AAJI Daily News - 29 Juli 2026
Rabu, 29 Juli 2026
FM-CC-AAJI-006-00
OVERVIEW
|
Positive |
Neutral |
Negative |
|
78 |
2 |
0 |
|
Online |
|
Electronic |
|
73 |
6 |
1 |
ISSUES
- Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 17 Total News
- Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 31 Total News
- Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 10 Total News
- Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 22 Total News
KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA
AIA Financial Bukukan Laba Rp844,31 Miliar pada 2025 (bisnis.com, 28/07/2026)
PT AIA Financial membukukan laba setelah pajak sebesar Rp844,31 miliar sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang terbit di Harian Bisnis Indonesia pada Selasa (28/7/2026), AIA membukukan hasil jasa asuransi bersih Rp827,96 miliar, naik 32,09% (year on year/YoY) dari Rp626,77 miliar. Secara mendalam, hasil itu terdiri dari pendapatan jasa asuransi yang naik 13,42% (YoY) menjadi Rp4,31 triliun. Beban jasa asuransi senilai Rp3,33 triliun, dan beban dari kontrak reasuransi milikan Rp156,89 miliar.
Allianz Life Bukukan Laba Rp510,21 Miliar pada 2025 (bisnis.com, 29/07/2026)
PT Asuransi Allianz Life Indonesia mencatat laba setelah pajak sebesar Rp510,21 miliar sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang terbit di Harian Bisnis Indonesia pada Selasa (28/7/2026), hasil jasa asuransi bersih perusahaan tercatat Rp737,55 miliar. Secara rinci, hasil itu terdiri dari pendapatan jasa asuransi yang naik 18,12% (year on year/YoY) menjadi Rp10,10 triliun. Kemudian, beban jasa asuransi Rp9,01 triliun dan beban dari kontrak reasuransi milikan Rp353,96 miliar.
Asuransi Jiwa Menjaga Tren Kenaikan Premi (Kontan, 29/07/2026)
Pendapatan premi asuransi jiwa tumbuh 5,87% per Mei Ferry Saputra, Ivanka Rahmana Industri asuransi jiwa menjaga asa untuk memperoleh pendapatan premi yang lebih tinggi di tahun ini. Sejumlah jurus disiapkan untuk menghadapi tantangan makroekonomi yang membayangi di sisa tahun 2026. Bila melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pendapatan premi asuransi jiwa memang menunjukkan tren perbaikan. Hingga Mei 2026, sektor ini mencetak premi Rp 76,79 triliun, alias naik 5,87% secara tahunan.
Indonesia Re Tegaskan Pentingnya Penguatan Reasuransi Nasional (jpnn.com, 28/07/2026)
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re menegaskan penguatan kapasitas industri reasuransi merupakan fondasi penting dalam membangun industri asuransi nasional yang lebih sehat, tangguh, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya kompleksitas risiko. Di balik setiap polis asuransi yang dimiliki masyarakat, terdapat sistem reasuransi yang berperan menjaga kemampuan perusahaan asuransi dalam memenuhi kewajibannya ketika menghadapi klaim bernilai besar.
Sepanjang semester pertama 2026, Allianz Indonesia membayarkan klaim sebesar Rp1,8 triliun, naik 4,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tingginya angka klaim kesehatan tersebut menjadi cerminan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial semakin besar. Data Allianz Indonesia pada semester pertama 2026 menyebutkan klaim terbesar didominasi oleh kanker payudara, diikuti diare, infeksi saluran pernapasan atas, penyakit jantung, dan infeksi bakteri. Gambaran tersebut menegaskan bahwa perlindungan kesehatan menjadi kebutuhan penting untuk mengantisipasi beban biaya pengobatan yang terus meningkat.
Dapat Restu OJK, OCBC Resmi Jadi Pengendali Great Eastern Life Indonesia (kontan.co.id, 29/07/2026)
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Great Eastern Life Indonesia (GELI) setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/7/2026), OCBC mengungkapkan, pada 28 Juli 2026 OCBC menerima pemberitahuan dari Great Eastern Life Indonesia bahwa OJK telah menyetujui perubahan kepemilikan perusahaan asuransi jiwa tersebut. "Pada tanggal 28 Juli 2026, Perseroan menerima informasi dari GELI bahwa OJK menyetujui perubahan kepemilikan GELI, dan Perseroan menjadi Pemegang Saham Pengendali GELI," tulis manajemen OCBC dalam keterbukaan informasi, dikuip Rabu (29/7/2026).
Premi Unitlink Naik 13,71 Persen, OJK Siapkan Aturan Baru PAYDI (republika.co.id, 28/07/2026)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi pada produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unitlink per Mei 2026 mencapai Rp 18,79 triliun atau meningkat 13,71 persen secara tahunan (year on year/yoy). Secara komposisi, OJK mencatat lini usaha PAYDI masih menjadi salah satu kontributor utama industri asuransi jiwa dengan porsi 24,47 persen dari total pendapatan premi asuransi jiwa yang mencapai Rp 76,79 triliun. "Berdasarkan data posisi Mei 2026, kinerja lini usaha Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unitlink masih menunjukkan tren yang positif," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam jawaban tertulis di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN
BRI Life kembali memperkuat portofolio produknya dengan meluncurkan Asuransi Savara di Bali. Produk inovatif ini mengintegrasikan tiga elemen utama perlindungan jiwa, jaminan kesehatan, dan kepastian dana masa depan ke dalam satu polis praktis. Langkah strategis ini diambil untuk merespons tren peningkatan kebutuhan masyarakat akan perencanaan keuangan jangka panjang yang aman dan terarah. Sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan bisnis perusahaan, Asuransi Savara dipasarkan melalui jalur distribusi bancassurance.
FWD Insurance Hadirkan Kanal Pembelian Asuransi Khusus Komunitas (kontan.co.id, 28/07/2026)
PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) meluncurkan kanal khusus untuk memudahkan kelompok komunitas, khususnya dalam proses pembelian polis secara kolektif. Hal ini dilatarbelakangi oleh hasil FWD Customer Outlook Survey yang menunjukkan bahwa sekitar 66% responden merasa khawatir terhadap kondisi keuangan mereka, sehingga komunitas dinilai penting untuk mendukung individu dalam menentukan keputusan perlindungan. "Melalui laman ini, kami ingin menghadirkan cara yang lebih mudah bagi komunitas untuk mendapatkan perlindungan, mulai dari memahami produk hingga proses pembeliannya," jelas Direktur, Chief Syariah & Business Development Officer FWD Insurance Ade Bungsu dalam keterangan resminya, Selasa (28/7/2026).
PT PFI Mega Life Insurance (PFI Mega Life) dan PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) menjalin kerja sama pemasaran produk Mega Asuransi Kesejahteraan Andalan (MAKNA) melalui kantor cabang Bank Mega. Penandatanganan kerja sama dilakukan Presiden Direktur PFI Mega Life, Samdarshi Sumit dan Finance Director PFI Mega Life, Meilani Setiawan serta Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib dan Direktur Retail Banking Bank Mega, Heriwan Gazali di Jakarta, 22 Juli 2026.
Kantor Sequis Life Medan Jadi Hub Konsultasi Perlindungan Finansial (bisnis.com, 29/07/2026)
PT Asuransi Jiwa Sequis Life menawarkan konsultasi dalam pemilihan jenis perlindungan asuransi kepada calon nasabah agar tidak salah pilih produk perlindungan yang menyebabkan pemborosan keuangan nasabah. Di tengah situasi ketidakpastian ekonomi saat ini, masyarakat harus cerdas dalam menyeleksi kebutuhan jenis perlidungan asuransinya sehingga memiliki polis asuransi juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan keuangan jangka panjang.
ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
Bisnis Asuransi Jiwa Kredit Hadapi Tenor KPR 40 Tahun, Peluang atau Risiko? (bisnis.com, 29/07/2026)
Rencana pemerintah memperpanjang tenor cicilan pembelian hunian hingga 40 tahun dipandang dapat membuka peluang baru bagi industri asuransi jiwa kredit. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan pemerintah tengah mematangkan regulasi untuk rencana tersebut. Kebijakan ini pun diharapkan dapat menurunkan besaran cicilan sehingga semakin banyak masyarakat mampu membeli rumah subsidi. Maruarar mengatakan gagasan KPR 40 tahun merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan.
MSIG Sharia Life Insurance Resmi Kantongi Izin Usaha dari OJK (kompas.com, 28/07/2026)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memberikan izin usaha di bidang asuransi jiwa dengan prinsip syariah kepada PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia.Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-58/D.05/2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang pemberian izin usaha di bidang asuransi jiwa dengan prinsip syariah kepada PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia. Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK I Wayan Wijana mengatakan, izin usaha tersebut berlaku sejak keputusan ditetapkan. "Dengan diberikannya izin usaha ini, PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia diwajibkan untuk menjalankan kegiatan usaha," tulis Wayan dalam pengumuman resmi, Selasa (28/7/2026).
OJK Cabut Izin Pembentukan Unit Syariah Great Eastern Life Indonesia (kontan.co.id, 29/07/2026)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin pembentukan unit syariah PT Great Eastern Life Indonesia. Hal itu dilakukan sehubungan dengan telah selesainya proses penyelesaian portofolio kepesertaan unit syariah PT Great Eastern Life Indonesia yang merupakan tindak lanjut dari penghentian kegiatan usaha syariah PT Great Eastern Life Indonesia. Berdasarkan pengumuman pada 28 Juli 2026 di situs resmi OJK, keputusan itu tertuang dalam surat nomor KEP-367/PD.02/2026 per 21 Juli 2026.
OJK Finalisasi New RBC Perkuat Industri Asuransi (wartaekonomi.co.id, 28/07/2026)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjalankan proses penguatan industri perasuransian melalui pematangan implementasi New Risk-Based Capital (New RBC). Berdasarkan hasil uji coba terhadap 10 perusahaan yang terdiri dari lima perusahaan asuransi jiwa dan lima perusahaan asuransi umum, menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami penurunan rasio solvabilitas saat menggunakan metode baru yang dinilai memiliki sensitivitas lebih tinggi dalam mengukur risiko dibandingkan metode yang berlaku saat ini. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK Ogi Prastomiyono menjelaskan, hasil uji coba tersebut menjadi dasar bagi regulator untuk menyempurnakan metodologi dan format perhitungan dalam kerangka New RBC sebelum diterapkan secara luas di industri.
Pemerintah resmi menerbitkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang merupakan perubahan dari UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK. Dalam UU P2SK yang diundangkan pada 17 Juni 2026 tersebut, tertuang mandat berupa fungsi tambahan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yakni menjamin polis asuransi lewat Program Penjaminan Polis (PPP). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai Program Penjaminan Polis yang diprakarsai oleh Kementerian Keuangan. "Selanjutnya, OJK bersama LPS akan menyiapkan ketentuan pelaksanaannya, termasuk pengaturan mengenai persyaratan kepesertaan perusahaan asuransi dalam Program Penjaminan Polis," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (28/7/2026).
KAMPANYE EDUKASi DAN LITERASI KEUANGAN
Sudah Cek Kesehatan Keuangan? Lima Tanda Finansial Anda Masih Aman (bisnis.com, 28/07/2026)
Banyak orang terbiasa menjadwalkan medical check-up untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Namun, kebiasaan serupa belum banyak diterapkan dalam mengelola keuangan. Padahal, kemampuan menghadapi risiko finansial juga perlu dievaluasi secara berkala, terutama setelah melewati enam bulan pertama dalam satu tahun yang umumnya dipenuhi berbagai pengeluaran besar. Pertengahan tahun menjadi waktu yang tepat untuk melakukan financial check-up. Selama enam bulan pertama, banyak rumah tangga mengeluarkan biaya untuk kebutuhan Hari Raya, libur panjang, pendidikan anak, hingga pengeluaran tak terduga.
Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia Ni Made Daryanti mengungkapkan perencanaan keuangan yang baik tidak hanya berfokus pada bagaimana menumbuhkan aset melalui tabungan atau investasi. Akan tetapi juga memastikan aset tersebut tetap terlindungi saat risiko datang. "Risiko mungkin tidak selalu dapat diprediksi, tetapi dampak finansialnya dapat dipersiapkan," kata Ni Made Daryanti, dikutip dari keterangan resminya, Selasa, 28 Juli 2026. Ia menambahkan financial check-up menjadi kesempatan untuk meninjau kembali apakah dana darurat, perlindungan kesehatan, maupun target keuangan yang telah disusun di awal tahun masih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini.
Masyarakat Indonesia mulai memaknai warisan tidak lagi sebatas aset atau harta yang ditinggalkan kepada generasi berikutnya. Seiring meningkatnya usia harapan hidup, kemandirian dari sisi kesehatan maupun finansial kini semakin dipandang sebagai "warisan" yang paling bermakna bagi keluarga. Temuan tersebut tercermin dalam Manulife Asia Care Survey 2026 yang menunjukkan sebanyak 93 persen masyarakat Indonesia memandang kemandirian dan kebebasan finansial sebagai "warisan" baru yang ingin mereka berikan kepada keluarga.
Pelaku UMKM Perlu Disiplin Kelola Keuangan (Pos Belitung, 29/07/2026)
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini tidak hanya dihadapkan pada tantangan untuk mengembangkan usaha, tetapi juga disiplin mengelola keuangan sehari-hari. Untuk menjawab hal tersebut, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mengadakan sesi literasi keuangan yang diikuti oleh para pelaku UMKM di Cirebon, Jawa Barat. Head of Community Investment Nuranisa Putri Matahari membagikan berbagai tip praktis mengenai cara membuat catatan keuangan dan bujeting bulanan. Pelaku UMKM juga diajak membangun kebiasaan yang mendukung pengelolaan arus kas hingga kesiapan menghadapi risiko.
Prudential Syariah Dorong Layanan Proteksi Anak Sejak Dini (kontan.co.id, 28/07/2026)
Perlindungan anak bukan sekadar menyiapkan dana untuk masa depan, tetapi juga memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh pendampingan. Hal ini menjadi perhatian Prudential Syariah yang terus mengampanyekan pentingnya perlindungan keluarga sejak tahap awal kehidupan anak. Menurut perusahaan, fondasi keluarga yang kuat dibangun melalui kombinasi perencanaan masa depan, pola hidup sehat, serta keterlibatan orang tua dalam setiap fase tumbuh kembang anak.
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
18.047,80 |
|
IHSG |
6.093,59 |
|
BI Rate |
5.75 % |
Sumber Media:
suara.com, kontan.co.id, mediaindonesia.com, Kontan, indopremier.com/ipotnews, mediaasuransinews.co.id, industry.co.id, topbusiness.id, readers.id, womensobsession.com, moneter.id, bisnis.com, viva.co.id, medan.tribunnews.com, wartaekonomi.co.id, investortrust.id, koran-jakarta.com, marketeers.com, metrodaily.jawapos.com, waspada.co.id, sumutpos.jawapos.com, olenka.id, medanposonline.com, sumut.suara.com, hariansib.com, medanbisnisdaily.com, kabarmedan.com, sumut24.co, fokusmedan.com, dki.pikiran-rakyat.com, medcom.id, akurat.co, kabarindo.com, kompas.com, Bisnis Indonesia, Ekonomi Neraca, harianbasis.co, asatunews.co.id, theiconomics.com, Pos Belitung, kompas.id, jpnn.com, bcasekuritas.co.id, republika.co.id, antaranews.com, bloombergtechnoz.com, pantau.com, infobanknews.com, lidik.id, sehasta.com, Pas FM, prakata.id, dan fortuneidn.com.
