AAJI Daily News - 30 Januari 2025
Kamis, 30 Januari 2025
FM-CC-AAJI-006-00
HEADLINE NEWS
INDUSTRI & ASURANSI
Perusahaan asuransi dan reasuransi harus segera memenuhi ketentuan mengenai target ekuitas minimum. Sebab, kepatuhan terhadap regulasi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas industri asuransi dan melindungi hak pemegang polis. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menyatakan bahwa sekitar 70,5 persen, atau 103 perusahaan dari 146 perusahaan asuransi dan reasuransi, memenuhi target ekuitas minimum tahap pertama. Menurut Peraturan OJK (POJK) Nomor 23 Tahun 2023 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah, target ekuitas minimum tahap pertama tersebut harus dipenuhi paling lambat pada 2026.
Berita terkait:
- 70,5 Persen Perusahaan Asuransi Tercatat Penuhi Ekuitas Tahap I (pantau.com, 29/01/2025)
- 70,5 Persen Asuransi-Reasuransi Penuhi Ekuitas Minimum (Jawa Pos, 30/01/2025)
Produk dana pensiun penting untuk dipersiapkan agar Anda bisa merencanakan keuangan masa depan. Dana pensiun adalah simpanan yang dapat memberikan keamanan keuangan di masa tua Anda nanti. Ada berbagai jenis produk dana pensiun yang kerap ditawarkan oleh pemberi kerja maupun lembaga penyedia layanan keuangan. Anda bisa memilih salah satu produk dana pensiun yang cocok untuk membantu mengamankan masa tua. Berikut ini IDXChannel menyajikan beberapa produk dana pensiun yang perlu Anda ketahui. Produk dana pensiun merupakan dana keuangan yang dihimpun dalam jangka panjang untuk menjamin semua kebutuhan pekerja setelah memasuki usia non-produktif. Dana pensiun ini di dalam Undang-Undang (UU) No.11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun. Berikut beberapa daftar produk dana pensiun yang bisa Anda pertimbangkan.
BRI Insurance terus mengedukasi manfaat dari asuransi untuk mengamankan harta dan aset kepada masyarakat dari berbagai risiko. Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Kamis, 23 Januari 2025 di Sumber Asli, Cipete Raya. EVP Development and Operational Business Division BRI Insurance, Eka Indria Sari, menyampaikan dengan mempunyai asuransi kerugian, masyarakat dapat memperoleh perlindungan atas kerugian keuangan yang muncul akibat peristiwa tidak pasti atau tidak terduga. Masyarakat pun dapat memiliki asuransi kerugian dengan premi terjangkau dan aman dengan perlindungan maksimal.
Berita terkait:
Cara Baru Berinvestasi Emas lewat Program Treasury Hunt (mediaindonesia.com, 30/01/2025)
Beburu angpao bukan lagi sekadar tradisi, tetapi kini menjadi ajang petualangan digital dengan hadiah saldo emas. Melalui program Treasury Hunt: Berburu Angpao Emas, Treasury dan MNC Life mengajak masyarakat untuk menjelajahi berbagai titik di kota mereka untuk menemukan angpao tersembunyi yang langsung dikonversi menjadi saldo emas digital. Head of Marketing Treasury Stephanie Rengkung mengatakan konsep tersebut memberi pengalaman baru dalam berinvestasi. Bukan sekadar berburu hadiah, program itu juga memperkenalkan cara memiliki emas fisik secara digital dengan mudah. Managing Director Insurance Business Group dan President Director MNC Life Risye Dillianti menambahkan, program itu sebagai bagian dari transformasi kebiasaan finansial masyarakat.
Gelar Rakernas 2024, Dirut BRI Life Optimis Target di 2025 Tercapai (wmhg.org, 29/01/2025)
Kerja Nasional (Rakernas) Asuransi BRI Life 2024 sukses digelar di Padalarang, Jawa Barat. Event ini bertujuan untuk memperkuat kembali komitmen atas inovasi, sinergi dan kolaborasi, dalam mendukung pencapaian rencana jangka panjang serta menjangkau penetrasi pasar yang lebih luas dalam memberikan perlindungan jiwa terbaik bagi nasabah. Rakernas yang dilaksanakan pada 19-20 Desember 2024 tersebut, dihadiri oleh Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Jajaran Direksi dan seluruh Kepala Divisi. Turut hadir Dalam kesempatan tersebut Binayak Duta selaku Perwakilan Pemegang Saham FWD dan Irwan sebagai Perwakilan Pemegang Saham dari YKP BRI.Investasi Ciputra Life Melesat 49,13%, Capai Rp 816,67 Miliar pada 2024 (kontan.co.id, 29/01/2025)
PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatat jumlah investasi senilai Rp 816,67 miliar di sepanjang tahun 2024. Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto menjelaskan, nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 49,13% secara year on year (YoY) atau tahunan. Investasi pada instrumen saham juga meningkat sebesar 41,79% secara YoY menjadi senilai Rp 89,73 miliar. Naik dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 63,28 miliar. "Penurunan suku bunga memberikan dampak positif terhadap pasar obligasi dan pasar saham di Indonesia. Dalam beberapa hari setelah Bank Indonesia melakukan rate cut , harga saham dan obligasi mengalami peningkatan," kata Listianawati kepada Kontan, Jumat (28/1).
Berita terkait:
Sejumlah perusahaan asuransi jiwa menyusun strategi untuk menghadapi kondisi global yang diperkirakan dapat memengaruhi aset investasi pada instrumen saham. Melansir laporan keuangan PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia), per Desember 2024 jumlah investasi perusahaan tercatat mengalami penurunan sebesar 3,15% secara year on year (YoY) menjadi senilai Rp 4,55 triliun dari posisi Rp 4,69 triliun. Investasi pada instrumen saham Generali Indonesia tampak mengalami penurunan 41,73% secara YoY menjadi senilai Rp 934,22 miliar dari nilai sebelumnya yakni Rp 1,60 triliun.
OJK Bubarkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna (rmol.id, 29/01/2025)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membubarkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna.Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (KADK) Nomor KEP-10/D.05/2025 tanggal 17 Januari 2025 tentang Pembubaran Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna. "Pembubaran Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna yang beralamat di Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lt. 30 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190, terhitung efektif sejak tanggal 23 Juni 2023," kata Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Asep Iskandar dikutip Rabu 29 Januari 2025.
Berita terkait:
- OJK Bubarkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna OJK Bubarkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna (harianaceh.co.id, 29/01/2025)
- OJK Bubarkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna (beritaone.id, 29/01/2025)
- OJK Bubarkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna - RMOLSUMUT.ID (rmolsumut.id, 29/01/2025)
- OJK Bubarkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Kresna (konfrontasi.com, 30/01/2025)
OJK Proyeksikan Premi Asuransi dan Reasuransi Tumbuh hingga 8% pada 2025 (bisnis.com, 29/01/2025)
Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) memproyeksikan premi asuransi umum dan reasuransi akan tumbuh sebesar 7%8% secara tahunan ( year on year /YoY) pada 2025.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Ogi Prastomiyono menyatakan bahwa pertumbuhan premi industri asuransi umum dan reasuransi pada tahun depan masih akan didorong oleh asuransi harta benda, kredit, dan kendaraan bermotor."Berdasarkan laporan rencana bisnis perusahaan, premi asuransi umum dan reasuransi pada 2025 diproyeksikan tumbuh sekitar 7%8% [YoY]. Seperti halnya pada 2024, industri asuransi umum diperkirakan akan didorong oleh asuransi harta benda, kredit, dan kendaraan bermotor," kata Ogi dalam jawabannya tertulis yang dikutip pada Rabu (29/1/2025).
OJK Proyeksikan Unit-Linked Masih Diminati, Meski Bukan Lagi Terbesar (bisnis.com, 29/01/2025)
Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) memproyeksikan bahwa Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unit-linked masih akan diminati dan tetap menjadi salah satu penyumbang terbesar total premi industri asuransi jiwa , meskipun bukan lagi produk dengan kontribusi terbesar.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Ogi Prastomiyono, mengatakan hal tersebut berdasarkan performa unit-linked pada 2024, di mana pendapatan premi dari produk ini menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun.
Pamor Unitlink Terancam Terus Meredup (Kontan, 30/01/2025)
Pamor unitlink belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali cantik dalam waktu dekat. Bahkan sederet tantangan membuat prospek unitlink bisa tertekan lagi. Dalam beberapa tahun terakhir, porsi pendapatan premi asuransi jiwa dari produk asuransi berbalut investasi ini memang terus menurun. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat kontribusi premi unitlink sempat menyentuh 64% dari total pendapatan premi pada tahun 2020. Namun kemudian terus tergerus hingga hanya mencapai 28% per kuartal III-2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri memprediksi produk ini masih akan jadi salah satu kontributor utama premi asuransi jiwa, walau bukan lagi jadi yang terbesar.
Berita terkait:
- Permintaan Produk Asuransi Endowment Naik (jawapos.com, 29/01/2025)
- Permintaan Produk Asuransi Endowment Naik (jakarta365.net, 29/01/2025)
- Produk Asuransi Dwiguna Meningkat, Begini Kondisi Sejumlah Pemain (kontan.co.id, 29/01/2025)
- Produk Asuransi Dwiguna Meningkat, Begini Kondisi Sejumlah Pemain (msn.com, 29/01/2025)
Proyek 3 Juta Rumah Berpeluang Kerek Industri Asuransi, Ini Skemanya (idntimes.com, 29/01/2025)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai program-program prioritas yang dicanangkan pemerintah bisa ikut mengerek peluang untuk industri asuransi . Salah satu yang berpeluang besar bagi industri asuransi adalah program tiga juta rumah. "Adanya berbagai program prioritas pemerintah seperti program pembangunan tiga juta rumah dan program makan bergizi gratis tentunya memiliki potensi bagi industri asuransi," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono di Jakarta, dikutip, Rabu (29/1/2025).
Perta Life Genjot Penetrasi Pasar di Pertamina Group (Kontan, 30/01/2025)
PertaLife Insurance Ungkap Dampak PSAK 117 dan Langkah Mitigasi Risiko (bisnis.com, 30/01/2025)
Perusahaan asuransi jiwa PT Perta Life Insurance mengungkap dampak penerapan laporan keuangan berdasarkan PSAK 117 terhadap bisnis asuransi.Appointed Actuary PertaLife Insurance, Joko Suwaryo mengungkapkan bahwa penerapan PSAK 117 membawa dampak signifikan, terutama pada laporan laba rugi dan beberapa aspek keuangan lainnya. Di industri asuransi jiwa, pendapatan berkurang hingga 47% dan beban turun sebesar 72%, yang mengarah pada penurunan laba rugi sebesar 30%.Joko mengatakan bahwa pada PertaLife, dampaknya lebih terkendali.
Berita terkait:
Ribuan Nelayan Diajukan Dapat Asuransi (Radar Madura, 30/01/2025)
Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Bangkalan tengah menyiapkan asuransi jiwa untuk nelayan. Jumlahnya ada sebanyak 4.000 asuransi yang disiapkan, yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja terhadap nelayan.Kabid Perikanan DP2KP Bangkalan Achmad Hidayat Kurniawan menyampaikan, pihaknya tengah mendata jumlah nelayan di Bangkalan. Tahun ini ada kuota asuransi kecelakaan kerja untuk 4 ribu nelayan."Penyuluh tengah menyiapkan data siapa saja yang akan mendapatkan asuransi tersebut, ujarnya kemarin (29/1).
INFORMASI KEUANGAN
USD/IDR |
16.247,30 |
IHSG |
7.097,79 |
BI Rate |
5.75 % |
Sumber Media:
pantau.com, koran-jakarta.com, Jawa Pos, idxchannel.com, wartaekonomi.co.id, herstory.co.id, mediaindonesia.com, wmhg.org, kontan.co.id, harianaceh.co.id, rmol.id, beritaone.id, rmolsumut.id, konfrontasi.com, bisnis.com, Kontan, jawapos.com, jakarta365.net, investortrust.id, msn.com, idntimes.com, dan Radar Madura.
GFIA BULLETIN
Publications |
||
|
||
|
|
||||||||||||
Climate |
||||||||||||
|
||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||
General |
||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||
|
