AAJI Daily News - 11 Agustus 2025


Senin, 11 Agustus 2025                                                                                                                         

FM-CC-AAJI-006-00          

OVERVIEW

Positive

Neutral

Negative

43

0

0

Online

Print

Electronic

42

1

0

ISSUES

  • Tentang AAJI: 2 Total News
  • Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 29 Total News
  • Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 3 Total News
  • Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 6 Total News
  • Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 3 Total News

TENTANG AAJI

AAJI: Asuransi Jiwa Masih Fase Penyesuaian SE OJK soal Unitlink (kontan.co.id, 10/08/2025)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut industri asuransi jiwa saat ini masih dalam fase penyesuaian terhadap regulasi atau ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 5/SEOJK.05/2022 tentang Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (Paydi) atau unitlink. Adapun OJK telah menerbitkan SEOJK Nomor 5 Tahun 2022 pada 14 Maret 2022. Aturan mulai dari sistem informasi, ekuitas, pemasaran, hingga sumber daya manusia, berlaku setelah 12 bulan SEOJK tersebut diterbitkan.

KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA

Astra Life Sebut Ketidakpastian Pasar Jadi Tantangan Penjualan Unitlink (kontan.co.id, 10/08/2025)

PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) menilai ketidakpastian pasar masih menjadi tantangan utama dalam memasarkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (Paydi) atau unitlink.Direktur Astra Life Alkaf Ghozali mengatakan kondisi ini membuat masyarakat bersikap lebih konservatif dalam mengambil keputusan pembelian produk unitlink."Hal ini juga disertai dengan pemikiran masyarakat yang semakin menyadari bahwa fungsi dasar dan utama dari asuransi adalah perlindungan finansial, sehingga minat atas produk asuransi lebih ke arah produk tradisional," ujar Alkaf kepada Kontan, Minggu (10/8/2025).Dari sisi pengelolaan dana investasi unit link, Alkaf menyebut, pihaknya mengikuti prinsip kehati-hatian dengan menempatkan dana pada aset yang dinilai memiliki fundamental kuat, menjaga likuiditas, dan memantau alokasi portofolio sesuai arahan investasi.

BRI Life Serahkan Klaim Asuransi Jiwa DAVESTERA Senilai Rp259,4 Juta kepada Ahli Waris di Pinrang (rakyatsulsel.fajar.co.id, 08/08/2025)

PT Asuransi BRI Life menyerahkan secara simbolis manfaat klaim tutup usia produk DAVESTERA kepada ahli waris nasabah BRI BO Pinrang.Nasabah almarhumah Ibu Hasnawati tercatat memiliki premi sebesar Rp500.000 yang telah dibayarkan sebanyak 38 kali. Berdasarkan ketentuan polis, ahli waris berhak menerima uang pertanggungan sebesar Rp259.438.213, termasuk nilai investasi yang terkumpul.Ahli waris, Ahmad, yang merupakan suami dari almarhumah, menerima langsung penyerahan simbolis dari CBM BRI BO Pinrang bersama tim BRI Life."Pembayaran klaim ini menjadi bukti komitmen BRI Life kepada nasabah, serta diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BRI dan BRI Life," ungkap perwakilan BRI Life.Ahmad selaku ahli waris menyampaikan rasa terima kasihnya."Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Asuransi BRI Life atas pencairan manfaat uang pertanggungan asuransi jiwa almarhumah Ibu Hasnawati. Bantuan ini bukan hanya wujud nyata dari kepedulian BRI Life, tetapi juga sangat berarti bagi keluarga kami. Dana ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya sesuai amanah almarhumah," ujarnya.

Jasa Keuangan dan Asuransi Berkontribusi 0,13 Persen Pada Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2025 (tribunnews.com, 09/08/2025)

Indonesia Financial Group (IFG) mengungkap sektor asuransi nasional berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2025.Berdasarkan riset IFG Progress, pertumbuhan ekonomi 2025 diproyeksikan berada di kisaran 4,75,0 persen dan inflasi tetap menjadi tantangan akibat fluktuasi harga barang.Di sisi lain, neraca dagang Indonesia tetap surplus, dan belanja masyarakat mulai membaik. Keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunga menjadi 5,25 persen pada Juli 2025 diharapkan mendorong percepatan ekonomi nasional.Temuan itu sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan II 2025 sebesar 5,12 persen.Berdasarkan BPS, pertumbuhan ekonomi turut disumbang oleh sektor jasa keuangan dan asuransi sebesar 0,13 persen, di mana subsektor asuransi dan dana pensiun menyumbang 0,05 persen.

Agen Asuransi Terdaftar (Kontan, 11/08/2025)

OJK mencatat ada 362.000 agen asuransi yang terdaftar di Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT). Jumlah agen ini berasal dari segmen asuransi jiwa, asuransi umum, dan syariah, serta reasuransi.Secara individu, terdapat 270.000 agen asuransi. Artinya, satu orang agen asuransi ada yang memiliki dua sertifikasi keagenan di perusahaan asuransi," ujar Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono. Berdasarkan kinerja kanal keagenan, porsi pendapatan premi melalui distribusi keagenan mencapai 26,054 pada total premi asuransi jiwa dan 8,38% bagi asuransi umum dan reasuransi per Juni 2025.Ogi menerangkan, OJK baru meluncurkan database agen asuransi pada 30 Juni 2025, sehingga mengharuskan setiap agen asuransi perlu mendapatkan registrasi dari OJK.

Tetap Solid, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp357,53 Miliar di Semester I-2025 (tribunnews.com, 09/08/2025)

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance / TUGU) kembali mencatatkan kinerja yang positif sepanjang enam bulan pertama tahun 2025. Di tengah dinamika industri asuransi yang terus berkembang dan penyesuaian terhadap standar akuntansi baru, Tugu Insurance berhasil membukukan laba bersih Rp357,53 miliar. Tugu Insurance membukukan Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp4,2 triliun untuk periode Januari-Juni 2025. Pendapatan Jasa Asuransi diantara lain di kontribusikan oleh Segmen harta benda (  property  ) sebesar Rp1,76 triliun,  offshore  sebesar Rp488,56 miliar dan aviasi sebesar Rp384,66 miliar.

Cek 10 Unitlink Saham yang Cetak Return Tertinggi per Juli 2025 (kontan.co.id, 10/08/2025)

Kinerja unitlink berbasis saham mulai mencatatkan pemulihan setelah kembali cetak imbal hasil positif. Data Infovesta secara  year to date  (ytd) per Juli 2025, mencatat rata-rata imbal hasil (  return  ) unitlink berbasis saham sebesar 1,60%. Kinerja unitlink berbasis saham berhasil  rebound  , seusai mengalami kontraksi per Juni 2025 sebesar 1,84%. Jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink saham yang berhasil mencetak return tertinggi per Juli 2025.

INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN

PP Muhammadiyah dan Prudential Syariah Kolaborasi Distribusikan Wakaf (investor.id, 08/08/2025)

Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MPW PP Muhammadiyah) berkolaborasi dengan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) untuk memperkuat ekosistem syariah.Kerja sama keduanya juga untuk meningkatkan literasi dan inkulusi keuanga syariah, sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang berdampak luas bagi masyarakat Indonesia melalui pengelolaan dan distribusi wakaf.Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan, indeks inklusi keuangan syariah hanya 13,41%, sedangkan indeks literasinya mencapai 43,42$.

Rendahnya Penetrasi Asuransi Jiwa, Allianz Syariah Optimalkan Jaringan Agen (republika.co.id, 08/08/2025)

Penetrasi asuransi jiwa di Indonesia masih di bawah 4 persen, jauh dari rata-rata kawasan. Rendahnya literasi dan akses digital menjadi penghalang utama, terutama di segmen masyarakat menengah ke bawah. Untuk menjangkau kelompok ini, Allianz Life Syariah Indonesia mengandalkan jaringan agen sebagai garda terdepan perluasan perlindungan berbasis prinsip syariah."Kami percaya perlindungan harus bisa diakses semua orang, termasuk yang belum terbiasa dengan layanan digital. Inklusi bagi kami bukan jargon, tapi komitmen yang dijalankan dengan pendekatan yang membumi," ujar Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Elmie Bin Aman Najas, dikutip Jumat (8/8/2025).Direktur Allianz Life Syariah Indonesia, Jazilah Firdaus, menegaskan, perluasan jangkauan menghadapi hambatan nyata mulai dari minimnya pemahaman konsep proteksi syariah hingga kendala sederhana seperti ketiadaan akun email untuk pendaftaran.

ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

OJK Godok Aturan Baru Asuransi dan Reasuransi Berdasarkan KPPE (bisnis.com, 09/08/2025)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggodok penyusunan Rancangan Surat Edaran OJK (RSEOJK) ihwal kegiatan usaha dan lini usaha perusahaan asuransi/reasuransi dan perusahaan asuransi/reasuransi syariah berdasarkan Kelompok Perusahaan Perasuransian Berdasarkan Ekuitas (KPPE).Kepala Eksekutif PPDP OJK, Ogi Prastomiyono menyebut RSEOJK ini merupakan aturan pelaksanaan dari POJK No. 23 Tahun 2023 mengenai perizinan dan kelembagaan perasuransian dan POJK No. 36 Tahun 2024 mengenai penyelenggaraan usaha perasuransian."RSEOJK ini akan mengatur batasan kegiatan usaha dan lini usaha asuransi yang dapat dipasarkan oleh perusahaan asuransi atau reasuransi dalam kategori KPPE 1 dan KPPE 2," katanya dalam rilis RDK bulanan OJK, dikutip Jumat (8/8/2025).

KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN

Generali Indonesia Gelar Roadshow Kesehatan Bertajuk Generali Health Cities di 17 Kota (bisnis.com, 08/08/2025)

Berdasarkan data tahun 2024, Indonesia masih mengalami peningkatan signifikan dalam kasus penyakit, termasuk diantaranya diabetes, tuberkulosis, serta penyakit mental seperti kecemasan dan gangguan tidur. Mengerti akan tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat Indonesia serta sebagai bagian dari rangkaian hari ulang tahun ke-17, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia ("Generali Indonesia") menggelar roadshow kesehatan bertajuk Generali Health Cities di 17 kota, yang diselenggarakan pada bulan Juni, Juli, dan Agustus. Dalam roadshow kesehatan Generali Health Cities, Generali Indonesia memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mengakses pemeriksaan lengkap, mulai dari medical check up (MCU), body mass index (BMI), tes pernapasan, tes mata, pemeriksaan jantung electrocardiogram (EKG), dan konsultasi dokter.

DOWNLOAD PDF