta.Tidak hanya fasilitas kebugaran, sektor relaksasi juga mendapat pembaruan signifikan. Fasilitas spa terbaru ini menawarkan berbagai pilihan perawatan premium, mulai dari pijat tradisional ( massage ), refleksi, hingga paket relaksasi mendalam. Untuk menjamin kualitas layanan terbaik, Sun Life menggunakan rangkaian produk perawatan kelas dunia."Kami sangat antusias dengan kolaborasi bersama Sun Life dalam menghadirkan fasilitas Spa dan Gym dengan konsep baru ini.
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk bersama PT Bank Nano Syariah meluncurkan produk Asuransi Jiwa Smile Wealth Guard Syariah ( SIAGA ) sebagai solusi perlindungan jiwa sekaligus perencanaan keuangan keluarga berbasis Syariah. Produk ini dihadirkan untuk membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan masa depan seperti pendidikan, pensiun, hingga warisan dengan lebih terencana dan penuh keberkahan. SIAGA hadir sebagai solusi untuk berbagai kebutuhan finansial keluarga, mulai dari dana pendidikan anak, persiapan pensiun, hingga warisan. Produk ini juga mengedepankan konsep "Dana Berkah" yang memberikan manfaat finansial sekaligus nilai spiritual. Kebutuhan akan perencanaan dana masa depan dinilai semakin mendesak di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Berdasarkan survei Populix tahun 2024, sebanyak 94,4% orang tua menyadari pentingnya menyiapkan dana pendidikan sejak dini, namun hampir setengahnya belum mulai melakukannya. Melalui SIAGA, kedua perusahaan ingin menjembatani kesenjangan tersebut dengan solusi yang praktis dan sesuai prinsip Syariah.
Terungkap, tujuan PT Asuransi Jiwa Sequis Life meresmikan Sequis Center Medan di Jalan Jenderal Sudirman nomor 12, Kota Medan pada Jumat 10 April 2026. Seperti diketahui, Sequis Center Medan menjadi fasilitas terintegrasi untuk layanan nasabah dan operasional secara dekat dan profesional. Kehadiran Sequis Center merupakan wujud komitmen perusahaan menghadirkan layanan yang nyaman, responsif, dan mudah diakses oleh masyarakat, menyusul pembukaan Sequis Center Bali yang dilakukan pada Februari lalu. Peresmian dilakukan oleh President Director & CEO Sequis Life, Ted Margono, didampingi Director & Chief Agency Officer Sequis Life Edisjah, dan Director & Chief Operations Officer Sequis Life Dian Ekawati. "Sequis Center Medan dirancang untuk mengintegrasikan berbagai fungsi operasional mulai dari layanan nasabah hingga pusat aktivitas tenaga pemasar. Tujuannya agar pelayanan menjadi lebih cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah," jelas President Director & CEO Sequis Life, Ted Margono.
ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK
Ketahui ulasan laporan kekayaan Direktur Pemasaran sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Asuransi BRI Life Sutadi dalam artikel berikut ini.Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN ) terbaru, ia mencatatkan total aset sebesar Rp13,95 miliar selama periode tahun 2025.Pertama diangkat sebagai Direktur Pemasaran BRI Life sejak 2021, baru-baru ini ia ditunjuk sebagai Plt Dirut sepeninggal Aris Hartanto ke perusahaan induk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebagai Direktur Consumer Banking.Baca Juga: Rincian Kekayaan Eksir, Direktur Kepatuhan Bank Sumut yang Mundur dari Jabatannya, dengan Aset Likuid Tembus Rp19,4 M Sebelum dipercaya masuk jajaran Direksi BRI Life, Sutadi merupakan Pemimpin Wilayah BRI Jakarta 3 sejak 2020.Berbekal gelar Sarjana Peternakan Universitas Gadjah mada dan Master Agribisnis Institut Pertanian Bogor, pengalaman kepemimpinannya terasah selama kariernya bersama BRI.
Pembayaran klaim Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputra (BP) 1912 atas nama Faridah Nomor Polis 21310140 cair tanpa proses melalui jalur hukum."Alhamdulillah klaim asuransi saya tanpa proses jalur hukum.Saya sangat bersyukur sekali akhirnya klaim asuransi cair," ungkap Faridah ketika di hubungi MabesNews.com via telepon, Rabu 8/4/2026.Ibu Faridah yang mengaku hampir putus asa karena kronologi sebuah perjuangan panjang dalam mengurus pembayaran klaim di AJB BP 1912 antara lain:1. Mengikuti aliansi nasabah "Korban Bumiputera Kaltimtara" 2. Pernah bergabung dan mengajukan melalui jalur hukum pada bulan September 2024 di Jakarta.3. Setelah hijrah ke Jawa Timur (Jatim) ikut bergabung dengan WA group Aliansi Nasabah di Jatim, namun tetap ada di WA Group Kaltimtara.4. "Polis saya ada 10 yang HK, DKB dan melalui PKBI Keluarga klaim cair 1 polis 5. Untuk membantu pencairan 10 polis lagi dan membantu teman pemegang polis lain, saya membeli polis Mitra Siswa melalui Kantor Cabang (KC)Tenggarong," tutur Faridah.Sementara itu Koordinator Wilayah Kaltimtara membenarkan bahwa sejak bergabung dengan PKBI Keluarga, klaim anggota yang sudah menyetujui Program Penurunan Nilai Manfaat (PNM) berangsur-angsur cair termasuk a.n Faridah Ilmiah yang tergolong tinggi nilainya.
ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
OJK pantau dampak gempa Sulut terhadap sektor asuransi (manado.antaranews.com, 11/04/2026)
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menyatakan, pihaknya masih memantau dampak gempa Magnitudo 7,6 di Sulawesi Utara dan Maluku Utara terhadap industri asuransi dan dana pensiun.Gempa yang terjadi 2 April 2026 pukul 05.48 WIB pada jarak 129 kilometer arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, di kedalaman 33 kilometer tersebut menyebabkan satu korban meninggal, satu korban luka ringan, serta kerusakan sejumlah bangunan.Gempa yang terjadi 2 April 2026 pukul 05.48 WIB pada jarak 129 kilometer arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, di kedalaman 33 kilometer tersebut menyebabkan satu korban meninggal, satu korban luka ringan, serta kerusakan sejumlah bangunan.
OJK REVISI KETENTUAN ASURANSI UNIT LINK UNTUK ATASI HAMBATAN PEM (kisi.co.id, 10/04/2026)
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono mengatakan, pihaknya sedang menyempurnakan aturan terkait Produk Asuransi Yang Dikaitkan Investasi (PAYDI) atau unit link untuk mengatasi hambatan pemasaran.Ia menyatakan upaya tersebut juga bertujuan untuk memastikan produk unit link dipasarkan secara lebih transparan, sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan nasabah."OJK melakukan penyempurnaan ketentuan terkait PAYDI dalam rangka mengurangi hambatan implementasi, khususnya pada aspek pemasaran, dengan tetap mengedepankan pelindungan kepentingan pemegang polis," ucap Ogi Prastomiyono di Jakarta, Kamis.Ia menuturkan saat ini pengaturan PAYDI masih mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/SEOJK.05/2022 tentang Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi.Oleh karena itu, pihaknya menilai perlu untuk meningkatkan regulasi terkait PAYDI menjadi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) agar memiliki landasan yang lebih kuat dan strategis.
Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) tengah melakukan penyempurnaan ketentuan terkait Produk Asuransi Yang Dikaitkan Investasi (PAYDI), atau yang dikenal sebagai unit link. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi hambatan dalam implementasi pemasaran, serta memastikan produk tersebut dipasarkan secara lebih transparan dan sesuai dengan profil risiko serta kebutuhan nasabah, seperti dilansir dari Finansial.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan bahwa saat ini pengaturan PAYDI masih merujuk pada Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 5/SEOJK.05/2022. OJK menilai perlu untuk meningkatkan regulasi ini menjadi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) agar memiliki landasan yang lebih kuat dan strategis.Perubahan ini akan mencakup berbagai substansi penting, termasuk aspek pemasaran serta penyesuaian pengelolaan aset dan liabilitas. Dengan demikian, diharapkan regulasi ini dapat selaras dengan ketentuan pengelolaan aset dan liabilitas pada perusahaan asuransi dan reasuransi.Meskipun kondisi ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian akibat gejolak geopolitik, kinerja produk PAYDI menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Data per Februari 2026 mencatat pendapatan premi unit link sebesar Rp7,89 triliun, tumbuh 5,17 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Tugu Reasuransi Tuntaskan PSAK 117, Ini 4 Tantangan yang Dihadapi (bisnis.com, 13/04/2026)
PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) berhasil mengimplementasikan PSAK 117 dalam Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, sebagai bagian dari komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan peningkatan kualitas pelaporan keuangan.Presiden Direktur Tugure, Teguh Budiman, mengatakan laporan keuangan tersebut telah diaudit dan mendapatkan opini wajar dalam semua hal."Secara umum, progres implementasi berjalan sesuai rencana, meskipun terdapat beberapa area yang disempurnakan sesuai penerapan standar akuntansi PSAK 117," katanya kepada Bisnis.com , dikutip pada Senin (13/4/2026).Meski sesuai rencana, Teguh tidak menampik ada empat tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mengimplementasikan PSAK 117. Dia menilai PSAK tersebut membawa kompleksitas yang cukup tinggi.Tantangan pertama adalah penyesuaian sistem IT untuk mendukung model pengukuran baru yang membutuhkan investasi waktu dan biaya yang tidak kecil.Kedua berkenaan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memahami PSAK 117, baik dari sisi akuntansi maupun aktuaria, menjadi tantangan tersendiri." Ketiga adalah peningkatan kompleksitas dalam perhitungan cadangan dan keempat, perubahan signifikan dalam pengakuan pendapatan dan beban, yang memerlukan penyesuaian kebijakan akuntansi secara menyeluruh," ucapnya.
Direktur Hukum dan Kepatuhan AIA Financial, Rista Qatrini Manurung mengungkapkan penyebab kasus mis-selling dalam pemasaran Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau Unit Link.Rista Manurung menganalisa bahwa komplain nasabah atas produk Unit Link disebabkan adanya mis-selling akibat dari kontribusi perusahaan asuransi, tenaga pemasar maupun nasabah. Oleh karena itu dalam upaya mengatasi hal ini diperlukan kolaborasi bersama semua pihak serta perbaikan dan penguatan dari sisi regulasi.
KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN
Gaya hidup sehat kini semakin digemari, terutama di kalangan pekerja urban. Mulai dari diet viral hingga berbagai workout challenge ramai diikuti. Namun, di balik tren tersebut, risiko kesehatan justru ikut meningkat akibat maraknya informasi yang belum tentu akurat.Fenomena ini dikenal sebagai infodemic, yaitu penyebaran informasi berlebihan, termasuk yang salah atau menyesatkan, yang menjadi perhatian World Health Organization. Di era digital, kondisi ini membuat banyak orang terjebak pada trenkesehataninstan yang tidak berkelanjutan.Menjawab tantangan tersebut, Allianz Indonesia menghadirkan inisiatif wellbeing dalam momentum World Health Day bertema 'Together for Health, Stand with Science'. Inisiatif ini bertujuan mendorong gaya hidup sehat yang lebih realistis dan berbasis bukti ilmiah.Baca Juga :Sirka Perkuat Layanan Terintegrasi, Kombinasikan Teknologi dan Klinik untuk Atasi ObesitasChief People & Culture Allianz Life Indonesia, Nina Hatumena, menilai bahwa banyak pekerja masih menempatkan kesehatan sebagai prioritas terakhir.
Generali Indonesia Dorong Pemberdayaan Perempuan (Ekonomi Neraca, 11/04/2026)
Dorong pemberdayaan perempuan dan juga dalam rangka memperingati hari perempuan internasional beberapa waktu lalu, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) dukung penuh peran perempuan di dunia kerja. Apalagi menurut data menunjukkan bahwa meski komposisi perempuan sebesar 42% dari total tenaga kerja dunia, keterwakilannya di posisi strategis masih terbatas dengan hanya 31,7% yang menempati peran kepemimpinan senior dan hanya 6% perusahaan global yang dipimpin oleh CEO perempuan. Di Indonesia sendiri, khususnya di industri asuransi jiwa, tenaga kerja perempuan menempati 52% dari total tenaga kerja, namun hanya 45% posisi manajerial dan 39% posisi kepemimpinan senior. Menariknya, data menunjukkan bahwa mayoritas karyawan menilai bahwa pemimpin perempuan membawa dampak positif terhadap budaya kerja, melalui empati yang lebih kuat dan gaya kepemimpinan yang lebih inklusif.
Dalam lanskap industri asuransi di Indonesia, dua nama besar Prudential Indonesia dan Allianz Indonesia konsisten menjadi pilihan utama masyarakat dalam perlindungan kesehatan dan jiwa.Keduanya menawarkan keunggulan kompetitif, namun memiliki perbedaan signifikan dalam hal cakupan manfaat, batas perlindungan, hingga mekanisme klaim.Dari sisi jangkauan layanan, Allianz dikenal memiliki cakupan global yang luas.::Produk asuransi kesehatan dengan skema Hospital & Surgical (HS) umumnya memungkinkan nasabah mendapatkan perlindungan medis di berbagai negara tanpa batasan wilayah tertentu.Hal ini menjadikan Allianz sebagai pilihan menarik bagi individu dengan mobilitas tinggi, termasuk pelaku perjalanan internasional.Sebaliknya, Prudential cenderung menerapkan batasan geografis pada beberapa produknya.Dalam sejumlah paket, terdapat pengecualian untuk negara tertentu seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Kanada, kecuali jika nasabah memilih plan khusus dengan premi lebih tinggi.
Studi Prudential Ungkap Tren Side Hustle Meningkat (kontan.co.id, 10/04/2026)
Satu pekerjaan kini kerap tak cukup. Di tengah kenaikan biaya hidup, side hustle menjadi jalan banyak orang Indonesia untuk menutup kebutuhan sekaligus mengejar tujuan finansial. Studi Prudential plc mencatat, 43% responden di Indonesia memiliki pekerjaan tambahan. Fenomena ini mencerminkan dua hal, yakni tingginya dorongan produktivitas, sekaligus tekanan finansial yang memaksa diversifikasi pendapatan. Di saat yang sama, beban ekonomi kian berat karena kuatnya tanggung jawab keluarga. Sebanyak 82% responden memprioritaskan keluarga, sementara hanya 35% yang tidak merasa perlu memberi dukungan finansial kepada orang lain. Artinya, mayoritas masih menanggung beban di luar kebutuhan pribadi. Temuan ini menegaskan, side hustle bukan sekadar tren, melainkan strategi bertahan. Dalam Financial Wellbeing Index Prudential plc, kesehatan finansial diukur dari aspek keamanan dan kebebasan, baik saat ini maupun masa depan--dua hal yang kian sulit dicapai tanpa sumber penghasilan tambahan. Secara regional, kesiapan finansial masyarakat masih rapuh. Studi Prudential plc menunjukkan hanya 45% responden yang yakin mampu menghadapi pengeluaran tak terduga atau memiliki tabungan memadai di masa depan. Lebih rendah lagi, hanya 18% yang merasa punya akses cukup ke solusi keuangan.
Ngenes, Generasi Sandwich Diramal Tidak akan Punya Tabungan Pensiun (suara.com, 10/04/2026)
Di balik peran sentralnya sebagai pengelola keuangan rumah tangga, perempuan Indonesia kini menghadapi ancaman kerentanan finansial di masa tua.Sebuah survei terbaru yang dirilis oleh Sun Life pada April 2026 mengungkapkan data yang cukup mengkhawatirkan: mayoritas perempuan di tanah air cenderung mengabaikan kesehatan dan masa depan finansial pribadi demi mengutamakan kebutuhan keluarga.Berdasarkan riset tersebut, tercatat 57 persen perempuan Indonesia diprediksi tidak akan memiliki tabungan pensiun yang memadai di masa depan.Kondisi ini dipicu oleh pola konsumsi yang bersifat pengorbanan, di mana 82 persen responden mengaku harus memangkas biaya rekreasi pribadi, 30 persen membatasi peluang investasi, dan 28 persen lainnya terpaksa menunda penyisihan dana untuk masa tua.Beban Medis dan Krisis Persiapan Masa Tua Tingginya biaya kesehatan di tahun 2026 menjadi faktor krusial yang memperburuk kondisi ini. Sebanyak 51 persen responden menyatakan bahwa beban medis merupakan hambatan utama dalam mencapai kemandirian finansial.
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
17.123,70 |
|
IHSG |
7.492,73 |
|
BI Rate |
4.75 % |
Sumber Media:
cnbcindonesia.com, medcom.id, moneter.id, infobrand.id, olenka.id, mediaasuransinews.co.id, mix.co.id, markettrack.id, bisnisasia.co.id, jatimreview.com, kontan.co.id, beritajejakfakta.id, kompas.com, antaranews.com, id.investing.com, wartaekonomi.co.id, pekanbaru.tribunnews.com, koranmanado.co.id, asatunews.co.id, kabarbumn.com, pontianakinfo.disway.id, readers.id, mediaselektif.com, businessupdate.id, warnajembar.com, sultramedia.id, mediaapakabar.com, batuahnews.id, idebisnisone.blogspot.com, beritasatu.com, infonasional.com, beritakota.id, vakansiinfo.com, id.tradingview.com, CNBC INDONESIA, dara.co.id, Ekonomi Neraca, mediaindonesia.com, ruzkaindonesia.id, bensradio.com, Kontan, arahpena.com, jakarta.suaramerdeka.com, manado.antaranews.com, kisi.co.id, koranpangkep.co.id, investor.id, Kaltim Post, Tribun Medan, suarasurabaya.net, akurat.co, koran-jakarta.com, Suara Pemred, neraca.co.id, iuwashtangguh.or.id, kalimantanlive.com, konfrontasi.com, digitalbank.id, bisik.id, finnews.id, mabesnews.com, dayaknews.com, sumeksradio.disway.id, tvonenews.com, wartakota.tribunnews.com, medan.tribunnews.com, infobanknews.com, sumut.antaranews.com, sumut.idntimes.com, swa.co.id, metrodaily.jawapos.com, waspada.co.id, sumutpos.jawapos.com, medan.viva.co.id, analisadaily.com, hariansib.com, medanbisnisdaily.com, kabarmedan.com, sumut24.co, fokusmedan.com, klikinvestor.com, indonesiaaktual.com, desakarangbendo.id, kaltim.antaranews.com, suara.com, metrotvnews.com, jakarta365.net, radarmadiun.jawapos.com, momsmoney.kontan.co.id, kupang.antaranews.com, ibukotakini.com, mediawarta.com, dan bisnis.com.
