AAJI Daily News - 19 Desember 2019


FM-CC-AAJI-06-001

Kamis, 19 Desember 2019

HEADLINE NEWS

  1. Pihak yang Bertanggung Jawab Diburu
  2. Penyehatan Bumiputera Butuh Waktu 15 Tahun
  3. Menkeu Minta Penegak Hukum Usut Jiwasraya
  4. Temukan Potensi Kerugian Negara Rp13,7 Triliun
  5. Dirut Bhinneka Life Raih Penghargaan Indonesia Most Admired CEO
  6. Masukkan Jiwasraya ke Holding
  7. Menjerat Tersangka Kasus Jiwasraya
  8. Jaksa Periksa Salah Investasi Jiwasraya
  9. Literasi Keuangan BRI Life
  10. Aset Bhinneka Life Tumbuh Positif
  11. Jiwasraya Berpotensi Rugikan Negara Rp13,7 Triliun
  12. Total Aset Asuransi Jiwa Bhinneka Life Tumbuh 18%
  13. Target Penyelesaian Jiwasraya 6 Bulan
  14. Dari Garuda Ke Jiwasraya
  15. Kerugian Negara Rp 13,7 T, Kejagung Terbitkan Sprindik
  16. Holding Asuransi Akan Selamatkan Jiwasraya
  17. Jokowi: Sudah Ada Gambaran Solusi atas Masalah Jiwasraya
  18. Direksi Bumiputera Temui OJK, Bahas Skema Bisnis Baru
  19. Astaga! Rasio Kecukupan Modal Jiwasraya Minus 850%
  20. Prudential Indonesia Luncurkan Program Khusus Diabetes
  21. Harapan Baru Perlindungan Asuransi bagi Penderita Diabetes Melitus
  22. 9 Fakta Gagal Bayar Polis Asuransi Jiwasraya, Bos Samsung Jadi Korban hingga Digugat Nasabah
  23. Capital Life catat 30% total premi dari asuransi meninggal karena kecelakaan
  24. Ada masalah lalu lintas, Sequis Life yakin asuransi kecelakaan terus diminati
  25. Total Aset Bhinneka Life Tumbuh 18%
  26. Asuransi Jiwasraya dan 3 Perusahaan yang Gagal Bayar
  27. Masalah PT Asuransi Jiwasraya Gagal Bayar, Jokowi Sebut Bermasalah Sejak Era Presiden Sebelumnya
  28. Ada 3 Kasus Gagal Bayar Lain di Bisnis Asuransi, Bukan Cuma Jiwasraya!
  29. Raih Penghargaan Sebagai Indonesia Most Admired CEO 2019, Ini Kata Dirut Bhinneka Life
  30. Era Digital, Sequis Rambah Asuransi Online

INDUSTRI ASURANSI

1. Pihak yang Bertanggung Jawab Diburu

Kejaksaan Agung bergerak cepat mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan investasi PT Asuransi Jiwasraya yang menyebabkan kerugian negara Rp13,7 triliun. Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin menegaskan akan memburu pihak-pihak yang terlibat. Kejagung akan mencekal mantan direksi Jiwasraya yang terbukti terlibat dalam tindak pidana tersebut. Kerugian muncul akibat penempatan 22,4% dari aset finansial Jiwasraya pada instrumen saham, dan hanya 5% saham yang berkinerja baik. Pengamat asuransi Hotbonar Sinaga mengatakan tindakan Kejagung adalah tepat dengan memulai penyidikan, selain proses audit investigasi atas Jiwasraya yang dilakukan oleh BPK.

Bisnis Indonesia / 19-12-2019, Hal 18

2. Penyehatan Bumiputera Butuh Waktu 15 Tahun

OJK menilai AJB Bumiputera 1912 perlu melakukan perbaikan masalah secara realistis dan komprehensif. Deputi Komisioner Pengawasan IKNB II Moch. Ihsanuddin menjelaskan bahwa direksi Bumiputera saat ini harus segera menyelesaikan masalah likuiditas. Langkah tersebut dapat dilihat dari rencana kerja penyehatan (RKP). Dirman Pardosi, Direktur Utama Bumiputera, menjelaskan bahwa salah satu langkah penyehatan adalah pembentukan skema bisnis segregasi.

Bisnis Indonesia / 19-12-2019, Hal 18

3. Menkeu Minta Penegak Hukum Usut Jiwasraya

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut pemerintah bakal meminta aparat penegak hukum untuk mengusut kasus PT Jiwasraya (Persero). Sebab, pihaknya mencium adanya indikasi yang bersifat kriminal di perusahaan tersebut. Sri Mulyani menjelaskan, dalam hal ini, seluruh data-data yang diperoleh untuk penegakan hukum akan disampaikan kepada kepolisian, kejaksaan, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menteri BUMN Erick Thohir menyebut holding BUMN bisa menjadi solusi jangka pendek persoalan gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya karena dapat menciptakan cash flow untuk membantu nasabah Jiwasraya yang belum mendapatkan klaim polis.

HE Neraca / 19-12-2019, Hal 1

4. Temukan Potensi Kerugian Negara Rp13,7 Triliun

Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan potensi kerugian negara per Agustus 2019 sebesar Rp 13,7 triliun akibat pengelolaan dana investasi produk JS Saving Plan milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Diduga, sebanyak 13 perusahaan ikut terseret dalam kasus tersebut dan melanggar prinsip good corporate governance (GCG), ungkap Jaksa Agung Sinitiar Burhanuddin. Dia menilai, Jiwasraya lewat produk JS Saving Plan telah melakukan pelanggaran terkait prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi. Perseroan banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan yang juga tinggi. Dia menilai, Jiwasraya lewat produk JS Saving Plan telah melakukan pelanggaran terkait prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi. Perseroan banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan yang juga tinggi.

Investor Daily / 19-12-2019, Hal 23

5. Dirut Bhinneka Life Raih Penghargaan Indonesia Most Admired CEO

Direktur Utama Bhinneka Life terpilih menjadi penerima penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 kategori Excellent Leadership for Establishing Solid Business Platform in Insurance Industry. Apresiasi ini diberikan oleh Warta Ekonomi kepada Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono di tengah acara malam penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Senin (16/12/2019) malam. Indonesia Most Admired CEO 2019 merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan Warta Ekonomi sebagai wujud apresiasi terhadap CEO perusahaan yang mampu menunjukan kualitas dan citra sebagai CEO terbaik serta memiliki komitmen, bekerja keras, dan piawai menerapkan kebijakan serta bersinergi baik dengan internal maupun eksternal perusahaan.

Investor Daily / 19-12-2019, Hal 23

6. Masukkan Jiwasraya ke Holding

Pemerintah tetap berupaya menyelamatkan Jiwasraya. “Ini bukan masalah yang ringan,” ujar Presiden Joko Widodo. Menteri BUMN Erick Thohir menambahkan salah satu opsi yang akan ditempuh pemerintah adalah restrukturisasi yakni membuat holding bersama perusahaan asuransi lain. Sebelumnya ada, tiga upaya penyelamatan yang diambil yaitu pembentukan anak usaha Jiwasraya Putra, reasuransi dukungan modal, dan penerbitan mandatory convertible bond (MCB) kepada holding.

Jawa Pos / 19-12-2019, Hal 5

7. Menjerat Tersangka Kasus Jiwasraya

Kejaksaan Agung memastikan terjadi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan asuransi Jiwasraya. Kejagung memperkirakan negara mengalami kerugian hingga Rp 13,7 triliun dari pelanggaran tata kelolaan investasi produk Saving Plan Jiwasraya. Kejagung juga terus memanggil saksi lain, termasuk jajaran direksi lama Jiwasraya. Selain direksi, Jaksa juga menyasar kegiatan investasi Jiwasraya yang dilakukan mafia pasar modal.

Kontan / 19-12-2019, Hal 1

8. Jaksa Periksa Salah Investasi Jiwasraya

Kejaksaan Agung memastikan ada dugaan korupsi dalam kasus PT Asuransi Jiwasraya. Kejagung pun telah melakukan penyidikan. Jaksa Agung, Sanitar Burhanuddin menyatakan, manajemen Jiwasraya terlihat melakukan pelanggaran prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) M. Adi Toegarisma menyatakan setidaknya Kejagung telah melakukan pemeriksaan terhadap 89 saksi.

Kontan / 19-12-2019, Hal 20

9. Literasi Keuangan BRI Life

BRI Life meluncurkan web series "Percaya ini Rindu" pada YouTube dalam melakukan literasi keuangan serta proteksi diri, khususnya kalangan milenial. Menurut Direktur Utama BRI Life, Gatot Mardiwasisto, 5 sampai 7 tahun ke depan, ada jutaan milenial yang menjadi potensi pasar industri asuransi. Sangat penting bagi BRI Life membangun dan menjelaskan karakter asuransi.

Kontan / 19-12-2019, Hal 20

10. Aset Bhinneka Life Tumbuh Positif

Perusahaan asuransi jiwa nasional, PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) hingga kuartal III-2019 mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 18 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan pertumbuhan kinerja ini, Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono terpilih menjadi penerima penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 kategori Excellent Leadership for Establishing Solid Business Platform in Insurance Industry. Apresiasi yang diberikan oleh Warta Ekonomi kepada Wiroyo Karsono sebagai Direktur Utama Bhinneka Life diadakan pada acara penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Senin (16/12). Wiroyo mengaku tidak mudah untuk mendapat apresiasi itu karena ada kriteria yang menjadi penilaian dewan juri, di antaranya dituntut untuk memiliki jiwa leadership, visi dan strategi yang jelas, sekaligus memiliki integritas dalam membawa tim dan perusahaan yang dipimpinnya terbang lebih tinggi.

Koran Jakarta / 19-12-2019, Hal 6

11. Jiwasraya Berpotensi Rugikan Negara Rp13,7 Triliun

Kejaksaan Agung mengungkap bahwa negara berpotensi mengalami kerugian 13,7 triliun rupiah akibat PT Asuransi Jiwasraya berinvestasi pada 13 perusahaan bermasalah. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menilai Asuransi Jiwasraya diduga melanggar prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi pada aset dengan risiko tinggi untuk mengejar high return. Burhanuddin menjelaskan PT Asuransi Jiwasraya telah menempatkan saham sebanyak 22,4 persen senilai 5,7 triliun rupiah dari Aset Finansial. Dari jumlah tersebut, 5 persen dana ditempatkan pada saham perusahaan kinerja baik (LQ 45) dan 95 persen sisanya di saham berkinerja buruk. Kemudian, Asuransi Jiwasraya itu juga menempatkan reksadana 59,1 persen dengan nilai mencapai 14,9 triliun rupiah dari Aset Finansial. Menurutnya, dari jumlah tersebut, hanya 2 persen yang dikelola oleh manager investasi Indonesia dengan kinerja baik dan 98 persen sisanya dikelola oleh manager investasi dengan kinerja buruk.

Koran Jakarta / 19-12-2019, Hal 6

12. Total Aset Asuransi Jiwa Bhinneka Life Tumbuh 18%

Perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) pada kuartal III/2019 berhasil mencatat kenaikan total aset sebesar 18%. Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono mengatakan, dalam usianya yang baru menginjak tiga tahun Bhinneka Life telah mencatat kinerja terbaik perusahaan. Pada kuartal ketiga tahun 2019, total asset Bhinneka Life bertumbuh hingga 18% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kinerja terbaik perusahaan pun telah mendapat banyak apresiasi dari berbagai lembaga independen lainnya. Salah satunya di tahun ini Bhinneka Life dinobatkan sebagai TOP Life Insurance 2019 Kategori Asset Rp1-3 triliun. Belum lama ini, Bhinneka Life juga terpilih menjadi penerima penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 kategori Excellent Leadership for Establishing Solid Business Platform in Insurance Industry. Apresiasi ini diberikan oleh Warta Ekonomi kepada Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono di tengah acara malam penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019, Senin (16/12/2019).

Koran Sindo / 19-12-2019, Hal 17

13. Target Penyelesaian Jiwasraya 6 Bulan

Presiden Joko Widodo mengemukakan bahwa persoalan yang dihadapi PT Asuransi Jiwasraya (persero) merupakan persoalan yang sudah lama. Pemerintah dalam tiga tahun terakhir sedang berupaya menyelesaikannya. Presiden pun menegaskan, jika ada masalah hukum dalam kasus gagal bayar Jiwasraya, itu harus diselesaikan di ranah hukum. Menteri BUMN Erick Thohir, yang ikut dalam pertemuan itu, menambahkan proses penyelesaian masalah di Jiwasraya itu nanti melalui restrukturisasi. Namun, katanya, karena masalah di Jiwasraya sudah terjadi mulai 2006 dan terus meningkat sampai 2011, restrukturisasinya memerlukan waktu. "Insya Allah dalam enam bulan ini kita persiapkan solusi-solusi, yang salah satunya dengan pembentukan holding pada perusahaan asuransi," katanya. Kejaksaan Agung telah meningkatkan status penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait gagal bayar polis asuransi Jiwasraya ke tahap penyidikan, Selasa (17/12). Hingga saat ini sudah diperiksa 89 orang saksi.

Media Indonesia / 19-12-2019, Hal  2

14. Dari Garuda Ke Jiwasraya

Habis Garuda terbitlah Jiwasraya. Sebenarnya sudah seminggu lalu beberapa pihak meminta supaya perhatian ke Jiwasraya tidak dikalahkan oleh Garuda, karena potensi kerugian negara di Jiwasraya sangat besar. Jauh di atas kasus dugaan penyelundupan Harley Davidson atau sepeda Brompton-nya Garuda. Tapi karena ada unsur “infotainment-nya”, Garuda jadi lebih menarik. Di Jiwasraya tak ada unsur-unsur itu. Tapi, potensi kerugian negaranya sungguh luar biasa. Jauh lebih besar dari mega skandal yang pernah ada. Bahkan melibatkan banyak warga negara asing yang menyimpan uang nya di Jiwasraya. Menurut Jaksa Agung ST Burhanuddin, dalam kasus asuransi Jiwasraya, potensi kerugiannya mencapai Rp 13,7 triliun. Itu pun baru perkiraan awal. Sampai Agustus. Empat bulan lalu. Realnya, diduga lebih dari itu. Kasus ini mencuat setelah terjadi gagal bayar polis produk asuransi milik nasabah PT Asuransi Jiwasraya senilai Rp 12,4 triliun. Karena banyak yang dirugikan, termasuk 470 warga negara Korsel di Indonesia, kasus ini terus berkembang, mencuat dan membesar. Karena banyak warganya yang dirugikan, Dubes Korsel bahkan sudah mengadu ke DPR. Dubes juga menyinggung dampaknya terhadap investasi di Indonesia. Karenanya, kasus ini perlu dituntaskan secara adil, profesional dan transparan sehingga tidak merusak citra Indonesia di mata para investor.

Rakyat Merdeka / 19-12-2019, Hal 1&9

15. Kerugian Negara Rp 13,7 T, Kejagung Terbitkan Sprindik

Kejagung menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) kasus PT Asuransi Jiwasraya yang mengalami gagal bayar.  Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyatakan: manajemen lama Jiwasraya melakukan pelanggaran prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi. Kerugian muncul akibat penempatan 22,4% dari aset finansial Jiwasraya pada instrumen saham, dan hanya 5% saham yang berkinerja baik. Indikator kedua, sambung dia, mengenai penempatan reksa dana saham mencapai 59,1% atau senilai Rp 14,9 triliun dari aset finansial. Dari nilai tersebut, sebesar 2% dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja baik. Namun, 98% dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja yang buruk. Komisi VI DPR merekomendasikan penyelesaian persoalan Jiwasraya lewat penegakan hukum, dimulai dengan pencekalan direksi Jiwasraya period 2013-2016, kata Wakil Ketua Komisi VI DPR, Aria Bima.

Rakyat Merdeka / 19-12-2019, Hal 3

16. Holding Asuransi Akan Selamatkan Jiwasraya

Pemerintah segera merampungkan pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang asuransi. Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan bahwa proses pembentukan perusahaan induk (holding) BUMN asuransi akan rampung dalam enam bulan ke depan. Langkah ini juga disebut sebagai salah satu upaya penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (persero) yang mengalami gagal bayar polis kepada nasabah. Erick memandang bahwa pembentukan holding BUMN bisa menjaga arus kas Jiwasraya yang harus mampu menjawab pertanyaan para nasabah terkait klaim polis. Erick mengungkapkan, persoalan keuangan yang membeli Jiwasraya sebetulnya sudah muncul sejak 2006 silam. Restrukturisasi terhadap Jiwasraya, ujar Erick, sudah dilakukan sejak medio 2009-2011 hingga kini. Namun ia mengakui bahwa proses restrukturisasi butuh proses yang cukup panjang. Jiwasraya harus mengantongi kerugian hingga September 2019 ini sebesar Rp 23 triliun. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengakui, mayoritas nasabah saat ini adalah korporasi BUMN yang menjaminkan pensiunan pada Jiwasraya. Ia menjelaskan, para nasabah inilah yang membuat perusahaan masih bisa bertahan hingga saat ini.

Republika / 19-12-2019, Hal 16

17. Jokowi: Sudah Ada Gambaran Solusi atas Masalah Jiwasraya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan sudah ada solusi atas masalah berat yang dihadapi perusahaan asuransi jiwa Jiwasraya. Jokowi mengatakan aspek kriminal di Jiwasraya akan diselesaikan di ranah hukum.Di tempat yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan Jiwasraya adalah salah satu BUMN yang akan direstrukturisasi oleh pemerintah. Menurutnya, Kementerian BUMN akan menyiapkan aneka solusi dalam 6 bulan mendatang. Salah satu solusinya adalah holdingisasi perusahaan asuransi untuk membantu arus kas sebagai bagian dari penyelesaian masalah nasabah Jiwasraya yang sampai sekarang belum mendapat kepastian.

Bisnis.com / 18-12-2019

18. Direksi Bumiputera Temui OJK, Bahas Skema Bisnis Baru

Jajaran Direksi Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 melakukan pertemuan dengan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK untuk membahas pembuatan skema bisnis baru Bumiputera. Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi menjelaskan kepada  bahwa pihaknya melakukan presentasi kepada Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II Moch Ihsanuddin. Bumiputera akan mengembangkan skema bisnis segregasi, yakni dengan memisahkan pengelolaan dana dari polis-polis baru dan polis eksisting. Skema tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan penyelesaian masalah dari bisnis lama Bumiputera.

Bisnis.com / 18-12-2019

19. Astaga! Rasio Kecukupan Modal Jiwasraya Minus 850%

Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengakui tidak akan sanggup membayar polis nasabah yang mencapai Rp 12,4 triliun yang jatuh tempo mulai Oktober-Desember 2019 (gagal bayar). Kesulitan keuangan ini disebabkan kesalahan investasi yang dilakukan oleh manajemen lama Jiwasraya. Alhasil dengan kondisi ini, risk based capital (RBC) atau rasio kecukupan modal tercatat minus 805%. Padahal, aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan bahwa modal minimum yang harus dipenuhi oleh perusahaan asuransi baik umum atau jiwa adalah 120%. Dalam Rencana Penyehatan Keuangan Jiwasraya yang telah disampaikan ke OJK, manajemen mengungkapkan pemenuhan tingkat kesehatan keuangan minimum (RBC > 120%) diproyeksikan akan tercapai pada tahun 2028.

Cnbcindonesia.com / 18-12-2019

20. Prudential Indonesia Luncurkan Program Khusus Diabetes

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan Program Khusus Diabetes di mana penderita penyakit diabetes melitus tipe 2 kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlindungan asuransi jiwa dan kesehatan sekaligus mempromosikan inklusi asuransi yang lebih luas di Indonesia. Program Khusus Diabetes ini bertujuan untuk mengurangi jumlah penangguhan (postponed) dan penolakan (declined) pengajuan asuransi bagi nasabah yang memiliki risiko peningkatan gula darah, maupun sudah menderita diabetes melitus. Program ini juga menjadi langkah nyata perusahaan dalam memberikan manfaat perlindungan ke lebih banyak masyarakat Indonesia.

Industry.co.id / 18-12-2019

21. Harapan Baru Perlindungan Asuransi bagi Penderita Diabetes Melitus

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menjawab keresahan penderita diabetes melitus dengan meluncurkan Program Khusus Diabetes di mana penderita penyakit diabetes melitus tipe 2 kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlindungan asuransi jiwa dan kesehatan. dr. Dian Budiani, Chief Operations Officer Prudential Indonesia mengungkapkan, Prudential senantiasa mendengarkan dan memahami kebutuhan nasabah akan perlindungan jiwa dan kesehatan jangka panjang, termasuk bagi mereka yang telah didiagnosis menderita diabetes melitus.

Investor.id / 18-12-2019

22. 9 Fakta Gagal Bayar Polis Asuransi Jiwasraya, Bos Samsung Jadi Korban hingga Digugat Nasabah

Kasus gagal bayar polis asuransi nasabah Jiwasraya terus bergulir. Para nasabah yang menjadi korban gagal bayar mendatangi Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Selasa, 17/12/2019. Berikut ini rangkuman fakta tentang kasus gagal bayar polis asuransi Jiwasraya:

1. Kesalahan penempatan investasi

2. Bos Samsung menjadi korban

3. Jiwasraya tidak sanggup lunasi polis akhir 2019

4. Jual saham anak usaha

5. Aset Jiwasraya menyusut

6. Tidak ada dana talangan

7. DPR menduga ada permainan manajemen lama

8. Sri Mulyani libatkan Kepolisian dan KPK

9. Nasabah gugat Jiwasraya

Kompas.com / 18-12-2019

23. Capital Life catat 30% total premi dari asuransi meninggal karena kecelakaan

PT Capital Life punya asuransi yang memberikan perlindungan risiko cacat tetap total dan permanen. Produk yang ditujukan untuk individu maupun kumpulan untuk melindungi dari kecelakaan. Direktur Bisnis Capital Life Robin Winata mengatakan, selain produk itu, asuransi cacat tetap ini juga bisa ditambahkan ke produk unitlike berupa tambahan uang pertanggungan dan pembebasan premi berkala.

Kontan.co.id / 18-12-2019

24. Ada masalah lalu lintas, Sequis Life yakin asuransi kecelakaan terus diminati

PT Asuransi Jiwa Sequis Life melihat produk asuransi kesehatan yang menanggung risiko cacat total permanen atau Total Permanent Disability (TPD) akan terus diminati. Felicia Gunawan, VP, Head of Corporate Branding, Marketing and Communication Sequis Life bilang hal ini seiring dengan permasalahan lalu lintas yang masih belum terselesaikan dan malah menyebabkan banyak korban meninggal karena kecelakaan ditambah lagi kurangnya kesadaran safety riding dari para pengemudi dan pengguna jalan raya. Felicia menyebut Sequis Life memiliki semua produk yang mampu melindungi dari cacat permanen total, juga termasuk asuransi tambahan atau rider. Sequis juga memiliki produk asuransi yang memberikan pertanggungan tutup usia/ perlindungan cacat total dan tetap karena kecelakaan yang dapat dibeli secara online dengan premi murah, yaitu Super Safe Protection yang ada superyou.co.id.

Kontan.co.id / 18-12-2019

25. Total Aset Bhinneka Life Tumbuh 18%

Perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) pada kuartal III/2019 berhasil mencatat kenaikan total aset sebesar 18%. Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono mengatakan, dalam usianya yang baru menginjak tiga tahun Bhinneka Life telah mencatat kinerja terbaik perusahaan. Kinerja terbaik perusahaan pun telah mendapat banyak apresiasi dari berbagai lembaga independen lainnya. Salah satunya di tahun ini Bhinneka Life dinobatkan sebagai TOP Life Insurance 2019 Kategori Asset Rp1-3 triliun. Belum lama ini, Bhinneka Life juga terpilih menjadi penerima penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 kategori Excellent Leadership for Establishing Solid Business Platform in Insurance Industry.

Sindonews.com / 18-12-2019

26. Asuransi Jiwasraya dan 3 Perusahaan yang Gagal Bayar

Heboh ketidakmampuan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk menunaikan kewajibannya membayar Rp 12,4 triliun atas polis nasabah pada akhir tahun ini menimbulkan pertanyaan. Tagar mencatat, setidaknya ada tiga perusahaan asuransi yang pernah bernasib malang seperti Jiwasraya. Dirundung kesulitan likuiditas, degradasi kepercayaan, serta ancaman kebangkrutan:

1. Bakrie Life

2. Bumi Asih Jaya (BAJ)

3. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912

Tagar.id / 18-12-2019

27. Masalah PT Asuransi Jiwasraya Gagal Bayar, Jokowi Sebut Bermasalah Sejak Era Presiden Sebelumnya

Salah satu Badan Usaha Milik Negara atau BUMN yang tengah masuk sorotan akhir-akhir ini adalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Asuransi Jiwasraya menyerah, tak mampu membayar klaim pemegang polis yang sampai akhir tahun ini mencapai Rp 12,4 triliun. Jokowi menegaskan, masalah di Jiwasraya ini terjadi sejak 10 tahun lalu, atau sejak era Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Jokowi menegaskan, kasus gagal bayar Jiwasraya ini adalah masalah yang berat. Namun, ia meyakini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Keuangan mampu mengatasinya.

Tribunnews.com / 18-12-2019

28. Ada 3 Kasus Gagal Bayar Lain di Bisnis Asuransi, Bukan Cuma Jiwasraya!

Heboh ketidakmampuan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk menunaikan kewajibannya membayar Rp 12,4 triliun atas polis nasabah pada akhir tahun ini menimbulkan pertanyaan. Tagar mencatat, setidaknya ada tiga perusahaan asuransi yang pernah bernasib malang seperti Jiwasraya. Dirundung kesulitan likuiditas, degradasi kepercayaan, serta ancaman kebangkrutan:

1. Bakrie Life

2. Bumi Asih Jaya (BAJ)

3. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912

Tribunnews.com / 18-12-2019

29. Raih Penghargaan Sebagai Indonesia Most Admired CEO 2019, Ini Kata Dirut Bhinneka Life

Perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) kembali meraih penghargaan. Kali ini, Direktur Utama Bhinneka Life terpilih menjadi penerima penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 kategori Excellent Leadership for Establishing Solid Business Platform in Insurance Industry. Apresiasi ini diberikan oleh Warta Ekonomi kepada Wiroyo Karsono, Direktur Utama Bhinneka Life ditengah acara malam penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2019 pada Senin, 16 Desember 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

Tribunnews.com / 18-12-2019

30. Era Digital, Sequis Rambah Asuransi Online

Sequis Life telah menghadirkan platform asuransi digital Super You by Sequis yang menawarkan alternatif berasuransi dengan cara mudah, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya generasi milenial yang terbiasa dengan rutinitas online. Super You by Sequis Online hadir untuk membantu milenial, terutama pekerja pertama (first jobbers), termasuk keluarga muda untuk memiliki perlindungan asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Super You dapat di akses di superyou.co.id.

Wartaekonomi.co.id / 18-12-2019

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

13.988

IHSG (per 18 Desember 2019)

6.287,25

BI Rate

 

 

 

                                                                                                                                       

 

 

Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis.com, Cnbcindonesia.com, Industry.co.id, Investor.id, Kompas.com, Kontan.co.id, Sindonews.com, Tagar.id

Tribunnews.com, Wartaekonomi.co.id, Bisnis Indonesia, HE Neraca, Investor Daily, Jawa Pos, Kontan, Koran Jakarta, Koran Sindo, Media Indonesia, Republika.

DOWNLOAD PDF