AAJI Daily News - 14 April 2026


Selasa, 14 April 2026                                                                                                                            

 FM-CC-AAJI-006-00          

OVERVIEW

Positive

Neutral

Negative

104

3

0

Online

Print

Electronic

102

4

1

ISSUES

  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 35 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 14 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 13 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 45 Total News

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

Ciputra Life Sebut Tertekannya IHSG dan SBN Turut Pengaruhi Investasi (Sinar Indonesia Baru, 13/04/2026)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Surat Berharga Negara (SBN) yang terus tertekan turut memberikan engaruls terhadap Investasi di industri asuransi. Salah satunya dirasakan perusahaan asuransi iwa, PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life), Secara umum, tentunya aset investasi perusahaan juga mengalami tekanan yang sama seiring dengan tekanan terhadap IHSG dan SBN," ujar Direktur Ciputra Life Listanawa11 Sugiyanto, dikutip Minggu (124), Namun, Listanawati menyampaikan kondisi tersebut juga memberikan opportunity kepada perusahaan untuk masuk secara selektif, terutama ke pasar SBN dan mendapatkan yield yang lebih menarik. "Khususnya, untuk SBN dengan tenor pendek dibawah 5 tahun," ucapnya.

Dua Pemimpin Perempuan Great Eastern Life Indonesia Masuk Daftar 500 Most Outstanding Women 2026 versi Infobank (riaugreen.com, 13/04/2026)

Dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026, Great Eastern Life Indonesia menorehkan pencapaian membanggakan melalui masuknya dua direksi perempuan, Nina Ong, Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia, dan Hana, Direktur Keuangan Great Eastern Life Indonesia, dalam daftar 500 Most Outstanding Women 2026 yang diterbitkan oleh Infobank.Pengakuan ini menjadi semakin bermakna karena diumumkanbertepatan dengan semangat Hari Kartini, yang sejak lama identik dengankemajuan perempuan Indonesia, termasuk dalam kiprahnya di dunia profesional, bisnis, dan kepemimpinan.

Fenomena Shifting Asuransi, Generasi Muda Dorong Lonjakan Produk Tradisional (infobanknews.com, 13/04/2026)

Perubahan perilaku nasabah mulai menggeser peta bisnis industri asuransi jiwa. Produkunitlinkyang sempat menjadi primadona kini perlahan kehilangan dominasi, seiring meningkatnya minat terhadap produk tradisional yang dinilai lebih sederhana dan pasti.Fenomena ini tidak hanya tercermin dari data industri, tetapi juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha. PT FWD Insurance Indonesia mencatat adanya pergeseran preferensi nasabah, terutama dari kalangan generasi muda.Head of Brand & Communications FWD Insurance, Pradytha Putri, mengungkapkan bahwa perubahan ini sejalan dengan tren yang juga dipublikasikan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Inflasi Medis Tekan Asuransi Kesehatan, AXA Mandiri Ambil Langkah Ini! (kontan.co.id, 13/04/2026)

Inflasi medis yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, turut menekan kinerja asuransi kesehatan di industri asuransi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan fenomena inflasi medis masih menjadi salah satu tantangan utama bagi industri asuransi kesehatan pada tahun ini. Untuk mengantisipasi tantangan dari inflasi medis, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) akan menerapkan sejumlah upaya. Chief Customer, Marketing, and Product Officer  AXA Mandiri Theodores Tangke mengatakan upayanya, yakni melakukan penyesuaian premi secara terukur, penguatan praktik manajemen risiko, serta optimalisasi pengelolaan klaim. "Ditambah, melakukan peningkatan digitalisasi untuk memastikan proses yang lebih efisien bagi nasabah," katanya kepada Kontan, Senin (13/4/2026).

Momen Haji 2026 Dorong Pertumbuhan Asuransi Perjalanan dan Kecelakaan Diri (bisnis.com, 13/04/2026)

Indonesia akan mulai berangkat ke Arab Saudi pada 21 April 2026. Momentum ini menjadi sentimen positif bagi kinerja industri asuransi, khususnya pada lini  dan  . Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Ogi Prastomiyono mengatakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat peluang pengembangan pasar pada segmen ini masih terbuka luas, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan perlindungan selama perjalanan ibadah. "Peningkatan mobilitas jemaah dalam periode yang cukup panjang mendorong kebutuhan perlindungan terhadap berbagai risiko, seperti kesehatan, kecelakaan, dan gangguan perjalanan," ujar Ogi dalam jawaban tertulis RDKB OJK Maret 2026, dikutip pada Senin (13/4/2026).

Industri Asuransi dan Dana Pensiun Kuat di Tengah Geopolitik, Aset Tembus Rp 2.992 Triliun (liputan6.com, 13/04/2026)

Otoritas Jasa Keuangan  (  OJK  ) mencatat industri Perasuransian,  Penjaminan  , dan  Dana Pensiun  (PPDP) kuat di tengah kondisi  geopolitik  global. Kekuatan fundamental industri  asuransi  , penjaminan dan dana pensiun ini dinilai masih tetap positif. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan kinerja industri PPDP masih tetap positif. "Secara umum memang sektor PPDP menunjukkan kinerja yang positif dan resilien dengan pertumbuhan aset dan investasi yang tetap terjaga di tengah berbagai dinamika global dan domestik," kata Ogi dalam PPDP Regulatory Disemination Day, di Jakarta, Senin (13/4/2026). Dia mencatat, total aset sektor PPDP per akhir Februari 2026 mencapai Rp 2.992 triliun atau tumbuh sebesar 9,94% secara tahunan (year on year).

Video: Bisnis Asuransi Ini Diramal Bakal Cuan Saat Perang Memanas (cnbcindonesia.com, 13/04/2026)

Industri perasuransian di Indonesia hingga Februari 2026 mencatatkan pertumbuhan aset 6,8% (yoy) menjadi Rp 1.219 ,35 Triliun dengan pendapatan premi tumbuh 3,5% (yoy) menjadi Rp 62,37 Triliun.President Commisioner INARE, Firdaus Djaelani mengatakan kenaikan kinerja industri asuransi di awal tahun 2026 ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang masih kuat sehingga industri reasuransi juga bisa mencatatkan pertumbuhan premi hingga 7,41%.Tren pertumbuhan premi asuransi harus diikuti dengan perilaku industri yang baik terkait kualitas underwriting yang sehat hingga pembayaran klaim yang cepat.

Power Lunch - Pelaku Industri Beberkan Peluang Asuransi Bertahan Di Tengah Efek Dominon Global (CNBC INDONESIA, 13/04/2026)

Mengenai capaian kinerja industri perasuransian di akhir Februari lalu, dan untuk membahas mengenai peluang asuransi bertahan di tengah efek domino kejola global, ini sudah hadir di studio CNBC Indonesia Presiden Komisioner PT Indo Percasa, sukses jayar reasuransi atau INARE, yang sekaligus kepala eksekutif pengawas IKNBOJK, periode 2012 hingga 2017, Bapak Firdaus Jailani. Selamat siang Pak Firdaus, apakah berapa?Selamat siang, Mbak Sasah. Semua baik semuanya. kita ingin tahu pendapat Anda terkait dengan tren dari segi premium maupun aset asuransi komersial yang bisa dikatakan mengalami akserasi pertumbuhan yang cukup mengesankan, Terima kasih, Mbak Sasah. Ya memang di tahun... dari di Februari 2026 ini ada sedikit kenaikan.dibanding dengan misalnya Februari tahun 2025.

Rp 175 T Duit Warga RI Ludes buat Biaya Sakit, OJK Dorong untuk Beralih ke Asuransi (kompas.com, 13/04/2026)

Saat sakit datang, dampaknya tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga langsung menggerus keuangan. Di Indonesia, beban itu masih besar, dengan pengeluaran kesehatan dari kantong pribadi mencapai Rp 175 triliun.Angka ini mencerminkan tingginya risiko finansial yang dihadapi masyarakat. Sebab, sebanyak 28,8 persen warga belum terlindungi BPJS Kesehatan maupun asuransi komersial, sehingga biaya pengobatan harus ditanggung sendiri.Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) pun mendorong perubahan agar beban tersebut tidak terus berulang. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga untuk memperluas kepesertaan asuransi.

Premi Asuransi Properti Allianz Utama Tumbuh 12% di Kuartal I 2026 (readers.id, 13/04/2026)

PT Asuransi  Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) mencatatkan kenaikan kinerja signifikan pada segmen asuransi properti selama kuartal I 2026. Perusahaan asuransi umum ini berhasil membukukan pendapatan premi sebesar Rp119 miliar pada Maret 2026, yang menunjukkan pertumbuhan 12% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, seperti dilansir dari Kontan, Jumat (10/4/2026).Kontribusi segmen properti terhadap total premi Allianz Utama mencapai 30,3%, menjadikannya salah satu pilar utama pendapatan perusahaan.

Ini 10 Unitlink Pasar Uang yang Mencetak Return Tertinggi per Maret 2026 (kontan.co.id, 13/04/2026)

Kinerja unitlink berbasis pasar uang menjadi yang paling positif, di kala jenis unitlink lain terkontraksi. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) atau sampai Maret 2026, rata-rata imbal hasil atau return unitlink berbasis pasar uang tercatat sebesar 0,74%. Jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink pasar uang yang berhasil mencetak return tertinggi per Maret 2026. Pada posisi pertama diduduki oleh produk GSP Dana Pasar Uang US Dollar milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 1,40% per Maret 2026.Selanjutnya, posisi kedua ditempati produk Carlink Pro Safe milik PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance). Produk tersebut memberikan return sebesar 1,39% per Maret 2026.

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

Allianz Syariah–Maybank Luncurkan MyProtection Amanah,… (industry.co.id, 13/04/2026)

PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia bersama PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat penetrasi pasar keuangan syariah nasional melalui peluncuran produk asuransi jiwa berbasis syariah MyProtection Amanah. Produk ini menjadi langkah strategis kedua institusi dalam menangkap peluang pertumbuhan bisnis syariah wealth management sekaligus memperluas inklusi proteksi jangka panjang di Indonesia.Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap instrumen perlindungan dan perencanaan waris berbasis syariah, MyProtection Amanah hadir dengan proposisi yang lebih agresif dibanding produk sejenis di pasar. Produk ini menggabungkan proteksi jiwa hingga usia 100 tahun, potensi pertumbuhan investasi, serta fitur wakaf dan sedekah dalam satu solusi finansial yang terintegrasi.

Sinergi Strategis, BRI Life dan RS Awal Bros Group Hadirkan Standar Baru Layanan Kesehatan Premium Sinergi Strategis, BRI Life dan RS Awal Bros Group Hadirkan Standar Baru Layanan Kesehatan Premium  - AnalisNews (analisnews.co.id, 14/04/2026)

Memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan dan layanan kesehatan terbaik, RS Awal Bros Group bersama Asuransi BRI Life meresmikan fasilitas rawat inap premium, The Private Suites. Fasilitas ini diluncurkan secara serentak di 10 (sepuluh) RS Awal Bros Group yang tersebar di wilayah Kepulauan Riau dan Riau, sebagai integrasi antara standar klinis internasional dengan inovasi layanan pendampingan pasien yang humanis. Grand Launching peresmian dilaksanakan pada 8 April 2026 secara bersamaan di 2 (dua) lokasi yakni; RS Awal Bros Batam (Kepulauan Riau), yang dihadiri oleh Direktur BRI Life Sutadi dan Jajaran Manajemen RS Awal Bros Batam, serta RS Awal Bros Riau Pekanbaru yang dihadiri oleh Andrew Bain, Direktur Operasional BRI Life dan jajaran manajemen RS Awal Bros Riau Pekanbaru.

Sequis Life Perkuat Layanan di Medan (investor.id, 13/04/2026)

PT Asuransi Jiwa Sequis Life terus memperluas jangkauan layanan dengan meresmikan Sequis Center Medan di Jalan Jenderal Sudirman No. 12, Medan, Jumat (10/4/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat layanan nasabah sekaligus meningkatkan literasi keuangan di Sumatra Utara. Peresmian dilakukan oleh President Director & CEO Sequis Life Ted Margono, didampingi jajaran direksi. Sequis Center Medan dirancang sebagai pusat layanan terintegrasi yang menggabungkan fungsi operasional dan aktivitas tenaga pemasar dalam satu Lokasi.

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun Dalam Pengawasan OJK (detik.com, 13/04/2026)

Otoritas sektor keuangan di Indonesia kembali memperketat pengawasan terhadap sejumlah lembaga jasa keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 14 perusahaan yang terdiri dari sektor asuransi, reasuransi, dan dana pensiun yang masuk dalam pengawasan khusus.Langkah ini menjadi bagian dari upaya OJK dalam menjaga stabilitas industri keuangan sekaligus memastikan perlindungan terhadap masyarakat sebagai nasabah dan peserta dana pensiun.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyampaikan bahwa pengawasan ketat dilakukan terhadap tujuh perusahaan asuransi dan reasuransi serta tujuh dana pensiun.

304.950 Agen Asuransi Resmi Terdaftar di Sprint OJK (infobanknews.com, 13/04/2026)

Poin Penting Jakarta  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga 31 Januari 2026 telah terdapat 304.950 agen asuransi yang terdaftar pada Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT).Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyatakan, agen asuransi yang terdaftar itu mencakup agen pada industri asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi syariah."Berdasarkan data pada SPRINT per 31 Januari 2026, tercatat sebanyak 304.950 agen asuransi telah terdaftar di OJK dan memiliki QR code sebagai identitas resmi agen," ucap Ogi dalam keterangan tertulis dikutip, 13 April 2026.

OJK Lakukan Penyempurnaan Ketentuan Terkait Unitlink, Ini Kata Pengamat (kontan.co.id, 13/04/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang melakukan penyempurnaan ketentuan terkait Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau untilink.Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo mengatakan, penyesuaian ketentuan unitlink tersebut bertujuan untuk memperkuat perlindungan konsumen, meningkatkan transparansi risiko atau hasil, serta memperbaiki proses pemasaran dan pengelolaan aset agar lebih prudent.Dia bilang, penyesuaian ketentuan memang dirasa perlu dilakukan."Penyesuaian dirasa perlu akibat banyaknya keluhan nasabah, serta bertujuan untuk mengurangi hambatan pemasaran," ungkapnya kepada Kontan, Senin (13/4/2026).

OJK sesuaikan metode perhitungan RBC asuransi, ikuti standar global (antaranews.com, 13/04/2026)

Otoritas Jasa Keuangan menyesuaikan metode perhitungan  risk based capital  (RBC) industri asuransi dengan merujuk pada standar internasional melalui Peraturan OJK (POJK) Perhitungan Solvabilias Asuransi yang ditargetkan terbit pada tahun ini. "Mungkin kita tetap akan menggunakan  threshold  -nya (RBC) 120 persen, tapi cara menghitungnya akan kita sesuaikan mengikuti standar internasional," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono usai acara PPDP Regulatory Dissemination Day di Jakarta, Senin. Ogi menjelaskan bahwa penyesuaian tersebut mengacu pada standar yang ditetapkan oleh International Association of Insurance Supervisors (IAIS), khususnya Insurance Capital Standard (ICS).

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

Pendapatan Tidak Stabil, Kelas Menengah Indonesia Hanya Mampu Penuhi Kebutuhan Sehari-hari (jawapos.com, 13/04/2026)

Kelas menengah di Indonesia terus bertumbuh. Mereka berasal dari tiga generasi, yakni generasi X, Y atau milenial, dan Z. Namun, tumbuhnya kelompok ini tidak selaras dengan kemandirian dan stabilitas finansial mereka.Tidak stabilnya finansialnya, karena ketiga generasi itu memiliki prioritas dan tekanan berbeda. Kondisi itu tergambar dari hasil riset yang dilakukan FWD Group Holdings Limited ("FWD Group" atau "FWD").Dalam survei bertajuk FWD consumer outlook survey ini, FWD Group Holdings Limited berkolaborasi dengan lembaga survei, Ipsos. Riset itu mengkaji kesejahteraan finansial, kekhawatiran, serta kesenjangan perlindungan kalangan kelas menengah Asia di berbagai generasi dan tahap kehidupan.

Ini Kiat untuk Atur Kesehatan dan Finansial Lebih Terarah Pasca Lebaran (mediusnews.com, 13/04/2026)

Sejumlah ahli berikan beberapa kiat yang bisa diterapkan oleh masyarakat dalam upaya atur kondisi kesehatan dan finansial menjadi lebih baik pasca libur Lebaran 2026 yang lalu.Menurut pendapat spesialis gizi klinik RSPI (Pondok Indah) yaitu Juwalita Surapsari dalam keterangan resmi di Jakarta hari Sabtu yang lalu mengatakan bahwa seseorang dapat saja merasakan sehat secara fisik. Namun indikator kesehatannya belum tentu maksimal. Bahkan bisa saja alami gangguan metabolik.Melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan secara berkala adalah salah satu langkah preventif lebih cerdas jika dibandingkan dengan pengobatan jangka panjang.

Prudential Beberkan Penyebab Inflasi Medis, dari Gaya Hidup hingga Overutilisasi (kontan.co.id, 13/04/2026)

Inflasi medis yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, turut menekan kinerja asuransi kesehatan di industri asuransi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan fenomena inflasi medis masih menjadi salah satu tantangan utama bagi industri asuransi kesehatan pada tahun ini.PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menilai ada beberapa faktor utama yang memengaruhi peningkatan inflasi medis setiap tahunnya.Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth menerangkan salah satunya faktor gaya hidup, yang mana masih banyak masyarakat memiliki kebiasaan hidup kurang sehat, sehingga berkontribusi pada peningkatan kebutuhan layanan kesehatan dan biaya yang lebih tinggi.

Prudential dan BCA Life Imbau Evaluasi Kesehatan Finansial Akhir Tahun (readers.id, 13/04/2026)

Menjelang penghujung tahun 2026, investor dan masyarakat umum diimbau untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesehatan finansial mereka. Langkah ini krusial untuk memastikan target keuangan yang telah ditetapkan berjalan sesuai jalur, sekaligus menyiapkan landasan kokoh menghadapi dinamika ekonomi di tahun mendatang, seperti dilansir dari Personalfinance.Audit keuangan yang komprehensif tidak hanya meliputi perhitungan saldo tabungan. Namun juga evaluasi instrumen investasi , utang, dan alokasi dana proteksi. Pengelolaan yang disiplin di akhir tahun dipercaya dapat membantu individu menghindari tekanan finansial akibat pengeluaran konsumtif yang biasanya meningkat di periode liburan.

Kanker Payudara Masih Jadi Ancaman, Deteksi Dini Jadi Kunci Utama Pencegahan (jawapos.com, 13/04/2026)

Kasus kanker payudara masih menjadi ancaman utama bagi perempuan di Indonesia. Berdasar data IARC Indonesia pada 2024, kanker payudara masih menjadi jenis kanker dengan kasus terbanyak pada perempuan Indonesia, yakni mencapai 66.271 kasus baru.Kondisi ini mendorong pentingnya deteksi dini dan edukasi kesehatan sebagai langkah pencegahan yang semakin mendesak. Termasuk melalui berbagai kegiatan berbasis komunitas di tingkat masyarakat.Menurut Dokter Spesialis Bedah Umum dari Eka Hospital Bekasi dan Eka Hospital Permata Hijau, dr. Junaidi, Sp.B, gejala awal yang perlu diwaspadai antara lain munculnya benjolan di payudara, perubahan bentuk atau tekstur kulit, hingga keluarnya cairan dari puting.6 Kebiasaan yang Diam-diam Mengganggu Pencernaan Anda, Apa Saja?"Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri ( SADARI ) setiap bulan, terapkan gaya hidup sehat untuk mengurangi faktor risiko, serta pemeriksaan oleh tenaga kesehatan ( SADANIS ) secara berkala agar perubahan dapat terdeteksi lebih awal," kata Junaidi dalam sebuah talkshow Hari Kesehatan Sedunia (World Health Day) PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.Selain melakukan pemeriksaan rutin, menjalankan gaya hidup sehat juga menjadi kunci untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Prudential Indonesia Ungkap Tips Memilih Perusahaan Asuransi yang Tepat (readers.id, 13/04/2026)

Pemilihan perusahaan asuransi menjadi keputusan krusial dalam perencanaan keuangan pribadi, terutama di tengah meningkatnya risiko kesehatan dan ketidakpastian ekonomi. Langkah ini tidak bisa diambil terburu-buru sebab asuransi memiliki sifat jangka panjang yang melibatkan komitmen finansial, sebagaimana dilansir dari Personalfinance. Kesalahan dalam memilih bisa berakibat pada perlindungan yang tidak maksimal dan kendala saat mengajukan klaim.Masyarakat kini dihadapkan pada semakin banyaknya pilihan perusahaan dan produk asuransi. Kondisi ini memberikan fleksibilitas namun juga menuntut kehati-hatian ekstra.

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

17.136,45

IHSG

7.660,76

BI Rate

4.75 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

detik.com, infobanknews.com, industry.co.id, moneter.id, faktanasional.net, analisnews.co.id, newshanter.com, matabangsa.com, journalreportase.com, sorogan.id, hotnews.web.id, jendelakaba.com, Sinar Indonesia Baru, riaugreen.com, akurat.co, jawapos.com, viva.co.id, kontan.co.id, rctiplus.com, inews.id, mediaindonesia.com, Batam Pos, wartakota.tribunnews.com, id.investing.com, hops.id, wartaekonomi.co.id, rm.id, investortrust.id, Balikpapan Post, fortuneidn.com, swa.co.id, suar.id, herstory.co.id, theiconomics.com, mix.co.id, suarakarya.co.id, id.alongwalker.co, dki.pikiran-rakyat.com, mediusnews.com, bisnis.com, id.tradingview.com, liputan6.com, cnnindonesia.com, infonasional.com, koranmanado.co.id, batuahnews.id, Kontan, mediaasuransinews.co.id, iuwashtangguh.or.id, antaranews.com, emitennews.com, jurnallugas.com, cnbcindonesia.com, harianbasis.co, beritajejakfakta.id, sultramedia.id, CNBC INDONESIA, kompas.com, tempo.co, fenesia.com, readers.id, merdeka.com, jatim.antaranews.com, bisnisupdate.com, cobisnis.com, investor.id, koran-jakarta.com, dan indonesiaterkini.com.

DOWNLOAD PDF