AAJI Daily News - 20 Februari 2026
Jumat, 20 Februari 2025
FM-CC-AAJI-006-00
OVERVIEW
|
Positive |
Neutral |
Negative |
|
62 |
0 |
0 |
|
Online |
|
Electronic |
|
58 |
4 |
0 |
ISSUES
- Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 23 Total News
- Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 6 Total News
- Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 3 Total News
- Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 19 Total News
- Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 11 Total News
KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA
Avrist Assurance Targetkan Premi Bisnis Baru Rp 200 M (Kontan, 20/02/2026)
PT Avrist Assurance menargetkan premi dari bisnis baru sebesar Rp 200 miliar pada tahun 2026. Direktur Bisnis Avrist Assurance Aldi Rinaldi mengatakan, target tersebut disusun berdasarkan evaluasi pencapaian kinerja perusahaan pada 2025.Aldi menyebut capaian kinerja Avrist Assurance di tahun lalu hanya mencapai 70%-80% dari target yang ditetapkan. "Oleh karena itu, kami mencoba untuk melakukan evaluasi," kata Aldi.Salah satu evaluasi yang dilakukan perusahaan ini adalah dari sisi jenis produk yang menjadi andalan untuk menopang kinerja. Di mana produk asuransi jiwa tradisional menunjukkan kinerja lebih apik ketimbang unitlink.
Chubb Life Indonesia Tunjuk Naresh Krishnan jadi Presiden Direktur (kompas.com, 19/02/2026)
PT Chubb Life Insurance Indonesia (Chubb Life Indonesia) mengumumkan pengangkatan Naresh Krishnan sebagai presiden direktur yang efektif mulai 26 Januari 2026.Naresh menggantikan Kumaran Chinan, yang telah pensiun setelah berkarier di perusahaan serta industri asuransi.Naresh memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman kepemimpinan di bidang asuransi dan manajemen aset di Asia, termasuk Indonesia, Filipina, Hong Kong, dan India.Ia memiliki rekam jejak yang sukses dalam mendorong pertumbuhan bisnis, membangun tim berkinerja tinggi, serta menghadirkan solusi inovatif.Sebagai Presiden Direktur , Naresh akan berfokus untuk memperkuat posisi Chubb Life Indonesia sebagai mitra asuransi terdepan dengan menyediakan solusi dan layanan asuransi yang inovatif dan personal bagi nasabah.
Indonesia Perlu Kerangka Regulasi untuk Solusi Modal Asuransi (swa.co.id, 19/02/2026)
Indonesia Re PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) (Indonesia Re) sebagai perusahaan reasuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bagian...PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) (Indonesia Re) sebagai perusahaan reasuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bagian dari PT Danantara Asset Management (Danantara Indonesia) menilai bahwa industri asuransi dan reasuransi Indonesia sedang menghadapi tekanan besar.Di satu sisi, risiko bencana alam, perubahan iklim, hingga volatilitas pasar keuangan terus meningkat. Di sisi lain, regulator mewajibkan perusahaan asuransi memiliki modal yang semakin kuat agar mampu membayar klaim nasabah secara berkelanjutan.
Tingkat penetrasi asuransi di Indonesia masih tergolong rendah meski sektor ini berperan penting dalam menjaga ketahanan finansial masyarakat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penetrasi asuransi pada 2025 baru mencapai sekitar 2,72 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).Kondisi tersebut menunjukkan masih terbatasnya pemanfaatan produk asuransi di tengah masyarakat. Di sisi lain, industri juga menghadapi tekanan, terutama di sektor asuransi jiwa.Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pendapatan premi asuransi jiwa pada kuartal III 2025 tercatat sebesar Rp133,22 triliun dan belum menunjukkan pertumbuhan signifikan.
INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN
Prudential Indonesia memperluas penetrasi asuransi berbasis mata uang asing dengan meluncurkan PRUTreasure Dollar bersama mitra bancassurance Standard Chartered Indonesia.Produk asuransi jiwa tradisional dwiguna kombinasi ini menyasar segmen affluent hingga high net worth yang membutuhkan proteksi sekaligus perencanaan keuangan berbasis dolar Amerika Serikat (USD).Peluncuran produk tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan diversifikasi aset dan perlindungan nilai kekayaan dari risiko inflasi serta fluktuasi nilai tukar. Dalam 15 tahun terakhir, inflasi kumulatif tercatat sekitar 64,7 persen, yang berdampak pada kenaikan biaya hidup dan kebutuhan keluarga.
Dalam beberapa tahun terakhir, perencanaan keuangan keluarga Indonesia semakin dipengaruhi oleh kebutuhan global, mulai dari pendidikan anak di luar negeri, investasi internasional, hingga perencanaan peninggalan lintas generasi.Mobilitas global juga menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan risiko mata uang, kesinambungan aset, serta kesinambungan nilai kekayaan lintas generasi. Ketika kebutuhan keluarga semakin banyak berdenominasi dolar AS, proteksi yang selaras dengan mata uang kebutuhan menjadi relevan agar rencana jangka panjang tidak terdampak risiko pergerakan kurs.Selaras dengan perubahan ini, Prudential Syariah meluncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan USD, perlindungan jiwa syariah jangka panjang yang memberikan manfaat perlindungan yang optimal melalui mata uang USD.
ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK
Berjalan Sukses, BRI Cabang Balige Serahkan Santunan Asuransi AMKKM (liputan4.com, 19/02/2026)
Perbankan Plat merah Bank Rakyat Indonesia(BRI) melalui BRI Cabang Balige kembali menunjukkan konsistensinya melalui produk asuransi BRI Life Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal dunia(AMKKM). Salah satu nasabah BRILian Balige Unit Patuan Nagari, Almarhum Aman P Tambunan menerima manfaat asuransi AMKKM sebesar Rp 58.500.000 dari 3 polis yang diserahkan langsung Pimpinan Cabang BRI Balige Namal Kautsar, di Gedung Utama BRI Balige Lantai 3 Jalan Sisingamangaraja nomor 188 Kecamatan Balige Kabupaten Toba. (Rabu,18 februari 2026) Branch Office BRI Head Balige, Namal Kautsar didampingi Affan Tian Adjuh(MBM) dalam sambutannya mengatakan, BRI Cabang Balige menunjukkan konsistensinya dalam memberikan Santunan Asuransi BRI Life AMKKM kepada keluarga Almarhum Aman P Tambunan dengan nilai premi 50.000 per tahun.
ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rencana konsolidasi 15 perusahaan asuransi BUMN menjadi tiga entitas utama menandai babak baru penguatan industri jasa keuangan non-bank nasional.Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa penyederhanaan struktur tersebut bertujuan membentuk satu entitas asuransi jiwa, satu asuransi umum, dan satu asuransi kredit."Asuransi dari 15 akan menjadi 3, kita akan punya satu life insurance, satu general insurance, dan satu credit insurance," ujarnya dalam forum ekonomi di Jakarta, Rabu (11/2).Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat struktur permodalan, serta memperjelas fokus bisnis masing-masing lini usaha.Konsolidasi juga dinilai sebagai respons terhadap dinamika industri yang menuntut kapasitas underwriting lebih kuat, manajemen risiko yang disiplin, serta tata kelola yang semakin transparan.Proses tersebut dilakukan secara terkoordinasi dengan regulator guna memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga.
KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN
Premi Asuransi Jiwa Tertekan, IFG Life Fokus Ekspansi Digital (wartaekonomi.co.id, 19/02/2026)
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) meningkatkan pengembangan bisnis asuransi jiwa melalui optimalisasi layanan digital di tengah penetrasi industri asuransi nasional yang masih rendah, yakni 2,72% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2025 , serta tekanan pertumbuhan premi asuransi jiwa. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan , tingkat penetrasi tersebut mencerminkan terbatasnya adopsi asuransi di masyarakat, meskipun industri memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sementara itu, data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia menunjukkan pendapatan premi asuransi jiwa hingga kuartal III-2025 mencapai Rp133,22 triliun , namun masih mengalami tekanan di sejumlah segmen. Corporate Secretary IFG Life Gatot Haryadi menyatakan kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi perusahaan untuk memperluas basis bisnis dan meningkatkan akses proteksi masyarakat.
Sinergi NU Care-LAZISNU Gelar Literasi Keuangan bagi Gen-Z (mediaindonesia.com, 19/02/2026)
NU Care-LAZISNU bekerja sama dengan PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia menggelar kegiatan Literasi Keuangan bagi Generasi Z dan perempuan-perempuan muda. Kegiatan ini diimplementasikan melalui NU Care-LAZISNU Jawa Timur di Surabaya, belum lama ini. Melalui keterangan yang diterima hari ini menyebutkan, program ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat fondasi keuangan generasi muda dan perempuan melalui edukasi serta pengembangan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Pengurus LAZISNU Jawa Timur, Mohammad Sueb mengutarakan sinergi dengan Tokio Marine Life melalui kegiatan literasi keuangan ini mendorong penguatan pemahaman pengelolaan keuangan yang bijak sebagai fondasi menuju kemandirian ekonomi. "Literasi keuangan ini penting tidak hanya untuk kebutuhan personal juga sebagai pintu masuk penguatan kesadaran filantropi di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Indonesia menghadapi kesenjangan dalam hal pensiun menurut survei terbaru Sun Life di Asia. Meski banyak orang yang terus bekerja di masa pensiun karena pilihan pribadi, banyak yang harus bekerja karena tekanan kebutuhan. Temuan ini menggaris bawahi kesenjangan yang meningkat dalam hal kesiapan pensiun dan kebutuhan mendesak akan perencanaan keuangan jangka panjang.Indonesia kini tengah menghadapi perubahan demografi, dengan sekitar 30,9 juta penduduk memasuki usia 60+ pada 2023 (11,1% dari total populasi) dan diproyeksikan meningkat ke angka 64,9 juta pada 2050 (20,5% dari populasi). (ESCAP, 2023).Perubahan ini, dikombinasikan dengan perencanaan pensiun yang kerap ditunda serta meningkatnya ketergantungan pada AI yang digunakan secara mandiri, berpotensi memperlebar kesenjangan kesiapan pensiun.Survei Sun Life yang berjudul "Membayangkan Kembali Pensiun: Kesenjangan Pensiun di Asia / Retirement Reimagined: Asia's Retirement Divide" menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun. Bagi sebagian orang hal ini mencerminkan keinginan akan fleksibilitas dan kesejahteraan.
PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia menyebut koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir Januari 2026 berpotensi berdampak terhadap kinerja produk unitlink berbasis saham.Head of Investment Tokio Marine Life Insurance Indonesia Kornelis Pandu Wicaksono menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir pasar keuangan domestik dipengaruhi sejumlah sentimen global.Di antaranya sorotan MSCI terhadap tata kelola pasar serta perubahan outlook dari lembaga pemeringkat internasional seperti Moody's.Menurutnya, faktor tersebut memengaruhi persepsi risiko investor terhadap pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, yang tercermin pada volatilitas IHSG dan koreksi di akhir Januari 2026.Kornelis menuturkan unitlink berbasis saham pada dasarnya berinvestasi pada instrumen ekuitas, sehingga kinerjanya secara alami mengikuti dinamika pasar saham.
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
16.889,01 |
|
IHSG |
8.268,74 |
|
BI Rate |
4.75 % |
Sumber Media:
Kontan, liputan4.com, expostnews.id, indonesia-monitoring.com, kompas.com, liputan6.com, bisnis.com, kontan.co.id, jpnn.com, wartakota.tribunnews.com, id.tradingview.com, Investor Daily, voi.id, id.investing.com, Ekonomi Neraca, Koran Jakarta, wartaekonomi.co.id, koran-jakarta.com, jatim.viva.co.id, marketing.co.id, mediaasuransinews.co.id, topbusiness.id, suarapembaharuan.com, pasardana.id, seremonia.id, moneter.id, konsepnews.com, ayojatim.com, swa.co.id, jakarta.suaramerdeka.com, mengerti.id, aboutmalang.com, mitranews.net, bicaraberita.com, bantenekspose.id, independenmedia.id, lampungnesia.com, catatanbandung.com, fajarsukabumi.com, kabarpalu.net, jabodetabek.id, detiksumsel.com, silanews.com, inforedaksi.com, edisi.co.id, sijogja.com, jaringnews.co.id, urbancity.co.id, reportasebali.id, infobanknews.com, jabar.tribunnews.com, jateng.antaranews.com, langit7.id, businessasia.co.id, mediaindonesia.com, dan storypreneur.id.
