AAJI Daily News 27 Mei 2025
Selasa, 27 Mei 2025
FM-CC-AAJI-006-00
HEADLINE NEWS
INDUSTRI & ASURANSI
Kinerja Premi Asuransi Komersial Baru Capai 25% dari Target Tahunan (kontan.co.id, 26/05/2025)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa kinerja premi asuransi komersial baru mencapai sekitar 25% dari total target pendapatan premi sepanjang tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menjelaskan, pendapatan premi asuransi komersial per Maret 2025 telah mencapai sebesar Rp 87,71 triliun. Jumlah ini terkontraksi sebanyak 0,06% secara year on year (YoY). Adapun nilai tersebut akumulasi dari pendapatan premi asuransi jiwa dan premi asuransi umum dan reasuransi. "Nilai tersebut sudah mencapai seperempat target premi yang ditetapkan di akhir tahun," kata Ogi dalam lembar jawaban tertulis, Kamis (22/5). Pada semester I-2025, OJK menargetkan pendapatan premi asuransi komersial bisa berada di kisaran Rp 175 triliun-Rp 180 triliun. Sementara sepanjang tahun ini diproyeksikan bisa tumbuh sebanyak 6%.
OJK Sebut Pendapatan Premi Masih Dominasi Pendapatan Perusahaan Asuransi (kontan.co.id, 26/05/2025)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa pendapatan premi masih menjadi sumber utama pendapatan perusahaan asuransi, baik di sektor asuransi jiwa maupun asuransi umum. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan, komponen dari premi masih mendominasi pendapatan industri asuransi, jika dibandingkan dengan pendapatan dari hasil investasi. "Pendapatan premi masih mendominasi pendapatan perusahaan asuransi yang mencapai 90% untuk asuransi jiwa dan 94% untuk asuransi umum jika dibandingkan pendapatan yang berasal dari hasil investasi," kata Ogi dalam lembar jawaban tertulis, Kamis (22/5).
Produk asuransi jiwa berbalut investasi atau yang dikenal dengan unit link diperkirakan masih akan menjadi andalan industri asuransi jiwa di tahun 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan mengatakan prospek tersebut masih ada meskipun porsinya terhadap total premi menunjukkan tren penurunan. Ogi mengatakan data akhir tahun 2024 menunjukkan premi unit link tercatat sebesar Rp 51,8 triliun atau sekitar 28% dari total premi asuransi jiwa. Meski secara tahunan ( year-on-year ) belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, tren sepanjang 2024 menurut Ogi memperlihatkan adanya perbaikan secara bertahap dalam kinerja unitlink.
Ikuti Ketentuan OJK, Perusahaan Asuransi Implementasikan PSAK 117 (tribunnews.com, 26/05/2025)
PT Bhinneka Life Indonesia mengimplementasikan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117, sebagaimana ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Penerapan PSAK 117 dilakukan melalui sinergi strategis dengan PT Hamilton Prima Indonesia, penyedia solusi teknologi keuangan.President Director Bhinneka Life, Benny Indra, menyampaikan, implementasi PSAK 117 ini untuk menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan transparan."Ini bukan sekedar untuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat fondasi keuangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan," ujar Benny dalam keterangannya, Senin (26/5/2025).
PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) dan PT Bank OCBC NISP Tbk (O CBC ) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) bekerja sama dalam meluncurkan produk baru yakni AlliSya Rencana.Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Achmad K. Permana menjelaskan bahwa produk tersebut merupakan produk asuransi jiwa tradisional berbasis syariah untuk mendukung rencana finansial yang dapat menjadi warisan di masa depan."Kemitraan yang terjalin antara Allianz Syariah dengan OCBC mendukung pengelolaan finansial nasabah dengan mempersiapkan fondasi perlindungan finansial jangka panjang dan sesuai dengan nilai syariah dan kebaikan kepada nasabah-nasabahnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (26/5).
Cara Memilih Asuransi Jiwa Terbaik 2025 (suara.com, 26/05/2025)
Memasuki tahun 2025, kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan finansial melalui asuransi jiwa semakin meningkat. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, asuransi jiwa menjadi solusi tepat untuk menjaga masa depan keluarga tetap aman, meskipun risiko kehidupan tak dapat dihindari. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai asuransi jiwa terbaik 2025. Serta tips cerdas memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Apa Itu Asuransi Jiwa ? Asuransi jiwa adalah produk keuangan yang memberikan manfaat uang pertanggungan kepada ahli waris atau keluarga tertanggung jika terjadi risiko meninggal dunia. Beberapa produk asuransi jiwa bahkan menawarkan manfaat tambahan seperti investasi, perlindungan penyakit kritis, atau kecelakaan. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi kondisi finansial keluarga tertanggung agar tetap stabil meskipun sumber penghasilan utama tidak lagi ada.
MSIG Life terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan finansial keluarga Indonesia, hal ini diwujudkan melalui pembayaran 42.703 klaim kesehatan dan meninggal dunia pada kuartal I 2025.Head of Customer & Marketing MSIG Life Lukman Auliadi dalam keterangannya, Senin mengatakan kami telah membayarkan klaim kesehatan dan meninggal dunia sebesar Rp257 miliar, dengan peningkatan klaim kesehatan sebesar 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Manfaat perlindungan ini memberikan ketenangan bagi nasabah dan keluarga mereka saat menghadapi risiko, sekaligus menjaga ketahanan finansial agar tujuan keuangan mereka tetap dapat tercapai.Lebih lanjut, Lukman menjelaskan bahwa MSIG Life terus tumbuh bersama Indonesia dan para nasabahnya. Dari perlindungan hingga investasi, produk-produk MSIG Life dirancang untuk menjawab kebutuhan yang semakin beragam.Salah satunya adalah Smile Ultima Term Life (SURE), produk asuransi jiwa berjangka yang fleksibel dengan manfaat pasticocok bagi keluarga muda Indonesia.
Kinerja Asuransi Manulife 2024: Aset Rp61,97 Triliun, Laba Rp1,28 Triliun (bisnis.com, 26/05/2025)
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia melaporkan membukukan laba Rp1,28 triliun sepanjang 2024, turun tipis dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp1,284 triliun.Dalam pengumuman kinerja keuangan di media massa hari ini, Senin (26/5/2025), Asuransi Manulife melaporkan meraih pendapatan Rp12,88 triliun, turun dari perolehan 2023 sebesar Rp13,67 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan longsornya hasil investasi menjadi Rp2,55 triliun dibandingkan Rp3,95 triliun pada tahun sebelumnya.Sementara itu, dari bisnis asuransi, perusahaan membukukan premi sebesar Rp10,41 triliun. Jumlah ini naik dari posisi Rp9,87 triliun pada 2023.Sepanjang tahun lalu, Manulife mencatat membayar klaim Rp3,67 triliun, naik dari posisi Rp3,47 triliun tahun sebelumnya. Disebutkan juga, dalam periode ini nilai penebusan unit ( surrender ) mengalami kenaikan menjadi Rp4,67 triliun dibandingkan Rp4,4 triliun.
Kelesuan Ekonomi Picu Lonjakan Klaim Asuransi Jiwa (kontan.co.id, 26/05/2025)
Data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Februari 2025, mencatat beban klaim dan manfaat di industri asuransi jiwa tercatat naik sekitar 15%, sementara pertumbuhan premi hanya sekitar 5%. Pengamat asuransi, Irvan Rahardjo menilai ketidakseimbangan ini patut diwaspadai oleh pelaku industri asuransi jiwa. "Tingginya klaim bukan berasal dari klaim jatuh tempo atau kematian, melainkan lebih disumbang oleh penebusan polis di tengah jalan ( surrender )," ujar Irvan kepada Kontan, Senin (25/5). Lebih lanjut, ia mengatakan hal ini terjadi akibat kelesuan ekonomi yang ditandai dengan rendahnya daya beli masyarakat, minimnya lapangan kerja, dan meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK). "Efeknya tentu akan menurunkan rentabilitas dan likuiditas perusahaan asuransi jiwa, meskipun tidak serta merta menurunkan rasio kecukupan modal atau Risk Based Capital (RBC)," jelas Irvan.
Pendapatan Premi BNI Life Insurance Tumbuh 27,77% Sepanjang 2024 (msn.com, 26/05/2025)
PT BNI Life Insurance mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024. Perusahaan membukukan pertumbuhan laba sebesar 3,64% secara year on year (YoY). Merujuk data laporan keuangan yang dipublikasikan di KONTAN, laba setelah pajak tercatat mencapai Rp 283,12 miliar pada 2024. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama yakni Rp 273,17 miliar.Sementara itu, pendapatan premi neto tumbuh signifikan sebanyak 27,77% secara YoY menjadi sebesar Rp 6,75 triliun pada 2024, dari sebelumnya mencapai Rp 5,28 triliun.Namun demikian, hasil investasi justru mengalami penurunan sebesar 20,48% secara YoY menjadi Rp 1,23 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 1,55 triliun.Namun, efisiensi di sisi pengeluaran turut menopang kinerja laba. Beban klaim dan manfaat BNI Life Insurance berhasil ditekan sebanyak 7,24% secara YoY menjadi Rp 4,69 triliun pada 2024.
Tiga negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Brunei memiliki penduduk Muslim yang besar, sehingga membuka peluang strategis untuk memperluas inklusi keuangan melalui solusi asuransi yang sesuai dengan prinsip syariah.Indonesia menempati posisi paling unggul di antara tiga negara tersebut karena ditopang populasi penduduk yang 83 persen diantaranya adalah Muslim.Hal itu membuat Indonesia memainkan peran penting sebagai penggerak utama industri keuangan syariah di kawasan ASEAN .Memanfaatkan posisi ini, Indonesia memiliki potensi besar dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi syariah , termasuk di sektor asuransi jiwa syariah. Namun ada tantangan masih terdapat gap antara literasi dan inklusi keuangan syariah di Tanah Air.Mengutip Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK , pada tahun 2025, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia telah mencapai 43,42 persen sementara inklusi keuangan syariah baru mencapai 13,41 persen.Sementara itu, tingkat literasi asuransi nasional mencapai 45,45 persen dan tingkat inklusi asuransi 28,50 persen.
Allianz Life Syariah mendapatkan penghargaan untuk Excellence in Islamic Insurance Literacy and Inclusion dalam Kategori Asuransi Syariah di ajang Anugerah Syariah Republika (ASR) 2025. Pemberian penghargaan itu dilakukan di Le Meridien Jakarta, Senin (26/5/2025).Direktur Utama Allianz Life Syariah Achmad K Permana mengapresiasi pemberian penghargaan itu. Menurut dia, hal itu merupakan bukti bahwa literasi dan inklusi yang dilakukan Allianz Life Syariah merupakan yang terbaik di Indonesia saat ini."Saya pikir ini sebuah penghargaan dan pengakuan bahwa apa yang dilakukan Allianz Life Syariah dalam hal literasi dan inklusi, itu adalah yang terbaik di Indonesia saat ini," kata dia, Senin.Ia menambahkan, pihaknya akan berupaya untuk mempertahankan hal yang telah diraihnya itu.
Indonesia Re optimis bisnis tumbuh didukung stabilitas ekonomi (antaranews.com, 27/05/2025)
Berita Foto - Pembayaran Klaim Panin Dai-ichi Life (Investor Daily, 27/05/2025)
Cara Indonesia Re Dorong Kemandirian Industri Asuransi (Ekonomi Neraca, 27/05/2025)
INFORMASI KEUANGAN
|
USD/IDR |
16.255,00 |
|
IHSG |
7,188.35 |
|
BI Rate |
5.50 % |
Sumber Media:
kontan.co.id, suara.com, tribunnews.com, Ekonomi Neraca, antaranews.com, bisnis.com, megapolitan.antaranews.com, katadata.co.id, Investor Daily, msn.com, Kompas, republika.co.id, dan wartakota.tribunnews.com.
