AAJI Daily News - 29 April 2026
Rabu, 29 April 2026
FM-CC-AAJI-006-00
OVERVIEW
|
Positive |
Neutral |
Negative |
|
35 |
0 |
1 |
|
Online |
|
Electronic |
|
35 |
1 |
0 |
ISSUES
- Tentang AAJI: 1 Total News
- Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 4 Total News
- Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 17 Total News
- Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 1 Total News
- Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 1 Total News
- Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 12 Total News
TENTANG AAJI
Indonesia Re bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) berkolaborasi dalam kegiatan Webinar Insurenation bertajuk POJK 36 Tahun 2025: Ekosistem Asuransi Kesehatan yang diselenggarakan pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Delil Khairat selaku Direktur Teknik Operasi Indonesia Re, serta menghadirkan Apro Mefanda Product Development & Individual Pricing L&H Dept. Head sebagai narasumber.Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya tekanan biaya kesehatan juga mendorong industri untuk tidak hanya mengandalkan penyesuaian premi, tetapi turut memperkuat proses underwriting, pengendalian klaim, serta kolaborasi dengan fasilitas layanan kesehatan.
KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA
Memasuki tahun keempat perjalanannya sebagai entitas asuransi jiwa syariah yang berdiri sejak 2022, Prudential Syariah menegaskan posisinya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia, didukung oleh kinerja keuangan yang solid, skala perlindungan yang luas, serta komitmen yang konsisten untuk hadir bagi keluarga Indonesia di setiap tahapan kehidupan. Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin mengungkapkan bahwa perusahaan berhasil mencatatkan Annualized Premium Equivalent (APE) mencapai Rp1 triliun pada 2025 menempati posisi teratas dari Perusahaan Jiwa Asuransi Syariah (data AAJI 2025). Selain itu, total aset perusahaan tumbuh sekitar 20 persen secara tahunan menjadi Rp8 triliun. Dari sisi layanan, Prudential Syariah juga telah membayarkan klaim sebesar Rp2,2 triliun kepada peserta.
Memasuki tahun keempat perjalanannya sebagai entitas asuransi jiwa syariah yang berdiri sejak 2022, Prudential Syariah menegaskan posisinya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia, didukung oleh kinerja keuangan yang solid, skala perlindungan yang luas, serta komitmen yang konsisten untuk hadir bagi keluarga Indonesia di setiap tahapan kehidupan.Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin mengungkapkan bahwa perusahaan berhasil mencatatkan Annualized Premium Equivalent (APE) mencapai Rp1 triliun pada 2025 menempati posisi teratas dari Perusahaan Jiwa Asuransi Syariah (data AAJI 2025).| Selain itu, total aset perusahaan tumbuh sekitar 20 persen secara tahunan menjadi Rp8 triliun. Dari sisi layanan, Prudential Syariah juga telah membayarkan klaim sebesar Rp2,2 triliun kepada peserta.
Tekanan biaya kesehatan di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Laporan Global Asia Insurance Partnership (GAIP) mencatat inflasi biaya medis di Indonesia diperkirakan mencapai 13,6 persen pada 2025 setelah inflasi umum, menjadi yang tertinggi di Asia.Dilansir dari Insurance Asia , Selasa, 28 April 2026, laporan berjudul ' Sustainable Private Health Insurance in Asia ' yang ditulis Craig Thorburn menyebutkan, inflasi biaya medis kini menjadi ancaman terbesar bagi sistem pembiayaan kesehatan di Asia.| | Sejalan dengan kondisi tersebut, industri asuransi kesehatan di Indonesia mulai menunjukkan tekanan serius. Pada Februari 2026, Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan menyampaikan sekitar lima perusahaan asuransi umum telah menghentikan penjualan produk asuransi kesehatan.Menurut dia, kondisi itu dipicu oleh ketidakseimbangan antara premi yang dibayarkan nasabah dengan beban klaim yang terus meningkat.Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui klaim asuransi kesehatan, baik pada asuransi jiwa maupun umum, masih terus meningkat. Namun, lembaga tersebut menegaskan rasio klaim masih berada dalam batas yang dapat dikelola.
INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN
Kemenag Palas Ditawarkan Untuk Mendapatkan Fasilitas Asuransi Aurora Plus (gosumut.com, 28/04/2026)
Kunjungan bersama petugas RMFT dan PAB BRILink ke kantor Kementerian Agama (Kemenag) Padanglawas, untuk menawarkan produk asuransi jiwa dari BRILife. Asuransi Aurora Plus yang ditawarkan kepada pegawai di lingkungan kerja Kemenag tersebut untuk perlindungan jiwa dan penyakit kritis dengan uang pertanggungan hingga Rp5 miliar. Pimpinan Cabang BRI Branch Office Sibuhuan, Dedi Harpian,As, Selasa (28/4/2026), mengatakan asuransi Aurora Plus dari BRI Life ini merupakan produk dwiguna yang untuk perlindungan jiwa dan manfaat penyakit kritis seperti kanker, serangan jantung, stork, gagal ginjal, hepatitis fulminant. Menurutnya, potensi penawaran ke pegawai Kemenag untuk produk asuransi Aurora Plus dari BRI Life dengan uang pertanggungan (UP) maksimal Rp 5 miliar dengan premi mulai dari Rp 6 juta per tahun.
Biaya Medis Melambung, Allianz Hadirkan Proteksi Kesehatan Terbaru (cnbcindonesia.com, 28/04/2026)
Risiko finansial yang timbul akibat masalah kesehatan masih menjadi tantangan besar dalam perencanaan keuangan keluarga. Apalagi setiap tahun biaya kesehatan selalu mengalami kenaikan.Menurut data terbaru di Health Trends 2026 report dari Mercer Marsh Benefits (MMB), biaya medis diperkirakan akan meningkat sebesar 12,5% di Asia dan 17,8% di Indonesia, jauh lebih tinggi dari perkiraan inflasi umum sebesar 2,5%.Salah satu pendorong kenaikan ini adalah inflasi medis yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut laporan MMB, inflasi medis di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 15,9% dan pada 2025 telah meningkat hingga 17,9%.Kondisi ini mencerminkan meningkatnya tekanan biaya pada sistem kesehatan dan perlindungan kesehatan masyarakat.Allianz menyadari bahwa kenaikan biaya medis telah menjadi perhatian yang semakin besar bagi masyarakat, termasuk risiko meningkatnya premi yang dapat mendorong nasabah untuk menghentikan perlindungan asuransi yang dimiliki.
Ketidakpastian ekonomi global kembali menjadi sorotan seiring memanasnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Dampaknya tak hanya terasa pada lonjakan harga energi, tetapi juga merembet ke pasar keuangan global yang semakin fluktuatif, termasuk tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Dalam situasi penuh gejolak ini, masyarakat dituntut lebih sigap dan strategis dalam menjaga ketahanan finansialnya.Salah satu solusi yang mulai dilirik adalah asuransi dwiguna berbasis dolar Amerika Serikat (USD). Produk ini menawarkan dua keunggulan sekaligus: perlindungan jiwa dan peluang menjaga nilai kekayaan dari risiko pelemahan mata uang domestik. Dengan kata lain, proteksi tidak hanya bersifat defensif, tetapi juga adaptif terhadap dinamika global.Tren kesadaran akan pentingnya perlindungan finansial sendiri menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.Masyarakat kini semakin memahami bahwa risiko, baik kesehatan maupun ekonomi, perlu diantisipasi sejak dini melalui perencanaan yang matang.Pengamat asuransi dari Universitas Gadjah Mada, Danang Teguh Qoyyimi, menilai fenomena ini sebagai perkembangan positif.
Perkuat Dukungan Teknologi untuk Kebutuhan Nasabah di Masa Depan (mediaindonesia.com, 28/04/2026)
DI tengah perkembangan teknologi yang kian pesat, kini semua aktivitas terkoneksi dengan teknologi, mulai dari memesan makanan, transportasi hingga berkonsultasi kesehatan secara daring. Perubahan perilaku tersebut turut mendorong berbagai industri untuk bertransformasi, termasuk industri asuransi. Ini juga tertuang dalam peta jalan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2023-2027 yang menekankan pentingnya peningkatan daya saing, perluasan layanan, serta optimalisasi digitalisasi guna menghadirkan layanan lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat. Sejalan dengan hal itu, PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance), sebagai perusahaan asuransi jiwa yang berfokus pada nasabah dengan dukungan teknologi, menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi guna memenuhi berbagai kebutuhan nasabah mulai saat ini hingga masa depan. Hal ini diwujudkan melalui berbagai layanan digital seperti e-policy, e-claim, dan layanan pelanggan digital, serta menghadirkan aplikasi FWD Omne yang memudahkan nasabah dalam pengelolaan polis dan dilengkapi berbagai fitur gaya hidup.
Perubahan kondisi ekonomi global yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari, mendorong masyarakat akan strategi investasi yang lebih adaptif. Dalam konteks ini, investasi dalam Dolar Amerika Serikat menjadi salah satu opsi menarik, mengingat perannya sebagai mata uang cadangan utama dunia dengan likuiditas tinggi yang relevan untuk diversifikasi portofolio dan lindung nilai.Sejalan dengan itu, diversifikasi lintas instrumen menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara risiko dan imbal hasil, sekaligus mendukung stabilitas finansial jangka panjang untuk mewujudkan masa depan yang aman dan penuh peluang.Chief Partnership Distribution Officer Prudential Indonesia, Grace Luzar, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk berinovasi melalui berbagai solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah di setiap segmen. Bagi segmen menengah ke atas, kebutuhan akan diversifikasi investasi kian meningkat seiring dengan pentingnya perencanaan keuangan yang lebih komprehensif."Melalui PRUFortune Dollar , kami menghadirkan solusi yang tidak hanya menawarkan potensi imbal hasil yang optimal, tetapi juga perlindungan finansial yang menyeluruh.
ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK
Polemik layanan klaim asuransi kembali mencuat dan menyeret nama PT Prudential Life Assurance ke sorotan publik. Perusahaan asuransi tersebut diduga menghambat pencairan klaim nasabah, setelah proses penyelesaian yang disebut tidak transparan berlangsung hingga empat tahun tanpa kepastian.Sorotan ini bermula dari kasus yang dialami Rian Hidayat (25) , warga Jalan Bromo, Medan, yang mengaku hak klaim asuransi kecelakaan dirinya belum juga dibayarkan sejak peristiwa terjadi pada 2021 hingga 2025.Peristiwa itu sendiri terjadi saat Rian mengalami kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Medan, ketika ia diserempet angkutan umum hingga menderita patah tulang kaki serius. Akibat insiden tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif selama dua minggu di OG Hospital Binjai, termasuk tindakan medis pemasangan pen pada kaki kirinya.
ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
OJK Perpanjang, Penyampaian Laporan Keuangan Asuransi dan Penjamin (lensantt.com, 28/04/2026)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sejumlah kebijakan dalam rangka menjaga kualitas pelaporan serta mendukung kesiapan perusahaan asuransi, perusahaan reasuransi dan perusahaan penjaminan dalam memenuhi ketentuan yang berlaku.Kebijakan tersebut diterbitkan sebagai wujud respons OJK dalam menjaga kinerja, stabilitas, dan keberlangsungan perusahaan asuransi, perusahaan reasuransi dan perusahaan penjaminan. Kebijakan ini juga diharapkan dapat memberikan ruang penyesuaian bagi pelaku industri dalam memenuhi kewajiban pelaporan, sekaligus mendukung penguatan tata kelola dan ketahanan sektor jasa keuangan.Perpanjangan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan Audited Perusahaan Asuransi dan Reasuransi Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun melalui surat kepada asosiasi dan perusahaan asuransi dan reasuransi menyampaikan kebijakan penyesuaian jangka waktu penyampaian Laporan Keuangan Tahunan Tahun 2025 yang telah diaudit berdasarkan PSAK 117 Kontrak Asuransi.Untuk memastikan kualitas, konsistensi, dan keandalan penerapan PSAK 117 dalam penyusunan laporan keuangan, OJK menyetujui perpanjangan batas waktu penyampaian Laporan Keuangan Tahunan Tahun 2025 yang telah diaudit bagi Perusahaan Asuransi Umum, Perusahaan Asuransi Jiwa dan Perusahaan Reasuransi dari semula paling lambat 30 April 2026 menjadi paling lambat 30 Juni 2026.
KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN
BRI Life dan BRI Perluas Bancassurance untuk Nasabah Prioritas (wartaekonomi.co.id, 28/04/2026)
PT Asuransi BRI Life bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat sinergi bisnis bancassurance melalui program literasi keuangan bagi nasabah prioritas. Langkah ini dilakukan untuk memperluas penetrasi produk perlindungan jiwa sekaligus menghadirkan layanan finansial terintegrasi di tengah kebutuhan pengelolaan aset yang semakin kompleks.Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Wealth and Tax Excellence 2026 di Surabaya, Rabu (22/4), yang melibatkan nasabah prioritas BRI Sentra Layanan Prioritas (SLP) Surabaya Kaliasin.Direktur BRI Life Sutadi mengatakan peran asuransi kini semakin strategis dalam perencanaan keuangan jangka panjang, bukan hanya sebagai instrumen perlindungan, tetapi juga bagian dari optimalisasi kekayaan."BRI Life berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi perlindungan jiwa yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus memberikan nilai tambah melalui edukasi finansial yang aplikatif. Kami ingin memastikan nasabah dapat merencanakan keuangan secara lebih matang dan berkelanjutan," ujar Sutadi.
PT MNC Life Assurance (MNC Life), perusahaan asuransi jiwa di bawah naungan MNC Group dan anak perusahaan dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (IDX: BCAP), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung gaya hidup aktif dan sehat masyarakat melalui kolaborasi di ajang olahraga Jakarta Home Run: Men's Slowpitch League 2026 yang diselenggarakan pada 2526 April 2026 di GBK Softball Stadium, Senayan, Jakarta.Jakarta Home Run: Men's Slowpitch League 2026 merupakan kompetisi olahraga softball kategori slowpitch yang menghadirkan pertandingan antar tim dengan format kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan. Para peserta akan bertanding dalam beberapa sesi pertandingan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, mulai dari kekuatan pukulan (hitting), strategi permainan, hingga kerja sama tim di lapangan.Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi komunitas olahraga untuk berkumpul dan memperkuat jejaring antar pemain serta pecinta softball di Indonesia.Jakarta Home Run (JHR) sendiri merupakan platform olahraga yang secara aktif mendukung pengembangan cabang Baseball, Softball, dan Slowpitch di Indonesia. Setiap tahunnya, JHR memiliki roadmap rangkaian event yang menyasar berbagai segmen, mulai dari kalangan pelajar (students) hingga dewasa, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
Sequis Life Perkuat Perempuan Wirausaha (investor.id, 28/04/2026)
PT Asuransi Jiwa Sequis Life mendorong pemberdayaan perempuan wirausaha melalui program Sequis Shepreneur yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan pengembangan bisnis. Langkah ini diawali melalui kegiatan Sequis Connect Lunch: A Seat at Her Table' yang menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan dari kalangan bisnis dan komunitas untuk berbagi pengalaman serta inspirasi dalam menjalankan usaha. Program Sequis Shepreneur merupakan bagian dari platform keberlanjutan Better Tomorrow with Sequis Life yang dirancang untuk menghadirkan dampak nyata melalui berbagai inisiatif yang relevan dan inspiratif. Chief of Human Resources & Corporate Services Sequis Life Agustina Samara mengatakan, pada 2026 perusahaan akan memfokuskan inisiatif keberlanjutan pada penguatan kapasitas perempuan wirausaha. "Fokus inisiatif tahun ini diarahkan pada Sequis Shepreneur yang bertujuan meningkatkan pengetahuan perencanaan keuangan sekaligus pengembangan bisnis perempuan wirausaha, yang akan mulai berjalan pada Mei 2026," ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (28/4/2026).
PT BNI Life Insurance (BNI Life) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan asuransi. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk perlindungan kepada calon nasabah agar lebih teliti sebelum membeli produk asuransi.Melalui materi edukasi yang disampaikan kepada publik, BNI Life menegaskan pentingnya memahami setiap dokumen sebelum melakukan transaksi maupun pengajuan polis. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah larangan menandatangani Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) dalam kondisi kosong.BNI Life menilai, penandatanganan dokumen kosong berpotensi disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Karena itu, masyarakat diminta memastikan seluruh data, informasi manfaat, premi, serta ketentuan polis telah terisi lengkap dan dipahami sebelum membubuhkan tanda tangan
Perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda, semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Aktivitas " healing " yang sebelumnya identik dengan bersantai di kafe estetik atau staycation kini bergeser ke kegiatan yang memacu adrenalin. Tren ini dikenal luas dengan prinsip You Only Live Once (YOLO), yang mendorong individu untuk mengeksplorasi pengalaman hidup secara maksimal.Dari pendakian Gunung Rinjani, menyelam bersama pari manta di Indonesia Timur, hingga mencoba olahraga seperti paragliding dan bungee jumping , aktivitas ekstrem kini menjadi bagian dari gaya hidup modern. Selain memberikan kepuasan personal, pengalaman ini juga kerap dibagikan di media sosial sebagai simbol pencapaian diri.Namun, di balik sensasi dan kebanggaan tersebut, terdapat risiko fisik dan finansial yang tidak kecil. Cedera hingga kecelakaan fatal menjadi ancaman nyata bagi para pelaku olahraga ekstrem. Sayangnya, kesadaran untuk memitigasi risiko ini masih tergolong rendah.Gaya hidup YOLO yang bijak seharusnya tidak hanya berfokus pada pengalaman, tetapi juga kesiapan menghadapi kemungkinan terburuk.
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
17.323,00 |
|
IHSG |
7.080,63 |
|
BI Rate |
4.75 % |
Sumber Media:
gosumut.com, sumut24.co, halomedan.com, cnbcindonesia.com, portaljogja.pikiran-rakyat.com, mix.co.id, kober.id, moneyinsight-news.com, jogjainsight.com, inijogja.net, mediaindonesia.com, fin.co.id, industry.co.id, moneter.id, jawapos.com, Radar Sukabumi, timexkupang.fajar.co.id, wartaekonomi.co.id, stockreview.id, koranbumn.com, sindonews.com, okezone.com, rctiplus.com, investor.id, portalkota.id, hitzserpong.com, sultramedia.id, infoekonomi.id, corenews.id, olenka.id, prudentialsyariah.co.id, mediaasuransinews.co.id, investigasi.news, dan lensantt.com.
