AAJI Daily News - 23 Februari 2026


Senin, 23 Februari 2026                                                                                                                        

FM-CC-AAJI-006-00          

OVERVIEW

Positive

Neutral

Negative

128

0

0

Online

Print

Electronic

124

4

9

ISSUES

  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 22 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 61 Total News
  • Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 5 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 7 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 33 Total News

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

10 Besar Asuransi Jiwa dengan Aset Terbesar per Desember 2025 (Sinar Indonesia Baru, 20/02/2026)

Berdasarkan data 10 asuransi jiwa dengan aset terbesar per Desember 2025, perusahaan berbentuk joint venture atau usaha patungan antara perusahaan lokal dan asing masih mendominasi industri. Menilik riset dari laporan keuangan masing-masing perusahaan (unaudited) per Desember 2025, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menduduki posisi pertama perusahaan asuransi jiwa dengan aset terbesar, nominalnya mencapai Rp 67.49 triliun per Desember 2025

AAUI: Premi Asuransi Kesehatan Anjlok 20,9% di 2025, Inflasi Medis Jadi Tantangan Berat (mureks.co.id, 22/02/2026)

Industri asuransi kesehatan di Indonesia menghadapi tantangan serius setelah Asosiasi Asuransi Umum Indonesia ( AAUI ) mencatat penurunan signifikan pada perolehan premi sepanjang tahun 2025.Premi asuransi kesehatan tercatat anjlok 20,9% secara tahunan, mencapai Rp 9,34 triliun dari angka Rp 11,8 triliun pada tahun sebelumnya. Kondisi ini, menurut AAUI, dipicu oleh tingginya inflasi medis dan keputusan sejumlah perusahaan asuransi untuk menarik diri dari lini bisnis tersebut.Penurunan premi ini mencerminkan tekanan besar yang dialami sektor asuransi kesehatan, di mana profitabilitas terus tergerus akibat ketidakseimbangan antara pendapatan premi dan beban klaim. Situasi ini tidak hanya mengancam keberlanjutan bisnis perusahaan asuransi, tetapi juga berpotensi memengaruhi ketersediaan pilihan produk bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan kesehatan tambahan di tengah biaya medis yang terus melambung.

Avrist Assurance Targetkan Premi Bisnis Baru Rp 200 Miliar pada 2026, Fokus Produk Tradisional (infoekonomi.id, 20/02/2026)

PT Avrist Assurance menargetkan perolehan premi dari bisnis baru (new business) sebesar Rp 200 miliar sepanjang 2026. Target tersebut telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari rencana bisnis perusahaan tahun ini.Direktur Bisnis Avrist Assurance, Aldi Rinaldi, mengatakan bahwa target Rp 200 miliar tersebut khusus untuk premi bisnis baru dan tidak termasuk premi pembaruan (renewal)."Target yang harus dicapai itu sekitar Rp 200 miliar untuk new business, bukan untuk renewal," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (12/2).Aldi menjelaskan, penetapan target 2026 didasarkan pada evaluasi kinerja perusahaan sepanjang 2025. Pada periode tersebut, realisasi kinerja Avrist masih berada di bawah rencana awal, yakni sekitar 70%80% dari target yang ditetapkan.

Chubb Life Insurance Umumkan Presdir Baru, Ini Sosoknya (cnbcindonesia.com, 20/02/2026)

Perusahaan asuransi jiwa PT Chubb Life Insurance Indonesia (Chubb Life Indonesia) mengumumkan perombakan direksi yang akan efektif mulai 26 Januari 2026.Melalui keterangan terbaru, perseroan mengangkat Naresh Krishnan sebagai Presiden Direktur. Ia akan menggantikan Kumaran Chinan, yang telah pensiun setelah berkarier dan berprestasi di perusahaan serta industri asuransi.President Southeast Asia & New Zealand, Chubb Life Sang Lee mengatakan, usai pengangkatan ini, Naresh akan berfokus untuk mengarahkan Chubb Life membentuk fondasi perusahaan yang kuat, serta memimpin perusahaan menuju fase pertumbuhan berikutnya."Kami sangat senang menyambut Naresh ke dalam tim.

Ciputra Life Bayar Klaim Rp146 Miliar di 2025 Imbas Inflasi Medis (id.investing.com, 20/02/2026)

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) membayar klaim sebesar Rp146 miliar sepanjang 2025, melonjak 68% dibandingkan 2024, seiring tekanan inflasi medis yang mendorong kenaikan biaya layanan kesehatan, obat-obatan, dan tindakan medis.Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto menyatakan lonjakan klaim tersebut terutama terjadi pada lini asuransi kesehatan."Inflasi medis memiliki dampak yang cukup signifikan bagi lini bisnis asuransi kesehatan. Hal ini tercermin pada peningkatan biaya klaim baik dari sisi tarif layanan kesehatan, harga obat-obatan, maupun tindakan medis lain yang berimplikasi langsung pada kenaikan rasio klaim," ujar Listianawati kepada Warta Ekonomi, Jumat (20/2/2026).Sepanjang 2025, Ciputra Life mencatat total pembayaran klaim Rp146 miliar. Angka tersebut meningkat sekitar 68% dibandingkan realisasi 2024.

Merger Asuransi Pelat Merah, Langkah Strategis Perkuat Industri Keuangan Nasional (projateng.com, 20/02/2026)

Rencana konsolidasi 15 perusahaan asuransi BUMN menjadi tiga entitas utama menandai babak baru penguatan industri jasa keuangan non-bank nasional.Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa penyederhanaan struktur tersebut bertujuan membentuk satu entitas asuransi jiwa, satu asuransi umum, dan satu asuransi kredit."Asuransi dari 15 akan menjadi 3, kita akan punya satu life insurance, satu general insurance, dan satu credit insurance," ujarnya dalam forum ekonomi di Jakarta, Rabu (11/2).Baca Juga:Promedia Jajaki Kolaborasi Strategis dengan TNI AD Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat struktur permodalan, serta memperjelas fokus bisnis masing-masing lini usaha.Konsolidasi juga dinilai sebagai respons terhadap dinamika industri yang menuntut kapasitas underwriting lebih kuat, manajemen risiko yang disiplin, serta tata kelola yang semakin transparan.

Menghitung Risiko Iklim Untuk Asuransi Jiwa Menjadi Alarm Bagi Neraca Keuangan (mureks.co.id, 20/02/2026)

Industri asuransi jiwa di Indonesia kini menghadapi tantangan kompleks dalam mengintegrasikan risiko iklim ke dalam model perhitungan dan neraca keuangan mereka. Perubahan iklim yang semakin nyata berdampak pada kesehatan dan mortalitas, memaksa perusahaan asuransi untuk meninjau ulang strategi bisnis dan investasi.Fenomena perubahan iklim, seperti gelombang panas ekstrem, bencana alam yang intens, dan penyebaran penyakit menular yang lebih luas, secara langsung memengaruhi harapan hidup dan tingkat morbiditas. Hal ini menjadi krusial bagi perusahaan asuransi jiwa yang bisnis intinya bergantung pada prediksi akurat mengenai risiko kematian dan kesehatan nasabah.

OJK: 'Asuransi Syariah Tumbuh Pesat,' Aset Diproyeksikan Capai Rp 150 Triliun (mureks.co.id, 20/02/2026)

Industri asuransi syariah di Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, didorong oleh dukungan regulasi dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk keuangan berbasis syariah.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset asuransi syariah akan mencapai angka Rp 150 triliun pada akhir tahun 2025, menandakan ekspansi signifikan di sektor ini.Perkembangan ini sejalan dengan upaya OJK dalam memperkuat tata kelola dan transparansi di industri asuransi syariah melalui penyusunan regulasi baru. Direktur Industri Keuangan Non-Bank Syariah OJK, dalam sebuah seminar industri akhir 2025, menyatakan optimisme terhadap masa depan sektor ini. "Kami optimis asuransi syariah akan terus tumbuh pesat. Dukungan regulasi dan inovasi produk menjadi kunci utama," ujarnya.

Reasuransi Perketat Seleksi Saat Beban Klaim Meninggi (kontan.co.id, 23/02/2026)

Sejumlah perusahaan reasuransi menjadikan perbaikan underwriting sebagai salah satu agenda di tahun ini. Maklum, tahun 2025 memberikan tantangan dari meningkatnya beban klaim yang harus ditanggung. Beratnya bisnis reasuransi di tahun lalu salah satunya dirasakan PT Reasuransi Indonesia Utama alias Indonesia Re. Direktur Teknik Operasi Indonesia Re, Delil Khairat, menilai secara keseluruhan tahun 2025 bukan menjadi tahun pertumbuhan. Bukan hanya bagi perusahaan reasuransi, namun juga para pemain asuransi sebagai ceding company. Dari sisi klaim, Indonesia Re mencatat beban klaim neto sebesar Rp 2,82 triliun sepanjang tahun 2025. Jumlah ini meningkat 15,10% dari catatan pada tahun sebelumnya.

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

BRI Life Luncurkan Logo Baru, Ini Filosofinya (liputan6.com, 21/02/2026)

PT Asuransi  BRI Life memasuki babak baru, dimana manajemen perseroan secara resmi mengumumkan perubahan logo perusahaan. Perubahan logo merupakan rangkaian langkah strategis korporasi melalui pergantian identitas visual, yang bertujuan meningkatkan Brand Image dan Brand Awareness BRI Life, serta memperkuat keselarasan merek atau Brand Alignment dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sebagai perusahaan induk .Melalui langkah rebranding ini, BRI Life memperbarui dan menciptakan citra baru yang lebih segar, modern dan relevan, yang bertujuan menyelaraskan kembali identitas visual dengan visi, nilai, dan arah bisnis yang baru agar tetap kompetitif dan terhubung dengan masyarakat dan korporasi Group BRI.

Penetrasi Asuransi 2,72 Persen, IFG Life Dorong Akses Digital Lewat One by IFG (pikiran-rakyat.com, 21/02/2026)

Tingkat penetrasi asuransi di Indonesia masih tergolong rendah meski industri ini memegang peran penting dalam memperkuat ketahanan finansial masyarakat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penetrasi asuransi pada 2025 berada di kisaran 2,72 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).Di sektor asuransi jiwa, pertumbuhan premi juga belum menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pendapatan premi asuransi jiwa hingga kuartal III-2025 tercatat sebesar Rp133,22 triliun dan mengalami tekanan di sejumlah segmen.Di sisi lain, tingkat konektivitas digital masyarakat terus meningkat. Laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebutkan penetrasi internet Indonesia telah mencapai 80,66 persen pada 2025.

Mandiri Inhealth Perkuat Layanan Digital Lewat Aplikasi One by IFG (kompas.com, 22/02/2026)

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) memperkuat akses layanan asuransi kesehatan melalui integrasi dengan aplikasi One by IFG.Ini adalah platform keuangan digital milik holding BUMN asuransi , penjaminan, dan investasi, Indonesia Financial Group (IFG).Langkah ini ditujukan untuk mempermudah tertanggung dalam mengakses produk dan layanan asuransi, termasuk layanan kesehatan dan produk keuangan lainnya, dalam satu aplikasi.One by IFG merupakan aplikasi terintegrasi yang menggabungkan ragam produk dan layanan dari ekosistem IFG.Melalui aplikasi tersebut, tertanggung Mandiri Inhealth dapat mengakses berbagai fitur layanan kesehatan seperti informasi manfaat asuransi, kepesertaan, pengajuan klaim elektronik (e-claim), hingga layanan telemedicine.

Prudential Syariah Luncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan USD: Nilai Proteksi yang Meningkat hingga 150% (jabarekspres.com, 20/02/2026)

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) secara resmi meluncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan USD, solusi perlindungan jiwa syariah jangka panjang yang memberikan manfaat perlindungan yang optimal melalui mata uang USD dengan nilai Santunan Meninggal Dunia yang dapat meningkat dengan adanya tambahan Booster Proteksi untuk mengimbangi kenaikan inflasi di masa yang akan datang. Produk ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan keluarga Indonesia terkait dengan perencanaan keuangan lintas negara di tengah dinamika ekonomi global.Dalam beberapa tahun terakhir, perencanaan keuangan keluarga Indonesia semakin dipengaruhi oleh kebutuhan globalmulai dari pendidikan anak di luar negeri, investasi internasional, hingga perencanaan peninggalan lintas generasi.

Sinergi dan Kolaborasi, BRI KC Tangerang Ahmad Yani Perkuat Layanan Terintegrasi Bersama BRILife - Go Teropong Rakyat (go.teropongrakyat.co, 20/02/2026)

BRI Kantor Cabang Tangerang Ahmad Yani terus memperkuat sinergi internal dengan berkolaborasi bersama anak perusahaan, BRILife, dalam rangka menghadirkan layanan keuangan yang lebih komprehensif bagi nasabah.Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen BRI dalam memberikan solusi finansial terintegrasi, tidak hanya melalui layanan perbankan seperti simpanan, pembiayaan, dan layanan digital, tetapi juga perlindungan jiwa yang memberikan rasa aman dan ketenangan bagi nasabah dalam merencanakan masa depan.Melalui sinergi ini, nasabah dapat memperoleh kemudahan akses terhadap produk perbankan sekaligus produk asuransi jiwa dalam satu ekosistem layanan yang saling melengkapi.

ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK

Sah! BRI Cabang Balige Serahkan Santunan Asuransi AMKKM (babeltoday.com, 20/02/2026)

Bank Rakyat Indonesia(BRI) melalui BRI Cabang Balige kembali menunjukkan konsistensinya melalui produk asuransi BRI Life Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal dunia(AMKKM). Salah satu nasabah BRILian Balige Unit Patuan Nagari, Almarhum Aman P Tambunan menerima manfaat asuransi AMKKM sebesar Rp 58.500.000 dari 3 polis yang diserahkan langsung Pimpinan Cabang BRI Balige Namal Kautsar, di Gedung Utama BRI Balige Lantai 3 Jalan Sisingamangaraja nomor 188 Kecamatan Balige Kabupaten Toba.

Pembayaran Klaim Nasabah Panin Dai-ichi Life di Bandung (bisnis.com, 20/02/2026)

Panin Dai-ichi Life menyerahkan klaim sebesar Rp5.500.000.000 (lima miliar lima ratus juta rupiah) secara simbolis kepada perwakilan ahli waris di Bandung. Pembayaran ini merupakan manfaat uang pertanggungan dari produk Panin Guaranteed Capital Plus dan Panin New Multilinked dengan tambahan Additional Life Cover. Pembayaran klaim ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memberikan pelindungan finansial dan sesuai dengan ketentuan polis. Kegiatan ini mencerminkan peran penting asuransi jiwa dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga, khususnya pada saat menghadapi risiko kehidupan yang tidak terduga. Melalui pembayaran klaim yang transparan dan akuntabel, Panin Dai-ichi Life menegaskan komitmennya dalam membangun kepercayaan nasabah sekaligus mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat Indonesia akan pentingnya asuransi jiwa dalam perencanaan keuangan pribadi dan keluarga.

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

AAUI Tengah Berkolaborasi dengan Asosiasi Lain untuk Membahas Skema Pembentukan MAB (kontan.co.id, 20/02/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis Peraturan OJK (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 mengenai Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan dan berlaku 3 bulan usai diundangkan pada 22 Desember 2025. Dalam POJK tersebut, terdapat kewajiban perusahaan asuransi mesti memiliki Medical Advisory Board (MAB) atau Dewan Penasihat Medis (DPM).Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan tengah berkoordinasi dengan asosiasi lain, seperti Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) untuk merumuskan skema yang pas bagi perusahaan asuransi yang tak mampu membentuk Medical Advisory Board secara mandiri.Menurut AAUI, kolaborasi dengan asosiasi lain menjadi salah satu hal penting dalam menyikapi pembentukan Medical Advisory Board.

Batas Waktu Spin-off 2026, Industri Asuransi Syariah Indonesia Pacu Pertumbuhan (mureks.co.id, 20/02/2026)

Industri asuransi syariah di Indonesia terus menunjukkan geliat pertumbuhan signifikan, didorong oleh kesadaran masyarakat akan produk keuangan berbasis syariah serta regulasi yang semakin ketat.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan batas waktu akhir tahun 2026 bagi unit usaha syariah (UUS) perusahaan asuransi konvensional untuk melakukan pemisahan ( spin-off ) menjadi entitas syariah mandiri. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional.Kewajiban spin-off UUS asuransi ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) dan Peraturan OJK (POJK) Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.

OJK Perketat Aturan Asuransi Kesehatan: Dewan Penasihat Medis Wajib Efektif Maret 2026 (mureks.co.id, 20/02/2026)

Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) secara resmi mewajibkan seluruh perusahaan asuransi kesehatan untuk membentuk Dewan Penasihat Medis atau Medical Advisory Board (MAB). Kebijakan ini, yang tertuang dalam Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 7/SEOJK.05/2025 dan Peraturan OJK (POJK) Nomor 36 Tahun 2025, mulai berlaku efektif pada Maret 2026, dengan tujuan utama memperkuat tata kelola industri, menekan potensi kecurangan (fraud), serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan asuransi kesehatan di Indonesia.POJK Nomor 36 Tahun 2025 tentang Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan telah diundangkan pada 22 Desember 2025 dan akan berlaku tiga bulan setelahnya, yakni sekitar Maret 2026. Sementara itu, SEOJK Nomor 7/SEOJK.05/2025 sudah berlaku sejak 1 Januari 2026.

OJK Perketat Kewajiban PSAK 117, Industri Asuransi Umum Masih Hadapi Kendala Sistem dan SDM (mureks.co.id, 22/02/2026)

Implementasi penuh Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 tentang Kontrak Asuransi yang diwajibkan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) pada tahun 2026 masih menjadi tantangan serius bagi sebagian besar perusahaan asuransi umum di Indonesia. Meskipun standar ini telah berlaku efektif untuk pelaporan keuangan sejak 1 Januari 2025, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia ( AAUI ) mengakui bahwa banyak anggotanya masih bergulat dengan kendala teknis dan sumber daya manusia.Ketua Umum AAUI, Budi Herawan, pada Jumat (20/2/2026) menyatakan bahwa pemenuhan ketentuan PSAK 117 menjadi tantangan tersendiri bagi industri asuransi umum. Menurut data AAUI, baru sekitar sepuluh perusahaan besar yang mampu memenuhi target pencapaian pada 30 April 2026.

OJK Targetkan 29 Unit Asuransi Syariah Spin-off pada 2026, Dorong Penguatan Industri (mureks.co.id, 20/02/2026)

Industri asuransi syariah di Indonesia terus menunjukkan geliat pertumbuhan yang positif, didukung oleh populasi Muslim terbesar di dunia. Meskipun demikian, sektor ini menghadapi tantangan dalam penetrasi pasar dan literasi keuangan. Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menargetkan 29 Unit Usaha Syariah (UUS) perusahaan asuransi untuk melakukan pemisahan ( spin-off ) menjadi entitas mandiri ( full-fledged ) paling lambat Desember 2026, sebuah langkah strategis untuk memperkuat kapasitas industri.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, menyatakan bahwa jika proses spin-off ini berjalan sesuai rencana, jumlah perusahaan asuransi syariah full-fledged di Indonesia akan meningkat signifikan menjadi 45 perusahaan pada akhir 2026.

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

Fokus Inovasi Layanan, Cara Asuransi Syariah Gaet Gen Z (marketeers.com, 20/02/2026)

Lanskap pemasaran terus mengalami perubahan, terutama kian dominannya Generasi Z (Gen Z) dalam memengaruhi selera pasar. Sebagai kekuatan ekonomi baru, Gen Z diprediksi menjadi pembelanja terbesar pada tahun 2030.Dari proyeksi tersebut, perusahaan dan para merek dinilai harus meningkatkan pendekatan ke segmen muda karena mereka sudah menjadi pengambil keputusan finansial dalam keluarga. Iwan Setiawan, Group COO of MCorp mengungkapkan Gen Z saat ini sedang mengalami fenomena Kids Getting Older Younger (KGOY).Fenomena anak-anak masa kini yang lebih cepat dewasa dibandingkan generasi sebelumnya. Generasi yang berada di rentang usia 16 hingga 29 tahun ini tercatat memasuki dunia kerja lebih awal, mulai berinvestasi di usia yang lebih muda, hingga mengadopsi kategori belanja dewasa lebih cepat dibandingkan generasi-generasi sebelumnya.

Mengajak Anak Muda Lebih Tangguh Finansial di Tengah Fenomena Sandwich Generation (jawapos.com, 21/02/2026)

Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia bersama Amelia Angeline, Influencer dan Bernardus Erry Prasetyo, Regional Business Development Officer Prudential Indonesia saat acara Influencer Gathering bersama Cuap bareng Prudential. Mengusung tema "Digital Entrepreneurship: From Personal Branding to Sustainable Business", peserta mendapatkan wawasan mengenai penguatan personal branding, strategi membangun engagement, hingga cara mengemas pesan edukasi finansial agar tetap relevan dan mudah dipahami audien yang hadir.Sesi talkshow  Di Semarang, menghadirkan influencer Amelia Angeline. Untuk di Bandung, sesi dipandu oleh Charlize Wendy, seorang entreprenuer dan influencer.

Literasi Keuangan Syariah dan UMKM Jadi Fokus Prudential Syariah Saat Ramadan (kompas.com, 22/02/2026)

PT Prudential Sharia Life Assurance bekerja sama dengan Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar menggelar Festival 1000 Berkah di kawasan Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah.Kegiatan ini berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 19 Februari hingga 14 Maret 2026.Festival ini ditargetkan menjangkau sedikitnya 30.000 pengunjung sepanjang 23 hari penyelenggaraan. Penyelenggara menyebut kegiatan ini sebagai ruang kolaboratif bagi masyarakat untuk memaknai Ramadan melalui aktivitas spiritual, sosial, dan pemberdayaan.Festival 1000 Berkah menghadirkan berbagai program penguatan ibadah dan kajian Islam, kegiatan sosial berbagi kepada sesama, serta puluhan kios kuliner UMKM lokal yang mendukung suasana berbuka puasa dan kebersamaan keluarga.

Hitung Ulang Dana Pensiun biar Masa Tua Tenang (kontan.co.id, 22/02/2026)

Masa pensiun kerap orang bayangkan sebagai fase hidup yang tenang. Namun, survei Sun Life berjudul Membayangkan Kembali Pensiun: Kesenjangan Pensiun di Asia menunjukkan sebaliknya, 77% responden memperkirakan tetap bekerja setelah usia pensiun.Alasannya, 71% mengatakan, butuh penghasilan tambahan untuk mendukung biaya hidup sehari-hari dan keamanan finansial jangka panjang. Bahkan, di kalangan non-pensiunan yang gelisah akan datangnya masa pensiun, kekhawatiran terbesar mereka adalah: tidak bisa memberi dukungan finansial ke keluarga (44%) dan ketidakamanan finansial (37%).

UNUKASE–IFG Life Hadirkan Perlindungan Nyata bagi Mahasiswa - lenteraKalimantan.com UNUKASE–IFG Life Hadirkan Perlindungan Nyata bagi Mahasiswa UNUKASE–IFG Life Hadirkan Perlindungan Nyata bagi Mahasiswa (lenterakalimantan.com, 21/02/2026)

Di tengah dinamika kehidupan perkuliahan, mahasiswa tidak hanya dihadapkan pada tuntutan akademik, tetapi juga berbagai risiko kesehatan dan keselamatan. Menyadari hal tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan pendidikan berkualitas, tetapi juga memastikan kesejahteraan mahasiswanya.Komitmen itu diwujudkan melalui kerja sama dengan Asuransi IFG Life Cabang Banjarmasin, yang menghadirkan program perlindungan asuransi bagi mahasiswa. Program ini menjadi bentuk jaminan bahwa ketika musibah tak terduga terjadi, mahasiswa dan keluarga tetap mendapatkan perhatian serta dukungan nyata dari kampus.

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

16.802,00

IHSG

8.393,30

BI Rate

4.75 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

Sinar Indonesia Baru, kontan.co.id, id.tradingview.com, mureks.co.id, infoekonomi.id, babeltoday.com, liputan6.com, bisnis.com, sonora.id, mediaindonesia.com, jurnas.com, marketeers.com, koran-jakarta.com, deskjabar.pikiran-rakyat.com, harianterbit.com, mix.co.id, sudutpandang.id, sinarharapan.net, industry.co.id, weradio.co.id, megapolitanpos.com, mitrapol.com, beritakota.id, jakartanews.id, indoaviation.asia, id.alongwalker.co, bisnistoday.co.id, bisnisjakarta.id, gatranews.id, wmhg.org, cnbcindonesia.com, sindonews.com, investor.id, medcom.id, rm.id, id.investing.com, wartaekonomi.co.id, pikiran-rakyat.com, surabaya.tribunnews.com, infobanknews.com, momsmoney.kontan.co.id, theiconomics.com, vartadiy.com, youngster.id, corenews.id, digitalbank.id, projateng.com, edisi.co.id, timesumut.com, kompas.com, viva.co.id, metrotvnews.com, cobisnis.com, mediaasuransinews.co.id, jawapos.com, disway.id, jabar.idntimes.com, swa.co.id, tribunnews.com, republika.co.id, suara.com, antaranews.com, Ekonomi Neraca, neraca.co.id, businessupdate.id, risks.id, tribunonline.com, jabarekspres.com, jatengpos.co.id, Kontan, go.teropongrakyat.co, refubliknews.com, detiksuararakyat.id, Kontan Tabloid, dan lenterakalimantan.com.

DOWNLOAD PDF