AAJI Daily News - 20 Oktober 2026


Selasa, 20 Oktober 2026                                                                                                                                     

FM-CC-AAJI-006-00

 

OVERVIEW     

Positive

Neutral

Negative

                              94

0

3

Online

Print

Electronic

95

2

0

 

ISSUES

  • Tentang AAJI: 46 Total News
  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 20 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 5 Total News
  • Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 10 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 4 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 12 Total News

 

TENTANG AAJI

AAJI Akui Dampak Literasi Keuangan terhadap Kepemilikan Asuransi Belum Terukur (jakarta.suaramerdeka.com, 19/10/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengakui pengukuran dampak program literasi keuangan terhadap peningkatan kepemilikan produk asuransi masih menjadi tantangan bagi industri. Pasalnya, pelaporan kegiatan edukasi dan realisasi pembelian produk keuangan hingga kini masih dilakukan secara terpisah. Kepala Departemen Marketing AAJI, Karin Zulkarnaen, mengatakan keberhasilan program literasi selama ini lebih banyak diukur berdasarkan jumlah kegiatan yang diselenggarakan dan peserta yang mengikuti edukasi.

AAJI Salurkan Donasi untuk Korban Gempa NTT (kompas.com, 19/10/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) bersama 19 perusahaan anggotanya menyalurkan donasi sebesar Rp 315 juta untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi tersebut disalurkan melalui Program Industry Social Responsibility (ISR) bertajuk "Kebaikan Berkelanjutan" NTT yang bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik.

AAJI Buka Suara soal Rencana LPS Jamin Polis Asuransi hingga Rp 500 Juta (kompas.com, 19/10/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) buka suara mengenai rencana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang akan melakukan penjaminan polis asuransi dengan limit hingga Rp 500 juta. Direktur Eksekutif AAJI Emira E Oepangat mengatakan, besaran limit penjaminan tersebut masih sesuai dengan kisaran rata-rata uang pertanggungan asuransi jiwa.

Nilai Pertanggungan Asuransi di NTT Rp 16,3 Triliun, Klaim Gempa Rp 152,5 Juta (kompas.com, 19/10/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, klaim asuransi jiwa akibat bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai Rp 152,5 juta per Agustus 2026. Kepala Departemen Marketing AAJI Karin Zulkarnaen mengatakan, nilai tersebut merupakan total klaim asuransi jiwa untuk kejadian bencana di NTT yang telah selesai diproses oleh perusahaan asuransi anggota AAJI.

AAJI: Minimnya Data Kesehatan Jadi Kendala Pengembangan Asuransi Mikro di Daerah (akurat.co, 19/10/2026)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi dan keterbatasan data sebagai tantangan dalam memperluas perlindungan keuangan, terutama bagi masyarakat di daerah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Direktur Eksekutif AAJI, Emira E. Oepangat mengatakan, pengembangan produk asuransi mikro sebenarnya memiliki peluang besar.

Asuransi Cuma Rp50 Ribu, Kenapa Penetrasinya Masih Rendah? (infobanknews.com, 19/10/2026)

Industri asuransi jiwa punya pekerjaan rumah besar dalam memperluas jangkauan perlindungan kepada masyarakat. Padahal, produk asuransi mikro sudah tersedia dengan premi terjangkau, bahkan mulai dari Rp50.000. Namun, harga murah belum otomatis membuat masyarakat memahami manfaat asuransi dan memiliki akses untuk mendapatkan perlindungan tersebut. Kepala Departemen Marketing Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Karin Zulkarnaen mengatakan, tantangan penetrasi asuransi tidak hanya terletak pada ketersediaan dan keterjangkauan produk, tetapi juga literasi serta distribusi.

Pascagempa NTT, AAJI dan Yayasan Benih Baik Dorong Pemulihan Warga (medcom.id, 20/10/2026)

Gempa bumi tidak hanya meninggalkan kerusakan bangunan, tetapi juga dapat mengganggu kehidupan masyarakat dalam jangka panjang. Setelah masa tanggap darurat berlalu, warga masih harus menghadapi persoalan kebutuhan dasar, kehilangan sumber penghasilan, hingga kesulitan mengembalikan aktivitas pendidikan anak. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pemulihan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

OJK Pasang Target Aset Asuransi 20 Persen PDB pada 2045, Ini Strateginya (suara.com, 20/10/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis aset industri asuransi terus meningkat. Adapun, OJK menargetkan aset industri asuransi Indonesia mencapai 20 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2045. Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Iwan Pasila, menjelaskan bahwa industri asuransi memiliki dua peran strategis.

Manulife Pacu 1.700 Tenaga Pemasar, Ahok Suntikkan Inspirasi di Final Sprint 2026 (harian.disway.id, 19/10/2026)

Manulife Indonesia dan Manulife Syariah Indonesia memacu kinerja tenaga pemasar melalui Final Sprint 2026 bertema "Run Faster to Finish Line" di Jakarta, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk memberikan inspirasi kepada lebih dari 900 tenaga pemasar. Manulife Indonesia Final Sprint 2026 menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat semangat pertumbuhan menjelang akhir tahun.

OJK Belum Melihat Lonjakan Klaim Asuransi Akibat Karhutla (fortuneidn.com, 20/10/2026)

Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) memastikan rentetan kejadian kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) di sejumlah daerah di Indonesia belum memicu lonjakan klaim asuransi kesehatan maupun properti. Situasi ini terpantau setelah bencana tersebut berlangsung lebih dari dua bulan. Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Iwan Pasila, mengatakan dampak karhutla menjadi perhatian otoritas, terutama bagi warga di wilayah terdampak.

OJK Targetkan Penetrasi Aset Industri Asuransi Capai 20% PDB pada 2045 (investortrust.id, 19/10/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri asuransi untuk memperbesar kontribusinya terhadap perekonomian nasional sekaligus memperkuat fungsi proteksi masyarakat. Hal ini sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) menuju Indonesia Emas 2045, di mana penetrasi aset industri asuransi ditargetkan mencapai sekitar 20% dari Produk Domestik Bruto (PDB/GDP).

OJK Imbau Industri Asuransi Perhatikan Manajemen Risiko (liputan6.com, 19/10/2026)

Deputi Komisioner Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Iwan Pasila mengatakan, industri asuransi perlu memperkuat manajemen risiko agar perusahaan dapat memenuhi kewajiban kepada nasabah dan menjaga keberlanjutan usaha.OJK mendorong perusahaan mengelola premi, menghitung kewajiban, serta menempatkan investasi sesuai dengan karakteristik risiko dan kewajibannya.

Top Producer of The Year 2025, Kristiana Anggriani: Manulife Indonesia Memberikan Jalan bagi Agen (mediaasuransinews.co.id, 19/10/2026)

Kristiana Anggriani berkarier sebagai agen asuransi Manulife Indonesia sejak Juli 1999. Selama 27 tahun bersama Manulife Indonesia, Kristiana telah membangun perjalanan panjang sebagai agen. Sebelumnya, ia memiliki pengalaman selama 13 tahun di industri perbankan, dengan posisi terakhir sebagai VP of Funding and Treasury Head. Berbekal pengalaman dan konsistensinya, Kristiana berhasil meraih predikat sebagai Top Producer of The Year 2025 Manulife Indonesia.

 

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

Risiko Kesehatan Meningkat, FWD Insurance Perkuat Perlindungan Masyarakat (rm.id, 19/10/2026)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan, industri asuransi, termasuk FWD Insurance harus terus memperkuat perannya dalam memberikan proteksi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Iwan Pasila menyampaikan, industri asuransi Indonesia menghadapi sejumlah tantangan di antaranya dalam meningkatkan penetrasi dan memperluas perlindungan kepada masyarakat.

Great Eastern-REGENE Hadirkan DNA Test dan Perlindungan Kanker BLOGROLL (womanindonesia.co.id, 19/10/2026)

Great Eastern Life Indonesia dan REGENE Genomics (REGENE) meresmikan kerja sama strategis melalui program GREAT Double Care, yang memadukan pemeriksaan DNA (DNA test) dengan manfaat perlindungan asuransi kanker hingga Rp150 juta. Kolaborasi ini diluncurkan bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Keuangan untuk mendorong masyarakat lebih proaktif memahami risiko kesehatan sekaligus menyiapkan perlindungan finansial bagi diri dan keluarga.

Prudential dan Siloam tawarkan paket MCU Rp 350.000 hingga akhir Oktober 2026 (msn.com, 19/10/2026)

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program Medical Check-Up (MCU) seharga Rp 350.000. Program iniberlangsung sejak 25 September hingga 31 Oktober 2026. Penawaran ini berlaku di 37 jaringan Rumah Sakit Siloam di seluruh Indonesia dan bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat, baik nasabah maupun non nasabah.

 

ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK

Krisdayanti Loi Gugat Allianz Life Rp1,5 Miliar, Sidang Perdana Digelar 29 Oktober (konteks.co.id, 19/10/2026)

Krisdayanti Loi menggugat PT Asuransi Allianz Life Indonesia atas dugaan perbuatan melawan hukum dengan nilai sengketa mencapai Rp1,5 miliar. Gugatan tersebut telah terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dan dijadwalkan mulai disidangkan pada akhir Oktober 2026. Berdasarkan informasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, perkara tersebut tercatat dengan nomor 1278/Pdt.G/2026/PN JKT.SEL.

Prudential Indonesia Bayar Klaim Rp8,9 Triliun pada Semester I 2026, Layani Lebih dari 149 Ribu Nasabah (jakarta.suaramerdeka.com, 19/10/2026)

Prudential Indonesia membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp8,9 triliun kepada lebih dari 149.000 nasabah sepanjang semester pertama 2026. Nilai tersebut meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan klaim medis mencapai Rp3,3 triliun atau naik 15 persen secara tahunan. Chief Health Officer Prudential Indonesia, Yosie William Iroth, mengatakan perusahaan berupaya memastikan komitmen perlindungan dapat dirasakan nasabah melalui manfaat nyata.

 

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

LPS Usulkan Limit Penjaminan Polis Asuransi Rp 500 Juta, Berlaku Juli 2027 (republika.co.id, 19/10/2026)

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengusulkan limit penjaminan polis asuransi hingga Rp 500 juta dengan target aktivasi program pada Juli 2027. Usulan limit tersebut didasarkan pada kajian untuk memastikan sedikitnya 90 persen pemegang polis memperoleh perlindungan jika perusahaan asuransi mengalami kegagalan. Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan, dan Informasi Asuransi LPS Suwandi mengatakan, penentuan limit penjaminan mempertimbangkan cakupan perlindungan bagi pemegang polis.

 

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

Bangun Karakter Generasi Muda Lewat Allianz Move Now Camp 2026 (tribunnews.com, 20/10/2026)

Bambang Pamungkas, Mantan Pemain Tim Nasional; Coach Indra Sjafri, Pelatih Sepak Bola Nasional; Alexander Grenz, Country Manager & President Director Allianz Life Indonesia, dan Jazilah Firdaus, Corporate Strategy & Marketing Director Allianz Life Syariah Indonesia, hadir saat acara kick off ceremony Allianz MoveNow Camp Indonesia Edition 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10.2026).

Dari Uang Saku hingga Investasi: 5 Cara Mengajarkan Legacy Sesuai Usia Anak (okezone.com, 19/10/2026)

Pelajaran tentang uang dan tanggung jawab tidak diberikan dalam satu percakapan besar. Orang tua dapat mengenalkannya secara bertahap dari pilihan sederhana saat anak kecil hingga keputusan finansial yang lebih kompleks ketika mereka dewasa. Anak tidak langsung memahami uang ketika pertama kali menerima penghasilan atau aset. Pemahaman itu tumbuh dari pengalaman sehari-hari: memilih cara menggunakan uang saku, menabung untuk sesuatu yang diinginkan, melihat orang tua menentukan prioritas, lalu perlahan ikut dalam percakapan keluarga yang lebih besar.

Tanam 1.000 Mangrove hingga Perkuat Literasi Keuangan, Zurich Hadirkan Aksi Sayang Bumiku (parahyangan-post.com, 20/10/2026)

Zurich (PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General Takaful Indonesia, dan PT Zurich Topas Life) bersama dengan MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch (MUFG Indonesia), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), dan PT Home Credit Indonesia (Home Credit) yang tergabung dalam ekosistem jasa keuangan MUFG Group menggelar aksi peduli lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui program Sayang Bumiku di Tanjung Pasir, Tangerang.

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

17.991,08

IHSG

5.131,94

BI Rate

5.75 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

jakarta.suaramerdeka.com, kompas.com, tangsel.inews.id, suara.com, antaranews.com, rri.co.id, Bisnis Indonesia, harian.disway.id, akurat.co, investortrust.id, olenka.id, marketeers.com, mediaasuransinews.co.id, porosjakarta.com, stabilitas.id, sinarpaginews.com, iqplus.info, beritakota.id, okezone.com, rctiplus.com, idxchannel.com, mediakompeten.co.id, medcom.id, wartaekonomi.co.id, infobanknews.com, limapagi.id, rm.id, fortuneidn.com, womanindonesia.co.id, msn.com, momsmoney.kontan.co.id, tribunnews.com, republika.co.id, jpnn.com, surabaya.tribunnews.com, jatim.tribunnews.com, waspada.co.id, Peluang, parahyangan-post.com, indotelko.com, koran-jakarta.com, shangbaoindonesia.com, liputan6.com, bisnis.com, konteks.co.id, posindo.id, kucantik.com, swa.co.id, pasardana.id, humaniora.id, metrobali.com, dan balinetizen.com.

DOWNLOAD PDF