AAJI Daily News - 29 November 2019


FM-CC-AAJI-06-001

Jumat. 29 November 2019

HEADLINE NEWS

  1. Diduga ada Korupsi di Jiwasraya
  2. Kejaksaan Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Jiwasraya
  3. Indeks Jebol Hingga dibawah 6.000
  4. Taspen Raih Top Digital Awards
  5. Oktober, BNI Life Cetak Laba Rp 260 Miliar
  6. Jaksa Jiwasraya Memenuhi Delik Korupsi
  7. DPR Mau Bentuk Badan Pengawas OJK, Apa Tujuannya?
  8. BNI Life Targetkan Laba Rp 370 Miliar di 2019
  9. GetPlus gaet BCA Life untuk kerjasama asuransi
  10. BNI Life catat pendapatan premi senilai Rp 4,6 triliun per Oktober 2019
  11. BNI Life Catat Nilai Aset Rp 2,12 Triliun per Oktober 2019
  12. Bumi Putera Dikabarkan Bangkrut, OJK Lakukan Kordinasi
  13. HUT ke-23, BNI Life Luncurkan Aplikasi Mobile

INDUSTRI ASURANSI JIWA

Diduga ada Korupsi di Jiwasraya

Buntut kasus gagal bayar klaim prodil bancassurance yang dijual oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) makin panjang. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengendus adanya dugaan tindak pidana korupsi dan menerbitkan surat perintah penyidikan. Sebelumnya Kejati DKI telah melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tersebut, pihaknya memperoleh bukti permulaan yang cukup dan meningkatkan kasus Jiwasraya ke tahap penyidikan.

Bisnis Indonesia – 29/11/2019, Hal 14

Kejaksaan Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Jiwasraya

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta bersiap menetapkan tersangka dalam kasus gagal bayar klaim produk asuransi JS Saving Plan milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Tbk setelah meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Nirwan Nawawi, menyebutkan penetapan tersangka segera dilakukan setelah kejaksaan menemukan cukup bukti ada indikasi korupsi.

Tempo - 29/11/2019, Hal 23

Indeks Jebol Hingga dibawah 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan kemarin ditutup melemah dan menembus level di bawah 6.000. IHSG ditutup melemah 69,98 poin atau 1,16% ke posisi 5.953,06. Adapun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 15,19 poin atau 1,58% menjadi 946,01.

Media Indonesia 29/11/2019, Hal 14

Taspen Raih Top Digital Awards

PT Taspen meraih tiga penghargaan pada Top Digital Awards 2019 atau ajang penghargaan tertinggi kepada perusahaan/instansi pemerintah yang dinilai berhasil dalam pemanfaatan teknologi/solusi digital, dalam meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan, dan masyarakat.

Media Indonesia 29/11/2019, Hal 14

Oktober, BNI Life Cetak Laba Rp 260 Miliar

PT BNI Life Insurance hingga Oktober 2019 membukukan laba sebesar Rp 260 miliar atau tumbuh 40,5% secara year to date (ytd). Dengan perolehan tersebut, perseroan optimistis membukukan laba pada akhir tahun ini mencapai Rp 370 miliar. Kalau laba itu totalnya Rp 185 miliar per Desember 2018, sekarang (Oktober 2019) sudah mencapai Rp 260 miliar," kata Direktur Utama BNI LIfe Shadiq Akasya. Adapun untuk perolehan premi hingga Oktober 2019 tercatat mencapai Rp 4,6 trilliun atau turun 4,1% secara year on year (yoy). Shadiq mengatakan, penurunan premi disebabkan adanya pergeseran lini bisnis. Dari sebelumnya mengandalkan produk premi tunggal, kini mulai didominasi produk premi reguler. Sementara itu, perseroan mencatat rasio premi reguler tahun 2019 untuk bisnis individu meningkat sebesar 55% (ytd).

Investor Daily – 29/11/2019, Hal 23

Jaksa Jiwasraya Memenuhi Delik Korupsi

Persoalan PT Asuransi Jiwasraya mulai memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta ternyata sudah menaikkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.Kejaksaan juga mengumpulkan dokumen-dokumen sebagai alat bukti dan telah meminta penunjukan ahli auditor dari Kantor Akuntan Publik untuk memproses Perhitungan Kerugian Negara.

Kontan – 29/11/2019, Hal 20

DPR Mau Bentuk Badan Pengawas OJK, Apa Tujuannya?

Komisi XI DPR mengusulkan adanya badan pengawas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rencana ini akan diusulkan dibahas dalam Program Legislasi Nasional 2020. Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Demokrat Vera Febyanthy mengatakan, rencana pembentukan badan pengawas, didasari terbatasnya monitoring atau supervisi Komisi XI DPR atas kebijakan-kebijakan OJK.

Cnbcindonesia.com / 27-11-2019

BNI Life Targetkan Laba Rp 370 Miliar di 2019

BNI Life menargetkan laba hingga akhir tahun mencapai Rp 370 miliar, sementara hingga Oktober 2019 laba sudah menyentuh angka Rp 260 miliar. Direktur utama BNI Life, Shadiq Akasya mengatakan dari induk perusahaan yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) memasang target untuk BNI LIfe mencapai Rp 600 miliar tahun depan.

Cnbcindonesia.com / 28-11-2019

GetPlus gaet BCA Life untuk kerjasama asuransi

GetPlus, sebuah multi-brand loyalty program berbasis aplikasi, bekerjasama dengan BCA Life memberikan asuransi kecelakaan gratis kepada 150 ribu penggunanya. GetPlus memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk mendapatkan Asuransi Kecelakaan Diri (personal accident insurance) secara gratis dengan manfaat utama uang pertanggungan sebesar Rp25 juta jika terjadi risiko meninggal dunia akibat kecelakaan. Program ini juga akan memberikan kemudahan bagi pengunjung Mal Grand Indonesia, di mana mereka bisa mendaftarkan diri langsung melalui GetPlus Counter di West Mall lantai 2 untuk mendapatkan benefit proteksi Asuransi Kecelakaan Diri dari BCA Life ini.

Indotelko.com / 28-11-2019

BNI Life catat pendapatan premi senilai Rp 4,6 triliun per Oktober 2019

PT BNI Life Insurance mencatatkan nilai premi senilai Rp 4,6 triliun hingga Oktober 2019. Direktur Utama BNI Life Shadiq Akasya mengaku perolehan ini sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Anak perusahaan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ini pada Oktober lalu mencatatkan premi senilai Rp 4,8 triliun. Artinya ada penurunan pendapatan premi 4,17% secara tahunan atau year on year. Selain itu, Shadiq menjelaskan bahwa total aset BNI Life sampai dengan periode Oktober 2019 meningkat menjadi Rp 17,9 triliun. Nilai ini tumbuh 13,29% yoy dari perolehan aset Oktober 2018 senilai Rp 15,8 triliun.

Kontan.co.id / 28-11-2019

BNI Life Catat Nilai Aset Rp 2,12 Triliun per Oktober 2019

BNI Life mencatatkan nilai aset sebesar Rp 2,12 triliun per Oktober 2019. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 13,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Direktur Utama BNI Life Shadiq Akasya mengatakan, di momen BNI Life genap berusia 23 tahun ini, pihaknya terus memacu pertumbuhan  kinerja perseroan. Shadiq menjelaskan, pihaknya kini sedang menggarap berbagai inovasi untuk meningkatkan kinerja ke depan. Misalnya dengan menggiatkan BNI Life Mobile Apps dan E-commerce yang ada di website, yang baru saja diluncurkan.

Kumparan.com / 28-11-2019

Bumi Putera Dikabarkan Bangkrut, OJK Lakukan Kordinasi

Terkait dengan beredarnya kabar bangkrutnya Asuransi jiwa Bumiputera. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat pun hingga hari ini masih melakukan koordinasi dengan pengurus serta pemilik Asuransi Jiwa Bumiputera di Jakarta. Hal tersebut dilakukan dengan harapan Bumiputera dapat menyelesaikan kewajibannya terhadap para pemegang polis. Sebab, sudah banyak yang telah jatuh tempo pembayaran ganti rugi.

Tuntasonline.com / 27-11-2019

HUT ke-23, BNI Life Luncurkan Aplikasi Mobile

PT BNI Life Insurance (BNI Life) meluncurkan aplikasi BNI Life Mobile Apps dan e-commerce bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-23. Melalui aplikasi ini, BNI Life memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memperoleh informasi benefit kesehatan, daftar rekanan rumah sakit dan provider, serta layanan Digi Claim. Sedangkan untuk e-commerce, para nasabah dapat mengunjungi langsung www.bni-life.co.id dan membeli BNI Life Digi Micro Protection, produk asuransi kecelakaan, yang memberikan manfaat santunan meninggal karena kecelakaan, hanya dengan Rp 54 ribu masyarakat sudah bisa memiliki asuransi jiwa dengan uang pertanggungan sebesar Rp 90 Juta.

Wartaekonomi.co.id / 28-11-2019

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR (28 November 2019)

14.092

IHSG (28 November 2019)

5.953,06

BI Rate

 


Sumber Kontan.com

Sumber Media:

Bisnis Indonesia, Tempo, Media Indonesia, HE Neraca, Investor Daily, Kontan, cnbcindonesia.com, Indotelko.com, Kontan.co.id, Kumparan.com, Tuntasonline.com, wartaekonomi.co.id

DOWNLOAD PDF