AAJI Daily News - 12 Mei 2026
Selasa, 12 Mei 2026
FM-CC-AAJI-006-00
OVERVIEW
|
Positive |
Neutral |
Negative |
|
65 |
0 |
2 |
|
Online |
|
Electronic |
|
40 |
27 |
0 |
ISSUES
- Tentang AAJI: 3 Total News
- Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 43 Total News
- Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 1 Total News
- Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 2 Total News
- Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 1 Total News
- Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 17 Total News
TENTANG AAJI
AAJI Dorong Literasi Keuangan Anak lewat Program InsureTell (bisnisasia.co.id, 11/05/2026)
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar kegiatan "InsureTell: Storytelling" di TK Al-Hurriyah Terogong, Jakarta, sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat baca dan literasi keuangan sejak usia dini.Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Literasi Publik AAJI Library yang berada di bawah naungan Center of Excellence (CoE) AAJI.AAJI menyebut program ini hadir sebagai respons terhadap perkembangan teknologi yang membuat interaksi anak dengan buku fisik semakin berkurang.Melalui pendekatan storytelling, anak-anak usia taman kanak-kanak diajak memahami konsep dasar kehidupan seperti kepedulian, perlindungan, perencanaan, dan tanggung jawab dengan cara yang lebih mudah dipahami.Program ini juga bekerja sama dengan PT Chubb Life Insurance Indonesia melalui penyediaan literacy corner berupa donasi buku dan pembangunan pojok literasi di lingkungan sekolah.Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan SDM (Center of Excellence) AAJI, Freddy Thamrin, mengatakan pendekatan storytelling dinilai efektif untuk memperkenalkan konsep dasar literasi keuangan kepada anak-anak."Mengusung konsep storytelling yang ringan, memungkinkan anak memahami konsep dasar kehidupan secara intuitif tanpa harus berhadapan dengan istilah-istilah teknis yang kompleks," ujar Freddy dalam keterangan resmi, Kamis (7/5/2026).
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar kegiatan InsureTell: Storytelling di TK AL-Hurriyah Terogong, Jakarta, sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat baca dan edukasi literasi keuangan sejak usia dini. Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Literasi Publik AAJI Library yang berada di bawah naungan Center of Excellence (CoE) AAJI sebagai pusat pengelolaan pengetahuan industri asuransi jiwa. Penyelenggaraan program tersebut menjadi respons AAJI terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat dan diiringi dengan menurunnya interaksi anak dengan buku fisik. Padahal, perpustakaan dan buku fisik memiliki peran penting sebagai ruang literasi yang informatif, aman, dan ramah bagi anak usia taman kanak-kanak, khususnya usia 4 hingga 6 tahun. Melalui pendekatan yang menarik, anak-anak diharapkan dapat mengembangkan kemampuan kognitif dan afektif melalui cerita, imajinasi, dan keterlibatan emosional. Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan SDM (Center of Excellence) AAJI Freddy Thamrin menyatakan, AAJI sangat mengapresiasi antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Bos AAJI Bongkar Biang Kerok Premi Asuransi Kesehatan Terus Naik (wartaekonomi.co.id, 11/05/2026)
Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sekaligus Presiden Direktur PT Sun Life Financial Indonesia, Albertus Wiroyo, menilai praktik tindakan medis berlebihan atau overtreatment menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan biaya kesehatan dan premi asuransi setiap tahun. Ia mengatakan, inflasi biaya medis tidak hanya dipengaruhi kenaikan tarif layanan rumah sakit, tetapi juga pola pemberian tindakan medis yang dinilai tidak selalu diperlukan. "Inflasi biaya kesehatan atau biaya medis itu tidak serta-merta hanya biaya medisnya yang naik. Salah satu faktor yang cukup besar pengaruhnya adalah overtreatment ," ujar Albertus usai Press Conference Sun Life di Jakarta, dikutip Senin (11/5/2026). Menurut Albertus, persoalan tersebut membutuhkan penanganan bersama antara industri asuransi, regulator, Kementerian Keuangan, dan BPJS Kesehatan untuk memperbaiki tata kelola layanan kesehatan nasional. Pasalnya, praktik overtreatment kerap berkaitan dengan prosedur layanan rumah sakit sehingga keterlibatan pemerintah dinilai penting. Ia mengungkapkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini telah memfasilitasi kolaborasi antara Kementerian Kesehatan, industri asuransi jiwa, dan BPJS Kesehatan melalui penerbitan aturan baru guna memperkuat tata kelola asuransi kesehatan.
KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan (sindonews.com, 11/05/2026)
Perusahaan asuransi jiwa yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun di Indonesia, PT Avrist Assurance (Avrist Assurance), baru saja menggelar malam penghargaan bagi insan-insan berprestasi dalam event yang bertajuk Great Avrist Legendary Awards (GALA) 2026: Malam Anugerah Insan Setia Avrist. Malam penganugerahan ini diselenggarakan pada tanggal 3 Mei 2026 di salah satu hotel bintang lima di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan. Turut hadir mendukung acara ini Presiden Komisaris Avrist Assurance, Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., Komisaris Independen, Ersa Tri Wahyuni, Direksi Avrist Assurance, Agus Setiawan dan Aldi Rinaldi, serta perwakilan Direksi dari unit bisnis Avrist General Insurance dan DPLK Avrist. Bukan sekadar seremoni, GALA 2026 merupakan bentuk penghormatan bagi para agen, partner bisnis, serta karyawan yang telah menjadi garda depan dan fondasi kekuatan Avrist Assurance dalam bertumbuh hingga saat ini.
AXA Mandiri Beberkan Strategi untuk Bidik Peluang Asuransi Kelas Menengah (kontan.co.id, 11/05/2026)
PT AXA Mandiri Financial Service atau AXA Mandiri memandang penurunan jumlah kelas menengah di Indonesia berpotensi memengaruhi pasar asuransi jiwa.Sebelumnya, Mandiri Institute mencatat jumlah kelas menengah Indonesia kembali menurun pada 2025 menjadi 46,7 juta orang dari yang sebelumnya 47,9 juta orang pada 2024.Menurut Chief Customer, Marketing, & Product Officer AXA Mandiri, Theodores Tangke kondisi tersebut justru membuka ruang bagi industri asuransi untuk menunjukkan nilai proteksi sebagai instrumen ketahanan finansial masyarakat."Fenomena ini sedikit banyak berimplikasi pada industri asuransi jiwa, mengingat saat ini segmen tersebut menjadi salah satu segmen utama asuransi jiwa," tuturnya kepada Kontan, Senin (11/5/2026).Ia menilai, asuransi kesehatan masih menjadi prioritas utama masyarakat kelas menengah.Namun, dalam beberapa tahun terakhir, terjadi perubahan kebutuhan konsumen dari produk premium menuju produk proteksi dasar, mikro, dan digital.Di sisi lain, produk dengan fitur tambahan seperti manfaat pengembalian premi juga kian diminati karena menawarkan perlindungan sekaligus kepastian finansial.Selain itu, konsumen kelas menengah juga cenderung lebih selektif serta mencari produk yang sederhana, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan spesifik, termasuk perlindungan penyakit kritis.Namun, menurut Theodores, konsumen tidak semata mencari produk dengan harga murah. Konsumen mencari produk yang relevan, berkualitas, memberikan nilai tambah, serta memberi rasa aman, ujarnya.
AXA Mandiri Catat Kenaikan Pendapatan Premi Bruto Maret 2026 (readers.id, 11/05/2026)
PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi bruto menjadi Rp495 miliar pada Maret 2026. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode Maret 2025 yang berada di angka Rp421,6 miliar, sebagaimana dilansir dari Keuangan pada Senin (11/5/2026).Chief Customer, Marketing, & Product Officer AXA Mandiri, Theodores Tangke menjelaskan bahwa dinamika kondisi ekonomi saat ini menjadi peluang bagi industri asuransi. Menurutnya, asuransi berperan penting sebagai instrumen ketahanan finansial bagi masyarakat di tengah perubahan situasi pasar."Fenomena ini sedikit banyak berimplikasi pada industri asuransi jiwa, mengingat saat ini segmen tersebut menjadi salah satu segmen utama asuransi jiwa," tuturnya kepada Kontan, Senin (11/5/2026).Penegasan mengenai prioritas konsumen kelas menengah juga disampaikan oleh Theodores. Ia mengamati adanya pergeseran minat dari produk premium ke arah perlindungan dasar, mikro, serta layanan berbasis digital dalam beberapa tahun terakhir."Konsumen mencari produk yang relevan, berkualitas, memberikan nilai tambah, serta memberi rasa aman," ujarnya.
Berita Foto - Total Pembayaran Klaim (Kontan, 12/05/2026)
Per kuartal I-2026, BRI Life mencatatkan total pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp 1,17 triliun, atau menurun 2,444 jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp 1,20 triliun.
Ciputra Life Pilih Obligasi dan SBN demi Optimalkan Imbal Hasil Investasi (kontan.co.id, 11/05/2026)
PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menerapkan strategi investasi yang prudent dan adaptif terhadap dinamika pasar pada tahun ini. Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto mengatakan fokus utama perusahaan adalah menjaga keseimbangan antara optimalisasi imbal hasil, stabilitas portofolio, dan kecukupan likuiditas. "Oleh karena itu, instrumen pendapatan tetap masih menjadi fondasi utama portofolio investasi perusahaan," katanya kepada Kontan, Jumat (8/5/2026). Lebih lanjut, Listianawati menyebut pihaknya juga melakukan pengelolaan durasi dan alokasi aset secara aktif untuk menangkap peluang pasar secara terukur di tengah ekspektasi suku bunga yang mulai lebih stabil dan kondisi pasar yang masih dinamis. Selain itu, dia mengatakan diversifikasi portofolio tetap menjadi bagian penting dari strategi Ciputra Life.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, terus menjalankan penguatan bisnis secara bertahap melalui penerapan tata kelola yang prudent dan berkelanjutan. Perkembangan tersebut dinilai turut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan kepercayaan publik terhadap industri asuransi secara lebih luas.Kepala Departemen Pengawasan dan Jasa Asuransi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Soemarjono, menilai pencapaian IFG Life merupakan bagian dari keberhasilan dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi. Menurutnya, kepercayaan merupakan fondasi utama dalam bisnis asuransi karena produk yang ditawarkan pada dasarnya adalah perlindungan atas risiko yang belum terjadi."Industri asuransi itu unik, yaitu menjual sesuatu yang tidak terlihat hari ini, untuk sesuatu yang belum terjadi, kepada orang yang tidak ingin itu terjadi. Orang membayar premi, dan di situlah keunikan industri asuransi jiwa," ujar Soemarjono dalam acara Kompas.com Talks di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
JAGA KEBERLANJUTAN NILAI ASET (Bisnis Indonesia, 12/05/2026)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total aset dana pensiun pada program pensiun sukarela tumbuh sebesar 6,7196 secara tahunan (year on year/ YoY) pada 3 bulan pertama 2026, dengan nilai mencapai Rp408,82 triliun. Keberlanjutan nilai aset industri dana pensiun perlu dijaga, melampaui faktor utama seperti iuran peserta dan hasil investasi. Sebagai gambaran, Dana Pensiun Pemberi Kerja Penyelenggara Program Pensiun Iuran pasti (PPIP) Bank Central Asia atau Dapen BCA mencatat aset per kuartal 1/2026 tumbuh 3,94% YoY menjadi Rp6,12 triliun.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan jumlah perusahaan asuransi syariah akan meningkat signifikan pada 2027. Kondisi itu seiring penerapan kewajiban pemisahan unit usaha syariah ( spin-off ) menjadi entitas mandiri.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan implementasi kebijakan tersebut diperkirakan mendorong bertambahnya perusahaan asuransi syariah di Indonesia hingga mencapai 45 entitas pada awal 2027.| | "Kami berharap akan bertambah kurang lebih 25 sampai dengan 27 perusahaan asuransi. Sehingga di awal 2027 akan ada 45 perusahaan asuransi syariah," ujar Ogi, dalam Maipark Award 2026, di Jakarta, beberapa waktu lalu.Menurut dia, dalam tiga tahun terakhir OJK telah menerbitkan sejumlah regulasi untuk memperkuat industri asuransi syariah nasional, termasuk pengaturan terkait permodalan dan kelembagaan perusahaan asuransi.
PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) mencatatkan kinerja positif pada awal tahun ini.Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo mengatakan perusahaan mencatatkan pertumbuhan premi bisnis baru sebesar 41% secara Year on Year (YoY) pada kuartal I-2026. Kinerja positif juga tercermin dari laba bersih yang meningkat 236% secara YoY.Albertus menerangkan kinerja tersebut didukung oleh distribusi yang kuat baik dari kemitraan perbankan dan kanal keagenan. Dia bilang kinerja perusahaan itu juga menunjukkan pertumbuhan yang sehat di tengah industri yang kian dinamis."Kinerja itu mencerminkan kepercayaan yang terus tumbuh dan menjadi tanggung jawab Sun Life Indonesia untuk terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, katanya saat konferensi pers di kawasan Jakarta Utara, Jumat (8/5/2026).Lebih lanjut, Albertus juga menyoroti fenomena meningkatnya risiko kesehatan dan tekanan biaya medis. Dia bilang inflasi biaya medis di Indonesia yang tercatat meningkat menjadi 19,8% pada 2025, memperbesar risiko finansial bagi keluarga ketika menghadapi kondisi kesehatan yang tidak terduga. "Dengan demikian, kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan mengenai perlindungan yang tepat menjadi makin penting," tuturnya.Albertus juga mencermati bahwa tingkat penetrasi asuransi masih relatif rendah sejauh ini.
Inilah 10 Unitlink Saham yang Mencetak Return Tertinggi pada April 2026 (kontan.co.id, 11/05/2026)
Unitlink berbasis saham berhasil mencatatkan kinerja tertinggi di antara unitlink lainnya pada April 2026. Berdasarkan data Infovesta pada April 2026 (dalam satu bulan), rata-rata return unitlink berbasis saham tercatat sebesar 2,18%. Jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink saham yang berhasil mencetak return tertinggi pada April 2026. Pada posisi pertama diduduki oleh produk Smartwealth Dollar Equity World Opportunities Funds US$ milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 26,62% pada April 2026.Selanjutnya, posisi kedua ditempati produk PRUlink US Dollar Global Tech Equity Fund milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia). Adapun produk tersebut membukukan return sebesar 24,20% pada April 2026. Pada posisi ketiga ditempati produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 23,37%.Lebih lanjut, produk unitlink PRUlink US Dollar Global Tech Equity Income Fund milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menduduki posisi keempat.
Here to Show Empathy Transforming the Financial Industry (Media Asuransi, 12/05/2026)
The number of women occupying top positions in the financial industry has risen significantly in recent years. Today, an increasing number of women serve as Chief Executive Officers (CEOs), successfully leading major financial institutions and delivering commendable performance. However, what are male CEOs' perspectives on women's leadership in this sector today? The financial services industry is often characterized by strict regulations, a tendency toward rigidity, and a strong emphasis on calculated risk-taking. However, with the growing presence of women in leadership positions, the landscape of the industry is beginning to transform. This shift is driven by a blend of empathetic perspectives and a continued commitment to prudent management principles, reshaping the sector's outlook.
INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN
Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor (mediaasuransinews.co.id, 11/05/2026)
Hanwha Life sebagai perusahaan asuransi jiwa meluncurkan Artificial Intelligence Financial Advisor (AI FA), solusi penasihat keuangan berbasis kecerdasan buatan, pada tahun ke-12 Hanwha Life beroperasi di Indonesia.Chief Marketing Strategy Officer (CMSO) Hanwha Life Indonesia menyatakan Chang Woo Han, mengatakan, peluncuran AI FA mencerminkan komitmen Hanwha Life untuk mengintegrasikan teknologi AI dalam seluruh perjalanan penasihat keuangan, agen dan tenaga pemasar, yakni mulai dari pelatihan awal, persiapan penjualan, pertemuan pelanggan hingga layanan purna jual.| "Menggabungkan teknologi AI dengan pendekatan manusiawi akan membantu penasihat keuangan, agen dan tenaga pemasar dalam berinteraksi serta meningkatkan kualitas konsultasi sehingga nasabah memahami dan memilih solusi perlindungan sesuai kebutuhan setiap individu," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 11 Mei 2026.
ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK
Identitas Diduga Dicatut untuk Asuransi, Warga Jakbar Lapor ke Polisi (jpnn.com, 11/05/2026)
Warga Jakarta Barat, Muh Ihsan Yamin melaporkan dugaan pemalsuan tanda tangan dirinya dan sang istri, St. Luthfiani, untuk pendaftaran polis asuransi AXA Mandiri ke Polisi.Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/2581/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 13 April 2026. Pengacara Ihsan, Elyas Situmorang menjelaskan, kliennya membeli dua asuransi, tetapi satu polis diduga dipalsukan.Dia menjelaskan polis asuransi milik istri kliennya benar, tetapi milik Ihsan salah. "Salahnya di mana? Klien kami tidak pernah melakukan tanda tangan di e-form asuransi yang terbit sehingga diduga identitas klien kami dan istrinya dipalsukan tanda tangannya," kata Elyas di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (11/5). Elyas menuturkan, kejadian bermula saat Ihsan ditawari program asuransi Mandiri Flexi Proteksi-Plan Max oleh AXA Mandiri pada Oktober 2025.Dia mendaftar untuk dirinya dan sang istri. Ihsan telah melakukan tanda tangan digital di aplikasi pengajuan dengan nomor polis 521-3133936 dan pembayaran Rp2.722.500. Sebulan kemudian, Ihsan diberitahu pihak bank bahwa permohonan asuransi belum berhasil dan dananya akan dikembalikan, tetapi hingga kini uang tersebut belum diterima.Sekitar Januari, Ihsan menerima email yang menyatakan asuransi yang terdaftar adalah AXA Mandiri Flexi Proteksi-Plan Basic, bukan Plan Max.Produk asuransi yang terbit ini memiliki manfaat berbeda dengan polis yang diajukan.
ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
AdMedika Perkuat Clinical Governance Berbasis Data Lewat Sinergi MAB (Media Asuransi, 12/05/2026)
Penerbitan POJK No.36 tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi. Regulasi tersebut menegaskan kewajiban perusahaan asuransi untuk memastikan tiga aspek utama untuk dapat terpenuhi, di antaranya kapabilitas medis yang memadai, kapabilitas digital yang mendukung pengawasan berbasis data, serta adanya Dewan Penasehat Medis yang independen dan kompeten. Merespon kebijakan tersebut, dalam momentum Ramadan yang menekankan nilai harmoni dan kolaborasi, PT Administrasi Medika (AdMedika) menegaskan kesiapan dan komitmennya dalam memperkuat clinical governance berbasis data analytics melalui penguatan fungsi Medical Advisory Board (MAB). Sebagai anak usaha dari Telkom Indonesia yang bergerak di bidang B2B Digital Health sekaligus sebagai perusahaan Third Party Administrator (TPA) AdMedika memiliki fondasi kapabilitas teknologi dan pengalaman pengelolaan klaim kesehatan yang terintegrasi. Penguatan MAB AdMedika dirancang untuk menjawab kebijakan OJK tersebut, dari sisi kapabilitas medis, MAB AdMedika didukung oleh Medical Advisor dan Utilization Review Team berlatar belakang medis yang melakukan analisis biaya serta evaluasi kesesuaian layanan guna memastikan prinsip cost effectiveness dan cost efficiency dapat berjalan optimal. Pada aspek kapabilitas digital, proses review telah terintegrasi dengan sistem data analytics, real-time dashboard, dan AI transaction analysis yang memungkinkan identifikasi pola klaim, tren utilisasi, hingga potensi ketidaksesuaian layanan secara cepat dan presisi.
KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN
Astra Life dengan bangga kembali berpartisipasi dalam Mangkunegaran Run 2026 sebagai Official Life Insurance Partner . Tahun ini merupakan tahun kedua Astra Life memberikan perlindungan asuransi kepada lebih dari 7.500 pelari yang memenuhi kriteria kepesertaan asuransi dalam ajang Mangkunegaran Run 2026. Hal ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan perlindungan optimal selama kegiatan berlangsung. Astra Life sukses melindungi para pelari dan juga telah menunaikan kewajiban untuk proses klaim rawat jalan bagi peserta yang mengalami cedera saat acara berlangsung.Alkaf Ghozali selaku Direktur Astra Life mengungkapkan, "Partisipasi Astra Life dalam sebagai Official Life Insurance Partner Mangkunegaran Run 2026 sejalan dengan komitmen kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus upaya dalam memberikan rasa tenang dan aman saat berolahraga.
Kurangi Efek Pemanasan Global, AXA Financial Bersih Pantai di Pulau Damar (medcom.id, 11/05/2026)
Ketakutan akan efek panjang pemanasan global terasa menghantui bagi umat manusia. Hal ini pun ditanggapi dengan beragam cara, seperti penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan lainnya. Namun beberapa perusahaan menyikapinya dengan menggelar penanaman pohon. Salah satunya AXA Financial Indonesia (AFI) konsisten menggelar program AFI Berbagi, dengan kegiatan Beach Clean-Up di Pulau Damar, Kepulauan Seribu. Bekerja sama dengan Langit Biru Pertiwi ini jadi cara menjaga keberlanjutan dan tanggung jawab sosial dengan tiga pilar utama. Di antaranya pencegahan dampak perubahan iklim (climate & biodiversity), peningkatan sosial masyarakat, dan pencegahan risiko. Rangkaian kegiatan program ini dilakukan sejak September hingga Mei 2026 mencakup aksi bersih pantai, pemeriksaan kesehatan dan edukasi keuangan di Pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, dan aksi bersih pantai di Pulau Damar. Berdasarkan data Langit Biru Pertiwi, mayoritas sampah yang ditemukan di pesisir Pantai Tanjung Pasir adalah plastik sekali pakai dan sampah anorganik yang berasal dari aktivitas masyarakat pesisir dan juga wisatawan. Sedangkan di Pulau Damar, 60-70% sampah yang berada di sana berupa sampah plastik sekali pakai seperti kantong plastik, botol minuman, dan kemasan makanan yang kemungkinan besar merupakan sampah kiriman. Temuan tersebut menegaskan bahwa sampah plastik masih menjadi permasalahan utama di kawasan pesisir. Selaras dengan itu, survei AXA Future Risk Report 2025 menempatkan perubahan iklim sebagai risiko terbesar dalam kategori Emerging Risk, karena perubahan iklim memperkuat, mempercepat, dan memperbanyak risiko dari kesehatan hingga ekonomi global dan geopolitik. Hal ini dapat memperburuk kerentanan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan aksi kolaboratif dan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan masyarakat. Presiden Direktur AXA Financial Indonesia, Niharika Yadav mengatakan bahwa perubahan iklim menduduki risiko tertinggi dalam kategori Emerging Risk. Tentu dibutuhkan langkah konkret dan kolaboratif untuk mengatasinya. Oleh karena itu, AFI melakukan aksi nyata untuk dapat mengurangi dampak perubahan iklim yang disebabkan oleh sampah plastik.
Siap-siap! Jogja Financial Festival bakal hadir di kota pelajar! Acara ini berlangsung mulai 22-23 Mei 2026 di Jogja Expo Center, berlokasi di Jalan Raya Janti, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.Jogja Financial Festival hadir sebagai sebuah platform yang mempertemukan para pemangku kepentingan di sektor keuangan-mulai dari pembuat kebijakan, regulator, pelaku industri keuangan, akademisi, hingga masyarakat luas-untuk berdiskusi, berbagi perspektif.Selain itu, mendorong peningkatan literasi keuangan di Indonesia. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat khususnya anak muda.Sebelumnya, Financial Festival yang digagas oleh Transmedia bekerjasama dengan LPS telah sukses digelar di Surabaya dan Medan dan dihadiri oleh lebih dari 10,000 orang.Jogja financial festival menghadirkan Business Talk dan Educational Class. Pada sesi Business Talk rencananya dihadiri para tokoh pejabat negara.Mulai dari Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.
PT MNC Life Assurance (MNC Life), perusahaan asuransi jiwa di bawah naungan MNC Group dan anak perusahaan dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (IDX: BCAP), turut mendukung penyelenggaraan AirAsia RedRun 2026 yang diselenggarakan oleh JomRun Indonesia pada Minggu, 10 Mei 2026 di Bali Safari. Ajang ini diikuti oleh sekitar 5.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.JomRun merupakan salah satu platform lari terkemuka di Asia Tenggara yang menghadirkan lebih dari 1.000 event olahraga, mulai dari running race, triathlon, hingga fitness event dalam satu aplikasi. Melalui teknologi yang dimiliki, JomRun memudahkan peserta untuk menemukan, mendaftar, hingga melacak aktivitas olahraga mereka, sekaligus membangun ekosistem gaya hidup aktif yang semakin berkembang di kawasan regional.AirAsia Indonesia mengadakan AirAsia RedRun 2026 untuk mendukung tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari sekaligus mempromosikan pariwisata Indonesia dengan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Acara ini juga sejalan dengan strategi maskapai dalam mengembangkan sport tourism sebagai bagian dari promosi destinasi unggulan di Indonesia.AirAsia RedRun dibangun di atas lima pilar utama, yaitu memperkenalkan destinasi wisata, membangun keterlibatan komunitas, meningkatkan kesadaran akan kesehatan, menanamkan budaya keselamatan dalam berlari, serta menyajikan pengalaman olahraga yang menyenangkan. Dengan konsep ini, AirAsia RedRun bertujuan memberikan pengalaman lari yang luar biasa dan tak terlupakan bagi seluruh peserta.
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
17.504,00 |
|
IHSG |
6.816,54 |
|
BI Rate |
4.75 % |
Sumber Media:
bisnisasia.co.id, infobanknews.com, Media Asuransi, topbusiness.id, astralife.co.id, besttangsel.com, beritainn.com, beritakuh.com, sindonews.com, swa.co.id, medcom.id, wartakota.tribunnews.com, iuwashtangguh.or.id, harianbasis.co, asatunews.co.id, haloindonesia.co.id, sultramedia.id, kontan.co.id, readers.id, wartaekonomi.co.id, Kontan, mediaasuransinews.co.id, theiconomics.com, jpnn.com, era.id, businessnews.co.id, detik.com, okezone.com, inews.id, rctiplus.com, Bisnis Indonesia, tradersunion.com, koranmanado.co.id, dan beritajejakfakta.id.
