AAJI Daily News - 13 Mei 2022


Jumat, 13 Mei 2022                                                                                                                                    

FM-CC-AAJI-006-00

HEADLINE NEWS

  1. ASURANSI JIWA MASIH ANDALKAN REKSA DANA
  2. Nilai Investasi Unit Link Dijadikan Dana Pendidikan, Bisa?
  3. Prudential Syariah Beri Perlindungan dari Risiko Penyakit Kritis
  4. Manulife dan Sun Life Catat Penurunan Laba Kuartal I 2022
  5. Aset Jiwasraya Rp 4,4 Triliun Dialihkan ke IFG Life
  6. GENJOT TRANSAKSI NONTUNAI, LIVIN BY MANDIRI TEBAR PROMO DI INDOMARET
  7. Jaksa Sita 3 Lahan di Solo Terkait Dugaan Korupsi Eks Dirut Taspen Life
  8. Tri Indonesia Hadirkan Layanan Asuransi untuk Proteksi Kendaraan Bermotor dengan Harga Terjangkau
  9. Kipas-kipas! Hasil Investasi Asuransi Jiwa Melesat 271,63 Persen
  10. Adu Laba Anak Usaha Mandiri (BMRI): Bank Mantap, AXA atau BRIS yang Terbesar?
  11. 2021, Tugu Insurance Cetak Laba Rp 327 Miliar
  12. Catat Kinerja Positif, Tugu Insurance Bukukan Laba Hingga Rp. 327 Miliar di 2021

TENTANG AAJI

ASURANSI JIWA MASIH ANDALKAN REKSA DANA

Industri asuransi jiwa masih mengandalkan reksa dana sebagai aset pilihan investasi untuk mengelola premi nasabah. Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut industri asuransi jiwa menerapkan strategi investasi jangka panjang sehingga pasar modal masih menjadi andalan, termasuk reksa dana. Pada tahun ini, dia berujar bila ada pengalihan dana, terjadi secara bertahap karena ukurannya yang besar.

Bisnis Indonesia /13-05-2022

INDUSTRI & ASURANSI

Nilai Investasi Unit Link Dijadikan Dana Pendidikan, Bisa?

Produk asuransi unit link menjadi sebuah produk yang menarik karena memiliki dua manfaat dalam satu polis, yakni memberikan perlindungan terhadap risiko jiwa dan juga memiliki manfaat investasi.

Cnbcindonesia.com /12-05-2022

Prudential Syariah Beri Perlindungan dari Risiko Penyakit Kritis

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan inovasi produk perdananya setelah resmi berdiri sebagai entitas mandiri pada April 2022 lalu. Produk yang menjadi inovasi pertama Prudential Syariah, yakni PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah. Solusi asuransi tradisional atau non unit linked ini memberikan perlindungan jiwa dan 60 kondisi kritis tahap akhir. Inovasi yang sejalan dengan komitmen perusahaan untuk senantiasa mendengarkan, memahami dan mewujudkan kebutuhan masyarakat ini, diharapkan dapat memberikan proteksi jiwa berbasis syariah bagi sebanyak mungkin masyarakat Indonesia.

Berita Kota Makassar /12-05-2022

Manulife dan Sun Life Catat Penurunan Laba Kuartal I 2022

Perusahaan asuransi jiwa terbesar Kanada, Manulife Financial dan Sun Life Financial pada Rabu (11/5/2022) melaporkan laba intinya turun dari tahun lalu. Pandemi Covid-19 berdampak pada pendapatan Manulife dan Sun Life di Asia. Manulife melaporkan laba inti 1,5 miliar dolar Kanada (1,15 miliar dolar AS), dalam tiga bulan yang berakhir 31 Maret, turun dari 1,6 miliar dolar Kanada atau 82 sen Kanada per saham setahun sebelumnya. Laba pokok di Sun Life mencapai 843 juta dolar Kanada, atau 1,44 dolar Kanada per saham, dalam tiga bulan pertama yang berakhir 31 Maret, turun dari 850 juta dolar Kanada.

Republika.co.id /12-05-2022

Aset Jiwasraya Rp 4,4 Triliun Dialihkan ke IFG Life

Tak hanya menerima pengalihan polis nasabah Jiwasraya, IFG Life juga menerima pengalihan aset dari Jiwasraya. Nilai aset yang telah diterima pun senilai Rp 44 triliun. Plh Head of Corporate Secretariat IFG Life Mahendra Djoko Prasetyo pun menyebutkan bahwa nilai tersebut terdiri dari surat berharga, tanah, dan bangunan yang dimiliki oleh Jiwasraya.

Tribun Medan /12-05-2022

GENJOT TRANSAKSI NONTUNAI, LIVIN BY MANDIRI TEBAR PROMO DI INDOMARET

Bank Mandiri secara aktif terus mengakselerasi transaksi pembayaran nontunai untuk melengkapi layanan digital nasabah Kali ini, Bank Mandiri menggandeng Indomaret, salah satu jaringan minimarket terbesar di Indonesia untuk pengembangan akses pembayaran dengan scan kode QRIS di Super App Livin by Mandiri berlogo kuning. Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan beberapa perusahaan anak untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Indonesia (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/ Mantap (Kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution), dan Mandiri Capital Indonesia (Pembiayaan modal ventura).

Property & Bank /12-05-2022

Jaksa Sita 3 Lahan di Solo Terkait Dugaan Korupsi Eks Dirut Taspen Life

Jaksa menyita tiga lahan yang ada di Solo terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwa Taspen 2017-2020. Ketiga lahan yang disita itu berada di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon. Pantauan detikJateng di salah satu titik lahan yang disita terpampang papan pengumuman berwarna merah. Dalam papan itu tertulis, penyitaan dilakukan terkait kasus tersangka Maryoso Sumaryono

Detik.com /12-05-2022

Tri Indonesia Hadirkan Layanan Asuransi untuk Proteksi Kendaraan Bermotor dengan Harga Terjangkau

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand Tri, meluncurkan layanan terbarunya yaitu Bima Asuransi yang bekerjasama dengan PT. PasarPolis Insurance Broker (PPIB) sebagai afiliasi PT. PasarPolis Indonesia (PasarPolis). Bima Asuransi bertujuan memberikan kemudahan pelanggan Tri dalam mendapatkan perlindungan kendaraan bermotor, dengan biaya terjangkau dan proteksi maksimal melalui aplikasi bima+. Sementara itu, Indosat Ooreddo Hutchison lewat brand Tri, meluncurkan layanan pinjaman online (pinjol) eksklusif untuk para pelanggan Tri yang dinamakan Bima Kredit. Untuk layanan ini, Tri menggandeng Maucash, perusahaan fintech peer-to-peer lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Liputan6.com /12-05-2022

Kipas-kipas! Hasil Investasi Asuransi Jiwa Melesat 271,63 Persen

Kinerja investasi industri asuransi jiwa menunjukkan pertumbuhan signifikan hingga 271,63 persen per Maret 2022 secara year-on-year (yoy). Data statistik asuransi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir triwulan I/2022 itu menunjukkan hasil investasi industri asuransi jiwa mencapai Rp10,22 triliun. Angka tersebut melesat 271,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp2,75 triliun.

Bisnis.com /12-05-2022

Adu Laba Anak Usaha Mandiri (BMRI): Bank Mantap, AXA atau BRIS yang Terbesar?

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. memperoleh laba sebesar Rp976 miliar yang berasal dari anak usahanya pada kuartal I/2022. Jumlah tersebut tumbuh 12 persen year-on-year ( yoy). Dari jumlah tersebut PT Bank Syariah Indonesia Tbk., (BRIS) menjadi penyumbang laba terbesar yakni mencapai Rp500 miliar atau 51,22 persen dari total laba anak usaha. Selain BSI, anak usaha yang menyumbang laba terbesar di Bank Mandiri adalah Bank Mandiri Taspen (Mantap) dan AXA Mandiri. Masing-masing berkontribusi sebesar Rp182 miliar, tumbuh 70,1% yoy dan Rp147 miliar, tumbuh 36,1% yoy.

Bisnis.com /13-05-2022

2021, Tugu Insurance Cetak Laba Rp 327 Miliar

Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang karena dampak pandemi Covid-19, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja baik dari sisi finansial maupun operasional di tahun buku 2021 (audited). Laba tahun berjalan konsolidasian tercatat sebesar Rp 327,23 Miliar atau naik 20% dari tahun lalu sebesar Rp 271,91 Miliar. Direktur Keuangan dan Layanan Korporat Tugu Insurance, Emil Hakim menjelaskan bahwa peningkatan kinerja Tugu Insurance di tahun 2021 tidak terlepas dari upaya Perseroan untuk senantiasa mengelola risiko dengan prinsip kehati-hatian baik dari aspek underwriting maupun dalam pengelolaan investasi, serta semakin proaktif dalam mengantisipasi berbagai peluang dan pertumbuhan pasar dengan semakin terkendalinya dampak Pandemi serta mulai meningkatnya aktivitas masyarakat pada berbagai lini asuransi.

Investor Daily /13-05-2022

Catat Kinerja Positif, Tugu Insurance Bukukan Laba Hingga Rp. 327 Miliar di 2021

Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang karena dampak pandemi Covid-19, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja baik dari sisi finansial maupun operasional di tahun buku 2021 (audited). Laba tahun berjalan konsolidasian tercatat sebesar Rp 327,23 Miliar atau naik 20% dari tahun lalu sebesar Rp 271,91 Miliar. Direktur Keuangan dan Layanan Korporat Tugu Insurance, Emil Hakim menjelaskan bahwa peningkatan kinerja Tugu Insurance di tahun 2021 tidak terlepas dari upaya Perseroan untuk senantiasa mengelola risiko dengan prinsip kehati-hatian baik dari aspek underwriting maupun dalam pengelolaan investasi, serta semakin proaktif dalam mengantisipasi berbagai peluang dan pertumbuhan pasar dengan semakin terkendalinya dampak Pandemi serta mulai meningkatnya aktivitas masyarakat pada berbagai lini asuransi.

Akurat.co /13-05-2022

INFORMASI KEUANGAN

USD/IDR

14.585

IHSG (per 12 Mei 2022)

6.599.840

BI Rate

3,50%

 

 

 

 

 

Sumber Media: Akurat.co, Berita Kota Makassar, Bisnis Indonesia, Bisnis.com, Cnbcindonesia.com, Detik.com, Investor Daily, Liputan6.com, Property & Bank, Republika.co.id, Tribun Medan

DOWNLOAD PDF