AAJI Daily News - 19 September 2025
Jumat, 19 September 2025
FM-CC-AAJI-006-00
OVERVIEW
|
Positive |
Neutral |
Negative |
|
89 |
0 |
20 |
|
Online |
|
Electronic |
|
97 |
10 |
2 |
ISSUES
- Tentang AAJI: 4 Total News
- Kinerja Industri dan Perusahaan Asuransi Jiwa: 32 Total News
- Inovasi Produk, Teknologi, dan Layanan: 41 Total News
- Isu Konsumen dan Reputasi Publik: 6 Total News
- Isu Regulasi dan Kebijakan Pemerintah: 14 Total News
- Kampanye Edukasi dan Literasi Keuangan: 12 Total News
TENTANG AAJI
Pendapatan premi industri asuransi jiwa dari produk unitlink masih tertekan pada Semester I-2025. Namun, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) masih melihat terdapat sejumlah peluang yang bisa dimaksimalkan asuransi jiwa untuk mendorong kinerja unitlink. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengatakan salah satu peluang yang bisa mendorong penjualan unitlink adalah sisi distribusi yang perlu didiversifikasi. Togar tak memungkiri bahwa selama ini pendapatan premi terbesar unitlink berasal dari kerja sama dengan bank melalui kanal bancassurance. Oleh karena itu, dia mendorong agar asuransi jiwa bisa memanfaatkan jalur distribusi lainnya. "Dengan memaksimalkan kerja sama bancassurance dan tentunya diperkaya dengan inovasi jalur distribusi yang lebih modern dapat membuka peluang pasar untuk unitlink," katanya kepada Kontan, Kamis (18/9/2025).
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) resmi memangkas suku bunga sebesar 25 bps ke level 4,00%-4,25%. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai, keputusan pemangkasan suku bunga The Fed bisa memberikan dampak positif bagi kinerja unitlink, khususnya yang berbasis saham. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu menerangkan, keputusan The Fed menurunkan suku bunga memberikan dampak positif secara global, termasuk pasar modal Indonesia, karena likuiditas global cenderung meningkat dan investor mencari instrumen dengan imbal hasil yang lebih menarik. "Hal itu bisa menjadi dorongan positif bagi kinerja unitlink di Indonesia, khususnya yang memiliki basis instrumen pasar modal," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (18/9/2025). Meskipun demikian, Togar menjelaskan secara umum, industri asuransi jiwa menerapkan strategi investasi jangka panjang yang berbasis manajemen risiko. Dengan demikian, fluktuasi pasar saham Indonesia dalam jangka pendek tidak serta-merta memberikan dampak signifikan terhadap kinerja investasi unitlink secara keseluruhan.
KINERJA INDUSTRI DAN PERUSAHAAN ASURANSI JIWA
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) atau meraih penghargaan bergengsi sektor di gelaran Bisnis Indonesia Financial Awards . Asuransi Tugu berhasil meraih penghargaan Most Efficient Insurance kategori GoPublic, yakni kategori bagi emiten atau perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa. TUGU menjadi yang terbaik dari tiga nominasi pilihan dewan juri. Penghargaan itu membuktikan kinerja Tugu Insurance yang positif dan perkembangan bisnis yang baik. Berdasarkan laporan keuangan 2024, Tugu Insurance memperoleh premi Rp5,6 triliun atau naik 12,4% ( /YoY). Perseroan mampu mengelola klaim, tercermin dari pembayaran klaim dan manfaat Rp1,04 triliun yang turun 33,2% (YoY). Kinerja itu membuat Asuransi Tugu membukukan laba Rp646,6 miliar dan aset Rp15,7 triliun pada 2024. Adapun, perseroan mempublikasikan laporan keuangan terbaru di posisi Agustus 2025, dengan catatan aset yang telah naik menjadi Rp20,9 triliun. Bisnis Indonesia Financial Awards 2025, yang memasuki penyelenggaraan tahun ke-17, berlangsung di Jakarta pada Rabu (17/9/2025).
PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan pendapatan premi dari kanal digital sebesar Rp 11,8 miliar sepanjang hingga Agustus 2025. Direktur Ciputra Life, Listianawati Sugiyanto mengatakan, angka tersebut tumbuh jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 10,1 miliar. "Kontribusi premi dari kanal digital masih sangat rendah yaitu 4% terhadap pencapaian premi perusahaan," kata Listianawati kepada Kontan, Rabu (17/9/2025). Kendati demikian, ia menyebut tetap optimistis terhadap prospek kanal distribusi digital. Pasalnya, kanal ini menunjukkan perkembangan positif di area luar Pulau Jawa. "Pertumbuhan premi asuransi dari kanal digital di area luar Jawa menunjukkan peningkatan meskipun kontribusinya terhadap total premi kanal digital masih sekitar 20%," tuturnya. Untuk memperkuat kanal ini, Ciputra Life terus mengembangkan sejumlah inisiatif. Di antaranya melalui kolaborasi dengan institusi dan komunitas, program literasi, serta pelatihan perencanaan keuangan. Langkah tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi sekaligus mendorong penetrasi pasar digital.
PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) mencatat kinerja positif dari kanal distribusi digital. Hingga Juli 2025, perusahaan membukukan pendapatan premi sebesar Rp 65 miliar. Direktur Pemasaran GEGI, Linggawati Tok menyampaikan, raihan tersebut mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sayangnya, ia tak merinci berapa besaran pertumbuhannya. "Kami melihat perubahan perilaku konsumen yang semakin mengarah ke digital. Oleh karena itu, kami terus berinvestasi dalam pengembangan platform dan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar digital," jelasnya. Adapun ia menjelaskan bahwa kontribusi kanal digital terhadap total premi perusahaan saat ini mencapai 12%, melonjak dari sebesar 4% pada periode sebelumnya. Ke depannya, GEGI menargetkan kontribusi kanal digital dapat meningkat hingga 20% dari total premi pada 2028. Proyeksi ini didorong oleh pertumbuhan jumlah pengguna digital di Indonesia, kemudahan pembelian produk asuransi secara daring, inovasi produk yang ramah digital, serta meningkatnya permintaan dari generasi Z dan milenial.
Banjir yang terjadi di Bali beberapa waktu lalu, menimbulkan kerusakan aset masyarakat, baik properti maupun kendaraan. Mengenai hal itu, PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) telah menerima 20 laporan klaim terkait peristiwa banjir besar yang melanda Bali beberapa waktu lalu. "Mayoritas klaim berasal dari rumah tinggal, villa, dan hotel, yang terdampak genangan air dan kerusakan struktural," ucap Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok kepada Kontan, Rabu (17/9/2025). Linggawati menyampaikan saat ini tim internal perusahaan masih melakukan inventarisasi tingkat kerusakan pada properti tertanggung. Dia bilang berdasarkan laporan awal, terdapat beberapa villa dan hotel yang mengalami kerusakan besar, sedangkan sisanya mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Linggawati mengatakan GEGI telah menunjuk Independent Loss Adjusters untuk melakukan survei lapangan dan perhitungan kerugian.
Presiden Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia atau Zurich Syariah , Hilman Simanjuntak, meraih Best CEO Asuransi dalam gelaran Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2025 yang digelar pada Rabu (17/9/2025).Hilman memberikan ungkapan terima kasih atas penghargaan tersebut. Semula, dia bercerita bahwa Zurich Syariah melakukan spin off pada September 2021, dengan misi utama terus berkontribusi untuk pertumbuhan dan perkembangan industri asuransi umum syariah.Hal tersebut, katanya, terus Zurich Syariah lakukan baik dari sisi pertumbuhan, pendapatan ( revenue ), pertumbuhan dari profit, hingga pertumbuhan dana tabarru'."Semoga apa yang kami lakukan itu bisa memberikan, benar-benar memberikan kontribusi kepada pertumbuhan industri syariah dan semoga itu semua dapat kami lakukan secara konsisten ke depannya," katanya dalam ajang BIFA 2025, di Hotel Westin Jakarta.Sebagai informasi, selain meraih penghargaan Best CEO Asuransi, Zurich Syariah juga berhasil mendapatkan penghargaan Best Performance General Insurance dengan kategori asuransi umum syariah
Rendahnya tingkat penetrasi asuransi di Indonesia kembali menjadi sorotan. Berdasarkan laporan IFG Progress (Februari 2025), Indonesia mencatat penetrasi asuransi hanya 1,4%, terendah di Asia Tenggara. Angka ini jauh tertinggal dari Vietnam (2,2%), Filipina (2,5%), Malaysia (3,8%), Thailand (4,6%), bahkan dua raksasa Asia, Tiongkok (3,9%) dan India (4,0%).Di sisi lain, data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan OJK dan BPS pada 2025 menunjukkan tingkat literasi asuransi di Indonesia baru 45,45%, lebih rendah dari rata-rata global yang berada di kisaran 6070%. Kondisi ini membuat banyak masyarakat belum memahami manfaat asuransi secara komprehensif."Rendahnya penetrasi dan literasi asuransi menunjukkan masih besarnya tantangan dalam meningkatkan edukasi keuangan. Banyak masyarakat belum menyadari bahwa asuransi bukan sekadar biaya, melainkan investasi perlindungan jangka panjang bagi diri dan keluarga," ujar Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu IFG Life.IFG Life menilai salah satu penyebab rendahnya minat masyarakat terhadap asuransi adalah maraknya mitos dan persepsi keliru yang beredar.
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) mencatat kenaikan klaim penyakit kritis di tahun ini. Per Juli 2025, nilai klaim mencapai sekitar Rp 281 miliar, meningkat 11,85% secara tahunan (YoY).Chief Technical & Operation Officer Allianz Life Indonesia Brandon Heng mengatakan, tren klaim penyakit kritis terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan klaim tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari gaya hidup kurang sehat, faktor usia, riwayat genetik, hingga polusi lingkungan. Tidak seperti asuransi kesehatan yang dipengaruhi oleh kenaikan biaya medis, perlindungan penyakit kritis berbasis lump sum lebih terkait dengan jumlah kasus yang terdiagnosis," kata Brandon kepada Kontan, Selasa (16/9/2025).Adapun jenis penyakit yang paling banyak diklaim per Juli 2025 yakni kanker, jantung, dan stroke. Di sisi lain, Brandon menegaskan, peningkatan klaim juga dipengaruhi oleh pertumbuhan portofolio Allianz Life yang semakin besar. Ke depannya, Allianz Life berupaya untuk menghadirkan produk perlindungan yang relevan, salah satunya Allianz Critical Plus.
PT Asuransi Jiwa meraih dua penghargaan bergengsi sektor di gelaran Bisnis Indonesia Financial Awards , berkat kinerjanya yang apik. Bisnis Indonesia Financial Awards 2025, yang memasuki penyelenggaraan tahun ke-17, berlangsung di Jakarta pada Rabu (17/9/2025). Para pemenang BIFA 2025 dipilih berdasarkan penilaian kinerja keuangan periode 2022, 2023, dan 2024 yang masing-masing menggunakan indikator yang telah disepakati oleh panel dewan juri. Manulife berhasil meraih penghargaan kategori Aset di atas Rp25 triliun, juga memenangkan penghargaan kategori Aset di atas Rp25 triliun. Penghargaan itu membuktikan kinerja Manulife yang positif dan perkembangan bisnis yang baik. Manulife juga mampu menjaga kinerjanya sehingga dinilai memiliki proses bisnis yang efisien oleh para dewan juri. Terdapat total 60 kategori penghargaan bagi perusahaan di sektor jasa keuangan dan pemimpin bisnis di sejumlah sektor, yakni perbankan, asuransi, dan pembiayaan ( ). Perusahaan-perusahaan pemenang berhasil menunjukkan kinerja terbaik berdasarkan berbagai indikator kinerja keuangan, tata kelola, dan keberlanjutan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pendapatan premi dari Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unit link pada Juli 2025 mencapai Rp23,45 triliun.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan bahwa nilai premi unit link tersebut mengambil porsi sebesar 22,67 persen.Porsi unit link per Juli 2025 itu mengalami penurunan dari tahun 2024 yang menyumbang pendapatan premi sebanyak 28 persen dari total premi asuransi jiwa."Pada posisi Juli 2025, pendapatan premi dari lini usaha ini adalah sebesar Rp23,45 triliun dengan proporsi sekitar 22,67 persen yang diindikasikan adanya pergeseran kepada produk-produk tradisional, seperti endowment," kata Ogi dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis, 18 September 2025.Ogi menuturkan, dengan penguatan regulasi terhadap unit-link , diharapkan implementasinya menghasilkan produk yang berkelanjutan sekaligus lebih melindungi kepentingan konsumen.Dengan demikian, meski proporsinya menurun, unit-link tetap menjadi produk unggulan dengan potensi signifikan dalam mendorong pertumbuhan industri asuransi jiwa.
PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mengungkapkan, porsi investasi perusahaan di instrumen deposito masih di bawah 5% per Agustus 2025. Jika menilik laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Ciputra Life menempatkan investasi di instrumen deposito sebesar Rp 33,5 miliar. Nilainya memakan porsi sebesar 3,41% terhadap total investasi perusahaan yang mencapai Rp 980,79 miliar per Agustus 2025. "Total penempatan investasi perusahaan dalam instrumen deposito relatif kecil di bawah 5%," ucap President Director Ciputra Life Hengky Djojosantoso kepada Kontan, Kamis (18/9/2025). Hengky menambahkan, sampai saat ini, Ciputra Life belum ada rencana untuk mengalihkan dana deposito tersebut. Dia juga membeberkan rata-rata imbal hasil yang didapatkan dari penempatan investasi dalam instrumen deposito sebesar 4,3% sampai Agustus 2025. Lebih lanjut, Hengky mengungkapkan bahwa penempatan investasi terbesar Ciputra Life di instrumen obligasi pemerintah per Agustus 2025. Adapun porsi investasi di obligasi pemerintah mencapai 50,65% atau dengan nilai sebesar Rp 496,75 miliar.
Prospek Tugu Insurance ke Depan Tetap Solid (investor.id, 18/09/2025)
Saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU / Tugu Insurance) mulai menarik minat investor asing. Nilai beli bersih investor asing atau net foreign buy (NFB) di saham emiten asuransi anak usaha PT Pertamina (Persero) ini konsisten terjadi dalam sebulan terakhir. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), NFB saham TUGU sebulan terakhir hingga 17 September 2025 mencapai Rp 5,8 miliar. Tercatat akumulasi asing juga terjadi pada periode harian dan mingguan. " Net foreign buy dalam sebulan terakhir menunjukkan ada aliran dana institusi yang mulai melirik TUGU. Valuasinya memang terlalu murah jika dibandingkan beberapa parameter," ujar Analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis dikutip di Jakarta, Kamis (18/9/2025). Menurut dia, ada salah satu parameter yang belum banyak diketahui orang dalam mengukur valuasi TUGU, yakni aset investasi likuid jauh melampaui dari kapitalisasi pasar. Aset investasi liquid ini mencapai Rp 10,04 triliun yang terdiri atas obligasi negara dan korporasi, deposito, saham dan reksadana. Adapun market cap TUGU saat ini tercatat Rp 3,43 triliun.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (17/9/2025) di Kantor Pusat Tugu Insurance Jakarta, dengan agenda tunggal mengenai Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, Dalam RUPSLB ini, menyetujui untuk memberhentikan dengan hormat Samuel Lie (Samuel Ramna) sebagai Komisaris Perseroan. "Adapun surat pengunduran diri telah diterima oleh Perseroan pada tanggal 25 Juni 2025, di mana masa jabatannya berakhir terhitung sejak ditutupnya RUPSLB ini" ujar Adi Pramana, selaku Presiden Direktur Tugu Insurance. "Kami selaku Direksi dan Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi yang diberikan Bapak Samuel Lie (Samuel Ramna) selama menjabat sebagai Komisaris Tugu Insurance, dan ke depannya kami berharap beliau sukses dengan tugas barunya" ujar Adi menambahkan. Dengan disetujuinya pemberhentian dengan hormat Samuel Lie (Samuel Ramna) atas dasar surat pengunduran diri tersebut, para Pemegang Saham sepakat untuk tidak menambah jumlah Komisaris.
INOVASI PRODUK, TEKNOLOGI, DAN LAYANAN
CAR Life Dan MNC Bank Jalin Kerja Sama Pemasaran (Kontan, 19/09/2025)
PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance) menggandeng PT Bank MNC Internasional Tbk alias MNC Bank dalam kerja sama bancassurance.Kerja sama ini dijalin dalam rangka memasarkan produk Saving Plus Insurance, asuransi jiwa terbitan CAR Life Insurance yang menggabungkan manfaat tabungan sekaligus proteksi jiwa.Direktur Utama CAR Life Insurance, Freddy Thamrin menyebut kolaborasi ini sejalan dengan komitmen perseroan menghadirkan solusi perlindungan jiwa.Selama lima dekade terakhir, CAR Life Insurance telah menghadapi berbagai tantangan dan perubahan di industri asuransi, Namun dengan inovasi, kami yakin CAR Life Insurance akan terus berkembang, kata Freddy.Presiden Direktur MNC Bank, Rita Montagna menambahkan kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi perseroan memperkuat layanan finansial kepada nasabah. Melalui Saving Plus Insurance, kami memberikan proteksi yang ditujukan untuk menciptakan rasa aman bagi nasabah dalam perencanaan finansialnya, ungkap Rita.
Baru-baru ini, pemerintah meresmikan beberapa international hospital arumah sakit bertaraf internasional dengan teknologi berstandar emas. Dengan hadirnya fasilitas ini, pasien Indonesia diharapkan tidak perlu lagi jauh-jauh keluar negeri untuk mendapatkan perawatan modern. Pathe Prudential Life Assurance menilai, masih banyak pasien dingung dalam mengakses layanan kesehatan. Karena itu perusahaan nasuran si ini siap mendimbing nasabah agar mendapatkan akses perawatan yang sesuai, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Selain itu, standar layanan terbaik. Dan dunia juga mulai diadopsi oleh sejumlah rumah sakit swasta di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan nasional. Chief Health Officer Petew Prudential Life Assurance, Yossi William Irof, mengatakan perusahaan tengah menjejaki kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dan Autoritas jasa keuangan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem kesehatan, menyederhanakan regulasi dan juga memberikan kenyamanan lebih bagi pasien. Dan berbagai transformasi layanan kesehatan dan hadir. rumah sakit berstandar internasional, pasir Indonesia diharapkan tidak lagi perlu berobat keluar negeri.
Kantor Pemasaran Baru di Alam Sutera Formal Dibuka (liputanindo.id, 18/09/2025)
Director & CEO Sequis Life, Ted Margono (kiri) memotong tumpeng didampingi Director & Chief Agency Officer Sequis Life, Edisjah (kanan) Serempak Director & Chief Operations Officer Sequis Life, Dian Ekawati (kedua kiri) Ketika peresmian kantor pemasaran baru PT Asuransi Jiwa Sequis Life yang berlokasi di Alam Sutera, Tangerang Selatan, Jumat (12/09/2025). Menempati kantor baru, diharapkan para tenaga pemasar Mempunyai semangat kerja tinggi dan dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan sebaik-baiknya agar dapat berkontribusi bagi bisnis perusahaan.
Berita Foto - Perlindungan Penyakit Kritis (Kontan, 19/09/2025)
President Director PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Zurich) Edhi Tjahja Negara, CEO APAC Zurich Insurance Group Tulsi Naidu dan Vice President Director PT Bank Danamon Indonesia Tbk Honggo Widjojo Kangmasto, saat peluncuran produk Perlindungan Optimal Penyakit Kritis di Jakarta, Kamis (18/9/2025). Kolaborasi ini hadir untuk memastikan bahwa perlindungan diri hari ini sebagai kunci untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik dan memberikan perlindungan terhadap 34 penyakit kritis sejak tahap awal, tahap akhir, hingga penyakit terminal.
Pemkab Lamongan Gandeng PT Taspen untuk Sejahterakan ASN (detik.com, 18/09/2025)
Pemkab Lamongan resmi meneken nota kesepahaman (MoU) dengan PT Asuransi Jiwa Taspen (Persero). Kerja sama ini ditujukan untuk memberikan jaminan kesejahteraan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat penandatanganan MOU yang berlangsung di Pendopo Lokatantra menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemkab untuk memberikan perlindungan finansial bagi ASN PPPK yang selama ini belum memiliki hak atas dana pensiun maupun jaminan hari tua."Pemkab Lamongan berkomitmen menjamin kesejahteraan ASN, khususnya PPPK. Karena dalam Undang-undang, PPPK tidak tertulis mendapatkan jaminan hari tua atau dana pensiun, sehingga kerja sama ini bertujuan menjamin kesejahteraan PPPK di Lamongan," kata Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes itu dalam sambutannya, Kamis (18/9/2025).Menurutnya, adanya jaminan kesejahteraan ini diyakini akan berdampak positif terhadap kinerja PPPK, sehingga pelayanan publik bisa lebih maksimal.
ISU KONSUMEN DAN REPUTASI PUBLIK
Sudah lebih dari lima tahun nasabah korban Asuransi Wana Artha Life (WAL) menunggu keadilan. Lima tahun penuh air mata dan kehilangan. Skandal Asuransi WanaArtha Life (WAL) tidak hanya merampas uang Nasabah, tetapi juga merampas harapan, kesehatan, bahkan nyawa sebagian dari korban.Di balik kasus ini, ada kisah nyata yang begitu menyayat hati. Ada bapak berusia 75 tahun yang seharusnya bisa duduk tenang di beranda rumahnya, tetapi kini terpaksa mondar-mandir ke rumah sakit dengan tabungan yang sudah habis. Ada seorang ibu berusia 72 tahun yang tiap hari menahan tangis karena rumah satu-satunya harus dijual untuk membeli obat. Ada pula mereka yang sudah menutup mata, meninggal dunia tanpa sempat melihat kembali hasil jerih payahnya."Kami, para korban lansia ini, bukan hanya kehilangan uang. Kami kehilangan ketenangan, martabat, dan masa tua yang seharusnya tenang bersama keluarga. Betapa perih rasanya mengetahui bahwa uang yang kami sisihkan dari hasil kerja keras seumur hidup justru masih bisa dinikmati para tersangka kejahatan kerah putih yang hidup tanpa beban."
Terdakwa kasus investasi bodong di Lingga , Safaringga, menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, yang berada di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga , Provinsi Kepri, Kamis (18/9/2025). Ini merupakan sidang kelima yang dijalani mantan agen asuransi BNI Life di Lingga itu. Sebelumnya persidangan digelar secara online, kali ini offline alias terdakwa dihadirkan secara fisik di ruang sidang PN. Pantauan Tribunbatam.id di lapangan, Safaringga turun dari mobil tahanan menggunakan rompi merah, menuju tempat persidangan sekira pukul 10.30 WIB. Wanita itu tampak tertunduk saat dibawa pihak Kejaksaan, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Sidang kali ini beragendakan pemeriksaan saksi. Sedikitnya ada 16 saksi yang dihadirkan, 11 di antaranya merupakan korban. Dina, salah satu korban menjadi saksi pertama. Ia menerangkan kepada majelis hakim kronologi sejak awal hingga terkena jebakan tipu daya Safaringga. Hingga pukul 11.20 WIB, persidangan masih berlangsung, dengan dihadiri sejumlah warga setempat yang menonton dari luar.
ISU REGULASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
OJK Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Begini Nasib Para Pensiunan (cnbcindonesia.com, 18/09/2025)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi membubarkan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Jiwasraya. Hal ini seiring pencabutan izin usaha Jiwasraya pada 16 Januari 2025 lalu.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, keputusan pembubaran DPPK dan DPLK Jiwasraya sesuai dengan ketentuan Pasal 183 UU P2SK yang mengatur bahwa salah satu alasan pembubaran dana pensiun adalah apabila pendiri dana pensiun telah dibubarkan."Langkah ini merupakan bagian dari proses likuidasi Asuransi Jiwasraya yang sedang berjalan, sekaligus memastikan penyelesaian sesuai aturan yang berlaku," ungkap Ogi dalam jawaban tertulis, dikutip Kamis, (18/9/2025).Lebih jauh, Ogi menjelaskan nasib para nasabah dapen Jiwasraya tersebut. Diketahui, peserta DPPK adalah karyawan Jiwasraya, sementara DPLK bisa berasal dari masyarakat umum yang suka rela membeli proteksi dapen Jiwasraya."Saat ini untuk DPPK, penyelesaian dilakukan melalui likuidasi aset guna pembayaran manfaat pensiun sesuai hasil valuasi aktuaria dan laporan keuangan audited," terang Ogi.
OJK CABUT IZIN USAHA PT TOKIO MARINE LIFE INSURANCE INDONESIA (kisi.co.id, 19/09/2025)
Sehubungan dengan telah selesainya proses penyelesaian portofolio kepesertaan Unit Syariah PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia yang merupakan tindak lanjut dari penghentian kegiatan usaha syariah sebagai bagian rencana aksi PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia.Dalam pengumuman OJK (18/9) Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan telah mencabut izin pembentukan kantor cabang dengan prinsip syariah PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan:- Nomor: KEP-481/PD.02/2025- Tanggal: 3 September 2025Tentang: Pencabutan Izin Pembentukan Kantor Cabang dengan Prinsip Syariah PT Tokio Marine Life Insurance IndonesiaPencabutan izin pembentukan kantor cabang dengan prinsip syariah mulai berlaku sejak tanggal ditetapkannya Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut.
KAMPANYE EDUKASI DAN LITERASI KEUANGAN
Aston Sentul Lake Resort & Conference Center, hotel bintang empatyang berlokasi strategis di Sentul, Jawa Barat, dikelilingi panorama pegunungan dan danau yang menawan. Hotel ini menghadirkan pengalaman menginap yang memadukan kenyamananmodern dengan suasana alami, serta dilengkapi fasilitas lengkap untuk liburan keluarga maupunkegiatan bisnis.Bertempat di Pojok Pelangi, Aston Sentul dengan bangga mendukung kegiatan penghijauanGenerali Indonesia melalui penanaman ratusan pohon. Program penanaman dari GeneraliIndonesia ini tidak hanya akan ditanamkan secara simbolis di area hotel, tetapi juga disalurkanke kawasan sekitar seperti Gunung Pancar dan Sentul City, guna memperkuat ekosistem hijauserta mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan Sentul.Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Generali Indonesia untuk melestarikanlingkungan hidup sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Memasuki bulan September, MNC Life kembali menghadirkan promo spesial bagi masyarakat Indonesia agar tetap sehat dan terlindungi. Sebagai bagian dari MNC Group dan anak perusahaan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), MNC Life meluncurkan kampanye : Sehat Terlindung, Bonus Tetap Sehat melalui digital sepanjang September 2025.Melalui kampanye ini, MNC Life memberikan bonus perawatan *Infus Vitamin C gratis* di First Care Clinic kepada 10 pembeli pertama produk di , untuk pembelian plan apa pun selama periode promo berlangsung.MNC Life Dukung Olimpiade Genomik Indonesia 2025, Beri Proteksi Jiwa bagi Peserta First Care Clinic dikenal sebagai klinik kesehatan keluarga dengan layanan holistik yang terbuka untuk semua usia dan kondisi. Dengan dukungan tenaga medis profesional serta fasilitas modern, First Care memberikan solusi kesehatan menyeluruh mulai dari pencegahan hingga penanganan, sehingga menjadi mitra tepat bagi masyarakat yang ingin menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh secara optimal.
Kesadaran masyarakat Indonesia dalam mengalokasikan sebagian penghasilan untuk membeli polis asuransi kesehatan keluarga perlu terus diakselerasi. Hal ini dibuktikan dari hasil riset terbaru Economist Impact dengan Prudential Indonesia dan Prudential Syariah bertajuk "Suara Pasien Indonesia: Terhimpit di antara Kebutuhan Perawatan, Biaya, dan Kejelasan Informasi" yang dipublikasikan di Jakarta baru-baru ini. Riset ini merupakan bagian dari riset regional dengan topik serupa yang dilakukan di Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Indonesia dengan melibatkan lebih dari 4.200 responden. Di Indonesia, survei ini mendapati temuan mengejutkan di mana 9 dari 10 responden atau hampir 93 persen mengaku menunda perawatan atau mencari layanan kesehatan. Sementara, hampir setengah responden atau 44 persen menyatakan mereka berulang kali menunda pengobatan.
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
16.532,30 |
|
IHSG |
8.046,61 |
|
BI Rate |
4.75 % |
Sumber Media:
kontan.co.id, id.tradingview.com, wanitaindonesia.co, vakansiinfo.com, asiaworldview.com, bisnis.com, Kontan, akurat.co, wartaekonomi.co.id, stockwatch.id, pasardana.id, mediaasuransinews.co.id, topbusiness.id, kisi.co.id, beritamoneter.com, utrade.co.id, iqplus.info, trendsetter.id, msn.com, jacindonews.com, sindonews.com, inews.id, cnbcindonesia.com, suara.com, CNBC INDONESIA, liranews.com, nawacita.co, wmhg.org, morowali.publiksulteng.com, kotatangerang.indonesiasatu.co.id, publikmalut.com, jember.go.web.id, redaksisatu.co.id, banten.kampai.co.id, infobanknews.com, Radar Makassar, investor.id, emitennews.com, idxchannel.com, kompas.com, indotelko.com, liputanindo.id, batam.tribunnews.com, Tribun Batam, rasio.co, Bisnis Indonesia, Rakyat Merdeka, waspada.id, baliekbis.com, jembranaexpress.jawapos.com, tribunnews.com, viva.co.id, medcom.id, jpnn.com, investortrust.id, tunjuk.id, detik.com, merdeka.com, antaranews.com, mediaindonesia.com, jatim.tribunnews.com, surabaya.tribunnews.com, beritajatim.com, jatim.antaranews.com, Bhirawa, bangsaonline.com, radarbangsa.co.id, Surabaya Pagi, surabayapagi.com, klikjatim.com, ayosurabaya.com, beritasiber.com, kabarbaik.co, minatbaca.com, memorandum.disway.id, Jawa Pos, jawapos.com, okezone.com, kabarbursa.com, dan theiconomics.com.
