AAJI Daily News - 22 Juni 2026
Senin, 22 Juni 2026
FM-CC-AAJI-006-00
OVERVIEW
|
Positive |
Neutral |
Negative |
|
125 |
0 |
0 |
|
Online |
|
Electronic |
|
118 |
7 |
0 |
ISSUES
- Tentang AAJI: 9 Total News
- Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 32 Total News
- Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 2 Total News
- Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 9 Total News
- Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 24 Total News
- Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 49 Total News
TENTANG AAJI
Di tengah ketidakpastian ekonomi, industri asuransi jiwa di Indonesia menunjukkan kinerja yang relatif stabil. Selain mencatat pertumbuhan premi, sektor ini mulai memperkuat fokus pada peningkatan kualitas tenaga pemasar sebagai pendorong utama keberlanjutan pertumbuhan. Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pada kuartal I 2026 pendapatan premi melalui kanal keagenan mencapai Rp 14,29 triliun. Tumbuh 1,2% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Sebanyak 56 dari 58 perusahaan asuransi jiwa membukukan total pendapatan premi sebesar Rp 47,27 triliun pada periode yang sama. Jumlah tertanggung industri juga meningkat menjadi 118,28 juta orang. Direktur Eksekutif AAJI, Emira E. Oepangat menyebut, stabilitas kinerja industri tidak lepas dari kontribusi tenaga pemasar yang semakin profesional dalam memperluas akses perlindungan kepada masyarakat. Namun, tantangan ke depan bukan hanya pada pertumbuhan jumlah agen, tetapi juga pada peningkatan kualitas, etika, dan kompetensi. "Penting penerapan kode etik tenaga pemasar untuk mencegah praktik seperti poaching, twisting, mis-selling dan penyalahgunaan informasi. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi jiwa," terangnya, Kamis (18/6).
KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA
Perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang dinilai memberi dorongan awal bagi bisnis asuransi marine cargo di Indonesia. Meski begitu, pelaku industri masih menunggu kepastian bahwa risiko navigasi, perang, sanksi, dan keterlambatan pengiriman benar-benar mereda secara konsisten. Ia menjelaskan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, gangguan jalur pelayaran, kenaikan biaya logistik, serta penyesuaian premi risiko perang menjadi sumber tekanan terbesar bagi asuransi marine cargo. Data AAUI mencatat klaim asuransi marine cargo naik 6,7% secara tahunan menjadi Rp357 miliar per Maret 2026, sementara premi terkontraksi 12,6% secara tahunan menjadi Rp1,49 triliun. Menurut Budi, dampak positif dari pembukaan jalur tersebut tidak langsung terasa. Pelaku pelayaran, eksportir, importir, dan perusahaan asuransi masih menunggu kepastian bahwa rute itu benar-benar aman, stabil, dan dapat dilalui secara konsisten. Peran asuransi adalah menyediakan perlindungan yang memadai agar aktivitas perdagangan berjalan lebih aman.
Agen Asuransi Hadapi Tantangan Ekonomi, Kompetensi Jadi Kunci (kompas.com, 20/06/2026)
Ketidakpastian ekonomi global, konflik geopolitik, hingga tekanan terhadap nilai tukar rupiah menjadi tantangan yang dihadapi berbagai sektor, termasuk industri asuransi jiwa. Di tengah situasi tersebut, agen asuransi dituntut untuk tetap adaptif dan meningkatkan kompetensi agar mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat. Kondisi ekonomi yang bergejolak membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan keuangan. Nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan serta kenaikan harga kebutuhan pokok turut memengaruhi perilaku masyarakat dalam mengelola keuangan dan memilih instrumen perlindungan. Situasi ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi para agen asuransi yang berhadapan langsung dengan nasabah. Mereka tidak hanya dituntut menjual produk, tetapi juga berperan sebagai penasihat keuangan yang mampu memberikan edukasi dan perlindungan bagi masyarakat. Committee Chair MDRT Day by MCC Indonesia 2026, Lisa, menggambarkan profesi agen asuransi seperti seorang pelaut yang harus tetap berlayar meski menghadapi badai.
FWD Insurance Indonesia Perkuat Struktur Kepemimpinan (investor.id, 21/06/2026)
PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) secara resmi mengumumkan penguatan struktur kepemimpinan perusahaan melalui penunjukan jajaran manajemen baru di Indonesia melalui penunjukan Andri Hasian sebagai Direktur Kepatuhan dan Junaidi Amin sebagai Chief of Risk. Hal ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan senantiasa mengedepankan fokusnya pada nasabah. Jeffrey Woo, Direktur Utama FWD Insurance mengatakan, seiring dengan dinamika industri dan kebutuhan untuk terus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan bagi nasabah. "FWD Insurance memperkuat struktur dan kapabilitas organisasinya, khususnya pada fungsi tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap solusi perlindungan yang kami hadirkan tidak hanya transparan dan bertanggung jawab bagi nasabah, tetapi juga sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Jeffrey Woo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Ketidakpastian ekonomi global masih menjadi tantangan bagi industri keuangan. Volatilitas pasar, tekanan inflasi, konflik geopolitik, hingga gangguan rantai pasok global mendorong pelaku industri perbankan dan asuransi memperkuat strategi pengelolaan risiko guna menjaga stabilitas bisnis dan keberlanjutan usaha. Di tengah kondisi tersebut, kemampuan mengidentifikasi risiko sejak dini serta mengubah data menjadi dasar pengambilan keputusan strategis dinilai semakin penting. Pelaku industri menilai pengelolaan risiko perlu dilakukan secara lebih adaptif dan berbasis data agar mampu mengantisipasi berbagai potensi guncangan ekonomi maupun pasar keuangan. Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah, mengatakan informasi dan data yang tersedia perlu diolah menjadi wawasan yang dapat mendukung pengambilan keputusan bisnis.
INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN
Avrist Assurance Gandeng Lima Mitra Perluas Asuransi Digital (viv.co.id, 19/06/2026)
PT Avrist Assurance resmi memperluas jaringan distribusi produk asuransi digital melalui kerja sama strategis dengan lima mitra dari berbagai sektor.Pengumuman kemitraan ini disampaikan pada Kamis (18/6/2026) sebagaimana dilansir dari Finansial. Lima mitra tersebut meliputi Friendsuretech dan Teman Pialang Asuransi dari sektor insurtech, Kopi Daong Hutan Pinus Bogor dari bidang kuliner, Hambalang Paragliding, serta komunitas OpenRank dan West Brothers. Langkah kolaborasi lintas industri ini diambil perusahaan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan solusi proteksi fleksibel yang terintegrasi dengan kegiatan harian. Aldi Rinaldi, Direktur Bisnis Avrist Assurance, mengatakan bahwa dunia bergerak dengan kecepatan luar biasa dan lanskap industri serta kebutuhan masyarakat ikut berubah.
PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) terus memperluas akses masyarakat terhadap pelindungan asuransi melalui inovasi produk yang terjangkau. Bekerja sama dengan Bank Mandiri, AXA Mandiri menghadirkan Asuransi Group Shield Pro yang dapat dibeli dengan premi mulai dari Rp1.000 melalui fitur top up e-money di aplikasi Livin' by Bank Mandiri. Produk ini memberikan manfaat pelindungan hingga Rp10 juta terhadap risiko kecelakaan, menjadikannya salah satu solusi proteksi yang mudah diakses oleh masyarakat luas, termasuk segmen yang sebelumnya belum terjangkau layanan asuransi. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, AXA Mandiri juga melakukan penyerahan klaim perdana kepada ahli waris nasabah produk Asuransi Group Shield Pro dalam sebuah seremoni yang digelar di Surabaya.
ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit (kontan.co.id, 19/06/2026)
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) berkomitmen menghadirkan perlindungan asuransi yang relevan bagi masyarakat melalui kerja sama bancassurance dengan berbagai institusi perbankan. Kolaborasi ini memudahkan nasabah bank untuk mendapatkan produk asuransi jiwa dan kesehatan secara lebih cepat, mudah, dan terjangkau. Melalui jaringan perbankan, IFG Life memperluas akses perlindungan finansial dan meningkatkan inklusi asuransi di Indonesia. Produk yang ditawarkan dirancang sesuai kebutuhan nasabah di berbagai segmen. Selain memperluas layanan, IFG Life juga menegaskan komitmennya melalui pembayaran klaim kepada peserta.
Kami Ingin Masyarakat Terlindungi dengan Layak (Kontan Tabloid, 22/06/2026)
Prudential Syariah sukses membalikkan paradigma lama yang memandang asuransi syariah sebagai produk pelengkap lini konvensional. Iskandar zzahuddin, Presiden Direktur Prudential Syariah, menuturkan perkembangan dan potensi asuransi syariah kepada Wartawan KONTAN Francisca Bertha dan S.S. Kurniawan, Selasa (9/6). Saat saya bergabung dengan Prudential Syariah, bisnis syariah di Indonesia masih tergolong sangat kecil. Saat itu, bisnis syariah belum menjadi fokus bagi sebagian besar perusahaan di Indonesia. Bisnis syariah dipandang sebagai pelengkap bisnis konvensional. Seolah-olah bisnis konvensional adalah penggerak utama yang menguasai pasar.
ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
AAUI Minta Seluruh Anggotanya Masuk Program Penjaminan Polis (bisnis.com, 19/06/2026)
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) meminta kepada regulator dan pemerintah agar semua anggotanya bisa menjadi peserta dalam program penjaminan polis (PPP) yang pelaksanaanya berpeluang dipercepat menjadi tahun 2027. Ketua Umum AAUI Budi Herawan berujar permintaan itu disampaikan di sela acara Indonesia Insurance Summit 2026 di Yogyakarta pada 11-13 Juni 2026. Dalam acara itu, ada Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, hingga Komisioner dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Budi mengemukakan saat ini PPP masih terus dalam tahap pembahasan. Salah satu aspek yang digodok adalah batas tingkat Risk Based Capital (RBC), yang kemungkinan menjadi syarat kesertaan program tersebut. "Nah pertanyaannya sekarang New RBC sudah mau jalan nih, ya. Jadi kami minta LPS berhati-hati dalam menentukan threshold di New RBC dalam Program Penjaminan Polis ini," ujarnya dalam konferensi pers kinerja asuransi umum & reasuransi triwulan I/2026 di Jakarta, Rabu (17/6/2026). Bahkan, AAUI juga meminta regulator dan pemerintah untuk melakukan studi banding lagi dengan beberapa negara yang telah mengimplementasikan PPP baik untuk perusahaan asuransi umum, jiwa, maupun syariah.
Titik Terang Rencana Konsolidasi Asuransi Pelat Merah (bisnis.com, 19/06/2026)
BP BUMN dan Danantara menargetkan proses konsolidasi itu selesai pada 2026. Untuk membahas perkembangan proses tersebut, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, pada Rabu, 17 Juni 2026. Pertemuan itu fokus membahas aspek integrasi bisnis, penguatan tata kelola, optimalisasi permodalan, dan pengembangan sinergi antar-entitas yang akan menjadi bagian dari struktur perusahaan hasil merger. "Konsolidasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat industri asuransi BUMN agar lebih sehat, efisien, dan kompetitif," ujar Dony dalam keterangan resmi, Rabu (17/6/2026).
Polis Asuransi Bakal Dijamin LPS, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Perusahaan (rri.co.id, 19/06/2026)
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah mempersiapkan implementasi program penjaminan polis asuransi di Indonesia sebagai upaya memperkuat perlindungan konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi nasional. Namun, tidak seluruh perusahaan asuransi dapat langsung menjadi peserta program tersebut karena harus memenuhi sejumlah persyaratan kesehatan keuangan. Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, Bambang S. Hidayat, mengatakan perusahaan asuransi yang akan menjadi peserta penjaminan polis wajib memenuhi indikator kesehatan tertentu, salah satunya memiliki tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) di atas 150 persen.
OECD Apresiasi Reformasi OJK di Sektor Asuransi dan Dana Pensiun (kuasakata.com, 21/06/2026)
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mengapresiasi berbagai langkah reformasi yang tengah dijalankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di sektor perasuransian dan dana pensiun untuk memperkuat ketahanan sektor keuangan, meningkatkan perlindungan konsumen, serta mendorong pengembangan industri yang sehat dan berkelanjutan. Demikian disampaikan Pablo Antoln, Head of Insurance and Pensions OECD yang hadir dalam rangkaian Fact-Finding Mission OECD bidang asuransi dan dana pensiun yang berlangsung di Jakarta, Senin. Kunjungan OECD pada 511 Juni 2026 merupakan bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota penuh OECD.Indonesia menjadi negara ASEAN pertama yang memasuki proses aksesi OECD sejak Februari 2024.
KAMPANYE EDUKASi DAN LITERASI KEUANGAN
Kenaikan biaya kesehatan atau inflasi medis menjadi tantangan yang semakin nyata bagi masyarakat Indonesia. Berdasarkan laporan MMB Asia Health Trends 2026, tingkat inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8% pada tahun 2026, menjadikannya yang tertinggi di Asia dan melampaui rata-rata kawasan sebesar 12,5%. Kondisi ini membuat masyarakat perlu semakin memahami faktor-faktor yang mendorong kenaikan biaya medis, termasuk tingginya biaya penanganan penyakit kritis, seperti penyakit jantung, agar dapat mempersiapkan perlindungan kesehatan dan keuangan jangka panjang secara lebih baik. Untuk berbagi informasi sekaligus membangun pemahaman lebih lanjut, Allianz Indonesia menyelenggarakan Media Workshop dengan tema "Menjaga Keberlanjutan Perlindungan Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Medis", yang menghadirkan perspektif medis dan industri asuransi.
Shake Out Run dan Literasi Keuangan di Mandiri Jogja Marathon (krjogja.com, 20/06/2026)
PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menyelenggarakan Shake Out Run Mandiri Jogja Marathon 2026, suatu acara lari ringan yang berlangsung satu hari sebelum acara Mandiri Jogja Marathon 2026 yang mengusung tema "More Than a Race" dan akan diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2026. Ajang lari pemanasan ini bertujuan untuk meregangkan otot, menenangkan saraf, dan mempersiapkan pelari untuk beradaptasi dengan kondisi di lapangan, yang akan bermanfaat dalam pencegahan cedera pada saat mengikuti ajang Marathon. Sekitar 200 pelari berpartisipasi dalam acara yang berlangsung di Jalan Mangkuyudan-Jalan D.I Panjaitan-Jalan Mayjen Sutoyo-Jalan Parangtritis dengan panjang rute 4,9 km ini.
Generali Indonesia Perdana Gelar Generali Lion Heart Run 2026 (businessasia.co.id, 20/06/2026)
Memasuki usia ke-18 tahun, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia ("Generali Indonesia") terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai inovasi dan inisiatif berkelanjutan, termasuk mendorong penerapan gaya hidup sehat melalui olahraga lari. Menandai perjalanan ini, untuk pertama kalinya Generali Indonesia menggelar Generali Lion Heart Run 2026, sebuah charity fun run sejauh 5K yang akan dilaksanakan pada Minggu, 30 Agustus 2026 di Plaza Barat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Mengajak 2.000 pelari untuk berpartisipasi dan bergerak bersama, seluruh hasil penjualan tiket dan pendapatan di acara ini, 100% akan didonasikan untuk pendidikan 1.000 anak usia dini di berbagai kota di Indonesia melalui The Human Safety Net (THSN). The Human Safety Net sendiri merupakan gerakan global people helping people yang beroperasi di 26 negara untuk memberdayakan keluarga rentan melalui berbagai program berkelanjutan, seperti dukungan nutrisi, pendidikan, edukasi pengasuhan, ketahanan keluarga hingga peningkatan literasi keuangan.
Ketika anak-anak mulai hidup mandiri dan meninggalkan rumah, banyak orang tua menghadapi fase kehidupan baru yang dikenal sebagai empty nest syndrome. Kondisi ini ditandai dengan munculnya perasaan kehilangan, kesepian, hingga kecemasan akibat berkurangnya peran pengasuhan yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Meski merupakan respons emosional yang wajar, kondisi tersebut perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak pada kualitas hidup. Jika berlangsung dalam jangka panjang, empty nest syndrome dapat memicu stres kronis yang berpengaruh terhadap kesehatan fisik maupun mental. Berbagai dampak yang dapat muncul antara lain gangguan tidur, perubahan pola makan, menurunnya energi, hingga melemahnya daya tahan tubuh. Pada saat yang sama, risiko penyakit yang umumnya meningkat seiring bertambahnya usia, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung, juga menjadi tantangan yang perlu diantisipasi. Direktur Bisnis Individu PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), Fabiola Noralita, mengatakan setiap fase kehidupan memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda, termasuk saat memasuki masa ketika anak-anak mulai hidup mandiri.
Berita Foto - Kampanye Perlindungan Diri (Kontan, 22/06/2026)
Wakil Presiden Direktur & Deputy CEO Manulife Indonesia Novita Rumngangun bersama jajaran manajemen, karyawan dan tenaga pemasar meluncurkan kampanye #MyLifeSebebasitu di area car free day, Jakarta, Minggu (21/6/2026). Melalui kampanye ini, Manulife Indonesia mengangkat pesan bahwa kebebasan bukan hanya tentang memiliki pilihan, tetapi juga tentang menjalani hidup dengan rasa tenang di setiap fase kehidupan.
Akhir-akhir ini masyarakat dunia, termasuk Indonesia, menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang cukup berat, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, konflik geopolitik, perlambatan perdagangan dunia turut memberikan dampak terhadap investasi, lapangan kerja, dan stabilitas ekonomi domestik. Di Indonesia saat ini nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika terus mengalami tekanan besar, bahkan sempat menyentuh angka terendah sepanjang sejarah.Harga kebutuhan pokok pun mulai merambat naik. Kondisi ekonomi seperti ini menyebabkan banyak orang menjadi lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan keuangan. Jika dianalogikan kondisi perekonomian saat ini seperti lautan lepas yang tengah diterjang badai. Tantangan tersebut tentunya harus dihadapi oleh seseorang yang berprofesi sebagai agen asuransi. Tidak ubahnya seperti seorang pelaut yang sedang bertugas di samudera yang luas, kehidupan seorang agen asuransi juga penuh dinamika dan pasang surut. Ada kalanya laut begitu tenang dan berangin, sehingga layar bisa terbentang indah menuju tujuan.
Prudential dan BCA Life Bagikan Cara Audit Finansial Akhir Tahun (sekbernews.id, 20/06/2026)
Evaluasi terhadap kesehatan finansial menjadi agenda krusial bagi masyarakat menjelang penghujung tahun, seperti dilansir dari Personalfinance. Langkah ini penting untuk memastikan target keuangan berjalan sesuai jalur sekaligus menyiapkan landasan kokoh menghadapi dinamika ekonomi pada tahun mendatang. Audit keuangan secara menyeluruh mencakup perhitungan saldo tabungan, evaluasi instrumen investasi, pengelolaan utang, hingga alokasi dana proteksi. Pengelolaan yang disiplin di akhir tahun dipercaya dapat membantu individu menghindari tekanan finansial akibat lonjakan pengeluaran konsumtif selama periode liburan. Melansir informasi dari laman resmi Prudential Indonesia, melakukan checklist keuangan membantu seseorang melihat gambaran besar kondisi kekayaan bersih. Langkah awal yang paling mendasar adalah menghitung selisih antara aset yang dimiliki dengan total liabilitas atau utang yang masih berjalan.
Rasa aman secara finansial masih menjadi tantangan bagi mayoritas masyarakat Indonesia di tengah tekanan ekonomi yang berlanjut. Studi terbaru Sun Life Asia Financial Resilience Index 2026 mengungkapkan hanya 14 persen masyarakat Indonesia yang merasa sangat aman secara finansial. Meski demikian, tingkat ketahanan finansial masyarakat menunjukkan tren positif. Proporsi individu dengan tingkat ketahanan finansial tinggi meningkat dari 30 persen pada 2025 menjadi 34 persen pada 2026. Studi yang dilakukan Sun Life Asia bersama Genpop pada April 2026 terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di seluruh Indonesia itu menemukan tekanan biaya hidup, tanggung jawab finansial terhadap keluarga, serta kesiapan menghadapi kenaikan biaya hidup sebagai tantangan utama dalam membangun rasa aman finansial jangka panjang.
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
17.827,00 |
|
IHSG |
6.099,92 |
|
BI Rate |
5.50 % |
Sumber Media:
kontan.co.id, tradersunion.com, jakarta.tribunnews.com, infonasional.com, harianbasis.co, readers.id, sekbernews.id, mediakompeten.co.id, akses.co.id, viv.co.id, mediaasuransinews.co.id, mediaindonesia.com, wartaekonomi.co.id, rm.id, waspada.co.id, bisnistoday.co.id, krjogja.com, portaljogja.pikiran-rakyat.com, harianmerapi.com, jogjaaja.com, koranbernas.id, inilahjogja.com, zonajogja.com, moneyinsight-news.com, jambiinsight.com, inijogja.net, businessasia.co.id, pikiran-rakyat.com, investor.id, jakarta.suaramerdeka.com, seputarcibubur.pikiran-rakyat.com, infobrand.id, bantenraya.com, parapuan.co, kabarnusantara.id, bisnisasia.co.id, wartasidoarjo.pikiran-rakyat.com, Kontan, Investor Daily, wartakota.tribunnews.com, idxchannel.com, investortrust.id, koran-jakarta.com, shangbaoindonesia.com, one.news, disway.id, koranmanado.co.id, sultramedia.id, jabar.jpnn.com, kompas.com, tandaseru.id, asatunews.co.id, detak.media, fin.co.id, industry.co.id, moneter.id, beritajejakfakta.id, pojokpapua.id, batuahnews.id, Tribun Medan, Ujungpandang Ekspres, Kontan Tabloid, bisnis.com, koranpangkep.co.id, infobanknews.com, rri.co.id, radarlombok.co.id, suarantb.com, Suara NTB, ekbisntb.com, mediawarta.com, jurnalekbis.com, infokejadianmakassar.com, detik.com, Fajar, haluanberitarakyat.com, dan kuasakata.com.
