AAJI Daily News - 6 Februari 2025


Kamis, 06 Februari 2025                                                                                                                          

FM-CC-AAJI-006-00

HEADLINE NEWS

1

Aset Sektor Asuransi Naik 2,03%

2

Refleksi Kiprah Global Asuransi Indonesia

3

Topping Off Grha AAJI: Langkah Besar bagi Masa Depan Industri Asuransi Jiwa Indonesia

4

Bank Nobu Buka Suara Soal Volatilitas Saham di Tengah Akuisisi Hanwha

5

Prudential Indonesia Dorong Investasi Di Sektor Teknologi

6

Prudential Indonesia dorong investasi di sektor teknologi

7

Perkembangan Terbaru soal Polemik Manfaat Pensiun Jiwasraya

8

PRUDENTIAL INDONESIA DORONG INVESTASI DI SEKTOR TEKNOLOGI

9

PRUDENTIAL INDONESIA DORONG INVESTASI DI SEKTOR TEKNOLOGI

10

PRUDENTIAL INDONESIA DORONG INVESTASI DI SEKTOR TEKNOLOGI.

11

Rebecca Tan, CEO Baru Generali Indonesia

12

Prudential Indonesia dorong investasi di sektor teknologi

13

Prudential Indonesia luncurkan dana investasi teknologi global berdenominasi dolar AS

14

Allianz Indonesia: Media Massa Berperan Penting untuk Peningkatan Literasi Keuangan

15

Ini Profil Harsya Prasetyo, Presiden Direktur Baru AIA Indonesia

16

OJK Proyeksikan Aset Dana Pensiun Tumbuh hingga 11%

17

BEI Interogasi Bank Milik Grup Lippo (NOBU)

18

Prudential Gandeng Stanchart Indonesia Luncurkan Produk Paydi Berbasis Dolar

19

Prudential Gandeng Stanchart Indonesia Luncurkan Produk Paydi Berbasis Dolar

20

Indonesia Re Catat Pendapatan Premi Rp 6,34 Triliun pada 2024

21

Indonesia Re Catat Pendapatan Premi Rp 6,34 Triliun pada 2024

22

AAJI: Berbagai Aturan Baru yang Dikeluarkan OJK Bertujuan Perkuat Industri Asuransi

23

Indonesia Re Fokus Inovasi Digital Untuk Strategi Komunikasi 2025

24

Indonesia Re fokus inovasi digital untuk strategi komunikasi 2025

25

Indonesia Re Fokus Inovasi Digital Untuk Strategi Komunikasi 2025

26

Harsya Prasetyo Ditunjuk Jadi Presiden Direktur AIA Indonesia, Ini Sosoknya

27

Allianz Indonesia Gelar Malam Apresiasi untuk Media & Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan di 2025

28

AIA Indonesia Tunjuk Harsya Prasetyo Jadi Presiden Direktur

29

AIA Indonesia Umumkan Presiden Direktur Baru, Harsya Prasetyo

30

Profil Harsya Prasetyo, Direktur Utama AIA Indonesia Alumni BRI dan Citibank

31

Harsya Prasetyo Ditunjuk AIA Indonesia Sebagai Presiden Direktur yang Baru

32

Harsya Prasetyo Ditunjuk AIA Indonesia Sebagai Presiden Direktur yang Baru

33

Komisi VI Gelar RDPU dengan Perkumpulan Pensiunan Jiwasraya dan PP-PKT

34

Produk Prudential Dorong Eksposur ke Pasar Global

35

AIA Indonesia Umumkan Presiden Direktur Baru, Harsya Prasetyo

36

AAJI Catat 14 Perusahaan Asuransi Jiwa Belum Penuhi Ekuitas Minimum Rp250 Miliar

37

Indonesia Re fokus inovasi digital untuk strategi komunikasi 2025

38

Pentingnya Literasi Keuangan di Tengah Kondisi Ketidakpastian

39

Dapen PertaLife Catat AUM Rp 5,941 Triliun Sepanjang 2024

40

Dapen PertaLife Catat AUM Rp 5,941 Triliun Sepanjang 2024

41

Warga Jakarta Bisa Konsultasi Kesehatan Mental Lewat Mobil SAPA, Tersedia di Sekolah hingga CFD : Okezone Health

42

Generali Indonesia Umumkan CEO dan Dua Direksi Baru

43

Generali Indonesia Umumkan CEO dan Dua Direksi Baru

44

Prudential-Standard Chartered Luncurkan PRULink US Dollar Global Tech Equity Income Fund

45

Prudential-Standard Chartered Luncurkan PRULink US Dollar Global Tech Equity Income Fund

46

Bankir BRI Harsya Prasetyo Ditunjuk jadi Presiden Direktur Baru AIA Indonesia

47

Asuransi Minta Relaksasi Modal Minimum

48

Cari Aman Saat Pasar Saham Masih Volatil

49

Premi Indonesia Re Naik 3%

50

Harsya Prasetyo Ditunjuk Jadi Presdir AIA Indonesia

TENTANG AAJI

AAJI Catat 14 Perusahaan Asuransi Jiwa Belum Penuhi Ekuitas Minimum Rp250 Miliar (bisnis.com, 05/02/2025)

Sampai dengan November 2024, masih terdapat 43 perusahaan asuransi dan reasuransi yang belum memenuhi ketentuan ekuitas minimum yang diatur di dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 23 Tahun 2023. Sesuai aturan tersebut, ekuitas minimum tahap pertama adalah sebesar Rp250 miliar yang harus dipenuhi paling lambat 31 Desember 2026.Ketua Bidang Produk, Manajemen Risiko, GCG Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Fauzi Arfan mengatakan dari 43 perusahaan yang belum memenuhi ekuitas minum itu, 14 perusahaan adalah perusahaan asuransi jiwa.

Berita terkait

AAJI: Berbagai Aturan Baru yang Dikeluarkan OJK Bertujuan Perkuat Industri Asuransi (kontan.co.id, 05/02/2025)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan sejumlah regulasi atau Peraturan OJK (POJK) baru terkait industri perasuransian yang merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).Mengenai hal tersebut, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melihat bahwa langkah OJK dalam mengeluarkan berbagai aturan baru di sektor asuransi, termasuk juga ketentuan mengenai peningkatan ekuitas, penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117, hingga spin-off unit syariah, mencerminkan komitmen OJK untuk memperkuat industri asuransi. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengatakan adanya berbagai ketentuan itu juga bertujuan meningkatkan perlindungan bagi konsumen.

Topping Off Grha AAJI: Langkah Besar bagi Masa Depan Industri Asuransi Jiwa Indonesia (porosjakarta.com, 05/02/2025)

Industri asuransi jiwa Indonesia mencatat sejarah baru dengan dilakukannya topping off Gedung Grha AAJI oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Selasa (4/2/2025). Momen ini menandai selesainya tahap utama konstruksi gedung yang akan menjadi pusat inovasi, pendidikan, dan kolaborasi bagi para pelaku industri asuransi jiwa di Indonesia. Berlokasi di Jl. Fatmawati Raya No. 14, Jakarta, Grha AAJI hadir sebagai center of excellence yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan literasi keuangan di sektor asuransi. Acara topping off ini dihadiri oleh sekitar 100 tamu undangan, termasuk dewan pengawas dan pengurus AAJI, pejabat daerah, serta media.Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon mengungkapkan  pembangunan Grha AAJI merupakan hasil dari visi besar untuk menyediakan wadah edukasi dan pengembangan industri asuransi.

INDUSTRI & ASURANSI

Harsya Prasetyo Ditunjuk Jadi Presiden Direktur AIA Indonesia, Ini Sosoknya (tribunnews.com, 05/02/2025)

Harsya Prasetyo ditunjuk menjadi Presiden Direktur PT AIA Financial (AIA Indonesia), menggantikan posisi Sainthan Satyamoorthy. Regional Chief Executive dan Group Chief Strategy Officer, AIA Group, Leo Grepin, mengatakan, pengalaman luas Harsya dan kepemimpinannya di sektor jasa keuangan akan sangat berharga bagi AIA Indonesia. "Keahliannya di bidang perbankan ritel dan digital akan membawa AIA Indonesia semakin meningkatkan layanan bagi nasabah, memperkuat jalur distribusi kami," kata Leo dikutip Rabu (5/2/2025). Diketahui, sebelum bergabung di AIA Indonesia, Harsya bekerja di Bank BRI, di mana ia merupakan anggota utama tim kepemimpinan yang mendorong transformasi organisasi secara luas.

Berita terkait:

Allianz Indonesia Gelar Malam Apresiasi untuk Media & Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan di 2025 (investortrust.id, 05/02/2025)

Allianz Indonesia kembali menggelar Malam Apresiasi dan Ramah-tamah bersama Pemimpin Redaksi Media untuk mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh media kepada perusahaan dalam upaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya literasi finansial, khususnya proteksi asuransi. Untuk pertama kalinya pada gelaran Malam Apresiasi, Allianz Indonesia hadir lebih lengkap dengan adanya ketiga entitas, yakni Allianz Life Indonesia, Allianz Life Syariah Indonesia, dan Allianz Utama Indonesia. Acara ini dihadiri oleh ketiga CEO Allianz Indonesia, yaitu Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz, Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Sunadi, dan Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia Achmad K Permana, bersama dengan jajaran senior manajemen Allianz Indonesia dan diikuti oleh sekitar 25 pimpinan media papan atas berskala nasional untuk bersama sama memperkuat sinergi dalam mendampingi masyarakat menghadapi tantangan di 2025.

Berita terkait:

Refleksi Kiprah Global Asuransi Indonesia (katadata.co.id, 05/02/2025)

Industri asuransi dalam negeri menghadapi tantangan dan turbulensi serius dalam tiga tahun mendatang. Terkait dengan persyaratan kenaikan ekuitas Rp1 triliun hingga 2028 yang ditetapkan oleh OJK yang tertuang dalam POJK No 23 Tahun 2023.Ditambah lagi, penerapan International Financing Reporting Standards (IFRS 17) yang diadopsi menjadi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 74 terkait kontrak asuransi juga akan berlaku pada tahun ini. Hal tersebut dilakukan agar daya saing perusahaan asuransi Indonesia tidak kalah dengan perusahaan internasional.Dalam POJK No 23 Tahun 2023, disebutkan bahwa modal umum asuransi umum dan asuransi jiwa akan naik menjadi Rp250 miliar. Angka tersebut akan meningkat lagi pada 2028, disesuaikan dengan Kelompok Perusahaan Perasuransian berdasarkan Ekuitas (KPPE), yaitu KPPE 1 dan KPPE 2.

Dapen PertaLife Catat AUM Rp 5,941 Triliun Sepanjang 2024 (kontan.co.id, 05/02/2025)

Dana Pensiun Lembaga Keuangan PertaLife (DPLK PertaLife) mencatat dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sebesar Rp 5,941 triliun sepanjang tahun 2024.Dengan kata lain, nilai ini tumbuh sebesar 10% dibandingkan dengan posisi AUM awal tahun 2024. Deny Kuriniawan, Pengurus Business & Quality Assurance DPLK Pertalife menjelaskan, pencapaian total nilai aset yang dikelola ini merupakan bukti dari komitmen perusahaan dalam mengelola dana pensiun secara efisien.Untuk terus mengoptimalkan kinerjanya, perusahaan menyusun sejumlah inisiatif baru yang akan diterapkan sepanjang tahun 2025. Di antaranya, dengan memperkenalkan inovasi digital, khususnya dalam hal pembayaran manfaat pensiun dan pendaftaran kepesertaan, guna mempermudah dan mempercepat proses bagi peserta dan meningkatkan penerimaan iuran sukarela bagi pekerja formal & non formal.

Berita terkait:

Generali Indonesia Umumkan CEO dan Dua Direksi Baru (posbali.net, 05/02/2025)

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) resmi mengumumkan jajaran kepemimpinan barunya di tahun ini, yang di antaranya Chief Executive Officer (CEO) dan Board of Directors (BoD). Generali Indonesia dalam keterangannya, Senin (3/2/2025) menyampaikan bahwa dalam kepemimpan baru perusahaan ini, Rebecca Tan selaku President Director/ CEO Generali Indonesia. Kemudian, Nyean Soon Chin selaku Director/ Chief Financial Officer serta Amit Vakil selaku Director/ Chief Agency Officer. Rebecca Tan menggantikan CEO sebelumnya, Edy Tuhirman, yang telah memasuki masa pensiun pada akhir 2024 lalu.

Berita terkait:

Bank Nobu Buka Suara Soal Volatilitas Saham di Tengah Akuisisi Hanwha (wartaekonomi.co.id, 05/02/2025)

PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) menanggapi permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas sahamnya di tengah proses akuisisi oleh Hanwha Life. Dalam surat bernomor S-01033/BEI.PP2/01-2025 tertanggal 31 Januari 2025, BEI meminta penjelasan terkait lonjakan dan penurunan harga saham NOBU di pasar modal.Corporate Secretary NOBU, Mario Satrio, menyatakan bahwa perusahaan tidak memiliki informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal. "Sampai dengan tanggal surat ini, NOBU tidak memiliki informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Berita terkait:

Warga Jakarta Bisa Konsultasi Kesehatan Mental Lewat Mobil SAPA, Tersedia di Sekolah hingga CFD : Okezone Health (okezone.com, 05/02/2025)

Terobosan baru hadir melalui program mobil konseling Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), guna mendukung kesejahteraan keluarga di Jakarta. Program ini diluncurkan dengan penyerahan dua unit mobil konseling kesehatan mental yang dilengkapi fasilitas perawatan dan ruang tunggu.Inovasi mobil konseling SAPA bertujuan untuk memberikan layanan konseling yang lebih mudah diakses oleh warga Jakarta, khususnya keluarga dengan kebutuhan emosional dan psikologis. Dengan kehadiran mobil konseling ini, warga tidak perlu lagi mengunjungi lokasi tertentu untuk mendapatkan dukungan psikologis, karena layanan ini akan berpindah tempat dan hadir langsung di titik-titik strategis seperti RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak), sekolah, rumah susun, pasar, hingga acara Car Free Day.Vice President Hanwha Life Korea, Hong Jeong Pyo menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia. "Kami berharap kehadiran fasilitas mobil konseling SAPA dapat memberikan dampak positif yang besar bagi keluarga-keluarga di Jakarta," ujarnya dalam keterangan yang diterima MPI, Rabu (5/2/2025).

Indonesia Re Catat Pendapatan Premi Rp 6,34 Triliun pada 2024 (kontan.co.id, 05/02/2025)

PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) mencatat pertumbuhan pendapatan premi mencapai Rp 6,34 triliun sepanjang tahun 2024.Corporate Secretary Indonesia Re Aji Irawan mengatakan, pendapatan premi tumbuh sebesar 3% secara year on year (YoY) atau tahunan dari senilai Rp 6,16 triliun. Sementara klaim perusahaan tercatat senilai Rp 3,69 triliun, naik sebesar 13% secara YoY dari senilai Rp 3,25 triliun.Untuk terus mengoptimalkan pertumbuhan kinerja, Indonesia Re telah menyusun sejumlah strategi. Di antaranya, mempercepat implementasi transformasi digital dengan mengadopsi teknologi terbaru yang terintegrasi, menggunakan platform digitalisasi reasuransi RIUConnect."Tujuan utama langkah ini adalah meningkatkan efisiensi operasional, akurasi underwriting, serta kemampuan analisis data untuk mendukung pengambilan keputusan strategis," kata Aji kepada Kontan, Senin (3/2).

Berita terkait:

Indonesia Re Fokus Inovasi Digital untuk Strategi Komunikasi 2025 (antaranews.com, 05/02/2025)

PT Reasuransi Indonesia Utama atau Indonesia Re yang merupakan salah satu BUMN fokus kepada inovasi digital untuk strategi komunikasi di tahun 2025.Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Strategi Komunikasi 2025 dengan tema "Memperkuat Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Inovasi Digital dan Keunggulan Operasional".Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian BUMN serta jajaran pimpinan Indonesia Re Group, termasuk Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Fasilitasi Dukungan Strategis Kementerian BUMN, Rachman Ferry Isfianto, serta Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, SDM & Corporate Secretary Indonesia Re, Robbi Yanuar Walid.

Berita terkait:

Perkembangan Terbaru soal Polemik Manfaat Pensiun Jiwasraya (liputan6.com, 05/02/2025)

Komisi VI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Perkumpulan Pensiunan Jiwasraya dan Pengurus Pusat Perkumpulan Pensiunan Pupuk Kaltim (PP-PKT) pada Senin, 3 Februari 2025 lalu. Dalam pertemuan ini, PP-PKT kembali menyampaikan permintaan mereka mengenai manfaat pensiun seumur hidup agar dikembalikan.Sebelumnya diketahui bahwa PP-PKT menuntut pengembalian manfaat pensiun seumur hidup bagi para pensiunan yang terdampak oleh kasus restrukturisasi Jiwasraya. Pihak Pupuk Kaltim kemudian menindaklanjuti lebih lanjut dengan meminta pendapat hukum atau Legal Opinion Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan Agung RI sebagai dasar keputusan terkait tuntutan tersebut.

Berita terkait:

Cari Aman Saat Pasar Saham Masih Volatil (Kontan, 06/02/2025)

Asuransi dan dana pensiun perbesar investasi di SBNDi tengah fluktuasi pasar modal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, kehati-kehatian semakin menjadi perhatian industri asuransi jiwa dan dana pensiun (dapen). Sebagai pengelola dana besar, kedua sektor industri ini mengurangi penempatan investasi di saham.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penempatan investasi saham oleh industri dapen sempat berada di angka Rp 32,1 triliun pada akhir 2020. Angka ini kemudian cenderung menurun hingga ke level Rp 24,8 triliun per November 2024.Sebagai gantinya, penempatan di keranjang surat berharga negara (SBN) yang lebih aman, melonjak dari Rp 75,1 triliun jadi Rp 136,1 triliun.

Berita terkait:

OJK Proyeksikan Aset Dana Pensiun Tumbuh hingga 11% (Tribun Bali, 05/02/2025)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kinerja aset industri dana pensiun bisa tumbuh sebesar 9%-11% sepanjang tahun 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun. Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Ogi Prastomiyono menuturkan, pertumbuhan aset dana pensiun bisa terwujud sesuai dengan proyeksi tersebut jika terjadi kolaborasi sinergi dan komitmen dari seluruh stakeholder. "Termasuk juga dari kementerian lembaga yang mengeluarkan kebijakan-kebijakan dalam bentuk undang-undang maupun dari peraturan pemerintah pendukung daripada sektor jasa keuangan," kata Ogi dalam acara PPDP Regulatory Dissemination Day 2025, Senin (3/2).

Prudential Indonesia Dorong Investasi di Sektor Teknologi (antaranews.com, 05/02/2025)

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan Dana Investasi PRULink US Dollar Global Tech Equity Income Fund (PDTI) sebagai langkah mendorong investasi di sektor teknologi.Chief Partnership Distribution Officer, Prudential Indonesia Ivy Widjaja mengatakan berdasarkan Ernst & Young sektor teknologi global telah mengalami pertumbuhan signifikan selama beberapa tahun terakhir. Didukung dengan meningkatnya adopsi teknologi Artificial Intelligence/AI atau kecerdasan buatan, lanjutnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu pertumbuhan pada sektor teknologi global diperkirakan tidak hanya akan menciptakan nilai ekonomi yang lebih, namun juga menawarkan peluang investasi yang menarik bagi para investor.

Berita terkait:

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

16.280,00

IHSG

7,024.23

BI Rate

5.75 %

 

 

 

 

 

Sumber Media:

bisnis.com, Bisnis Indonesia, kontan.co.id, infobanknews.com, tribunnews.com, kompas.com, koranindopos.com, katadata.co.id, id.tradingview.com, pressrelease.kontan.co.id, Tribun Jabar, theiconomics.com, investortrust.id, liputan6.com, Kedaulatan Rakyat, barometer.co.id, posbali.net, wartaekonomi.co.id, emitennews.com, okezone.com, Kontan, beritaja.com, antaranews.com, gelorapost.com, sindikatpost.com, Solo Post, Tribun Bali, kisi.co.id, utrade.co.id, iqplus.info, bengkulu.antaranews.com, digitalbank.id, rmol.id, jpnn.com, tunjuk.id, dan porosjakarta.com.

DOWNLOAD PDF