AAJI Daily News - 22 Juli 2025
|
1. |
22 Jul 2025 07:21:31 Positive Pertahankan Dominasi di Masa Sulit Perekonomian Indonesia pada tahun 2024 tumbuh 5,03 persen, hampir sama dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 yang tercatat sebesar 5,05 persen. Kondisi perekonomian yang flat pertumbuhannya ini, tentu berpengaruh terhadap industri asuransi di Tanah Air. Pertumbuhan premi asuransi di tahun lalu tercatat single digit, baik untuk asuransi jiwa, asuransi umum, maupun asuransi jiwa syariah, dan asuransi umum syariah. Khusus para pemimpin pasar (market leaders) pertumbuhannya cukup beragam, ada yang positif dan ada yang negatif. |
|
1. |
22 Jul 2025 07:21:31 Positive Pertahankan Dominasi di Masa Sulit Perekonomian Indonesia pada tahun 2024 tumbuh 5,03 persen, hampir sama dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 yang tercatat sebesar 5,05 persen. Kondisi perekonomian yang flat pertumbuhannya ini, tentu berpengaruh terhadap industri asuransi di Tanah Air. Pertumbuhan premi asuransi di tahun lalu tercatat single digit, baik untuk asuransi jiwa, asuransi umum, maupun asuransi jiwa syariah, dan asuransi umum syariah. Khusus para pemimpin pasar (market leaders) pertumbuhannya cukup beragam, ada yang positif dan ada yang negatif. |
|
2. |
22 Jul 2025 06:14:46 Positive Iklan 38th Top Agent Awards AAJI 2025 Iklan 38th Top Agent Awards AAJI 2025 |
|
3. |
21 Jul 2025 20:19:02 Positive Dukungan Regulator Dibutuhkan demi Keberlanjutan Proteksi Asuransi dalam Program KPR Dukungan regulator diperlukan untuk menjaga keberlanjutan proteksi asuransi jiwa dalam program KPR. |
|
Topic: Industri Asuransi Jiwa |
|||||||
|
|||||||
|
1. |
22 Jul 2025 08:14:32 Neutral AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
2. |
22 Jul 2025 08:14:32 Neutral AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
3. |
22 Jul 2025 08:14:32 Negative AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
4. |
22 Jul 2025 08:14:32 Negative AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
5. |
22 Jul 2025 08:14:32 Positive AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
6. |
22 Jul 2025 08:14:32 Negative AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
7. |
22 Jul 2025 08:14:32 Negative AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
8. |
22 Jul 2025 08:14:32 Positive AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
9. |
22 Jul 2025 08:14:32 Negative AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
10. |
22 Jul 2025 08:14:32 Neutral AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
11. |
22 Jul 2025 08:14:32 Positive AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
12. |
22 Jul 2025 08:14:32 Positive AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
13. |
22 Jul 2025 08:14:32 Positive AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
14. |
22 Jul 2025 08:14:32 Negative AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
15. |
22 Jul 2025 08:14:32 Positive AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
16. |
22 Jul 2025 08:14:32 Negative AAUI Soroti Akar Masalah Capital Flight di Industri Reasuransi JAKARTA - Tingginya aliran dana ke luar negeri (capital flight) dalam sektor reasuransi nasional kembali menjadi perhatian utama pelaku industri. Sorotan tajam kali ini datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai ada dua akar permasalahan mendasar yang memicu fenomena ini: kapasitas dan kepercayaan. |
||||||
|
17. |
22 Jul 2025 08:14:04 Positive Gelar Bancassurance Week 2025, Sun Life Gandeng Bank Muamalat Perkuat Literasi Sun Life Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia menyelenggarakan Bancassurance Week 2025 secara serentak di 27 kantor cabang Bank Muamalat di seluruh Indonesia pada Juli 2025. Program ini bertujuan memperkuat literasi dan memperluas inklusi keuangan syariah di tengah masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah. Kampanye ini menyasar masyarakat umum dengan pendekatan kolaboratif dan interaktif, termasuk edukasi langsung di cabang, konsultasi perlindungan syariah, serta kuis dan kompetisi video edukatif. Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan literasi sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap proteksi keuangan sesuai prinsip syariah. |
||||||
|
18. |
22 Jul 2025 08:07:07 Positive Investasi Kesehatan Karyawan Kini Lebih Efisien Bersama Optik Melawai Sebagai pemimpin pasar industri optik dengan lebih dari 400 cabang tersebar di lokasi yang strategis di seluruh Indonesia, Optik Melawai terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekosistem asuransi kesehatan kacamata, khususnya di sektor asuransi kesehatan kumpulan. |
||||||
|
19. |
22 Jul 2025 08:00:11 Negative Dana Pensiun Tidak Cukup? Ini 5 Solusi Menyiasatinya Persiapkan masa pensiun dengan rencana keuangan yang jelas, investasi jangka panjang, dan asuransi. |
||||||
|
20. |
22 Jul 2025 07:45:35 Positive PT Asta Kanti Masuk Daftar Market Leaders T Asta Kanti tahun ini masuk dalam daftar Insurance Market Leaders 2025 Media Asuransi, di kelompok pialang asuransi nasional. Tahun 2025 ini, perseroan untuk pertama kalinya masuk daftar pialang asuransi terbesar versi Media Asuransi. |
||||||
|
Topic: Regulasi Asuransi Jiwa |
|||||||
|
|||||||
|
1. |
22 Jul 2025 07:21:31 Positive Pertahankan Dominasi di Masa Sulit Perekonomian Indonesia pada tahun 2024 tumbuh 5,03 persen, hampir sama dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 yang tercatat sebesar 5,05 persen. Kondisi perekonomian yang flat pertumbuhannya ini, tentu berpengaruh terhadap industri asuransi di Tanah Air. Pertumbuhan premi asuransi di tahun lalu tercatat single digit, baik untuk asuransi jiwa, asuransi umum, maupun asuransi jiwa syariah, dan asuransi umum syariah. Khusus para pemimpin pasar (market leaders) pertumbuhannya cukup beragam, ada yang positif dan ada yang negatif. |
||||||
|
2. |
22 Jul 2025 06:30:48 Positive OJK Dorong Pengembangan Asuransi Syariah untuk Industri Halal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pengembangan produk asuransi syariah untuk industri halal. Hal tersebut tertuang dalam Peta Jalan Penguatan Industri Perasuransian 2023-2027. OJK menargetkan, pada 2027, sebanyak 50% perusahaan asuransi syariah memiliki produk asuransi untuk industri halal. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan saat ini sejumlah perusahaan asuransi syariah mulai mengembangkan produknya ke ekosistem industri halal. |
||||||
|
3. |
22 Jul 2025 06:30:48 Positive OJK Dorong Pengembangan Asuransi Syariah untuk Industri Halal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pengembangan produk asuransi syariah untuk industri halal. Hal tersebut tertuang dalam Peta Jalan Penguatan Industri Perasuransian 2023-2027. OJK menargetkan, pada 2027, sebanyak 50% perusahaan asuransi syariah memiliki produk asuransi untuk industri halal. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan saat ini sejumlah perusahaan asuransi syariah mulai mengembangkan produknya ke ekosistem industri halal. |
||||||
|
4. |
22 Jul 2025 06:18:00 Positive Ada yang berbeda pada Insurance Market Leaders Award 2025 Media Asuransi. Tahun ini, Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) dalam melakukan kajian neraca keuangan publikasi perusahaan asuransi jiwa memisahkan ke dalam dua kelompok, yakni perusahaan asuransi nasional dan joint venture. Pemisahan ini mengikuti data statistik perasuransian yang dipublikasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data LRMA menunjukkan urutan pertama berhasil ditempati oleh PT Indolife Pensiontama yang tahun lalu di posisi ketiga. Selanjutnya, ada PT Asuransi Simas Jiwa yang posisinya melesat ke urutan kedua. Di posisi ketiga masuk pemain baru yakni PT Asuransi Jiwa IFG. Berikutnya ada PT Asuransi Jiwa Astra yang menanjak di tingkat keempat, dan posisi kelima ditempati PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia. Pada urutan keenam ada PT Capital Life Indonesia, diikuti oleh PT Asuransi Jiwa Starinvestama di posisi ketujuh. Berikutnya ada PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya pada peringkat kedelapan, kemudian PT Pacific Life Insurance di urutan kesembilan, dan posisi ke-10 ditempati oleh PT Asuransi Jiwa Taspen. |
||||||
|
5. |
22 Jul 2025 06:00:00 Positive Ciputra Life Raih Pertumbuhan Hasil Investasi 157% hingga Mei 2025 PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatat lonjakan pertumbuhan hasil investasi sebesar 157% secara year on year (YoY), mencapai Rp 20,6 miliar hingga Mei 2025. Direktur Ciputra Life Henry Then menyampaikan bahwa pertumbuhan kinerja hasil investasi tersebut menunjukkan tren yang positif di tengah tantangan ekonomi global maupun domestik. Henry menyebut, penguatan kinerja investasi turut ditopang oleh strategi alokasi aset yang adaptif serta penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang mendorong penguatan pasar obligasi. |
||||||
|
6. |
22 Jul 2025 06:00:00 Positive Ciputra Life Raih Pertumbuhan Hasil Investasi 157% hingga Mei 2025 PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatat lonjakan pertumbuhan hasil investasi sebesar 157% secara year on year (YoY), mencapai Rp 20,6 miliar hingga Mei 2025. Direktur Ciputra Life Henry Then menyampaikan bahwa pertumbuhan kinerja hasil investasi tersebut menunjukkan tren yang positif di tengah tantangan ekonomi global maupun domestik. Henry menyebut, penguatan kinerja investasi turut ditopang oleh strategi alokasi aset yang adaptif serta penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang mendorong penguatan pasar obligasi. |
||||||
|
7. |
22 Jul 2025 05:45:42 Positive PertaLife Bukukan Pertumbuhan Hasil Investasi 48% per Mei 2025 KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perta Life Insurance (PertaLife Insurance) mencatatkan hasil investasi sebesar Rp 74,3 miliar per Mei 2025. Angka ini tumbuh 48% secara bulanan (month to month/MtM) dibandingkan capaian April 2025.Direktur PertaLife Insurance, Sigit Panilih menjelaskan bahwa pertumbuhan h… |
||||||
|
8. |
22 Jul 2025 05:45:00 Positive PertaLife Bukukan Pertumbuhan Hasil Investasi 48% per Mei 2025 PT Perta Life Insurance (PertaLife Insurance) mencatatkan hasil investasi sebesar Rp 74,3 miliar per Mei 2025. Angka ini tumbuh 48% secara bulanan (month to month/MtM) dibandingkan capaian April 2025. Direktur PertaLife Insurance, Sigit Panilih menjelaskan bahwa pertumbuhan hasil investasi tersebut didorong oleh strategi penyesuaian portofolio yang responsif terhadap kondisi pasar, serta ditopang oleh tren penguatan pasar modal. Ia menambahkan, capaian tersebut juga menjadi landasan yang kuat untuk mempertahankan tren pertumbuhan hasil investasi perusahaan hingga akhir tahun ini, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan diversifikasi portofolio. |
||||||
|
9. |
22 Jul 2025 04:12:00 Positive Laba Asuransi Jiwa Naik Saat Premi Tercekik Pendapatan premi industri asuransi jiwa terkikis di tengah tekanan daya beli masyarakat yang belum mereda. Namun dalam kondisi ter sebut, perolehan laba justru naik signifikan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, perusahaan asuransi jiwa mengumpulkan pendapatan premi sebesar Rp 63,08 triliun hingga Mei 2025. Jumlah itu turun 2,17% dari periode yang sama di tahun lalu. Kondisi berkebalikan terjadi di sisi laba setelah pajak yang melompat 146,3% menjadi Rp 7,34 triliun. PT Asuransi Allianz Life Indonesia menjadi salah satu pemain yang mencatat kenaikan keuntungan sebesar dua digit. Direktur Allianz Life, Ong Le Keat menyebut laba perseroan naik 39% menjadi Rp 426 miliar hingga Mei. PT Asuransi Ciputra Indonesia alias Ciputra Life juga mencatatkan pertumbuhan laba setelah pajak nyaris 50% menjadi Rp 18,7 miliar hingga Mei. |
||||||
|
10. |
22 Jul 2025 03:55:00 Negative OJK Imbau Perasuransian Waspadai Kondisi Eksternal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan industri asuransi untuk lebih berhati-hati dalam mengelola portofolio investasi di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Salah satu risiko eksternal yang menjadi sorotan adalah eskalasi konflik geopolitik, seperti ketegangan Israel-Iran, serta kebijakan tarif antarnegara yang dapat mempengaruhi sentimen pasar keuangan, yang juga berdampak pada kinerja portofolio investasi. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, hal itu dapat dilakukan antara lain melalui diversifikasi portofolio serta penguatan manajemen risiko yang adaptif terhadap ketidakpastian global. |
||||||
|
11. |
22 Jul 2025 01:01:11 Positive Asuransi Jiwa Starinvestama Raih Penghargaan Insurance Market Leaders 2025 Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Starinvestama berhasil meraih penghargaan Insurance Market Leaders untuk kategori asuransi jiwa nasional dari Media Asuransi . Penghargaan diserahkan pada 16 Juli 2025 di Jakarta. |
||||||
|
12. |
21 Jul 2025 22:00:40 Positive OJK Dorong Pengembangan Asuransi Syariah untuk Industri Halal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pengembangan produk asuransi syariah untuk industri halal. Hal tersebut tertuang dalam Peta Jalan Penguatan Industri Perasuransian 2023-2027. OJK menargetkan, pada 2027, sebanyak 50% perusahaan asuransi syariah memiliki produk asuransi untuk industri halal. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan saat ini sejumlah perusahaan asuransi syariah mulai mengembangkan produknya ke ekosistem industri halal. |
||||||
|
13. |
21 Jul 2025 22:00:40 Positive OJK Dorong Pengembangan Asuransi Syariah untuk Industri Halal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pengembangan produk asuransi syariah untuk industri halal. Hal tersebut tertuang dalam Peta Jalan Penguatan Industri Perasuransian 2023-2027. OJK menargetkan, pada 2027, sebanyak 50% perusahaan asuransi syariah memiliki produk asuransi untuk industri halal. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan saat ini sejumlah perusahaan asuransi syariah mulai mengembangkan produknya ke ekosistem industri halal. |
||||||
|
14. |
21 Jul 2025 18:32:00 Positive JV Allianz dan Konglomerat India, Cetak Biru Formula Bisnis Reasuransi Indonesia? Allianz Group (Allianz) dan perusahaan keuangan milik konglomerat India, Mukesh Ambani membentuk usaha patungan atau joint venture reasuransi domestik dengan kepemilikan 50:50 untuk melayani pasar asuransi India. Kemitraan reasuransi ini akan memadukan keahlian lokal, Jio Financial Services Limited (JFSL) dan jejak digital yang kuat dengan kemampuan underwriting dan reasuransi global milik Allianz. Usaha patungan ini akan memanfaatkan portofolio dan aktivitas Allianz Re dan Allianz Commercial yang sudah ada di India. Selain itu, usaha patungan reasuransi antara JFSL dan Allianz ini akan membantu perusahaan-perusahaan asuransi dalam mengelola risiko secara lebih efektif, dengan menyediakan akses terhadap kemampuan underwriting yang unggul dan kapasitas yang kompetitif, yang pada akhirnya memperkuat ketahanan seluruh ekosistem asuransi. |
||||||
|
15. |
21 Jul 2025 16:00:00 Negative Telat Perpanjang SIM Harus Bagaimana? Begini Solusinya GOOTO.COM , Jakarta - Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah dokumen penting bagi setiap pengendara kendaraan bermotor. SIM tidak hanya sebagai bukti legalitas dalam berkendara, tapi juga menunjukkan bahwa pemiliknya telah lulus uji kompetensi berkendara. |
||||||
|
16. |
21 Jul 2025 15:47:00 Positive OJK Ingatkan Industri Asuransi Waspdai Dampak Geopolitik Global Terhadap Kinerja Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan industri asuransi untuk lebih berhati-hati dalam mengelola portofolio investasi di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Salah satu risiko eksternal yang menjadi sorotan adalah eskalasi konflik geopolitik, seperti ketegangan Israel-Iran, serta kebijakan tarif antarnegara yang dapat mempengaruhi sentimen pasar keuangan, yang juga berdampak pada kinerja portofolio investasi. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, hal itu dapat dilakukan antara lain melalui diversifikasi portofolio serta penguatan manajemen risiko yang adaptif terhadap ketidakpastian global. |
||||||
|
17. |
21 Jul 2025 14:51:00 Neutral CNBC Indonesia melalui tim risetnya, mengulas dan menyusun daftar 10 perusahaan asuransi top berdasarkan performa terbaik per Maret 2025. Penilaian dilakukan terhadap lebih dari 50 perusahaan asuransi konvensional yang terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Daftar ini tidak hanya mempertimbangkan besarnya aset atau jumlah nasabah, tetapi juga mencakup indikator kunci seperti liabilitas, ekuitas, premi bruto, laba bersih, kecukupan investasi, hingga efisiensi beban terhadap premi neto. Semua data diolah menggunakan metode analisis industri berbasis standar deviasi agar hasilnya tetap adil dan seimbang antar perusahaan. Berikut adalah 10 perusahaan asuransi pilihan CNBC Indonesia 2025 yaitu PT AXA Mandiri Financial Services dan PT Asuransi Allianz Life Indonesia. |
||||||
|
18. |
21 Jul 2025 14:25:00 Positive Ketidakpastian Global jadi Tantangan Industri Asuransi, OJK Minta Perusahaan Tetap Waspada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan industri asuransi untuk lebih berhati-hati dalam mengelola portofolio investasi di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Salah satu risiko eksternal yang menjadi sorotan adalah eskalasi konflik geopolitik, seperti ketegangan Israel-Iran, serta kebijakan tarif antarnegara yang dapat mempengaruhi sentimen pasar keuangan, yang juga berdampak pada kinerja portofolio investasi. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, hal itu dapat dilakukan antara lain melalui diversifikasi portofolio serta penguatan manajemen risiko yang adaptif terhadap ketidakpastian global. |
||||||
|
19. |
21 Jul 2025 13:49:00 Positive Sun Life Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia menyelenggarakan Bancassurance Week 2025 secara serentak di 27 kantor cabang Bank Muamalat di seluruh Indonesia pada Juli 2025. Program ini bertujuan memperkuat literasi dan memperluas inklusi keuangan syariah di tengah masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah. Kampanye ini menyasar masyarakat umum dengan pendekatan kolaboratif dan interaktif, termasuk edukasi langsung di cabang, konsultasi perlindungan syariah, serta kuis dan kompetisi video edukatif. Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan literasi sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap proteksi keuangan sesuai prinsip syariah. |
||||||
|
20. |
21 Jul 2025 13:46:00 Positive Gara-gara Ini, OJK Minta Industri Asuransi Harus Waspada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan industri asuransi untuk lebih berhati-hati dalam mengelola portofolio investasi di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Salah satu risiko eksternal yang menjadi sorotan adalah eskalasi konflik geopolitik, seperti ketegangan Israel-Iran, serta kebijakan tarif antarnegara yang dapat mempengaruhi sentimen pasar keuangan, yang juga berdampak pada kinerja portofolio investasi. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, hal itu dapat dilakukan antara lain melalui diversifikasi portofolio serta penguatan manajemen risiko yang adaptif terhadap ketidakpastian global. |
||||||
