AAJI Daily News - 3 September 2026


Kamis, 03 September 2026                                                                                                                   

FM-CC-AAJI-006-00          

 

OVERVIEW

Positive

Neutral

Negative

77

0

0

Online

Print

Electronic

69

8

0

 

ISSUES

  • Tentang AAJI: 5 Total News
  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 29 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 14 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 9 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 20 Total News

 

TENTANG AAJI

Total Polis Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 7,7% pada Semester I-2026 (kontan.co.id, 03/09/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total polis di industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan. Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menerangkan total polis di industri asuransi jiwa mencapai 22,44 juta polis pada semester I-2026. "Jumlah tersebut tercatat tumbuh 7,7%, jika dibandingkan dengan total polis periode sama tahun lalu," katanya dalam konferensi pers AAJI di kawasan Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).

 

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

AXA Mandiri Ungkap Faktor yang Memengaruhi Kinerja Unitlink hingga Akhir 2026 (kontan.co.id, 02/09/2026)

PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menyampaikan terdapat faktor internal dan eksternal yang bisa memengaruhi kinerja unitlink hingga akhir 2026. Chief Investment Officer AXA Mandiri Erika Marthalina mengatakan dari sisi eksternal, pergerakan pasar modal menjadi salah satu faktor utama yang dapat memengaruhi.

NISP takes control of Great Eastern Life for IDR 201.98 billion (idnfinancials.com, 03/09/2026)

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) has completed the acquisition of a 20% stake in PT Great Eastern Life Indonesia (GELI), along with one preference share that gives it control over the insurance company.NISP Director Hartati said the acquisition followed the Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) signed on 8 July 2026 between the company and The Great Eastern Life Assurance Company Limited.

Great Eastern Life Sebut Terbuka Peluang Hasil Investasi Bertumbuh hingga Akhir 2026 (kontan.co.id, 02/09/2026)

PT Great Eastern Life Indonesia menyebut, terbuka peluang bagi hasil investasi untuk tetap bertumbuh hingga akhir tahun ini, meskipun kondisi pasar masih diwarnai volatilitas dan ketidakpastian. Direktur Keuangan Great Eastern Life Indonesia Hana mengatakan fokus utama pihaknya bukan hanya pada pencapaian imbal hasil jangka pendek, melainkan juga keberlanjutan hasil investasi dalam mendukung kewajiban jangka panjang kepada pemegang polis.

Berita Foto - Indonesia Re Dorong Kemandirian Pangan Melalui Budidaya Ikan Terpadu di Kemayoran (Investor Daily, 03/09/2026)

Department Head Indonesia Re Kamo Erson (dua dari kanan) saat melihat produk olahan ikan presto di sela penyerahan bantuan sarana dan prasarana pendukung kegiatan budidaya dan pengolahan ikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Renoma Maju Bersama di Kemayoran, Jakarta Pusat, baru-baru ini. PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program TJSL "Indonesia Re Peduli Pangan: Budidaya Ikan Terpadu untuk Kemandirian Pangan.

Tren Polis Dolar AS Diprediksi Tumbuh, Jadi Opsi Diversifikasi (bisnis.com, 03/09/2026)

Minat masyarakat terhadap produk perlindungan berbasis dolar Amerika Serikat (AS) atau USD diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.Hal tersebut terjadi seiring dengan kebutuhan finansial global, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence /AI), hingga perubahan pola pengelolaan kekayaan lintas generasi. Chief Product Officer Prudential Indonesia Astono Hermawan mengatakan semakin banyak nasabah yang tidak hanya mempertimbangkan besarnya manfaat perlindungan, tetapi juga relevansi nilai perlindungan tersebut dengan kebutuhan finansial di masa depan yang semakin terhubung dengan ekonomi global.

OJK Sebut Prospek Unitlink Masih Cerah, Tapi Pertumbuhannya Lebih Selektif (kontan.co.id, 03/09/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat prospek pertumbuhan kinerja produk unitlink masih terbuka ke depan. Meski demikian, pertumbuhan unitlink diperkirakan akan berlangsung lebih selektif seiring perubahan preferensi nasabah dan penguatan tata kelola produk. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, unitlink masih memiliki daya tarik bagi masyarakat, terutama bagi nasabah yang menginginkan kombinasi manfaat proteksi dan potensi hasil investasi.

Pencapaian 30 Tahun Allianz Life Indonesia (olenka.id, 02/09/2026)

Memperingati 30 tahun perjalanannya di Indonesia, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan solusi perlindungan yang relevan bagi masyarakat. Sejak mulai beroperasi pada 1996, Allianz Life terus menyesuaikan solusi, layanan, dan jalur distribusinya dengan perubahan kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan perlindungan kesehatan, perencanaan finansial, dan kemudahan akses terhadap layanan asuransi.

Tak Sekadar Promosi Produk, Begini Pendekatan Pemasaran Prudential Syariah (infobanknews.com, 02/09/2026)

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) terus berinovasi untuk menghadirkan pendekatan pemasaran yang relevan dengan tren di masyarakat. Pendekatan pemasaran berfokus pada upaya mengubungkan nilai-nilai syariah dengan kebutuhan nyata masyarakat .Dalam implementasinya, strategi pemasaran tidak hanya soal promosi produk dan layanan, tapi juga memadukan penguatan merek, partisipasi komunitas, literasi keuangan, hingga pemanfatan kanal.

Prudential Syariah Perkuat Pemasaran Digital, Vivin Arbianti Gautama Sabet Penghargaan CMO 2026 (infoekonomi.id, 02/09/2026)

Di tengah pergeseran perilaku konsumen dan percepatan digitalisasi, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) terus menghadirkan pendekatan pemasaran yang relevan dan berdampak bagi keluarga Indonesia. Pendekatan tersebut memperoleh pengakuan melalui Indonesia Best CMO Awards 2026 yang diberikan kepada Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, untuk kategori Best Chief Marketing Officer 2026 in Expanding Financial Protection through Innovative Sharia Insurance Products and Customer Engagement.

Sinar Mas Multiartha Tambah Portofolio Syariah Lewat Investasi di Generali Indonesia Syariah (langit7.id, 02/09/2026)

PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) kini tercatat sebagai pemegang saham minoritas PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia Syariah. Porsi yang dimiliki emiten jasa keuangan tersebut sebesar 0,01% atau hanya 1 lembar saham.Kepemilikan itu berasal dari penyertaan modal SMMA senilai Rp2,82 juta pada PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia Syariah. Dengan masuknya SMMA, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia tetap menjadi pemegang saham pengendali.

RISIKO TINGGI KREDIT KONSUMSI (Bisnis Indonesia, 03/09/2026)

Perbankan dinilai terus mempertahankan sikap selektif dalam penyaluran kredit kendati ruang pertumbuhan hingga akhir 2026 masih terbuka lebar. Bank Indonesia (BI) menyebut akselerasi kredit konsumsi cenderung dilakukan secara hati-hati menyusul masih tingginya risiko sektoral dan tekanan daya beli masyarakat. Kajian stabilitas keuangan yang dirilis BI pada akhir Agustus lalu, memperkirakan pertumbuhan intermediasi perbankan sejatinya masih cukup kuat, kendati realisasinya cenderung tidak merata.

 

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

Literasi Asuransi Meningkat, FWD Insurance Perluas Edukasi Perlindungan Finansial di Kota Semarang (suaramerdeka.com, 02/09/2026)

Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dan perencanaan finansial di sektor asuransi terus diperkuat. Salah satu PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) turut mendorong peningkatan literasi asuransi di Jawa Tengah melalui kehadiran Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di Jalan Karangwulan Utara No.7, Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah.

Persaingan Asuransi Jiwa Makin Ketat, Digitalisasi Jadi Strategi (kontan.co.id, 02/09/2026)

Industri asuransi jiwa menghadapi dinamika yang semakin kompleks. Mulai perubahan kebutuhan nasabah, perkembangan teknologi hingga tuntutan menjaga kesehatan keuangan perusahaan. Kondisi tersebut mendorong perusahaan asuransi memperkuat strategi bisnis untuk menjaga pertumbuhan secara berkelanjutan. PT Asuransi BRI Life (BRI Life) misalnya, akan memperkuat transformasi perusahaan melalui pengembangan produk dan layanan.

Perluas Akses Layanan Nasabah di Hari Pelanggan Nasional (mediaindonesia.com, 03/09/2026)

SUN Life Indonesia meresmikan Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) Sun Billionaire di Menara Sun Life Lantai 3, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026. Peresmian kantor pemasaran tersebut menjadi bagian dari upaya Sun Life Indonesia memperluas akses masyarakat terhadap layanan perlindungan dan perencanaan keuangan, sekaligus memperkuat kedekatan dengan nasabah.

Taspen Life Teken Kerjasama Dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias (rri.co.id, 02/09/2026)

TASPEN Group terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang menyeluruh bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia. Kali ini, upaya tersebut sampai ke Kepulauan Nias melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Asuransi Jiwa Taspen (TASPEN Life) dengan Kementerian Agama Republik Indonesia Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias, Senin 31 Agustus 2026.

 

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

OJK Beri Sanksi 11 Perusahaan Asuransi yang Belum Sampaikan Laporan Keuangan PSAK 117 (kontan.co.id, 02/09/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menetapkan kebijakan perpanjangan waktu penyampaian laporan keuangan tahun 2025 berbasis standar baru, yakni Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 yang semula paling lambat 30 April 2026 menjadi paling lambat 30 Juni 2026. Dari perpanjangan waktu itu, ada 11 perusahaan asuransi dan reasuransi yang belum menyampaikan laporan keuangan audit berdasarkan PSAK 117. Secara rinci, 3 perusahaan asuransi jiwa, serta 8 perusahaan asuransi umum dan reasuransi belum menyampaikan.

OJK: Medical Advisory Board Punya Peran Penting bagi Perusahaan Asuransi (kontan.co.id, 02/09/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 mengenai Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan dan berlaku 3 bulan usai diundangkan pada 22 Desember 2025. Dalam POJK tersebut, terdapat salah satu ketentuan berupa pembentukan Medical Advisory Board atau Dewan Penasihat Medis. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyebut OJK juga mendorong penguatan peran Medical Advisory Board (MAB) dalam rangka memperkuat tata kelola asuransi kesehatan.

OJK: KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Bisa Memberikan Dampak bagi Asuransi Jiwa Kredit (kontan.co.id, 02/09/2026)

Pemerintah memberlakukan kebijakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 1722/KPTS/M/2026 tentang Kriteria Rumah Umum Tapak dalam Fasilitasi Pemerintah Pusat.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai perpanjangan jangka waktu kredit pada prinsipnya dapat memberikan dampak terhadap produk asuransi jiwa kredit.

 

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

Gempa NTT Tewaskan 111 Orang, AXA Mandiri Himpun Donasi Rp50 Juta untuk Penyintas (jatim.pikiran-rakyat.com, 02/09/2026)

Pemulihan pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menjadi pekerjaan besar setelah bencana berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026. Di tengah kerusakan puluhan ribu rumah dan fasilitas publik, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bersama karyawannya menghimpun donasi lebih dari Rp50 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.Donasi tersebut ditujukan terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lanjut usia yang masih menghadapi dampak bencana.

Warisan Bukan Cuma Harta, Ini yang Perlu Disiapkan untuk Generasi Berikutnya (kompas.com, 02/09/2026)

Warisan kerap dipahami sebatas harta yang ditinggalkan orang tua kepada anak. Padahal,  warisan  atau  legacy  dapat mencakup hal yang lebih luas, mulai dari nilai keluarga, pendidikan, perlindungan finansial, hingga kebebasan bagi generasi berikutnya untuk menentukan pilihan hidup. Karena itu, mempersiapkan warisan tidak hanya berkaitan dengan mengumpulkan  kekayaan, tetapi juga bagaimana memastikan apa yang telah dibangun dapat memberikan manfaat dan rasa aman bagi keluarga di masa depan. 

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

17.677,50

IHSG

6.663,56

BI Rate

5.75 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

kontan.co.id, Bisnis Indonesia, Stabilitas, suaramerdeka.com, jateng.tribunnews.com, jateng.antaranews.com, jateng.idntimes.com, radarsemarang.jawapos.com, kilat.com, metrojateng.com, portaljateng.id, seputarjateng.id, mediaindonesia.com, swa.co.id, suarakarya.id, rri.co.id, jatim.pikiran-rakyat.com, kabarbaik.co, duta.co, klikjatim.com, jatimpedia.id, kanalsatu.com, infodis.id, hariansurabaya.com, indonesiyes.com, jogjainsight.com, kabaraktualita.com, moneyinsight-news.com, harianduta.id, terasmalioboro.id, investorbisnis.com, kompas.com, metrotvnews.com, rmol.id, mediaasuransinews.co.id, readers.id, idnfinancials.com, emitennews.com, Investor Daily, bisnis.com, wartaekonomi.co.id, akurat.co, investortrust.id, Ekonomi Neraca, Bali Tribune, kalimantanlive.com, olenka.id, indotelko.com, infobanknews.com, infoekonomi.id, dan langit7.id.

DOWNLOAD PDF